Anda di halaman 1dari 13

TUGAS MANAJEMEN UNIT KERJA

PANDUAN REKRUTMEN TENAGA PEREKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT TIPE C

Disusun oleh

Yesica Okta Nurvida

1604000059

DIII Perekam Medis dan Informasi Kesehatan

JURUSAN KESEHATAN TERAPAN

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................................... 3
DEFINISI REKRUITMEN ........................................................................................................................ 3
TUJUAN REKRUTMEN.......................................................................................................................... 3
LANDASAN HUKUM ............................................................................................................................ 4
BAB II RUANG LINGKUP .................................................................................................... 4
BAB III TATA LAKSANA ..................................................................................................... 5
PROSES REKRUITMEN ......................................................................................................................... 5
BAB IV DOKUMENTASI ...................................................................................................... 8
BAB V EVALUASI ................................................................................................................ 12

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Proses Rekrutmen (Mondy,2008) .......................................................................................... 5


Gambar 2 Contoh SOP Rekrutmen Tenaga Medis .................................................................................. 8
BAB I PENDAHULUAN
DEFINISI REKRUITMEN
Rekrutmen adalah proses pengumpulan sejumlah pelamar yang berkualifikasi bagus
untuk pekerjaan di dalam organisasi atau perusahaan (Mathis & Jakson,n.d).

Definisi lain menyebutkan bahwa rekruitmen adalah proses pencarian dan pemikatan calon
karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan (Handoko,2001).
Perekrutmen adalah proses menarik orang-orang pada waktu yang tepat,dalam jumlah yang
cukup dan dengan persyaratan yang layak untuk mengisi lowongan dalam organisasi (Mondy,
2008)

Menurut Simamora (2006) rekrutmen merupakan serangkaian aktifitas untuk mencari


dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang
diperlukan guna menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian

Menurut Samsudin (2009:81) rekrutmen ialah proses untuk mendapatkan sejumlah


calon tenaga kerja yang berkualitas untuk jabatan atau pekerjaan tertentu dalam organisasi
atau perusahaan

TUJUAN REKRUTMEN

Tujuan dari rekrutmen adalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin calon pelamar
sehinggaorganisasi akan mempunyai kesempatan lebih besar untuk melakukan pilihan
terhadap calon pekerja yang dianggap memenuhi standar kualifikasi organisasi. Tujuan
lainnya adalah adanya tenaga kerja profesional yang melaksanakan pekerjaannya sehingga
mendukung pelayanan di unit yang membutuhkan.

Variabel yang mempengaruhi dalam memilih, menarik dan memperoleh tenaga kerja yang
bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan adalah :

1. Pengaruh kebijaksanaan penarikan terhadap sikap dan tindakan para karyawan


perusahaan.
2. Tingkat spesialisasi yang diinginkan dari para karyawan.
3. Partisipasi yang diinginkan dari para karyawan.
4. Diterimanya prinsip senioritas.
5. Mobilitas manajer dalam usaha memajukan perusahaan

LANDASAN HUKUM
1. Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1974
2. Undang- Undang Nomor 43 Tahun 1999
3. Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004
4. Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000
5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002
6. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003
7. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005
8. Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002
9. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007
10. Keputusan Kepala BKN Nomor 13 Tahun 2003

BAB II RUANG LINGKUP


Ruang Lingkup rekrutmen rekam medis adalah keseluruhan kegiatan dari upaya
penarikan pegawai, seleksi, dan penempatan yang intinya memperoleh pegawai yang
berkualitas di bidang rekam medis. Fungsi rekrutmen di dalam rumah sakit adalah merekrut
pegawai agar rumah sakit dapat menjalankan rumah sakit tersebut sebagaimana mestinya.
Kegagalan dalam proses rekrutmen akan memperngaruhi kualitas kerja pegawai yang
selanjutnya dapat menghambat tujuan rumah sakit dalam meningkatkan mutu yang lebih
tepatnya di bidang rekam medis.

Tujuan dari setiap pegawai dalam bekerja adalah memperoleh penghasilan atau
pendapatan yang diberikan perusahaan dalam bentuk imbalan

Ruang lingkup di rekam medis ialah seluruh kegaiatan yang mendukung kegiatan di
rekam medis misalnya rekruitmen pegawai di bagian pendaftaran, coding,assembling, filling,
dan pelaporan.
BAB III TATA LAKSANA
PROSES REKRUITMEN
Ketika perencanaan sumber daya manusia mengindikasi adanya kebutuhan akan
karyawan, perusahaan bisa melakukan penarikan karyawan. Jika alternatif tidak layak, maka
proses perekrutmen akan dilakukan. Biasanya perekrutan dimulai ketika manajer
mengeluarkan permintaan karyawan (employee requisition), sebuah dokumen yang merinci
nama pekerjaan, departemen, tanggal karyawan yang dibutuhkan untuk bekerja, dan rincian
lainnya.

Gambar 1 Proses Rekrutmen (Mondy,2008)

Konsep diatas menggambarkan proses rekrutmen berawal dari perencanaan sumber


daya manusia yang secara sederhana mengestimasi secara sistematik keutuhan dan suplai
tenaga kerja organisasi masa akan datang. Adanya kebutuhan karyawan dari organisasi
memuka peluang atau lowongan pekerjaan dengan persyaratan yang telah ditetapkan sesuai
dengan jabatan
Sumber rekrutmen adalah tempat dimana para kandidat yang memenuhi syarat
berada. Kemudian rekrutmen dilakukan dengan metode tertentu atau cara spesifik yang
dilakukan untuk menarik para karyawan potensial di dalam rumah sakit.

a. Metode Rekrutmen
Metode Rekrutmen Metode rekrutmen/penarikan akan berpengaruh besar terhadap
banyaknya lamaran yang masuk ke dalam perusahaan. Metode rekrutmen/penarikan
calon karyawan baru (Hasibuan, 2010:44) ada 2 yaitu:
1. Metode tertutup Metode tertutup adalah ketika penarikan hanya
diinformasikan kepada para karyawaan atau orang-orang tertentu saja.
Akibatnya, lamaran yang masuk relative sedikit sehingga kesempatan untuk
mendapatkan karyawan yang baik sulit.
2. Metode terbuka Metode terbuka adalah ketika penarikan diinformasikan
secara luas dengan memasang iklan pada media massa, cetak maupun
elektronik agar luas ke masyarakat. Dengan metode terbuka diharapkan
lamaran banyak masuk sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan
qualified lebih besar.
b. Kendala-Kendala Rekrutmen
Agar proses penarikan berhasil, perusahaan perlu menyadari berbagai kendala yang
bersumber dari organisasi, pelaksanaan penarikan, dan lingkungan eksternal. Adapun
kendala penarikan menurut (Hasibuan 2010:44) sebagai berikut:
1. Kebijaksanaan-kebijaksanaan organisasi
Berbagai kebijaksanaan organisasi merupakan cermin utama berhasil atau
tidaknya penarikan calon pegawai. Kebijaksanaan organisasi yang akan
mempengaruhi penarikan adalah kebijaksanaan mengenai kompensasi dan
kesejahteraan, promosi, status karyawan dan sumber tenaga kerja.
2. Persyaratan jabatan Semakin banyak persyaratan yang harus dimiliki pelamar
maka pelamar semakin sedikit. Sebaliknya jika persyaratan sedikit, pelamar
akan semakin banyak.
3. Metode pelaksanaan penarikan Semakin terbuka penarikan melalui surat
kabar, radio, atau TV pelamar semakin banyak. Sebaliknya semakin tertutup
penarikan, pelamar semakin sedikit.
4. Kondisi pasar tenaga kerja Semakin besar penawaran tenaga kerja semakin
banyak pula pelamar yang serius. Sebalinya jika penawaran tenaga kerja
sedikit, pelamar juga sedikit.
5. Solidaritas perusahaan
Solidaritas perusahaan diartikan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap
perusahaan, misalnya besarnya perusahaan. Jika solidaritas perusahaan besar,
pelamar semakin banyak. Sebaiknya jika solidaritas perusahaan rendah maka
pelamar sedikit.
6. Kondisi-kondisi lingkungan eksternal Jika kondisi perekonomian tumbuh
dengan cepat dan saingan semakin banyak, pelamar akan sedikit. Sebalinya
jika tingkat pertumbuhan perekonomian kecil/depresi, pelamar semakin
banyak
BAB IV DOKUMENTASI
1. Standar Prosedur Operasional (SPO) Rekrutmen

Gambar 2 Contoh SOP Rekrutmen Tenaga Medis


2. Soal Ujian Tulis

SOAL UJIAN TERTULIS


REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
1. Penyimpanan rekam medis pasien dalam satu kesatuan baik catatan kunjungan poli
maupun rawat inap disebut……..
a. Sentralisasi
b. Desentralisasi
c. Terpusat
d. Terpisah
2. Jadwal retensi rekam medis dilakukan setiap berapa tahun sekali………..
a. 2 tahun
b. 3 tahun
c. 4 tahun
d. 5 tahun
3. Aspek rekam medis dibawah ini kecuali…….
a. Aspek Hukum
b. Aspek legal
c. Aspek administrasi
d. Aspek keuangan
4. Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemakaian tempat tidur dalam periode tertentu
adalah…..
a. BOR
b. LOS
c. TOI
d. BTO
5. Untuk mengetahui tingkat efisiensi berapa kali satu tempat tidur dipakai oleh pasien
dalam periode tertentu adalah……..
a. BOR
b. LOS
c. TOI
d. BTO
6. Untuk mengetahui rata-rata jumlah hari pasien dirawat disebut…..
a. LOS
b. BTO
c. TOI
d. BOR
7. Rumus yang digunakan untuk menentukan lamanya rata-rata tempat tidur kosong
disebut…….
a. LOS
b. BOR
c. TOI
d. BTO
8. Formulir data keadaan morbiditas pasien rawat jalan……..
a. RL2b
b. RL2a
c. RL1
d. RL2
9. Formulir data status imunisasi
a. RL1
b. RL2a
c. RL2b
d. RL2c
10. Untuk mengetahui rekam medis keluar di rak penyimpanan sebai gantinya
menggunakan…..
a. Tracer
b. Pembatas
c. Ekspedisi
d. Kohord

SOAL ESAY
1. Jelaskan pengertian rekam medis menurut Permenkes No.
269/MENKES/PER/III/2008
2. Sebutkan manfaat rekam medis dalam informasi manajemen rumah sakit
3. Sebut dan jelaskan cara pemberian nomor rekam medis
SOAL PRAKTEK
1. Diketahui : data Rumah Sakit Arvita Bunda pada tahu 2013 adalah sebagai berikut:
Rata-rata tempat tidur terisi : 1500
Rata-rata tempat tidur siap pakai : 200
Pasien keluar : 4500
Hitunglah :
a. BOR, LOS, TOI, BTO
b. Buatlah grafik Barber Johnson
3. Soal Test Wawancara
1. Ceritakan tentang diri Anda
2. Bagaimana pengalaman kerja Anda di bidang rekam medis?
3. Apakah Anda menganggap diri Anda sukses?
4. Bagaimana Anda mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan Anda di
bidang Rekam medis?
5. Kenapa Anda tertarik ingin masuk ke Rumah Sakit ini ?
6. Berapa gaji yang Anda harapkan?
7. Apakah Anda bisa bergabung di dalam tim?
8. Kenapa Rumah Sakit ini harus mempekerjakan Anda?
9. Apa kelebihan Anda?
BAB V EVALUASI
Evaluasi adalah penilaian di dalam kegiatan untuk membandingkan antara hasil yang
dicapai dengan rencana yang ditentukan.
Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerja
organisasi melalui peningkatan kinerja dari SDM organisasi. Secara lebih spesifik, tujuan dari
evaluasi kinerja sebagaimana dikemukakan Sunyoto (1999:1) yang dikutip oleh
Mangkunegara (2005:10) adalah:

1. Meningkatkan Saling pengertian antara karyawan tentang persyaratan kinerja.


2. Mencatat dan mengakui hasil kerja seorang karyawan, sehingga mereka termotivasi
untuk berbuat yang lebih baik, atau sekurang-kurangnya berprestasi sama dengan
prestasi yang terdahulu.
3. Memberikan peluang kepada karyawan untuk mendiskusikan keinginan dan
aspirasinya dan meningkatkan kepedulian terhadap karier atau pekerjaan yang di
embannya sekarang.
4. Mendefinisikan atau merumuskan kembali sasaran masa depan, sehingga karyawan
termotivasi untuk berprestasi sesuai dengan potensinya.
5. Memeriksa rencana pelaksanaan dan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan
pelatihan, khusus rencana diklat, dan kemudian menyetujui rencana itu jika tidak ada
hal-hal yang perlu diubah.