Anda di halaman 1dari 2

BELAJAR DAN BERBAGI – Artikel September - 2017

Pengenalan Fungsi dan Operasional Relay Reverse Power

Fungsi dan operasional Relay Reverse Power - Sebuah


Relay Reverse Power merupakan Relay Untuk Mendeteksi
Arah Aliran Daya Yang Biasanya Digunakan Untuk Memonitor
Daya Dari Sebuah Generator Yang Beroperasi Secara Paralel
Dengan Generator Yang Lain Atau Paralel Dengan Jaringan
Utama ( Grid ).

Fungsi dari relay ini adalah untuk mencegah kondisi


berbaliknya arah aliran daya sehingga mengalir dari bus (
Saluran Utama ) menuju kegenerator tersebut. Kondisi ini
muncul karena terjadinya gangguan pada penggerak utama (
Prime Mover seperti : Turbin atau Engine ) dari salah satu
generator yang bekerja paralel.

Penyebab terjadinya Reverse Power

Kegagalan pada prime mover (penggerak utama) untuk sebuah pembangkit bisa saja disebabkan
kurangnya bahan bakar untuk engine pembangkit tersebut, masalah pada pengaturan kecepatan
engine atau breakdown pada engine itu sendiri.

Ketika penggerak utama (prime mover) pada sebuah pembangkit yang bekerja paralel mengalami
kegagalan, maka dapat timbul kondisi yang dikenal sebagai kondisi motoring. Yaitu kondisi dimana
sebuah generator menyerap daya dari saluran utama (bus) dan beroperasi sebagai layaknya
sebuah motor yang menggerakkan primemover (penggerak utama atau turbin). Sehingga jika
sebelumnya primemover menggerakkan generator, maka pada kondisi ini primemover digerakan
oleh generator yang telah bertindak sebagai sebuah motor.

Hal ini terjadi karena jika sebelumnya dalam kondisi sinkron , semua generator yang bekerja secara
paralel akan memiliki frekuensi yang sama. Ketika terjadi penurunan frekuensi pada salah satu
generator, akan menyebabkan sumber daya dari generator yang lain akan mengalirkan /
memompakan daya ke generator yang mengalami penurunan frekuensi.

Aliran daya listrik dengan arah yang berlawanan dari seharusnya pada generator yang bermasalah
tersebut dikenal sebagai reverse power.

Reverse power juga bisa terjadi ketika frekuensi dari salah satu pembangkit yang akan sinkron
(paralel) dengan saluran utama (bus) lebih rendah dari frekuensi saluran utama (bus).

Ketika frekuensi pembangkit tersebut rendah, daya listrik akan mengalir dari bus menuju
kepembangkit tersebut. Oleh karena itu, selama proses sinkronisasi (kerja paralel), frekuensi mesin
sebuah pembangkit harus sedikit lebih tinggi dari frekuensi pada saluran utama (bus).

Halaman | 1
BELAJAR DAN BERBAGI – Artikel September - 2017

Setting Relay Reverse Power

Sebuah relay reverse power biasanya diset pada 20% sampai 50% dari kemampuan generator
tersebut apabila bertindak sebagai motor untuk menggerakan prime mover (penggerak utama :
engine, turbin) ketika terjadi reverse power.

Data setingan ini biasanya diperoleh dari produsen penggerak utama ( turbin atau mesin )
pembangkit tersebut.

Editor : SONNY.S
Sumber :
https://direktorilistrik.blogspot.co.id/2015/01/pengenalan-fungsi-dan-operasional-relay-reverse-power.html

Halaman | 2