Anda di halaman 1dari 11

DAFTAR ISI

Hormat dan Patuh Kepada Guru

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..

I PENDAHULUAN..
1.1 Latar Belakang.
1.2 Rumusan Masalah.
1.3 Batasan Masalah.
1.4 Tujuan dan Manfaat Pembahasan.

BAB II PEMBAHASAN..
2.1 Guru.
2.2 Pentingnya seorang Guru.
2.3 Bentuk-Bentuk Akhlak kepada Guru.
2.4 Cara untuk menghormati dan mematuhi Guru.
2.5 Keuntungan Sikap Hormat dan Patuh kepada Guru.

BAB III PENUTUPAN..


3.1 Kesimpulan.
3.2 Saran.

DAFTAR PUSTAKA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia dan rahmat-Nya,
kami dapat menyelesaikan Makalah Pendidikan Agama Islam dan Budi Perkerti ini. Secara
garis besar, makalah ini meliputi pembahasan mengenai hormat dan patuh kepada Guru yang
meliputi materi mengenai pembahasan ini. Selain untuk menambah wawasan dan
pengetahuan penyusun, makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata
Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Perkerti.
Tersusunnya makalah ini tentunya tidak lepas dari berbagai pihak yang telah memberikan
bantuan secara materil dan moril, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena
itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Guru selaku guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Perkerti.
2. Orang tua yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada penulis sehingga
makalah ini dapat terselesaikan
3. Teman-teman kelas XI-AP yang telah membantu dan memberikan dorongan
semangat agar makalah ini dapat di selesaikan.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan. Untuk itu, kami
mengharapkan saran dan kritik demi perbaikan makalah ini.
Akhirnya ucapkan terima kasih tiada terhindar kepada Allah SWT juga mengucapkan
doa dan syukur kepada semua pihak yang telah ikut mendorong dan membantu terwujudnya
makalah ini. Semoga kita semua selalu diberikan dan senantiasa dalam lindungannya.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Amin

Bandung , 25 Januari 2019


Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Hormat dan patuh kepada guru sangatlah ditekankan dalam agama Islam.
Guru adalah orang yang mengajarkan kita dengan berbagai macam ilmu pengetahuan
dan mendidik kita sehingga menjadi orang yang mengerti dan dewasa. Walau
bagaimanapun tingginya pangkat atau kedudukan seseorang, dia adalah bekas seorang
pelajar yang tetap berhutang budi kepada gurunya yang pernah mendidik pada masa
dahulu.
Terkait dengan hal tersebut, untuk meningkatkan rasa patuh dan hormat
kepada guru, kami merasa tertarik dengan pembahasan tersebut sehingga kami akan
menjelaskan lebih lanjut dalam makalah ini mengenai apa itu guru, pentingnya
seorang guru, bentuk-bentuk akhlak kepada guru, bagaimana cara kita sebagai siswa
untuk hormat dan patuh kepada guru, dan keuntungan sikap hormat dan patuh kepada
guru. Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada bab berikutnya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa itu Guru?


2. Mengapa seorang Guru sangat penting dalam kehidupan ini?
3. Apa saja bentuk-bentuk akhlak kepada Guru?
4. Bagaimana cara menghormati dan mematuhi Guru?
5. Apa saja dan keuntungan sikap hormat dan patuh kepada Guru?

1.3 Batasan Masalah


Masalah yang diangkat dalam makalah ini terlalu luas jika dibahas secara
meyeluruh. Maka dari itu agar masalah tidak melebar kemana-mana penulis hanya
mencantumkan pembahasan yang berhubungan dengan hormat dan patuh kepada
guru.

1.4 Tujuan dan Manfaat Pembahasan


Adapun tujuan dan manfaat dari pembahasan ini adalah untuk menyadarkan
kita betapa pentingnya seorang guru sehingga kita dapat menghormati dan mematuhi
guru.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Guru

Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu dengan tugas utama untuk mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi murid.
Guru dalam Islam juga disebut pewaris para nabi. Karena lewat seorang guru, wahyu
atau ilmu para nabi diteruskan kepada umat manusia.
Imam Al-Gazali mengkhususkan seorang guru dengan sifat-sifat kesucian,
kehormatan, dan penempatan guru langsung sesudah kedudukan para nabi. Beliau
juga menegaskan bahwa:

“Seorang yang berilmu dan kemudian bekerja dengan ilmunya itu, maka dialah yang
dinamakan besar di bawah kolong langit ini, dia ibarat matahari yang menyinari
orang lain dan mencahayai dirinya sendiri, ibarat minyak kesturi yang baunya
dinikmati orang lain dan dia sendiri pun harum. Siapa yang berkerja di bidang
pendidikan, maka sesungguhnya dia telah memilih pekerjaan yang terhormat dan
yang sangat penting, maka hendaknya dia memelihara adab dan sopan satun dalam
tugasnya ini.”

2.2 Pentingnya seorang Guru


Guru adalah orang yang mengajarkan kita dengan berbagai macam ilmu
pengetahuan dan mendidik kita sehingga menjadi orang yang mengerti dan dewasa.
Walau bagaimanapun tingginya pangkat atau kedudukan seseorang, dia adalah bekas
seorang pelajar yang tetap berhutang budi kepada gurunya yang pernah mendidik
pada masa dahulu.
Guru merupakan bapak rohani bagi seorang murid, guru lah yang memberikan
santapan jiwa dengan ilmu, pendidikan akhlak, dan membimbing para muridnya
untuk mengarahkan murid ke arah yang baik. Karena seorang guru, murid menjadi
tahu dari yang tidak tahu, dan bisa dari yang tidak bisa.
Peran seorang guru, sangatlah penting dalam kehidupan ini. oleh karena itu, sudah
kewajiban kita untuk hormat dan patuh kepada guru.

2.3 Bentuk-Bentuk Akhlak kepada Guru


Guru adalah orang tua kedua, yaitu orang yang mendidik murid-muridnya
untuk menjadi lebih baik sebagaimana yang diridhoi Alloh ‘azza wa jalla.
Sebagaimana wajib hukumnya mematuhi kedua orang tua, maka wajib pula mematuhi
perintah para guru selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan syari’at agama.
Diantara bentuk-bentuk akhlak kepada guru adalah sebagai berikut.

1. Di antara akhlaq kepada guru adalah memuliakan, tidak menghina atau mencaci-
maki guru, sebagaimana sabda Rosulullah saw :

‫يرنَا‬
َ ‫ص ِغ‬ َ ِ‫ْس ِمنَّا َم ْن لَ ْم ي َُوقِِّ ْر َكب‬
َ ‫يرنَا َو يَ ْر َح ْم‬ َ ‫لَي‬

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan orang yang lebih
tua dan tidak menyayangi orang yang lebih muda.” ( HSR. Ahmad dan At-
Tirmidzi )
2. Di antara akhlaq kepada guru adalah mendatangi tempat belajar dengan ikhlas dan
penuh semangat, sebagaimana sabda Rosulullah saw :

‫ط ِريقًا إِلَى ْال َجنَّ ِة‬


َ ‫َّللاُ لَهُ بِ ِه‬ َ ‫س فِي ِه ِع ْل ًما‬
َّ ‫س َّه َل‬ ُ ‫ط ِريقًا يَ ْلت َِم‬
َ َ‫سلَك‬
َ ‫َم ْن‬

“Barangsiapa menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu padanya, Alloh


mudahkan baginya dengannya jalan menuju syurga.” ( HR. Ahmad, Muslim, Abu
Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah )

3. Di antara akhlaq kepada guru adalah datang ke tempat belajar dengan penampilan
yang rapi,
4. Di antara akhlaq kepada guru yaitu diam memperhatikan ketika guru sedang
menjelaskan, sebagaimana hadits berkata :

“Bila kamu melihat ada anak muda yang bercakap-cakap padahal sang guru
sedang menyampaikan ilmu, maka berputus-asalah dari kebaikannya, karena dia
sedikit rasa malunya.”( AR. Al-Baihaqi dalam Al-Madkhol ilas-Sunan )

5. Di antara akhlaq kepada guru adalah bertanya kepada guru bila ada sesuatu yang
belum dia mengerti dengan cara baik. Allah berfirman :

َ‫فَا ْسأَلُ ْوا أَ ْه َل ال ِذِّ ْك ِر إِ ْن ُك ْنت ُ ْم الَ تَ ْعلَ ُم ْون‬

“Bertanyalah kepada ahli dzikr ( yakni para ulama ) bila kamu tidak tahu.”( Qs.
An-Nahl : 43 dan Al-Anbiya’ : 7 )
Dan Rosulullah saw bersabda :

‫ي الس َُّؤا ُل‬ ِِّ ‫سأَلُ ْوا إِذْ لَ ْم يَ ْعلَ ُموا فَإِنَّ َما ِشفَا ُء ْال ِع‬
َ َ‫أَال‬

“Mengapa mereka tidak bertanya ketika tidak tahu ? Bukankah obat dari
ketidaktahuan adalah bertanya ?” ( HSR. Abu Dawud )

6. Di antara akhlaq kepada guru adalah menegur guru bila melakukan kesalahan
dengan cara yang penuh hormat, sebagaimana sabda Rosulullah :

‫سو ِل ِه َو ألَئِ َّم ِة ْال ُم ْس ِل ِمينَ َو َعا َّمتِ ِه ْم‬


ُ ‫ ِل َم ْن ؟ قَا َل ِ ََّلِلِ َو ِل ِكت َا ِب ِه َو ِل َر‬: ‫ قُ ْلنَا‬, ُ‫ص ْي َحة‬
ِ َّ‫ال ِدِّ ْينُ الن‬

“Agama adalah nasihat.” Kami ( Shahabat ) bertanya : “Untuk siapa ?” Beliau


menjawab : Untuk menta’ati Alloh, melaksanakan Kitab-Nya, mengikuti Rosul-
Nya untuk para pemimpin kaum muslimin dan untuk orang-orang umum.” ( HR.
Ahmad, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi dll )

2.4 Cara Hormat dan Patuh kepada Guru


Murid adalah orang yang sedang belajar dan menuntut ilmu kepada seorang
guru. Demi untuk keberkahan dan kemudahan dalam meraih dan mengamalkan ilmu
atau pengetahuan yang telah diperoleh dari seorang guru, maka seorang murid
haruslah memiliki akhlak atau etika yang benar terhadap gurunya.

Beberapa contoh etika murid terhadap guru , diantaranya adalah sebagai


berikut :
1. Seorang murid hendaklah hormat kepada guru, mengikuti pendapat dan
petunjuknya.
2. Seorang murid hendaklah memberi salam terlebih dahulu kepada guru apabila
menghadap atau berjumpa dengan beliau.
3. Seorang murid hendaklah memandang gurunya dengan keagungan dan meyakini
bahwa gurunya itu memiliki derajat kesempurnaan, sebab hal itu lebih
memudahkan untuk mengambil manfaat dari beliau.
4. Seorang murid hendaklah mengetahui dan memahami hak-hak yang harus
diberikan gurunya dan tidak melupakan jasanya.
5. Seorang murid hendaklah bersikap sabar jika menghadapi seorang guru yang
memiliki perangai kasar dan keras.
6. Seorang murid hendaklah duduk dengan sopan di hadapan gurunya, tenang,
merendahkan diri, hormat sambil mendengarkan, memperhatikan, dan menerima
apa yang disampaikan oleh gurunya.
7. Seorang murid hendaklah ketika mengadap gurunya dalam keadaan sempurna
dengan badan dan pakaian yang bersih.
8. Seorang murid hendaklah jangan banyak bicara di depan guru ataupun
membicarakan hal-hal yang tidak berguna.
9. Seorang murid hendaklah jangan bertanya dengan tujuan untuk mengujinya dan
menampakkan kepandaian kepada guru.
10. Seorang murid hendaklah jangan bersenda gurau di hadapan guru.
11. Seorang murid hendaklah jangan menanyakan masalah kepada orang lain ditengah
majlis guru.
12. Seorang murid hendaknya tidak banyak bertanya, apalagi jika pertanyaan itu tidak
berguna.
13. Jika guru berdiri, Seorang murid hendaklah ikut berdiri sebagai penghormatan
kepada beliau.
14. Seorang murid hendaklah tidak bertanya suatu persoalan kepada guru ketika
sedang di tengah jalan.
15. Seorang murid hendaklah tidak menghentikan langkah guru di tengah jalan untuk
hal-hal yang tidak berguna.
16. Seorang murid hendaklah tidak berburuk sangka terhadap apa yang dilakukan oleh
guru ( guru lebih mengetahui tentang apa yang dikerjakannya).
17. Seorang murid hendaklah tidak mendahului jalannya ketika sedang berjalan
bersama.
18. Ketika guru sedang memberi penjelasan/ berbicara hendaklah murid tidak
memotong pembicaraannya. Kalaupun ingin menyanggah pendapat beliau maka
sebaiknya menunggu hingga beliau selesai berbicara dan hendaknya setiap
memberikan sanggahan atau tanggapan disampaikan dengan sopan dan dalam
bahasa yang baik.
19. Murid haruslah berkata jujur apabila guru menanyakan suatu hal kepadanya.
20. Meskipun sudah tidak dibimbing lagi oleh beliau ( karena sudah lulus) murid
hendaklah tetap selalu mengingat jasanya dan tetap terus mendoakan kebaikan –
kebaikan atas mereka.
2.5 Keuntungan Sikap Hormat dan Patuh kepada Guru
Berdasarkan uraian di atas, betapa pentingnya sikap hormat dan patuh kepada
guru. Dengan menghormati seorang guru, kita akan mendapatkan berbagai macam
keuntungan, antara lain sebagai berikut.

1. Ilmu yang diperoleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.


2. Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikan.
3. Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi bermanfaat bagi orang lain.
4. Akan selalu didoakan oleh guru.
5. Akan membawa berkah, memudahkan urusan, serta dianugerahi nikmat yang
lebih dari Allah Swt.
BAB III
PENUTUPAN
3.3 Kesimpulan

Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa:


Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu dengan tugas utama untuk mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi murid.
Guru dalam Islam juga disebut pewaris para nabi. Karena lewat seorang guru, wahyu
atau ilmu para nabi diteruskan kepada umat manusia.
Guru adalah orang yang mengajarkan kita dengan berbagai macam ilmu pengetahuan
dan mendidik kita sehingga menjadi orang yang mengerti dan dewasa.
Diantara bentuk-bentuk akhlak kepada guru adalah sebagai berikut.

1. Di antara akhlaq kepada guru adalah memuliakan, tidak menghina atau mencaci-
maki guru
2. Di antara akhlaq kepada guru adalah mendatangi tempat belajar dengan ikhlas dan
penuh semangat, sebagaimana sabda Rosulullah saw :
3. Di antara akhlaq kepada guru adalah datang ke tempat belajar dengan penampilan
yang rapi,
4. Di antara akhlaq kepada guru yaitu diam memperhatikan ketika guru sedang
menjelaskan
5. Di antara akhlaq kepada guru adalah bertanya kepada guru bila ada sesuatu yang
belum dia mengerti dengan cara baik.
6. Di antara akhlaq kepada guru adalah menegur guru bila melakukan kesalahan
dengan cara yang penuh hormat

Beberapa contoh etika murid terhadap guru , diantaranya adalah sebagai


berikut :

1. Mereka selalu rendah hati terhadap gurunya, meskipun ilmu sudah lebih banyak
ketimbang gurunya.
2. Mereka menaati setiap arahan serta bimbingan guru.
3. Mereka juga senantiasa berkhidmat kepada guru-guru mereka dengan
mengharapkan balasan pahala serta kemuliaan di sisi Allah Swt.
4. Mereka memandang guru dengan perasaan penuh hormat dan ta’zim
(memuliakan) serta memercayai kesempurnaan ilmunya.

Dengan menghormati seorang guru, kita akan mendapatkan berbagai macam


keuntungan, antara lain sebagai berikut.

1. Ilmu yang diperoleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.


2. Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikan.
3. Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi bermanfaat bagi orang lain.
4. Akan selalu didoakan oleh guru.
5. Akan membawa berkah, memudahkan urusan, serta dianugerahi nikmat yang
lebih dari Allah Swt.
3.2 Saran

Pada kenyataannya, pembuatan makalah ini masih bersifat sangat sederhana


dan simpel. Selain itu penulis hanya menggunakan sumber sekunder yaitu bersumber
dari buku dan sumber tersier yang bersumber dari internet untuk penyusunan makalah
ini. Oleh karena itu penulis masih memerlukan kritikan dan saran yang bermanfaat
bagi makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA

Sumber Internet:
http://kisahimuslim.blogspot.co.id/2014/09/hormat-dan-patuh-kepada-guru.html
https://rizkiwirsa.wordpress.com/2015/03/08/makalah-agama-tentang-hormat-dan-patuh-
kepada-orang-tua-dan-guru/
https://id.wikipedia.org/wiki/Guru
MAKALAH TENTANG

HORMAT KEPADA ORANG TUA DAN GIRU

MAKALAH INI DIKERJAKAN UNTUK MEMENUHI SLAH SATU


TUGAS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN
BUDI PEKERTI

DISUSUN OLEH:

 TANIA DIAN S
 DYAH AYU R.N
 MELNI SEPTIA P
 VIOLA NUR A
 CANDRA SEPTIADI
 DEDE ROHAETI
 RIDWAN

Jln.gunung puntng km 27 kp.kebontunggul ds.campaka mulya


kec.cimaung kab.bandung