Anda di halaman 1dari 5

Tugas GSLC Revenue no 1, 5, 8

WARNING! : Jawaban setiap soal ada yang berdasarkan kunci jawaban dan tidak
berdasarkan kunci jawaban. Mohon diperhatikan dengan saksama!

Berikut ada soal untuk no 1, 5, dan 8


Jawaban :
1. A. Flowchart of the cash receipt procedures

B. Inherent risk in the current system configuration

Resiko inherent yang mungkin terjadi dalam system

 Kesalahan dalam mensortir surat dan mengarahkan ke penerima, dan juga


memberikan kesempatan bagi pihak yang bertugas untuk mengambil cek untuk
pribadi dengan menghilangkan bukti bahwa telah terjadi pembayaran oleh klien.
Sehingga Perusahaan tidak akan mengetahui bahwa klien tersebut telah melakukan
pembarayaran dan tetap mengganggap sebagai piutang atau bahkan write off.

 Resiko kesalahan dalam pencatatan pada department divisi Account Receivable


perusahaan.
 Resiko tindakan pencurian/penyalahgunaan uang yang dilakukan dengan
lapping,skimming yang menyebabkan adanya cash misappropriation ataupun tindakan
pencurian lainnya dalam department divisi Account Receivable karena cenderung
memiliki potensi fraud yang tinggi sebab berhubungan langsung dengan kas perusahaan.
 Terdapat risiko terkait mailroom fraud terhadap akun kas (penyalahgunaan
cash/misapropriate cash)
C. Control to reduce or eliminate the risk identified

 Sebaiknya diadakan Segregation of Duties antra pihak distribusi mail dengan


penyortir yang lebih baik sehingga bisa meminimalisir kesalahan dan kesempatan
untuk terjadinya kecurangan.

 Memperbaiki kekurangan internal control supaya operasi perusahaan berjalan baik


dan hasil dari operasi tersebut berkualitas.

 Bagian department divisi Account Receivable tidak diperbolehkan melakukan akses


terhadap akun-akun dalam buku besar/ general ledger dengan kata lain segregation of
duties;
 Menambah pengawasan pada mailroom dengan cctv maupun supervisor karena
satu supervisor tidak cukup yang mana melakukan pengawasan cukup banyak pada
clerks. Kontrol ini dapat dikurangi dengan meminta customer untuk mengirimkan
pembayaran ke alamat yang terpisah. Sehingga, alamat email tersebut kemudian akan
dipilah berdasarkan dari penerimaan kas dan juga dari email-email lainnya. Lalu, pada
jumlah penerimaan kas yang lebih kecil dilakukan proses di area mailroom yang
lebih kecil di mana lebih sedikit pegawai yang bekerja secara eksklusif sehingga
penerimaan kas dapat lebih diawasi secara eksklusif dan efektif.
 List remittance harus dipersiapkan dengan adanya pengawasan pada mailroom;
 Check pada remittance harus dipisahkan dari remittance advice dalam mailroom
dan tidak diserahkan secara langsung pada departement divisi Account Receivable.
 Menerapkan system approval untuk deposit slip untuk mencegah fraud yang dilakukan
oleh karyawan.

5. A. Uncontrolled Risk associated with this system as it is currently designed

1. Kesempatan untuk melakukan skimming oleh pihak Sales Clerk yaitu mengambil
sejumlah uang transaksi, menghilangkan bukti berupa invoice maupun check dan
melaporkan penerimaan yang rendah pada penjualan tersebut.
2. Customer order hilang atau tidak terkirim melalui email atau fax.
3. Pencurian inventory dengan juga melakukan penghapusan persediaan melalui
pencatatan slip oleh warehouse-shipping.
4. Ruang surat hanya memiliki 1 supervisor dan 32 karyawan dan hanya ada satu petugas
yang memperbaharui control terhadap AR, cash dan penjualan dalam buku besar secara
umum.
5. Inaccurately recording the sales transactions in journals (Kesalahan dalam pencatatan
transaksi penjualan)
6. Misappropriation of cash (Penyalahgunaan kas)
7. Shipping the customers the wrong items (Salah mengirimkan barang ke customer)
8. Misappropriation of inventory (Penyalahgunaan inventory)
9. Tidak akurat dalam pencatatan transaksi penjualan
10. Melakukan penjualan kepada customer yang melebihi kredit limit

B. The specific internal control weakness in the system that causes on contribution to the risk

1. Tidak adanya pemisahan tugas pada tiga aktivitas sales clerk berupa pencatatan sales
journal dengan pemberi persetujuan (approve) pada sales, dan perhitungan commissions
serta discount. Sehingga memberi kesempatan pada karyawan untuk melakukan
skimming.
2. Pengiriman customer order dilakukan hanya melalui email dan fax sehingga
memungkinkan customer order tersebut hilang, tidak sampai atau diterima pihak
yang tidak berwenang sehingga bisa menimbulkan kerugian bagi perusahaan seperti
mengalihkan customer order ke email fiktif dan mengalihkan pembayaran ke pihak yang
memiliki email fiktif tersebut.
3. Tidak adanya pemisahan tugas pada tiga aktivitas warehouse-shipping berupa
mengambil atau menerima inventory, mengirimkan dan packing slip. Sehingga memberi
kesempatan pada karyawan untuk melakukan pencurian inventory dan penghapusan
persediaan melalui pencatatan slip.
4. kekurangan personal di mailroom,bahwa satu supervisor menjaga 32 personil
menyebabkan kurangnya pengawasan. Dalam hal ini bisa terjadi adanya fraud,maupun
hal-hal yang tidak diinginkan seperti kesalahan pencatatan,karena kurangnya control
dalam mailroom.
5. Pencatatan transaksi penjualan dilakukan pada saat sales clerk menerima order, bukan
setelah pengiriman produk
6. karyawan bagian accounting memiliki akses terhadap cash, remittance advice, account
receivable subsidiary ledger, dan general ledger sehingga memunculkan adanya
kesempatan untuk embezzlement seperti lapping (employee fraud).
7. Jarak atau rentang pengendalian di mailroom terlalu luas dimana 32 karyawan diawasi
oleh 1 orang supervisor. Sehingga menghambat pengawasan yang ketat. Mailroom
clerks dengan memiliki akses terhadap kas dan remmitance advices memiliki
kesempatan untuk melakukan fraud.
8. Pegawai gudang memiliki hak akses terhadap inventory dan inventory subsidiary ledger.
9. Pencatatan transaksi penjualan dilakukan pada saat sales clerk menerima order, bukan
setelah pengiriman produk
10. Sales clerk melakukan approve credit.

8. A. Control Weakness about this scenario

 Elaine melakukan beberapa aktivitas semua seperti membuka mail, menyetor semua kas
dan memeriksa kwitansi, serta menyimpan catatan account receivable. Sehingga dia bisa
menutupi pencurian kas dengan menyimpan cek dan mengubah account receivable.
 Terdapat karyawan mempunyai dua tugas bersamaan yaitu berkaitan dengan inventory
dan account payable. Sehingga karyawan ini dapat melakukan pembayaran kepada
keluarga atau teman untuk inventaris yang tidak diterima.
 Selain itu, ia mencatat tagihan, sehingga ia berpotensi menagih sejumlah piutang kepada
pelanggan, namun tidak mencatatnya dalam buku, dan menyimpan uang yang diterima
ketika cek diterima. Bahkan Elaine menangani titik penjualan dan menyiapkan simpanan
harian, yang merupakan jumlah penjualan yang besar (30%).
 Elaine tidak pernah mengambil waktu cuti yang cukup agar orang lain dapat melakukan
tugasnya cukup lama untuk memeriksa buku-buku.
 Karyawan yang menangani inventaris dan akun hutang juga memiliki tugas yang tidak
kompatibel. Karyawan ini dapat membayar kepada keluarga atau teman untuk inventaris
yang tidak diterima. Karyawan yang menangani semua tanda terima, stok, dan
pengiriman inventaris juga melakukan tugas yang tidak kompatibel dan dapat mencuri
beberapa inventaris ketika datang dan mengirimkannya ke dirinya sendiri.

B. Recommendation to remedy any weaknesses

 Diperlukan pengawasan ketat untuk karyawan yang bekerja di departemen penerimaan,


penyimpanan, dan pengiriman.
 Pemisahan tugas pada bagian Elaine dan karyawan yang menangani inventory serta
karyawan yang menangani semua kwintansi, stock dan pengiriman inventory dengan
tujuan untuk meminimalisir terjadinya fraud.
 Terdapat aktivitas otorisasi atau verifikasi dari pihak independen untuk setiap kegiatan,
prosedur dokumentasi terkait informasi yang tersedia untuk kas, account payable,
account receivable, penerimaan inventory dan lainnya.
 Melakukan rotasi karyawan sebagai ganti dari pemberian cuti pada karyawan sehingga
bisa menemukan fraud yang mungkin terjadi.
 Pengawasan ketat diperlukan untuk karyawan yang bekerja di bagian penerimaan kas
(penagihan akun piutang), inventaris, dan pengiriman. Dengan kata lain, harus adanya
control segregation of duties pada setiap karyawan, sehingga tidak terdapat pemusatan
kekuasaan pada karyawan.
 Menggunakan pre-numbered shipping (pengiriman) form untuk mencegah pencurian
inventory
 Fungsi akuntansi harus didistribusikan kembali di antara dua karyawan yang tersisa dan
pengawasan ketat harus dilakukan pada satu waktu.
 Menggunakan CCTV untuk mencegah pencurian inventory.
 Melakukan identifikasi dan verifikasi untk setiap tugas dan aktivitas yang dilakukan