Anda di halaman 1dari 8

3.

8 Implementasi & Evaluasi Keperawatan


3.8.1 Hari Pertama
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
16/10/2018 Resiko 1. Memonitor adanya sesak setelah S : pasien mengatakan sesak hilang timbul,
Pukul 16.00 penurunan curah aktivitas lelah setelah ke kamar mandi masih ada
2. Mencatat adanya tanda penurunan
jantung O : Kesadaran compos mentis, TD 102/71
cardiac output
berhubungan mmHg, HR 104 kali/menit, denyut nadi
3. Mengobservasi adanya takipnea,
dengan perifer kuat, akral hangat, saturasi
dispnea, fatique
kerusakan 4. Meghitung balance cairan oksigen 98%, tidak ada keringat dingin,
5. Memonitor adanya oedem
katup :mitral edema ekstremitas bawah +1, auskultasi
6. Memonitor bunyi jantung dan paru
regurgitasi, aorta 7. Memberi terapi kolaboratif pemberian suara nafas vesikuler, terdengar murmur
regurgitasi terapi diuretic Lasik 1x 40 mg po, diastolic. Intake : 430 ml, output : 230 ml,
anti inflamasi Prednison 3x20 mg Balance cairan +200 ml/24 jam
(po), beta blocker Concor 1x1,25 mg A : Masalah sebagian teratasi
(po) P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

- Mengobservasi kemampuan pasien


Intoleran dalam beraktivitas.

42
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
16/10/2018 aktivitas - Mengkaji adanya factor yang S : pasien mengatakan kalau ke kamar mandi
Pukul 16.00 berhubungan menyebabkan kelelahan masih lelah
dengan - Mengkaji respon kardiovaskuler terhadap O : Pasien tampak tenang, gerakan nafas
ketidakseimbang aktivitas (bradikardi, tachicardi, teratur, TD 102/71 mmHg, HR 104
an antara suplay disritmia, sesak, diaphoresis, pucat, dan kali/menit, Pasien makan dan minum
oksigen dan perubahan hemodinamik) mandiri tanpa sesak, aktivitas ke kamar
kebutuhan - Mengkaji tidur dan lamanya tidur pasien mandi tampak sesak sedikit, aktivitas
- Membantu pasien mengembangkan pasien dibantu orangtua dan didampingi
motivasi dan penguatan positif perawat.
- Melakukan kolaborasi dengan tenaga A : Masalah sebagian teratasi
rehabilitasi medic dalam merencanakan P : Intervensi keperawatan dilanjutkan
program terapi

 Mengobservasi suhu pasien


Hipertermi
 Mengobservasi intake dan output
berhubungan

43
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
16/10/2018 dengan  Membersihkan lingkungan pasien S : pasien mengatakan demam masih ada
Pukul 16.00 kerusakan  mengajarkan pasien dan keluarga tentang O : Kesadaran compos mentis, TD 102/71
kontrol suhu kebersihan tangan dan mencuci tangan. mmHg, HR 104 kali/menit, denyut nadi
sekunder akibat  Mencuci tangan sebelum dan sesudah perifer kuat, akral hangat, saturasi oksigen
infeksi berkunjung ke tempat pasien 100, suhu 37,8 0c, badan teraba hangat.
 Memberi pakaian tipis dan tidak leukosit 19.100/uL, LED : 148 mm/jam,
menggunakan selimut tebal bila demam. ASTO 1456 IU/mL, CRP : 167 mg/L.
 Menganjurkan orangtua memberi orangtua mampu mendemonstrasikan
kompres air hangat bila anak demam mencuci tangan dengan bantuan.
 Melakukan kolaborasi dalam A : Masalah sebagian teratasi
mengedukasi tentang nutrisi yang P : Intervensi keperawatan dilanjutkan
adekuat
 Melakukan kolaborasi pemberian
antibiotic sesuai indikasi
1. Mengkaji tingkat pengetahuan pasien dan
Kurang
keluarga
pengetahuan 2. Menjelaskan mengenai proses penyakit,
berhubungan tanda dan gejala yang dirasakan,

44
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
16/10/2018 dengan penyebab. S : ibu mengatakan sudah mulai mengetahui
3. Menjelaskan mengenai perawatan dan
Pukul 16.00 kurangnya tentang penyakit pasien
pencegahan kekambuhan
informasi O : ibu tampak rileks, mampu mengulang
4. Mendiskusikan mengenai perawatan
mengenai penjelasan mengenai penyakit jantung
yang akan dilakukan
penyakit jantung 5. Mengajakan pasien mencuci tangan rematik, anak mampu mendemonstrasikan
rematik dengan enam langkah langkah mencuci tangan dengan bantuan.
6. Menganjurkan anak menggosok gigi
A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

45
3.8.2 Hari kedua
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
17/10/2018 Resiko 1. Memonitor adanya keluhan setelah S : pasien mengatakan sesak jarang, capek
Pukul 15.00 penurunan curah aktivitas setelah ke kamar mandi masih ada
2. Mencatat adanya tanda penurunan cardiac
jantung O : Kesadaran compos mentis, TD 107/70
output
berhubungan mmHg, HR 102 kali/menit, denyut nadi
3. Mengobservasi adanya takipnea, dispnea,
dengan perifer kuat, akral hangat, saturasi
fatique
kerusakan 4. Meghitung balance cairan oksigen 99%, tidak ada keringat dingin,
5. Memonitor adanya oedem
katup :mitral edema ekstremitas bawah berkurang,
6. Memonitor bunyi jantung dan paru
regurgitasi, aorta 7. Memberi terapi kolaboratif pemberian auskultasi suara nafas vesikuler, terdengar
regurgitasi terapi diuretic Lasik 1x 40 mg po, anti murmur diastolic. Intake : 580 ml, output :
inflamasi Prednison 3x20 mg (po), beta 800 ml, Balance cairan -220 ml/24 jam
blocker Concor 1x1,25 mg (po) A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

- Mengobservasi kemampuan pasien


dalam beraktivitas.
Intoleran - Mengkaji respon kardiovaskuler terhadap

46
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
17/10/2018 aktivitas aktivitas (bradikardi, tachicardi, S : pasien mengatakan kalau ke kemar mandi
Pukul 17.00 berhubungan disritmia, sesak, diaphoresis, pucat, dan masih capek
dengan perubahan hemodinamik) O : Pasien tampak tenang, gerakan nafas
ketidakseimbang - Membantu pasien mengembangkan teratur, TD 107/70 mmHg, HR 102
an antara suplay motivasi dan penguatan positif kali/menit, Pasien makan dan minum
oksigen dan - memotivasi pasien untuk bedrest dan mandiri tanpa sesak, aktivitas ke kamar
kebutuhan melakukan aktivitas di tempat tidur mandi tampak sesak sedikit, aktivitas
pasien dibantu orangtua dan didampingi
perawat.
A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

 Mengobservasi suhu pasien


 mengajarkan pasien dan keluarga tentang
Hipertermi
kebersihan tangan dan mencuci tangan.
berhubungan

47
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
17/10/2018 dengan  Mencuci tangan sebelum dan sesudah S : pasien mengatakan demam sudah
Pukul 16.00 kerusakan berkunjung ke tempat pasien. berkurang
kontrol suhu  Menganjurkan orangtua memberi O : HR 102 kali/menit, denyut nadi perifer
sekunder akibat kompres air hangat bila anak demam kuat, akral hangat, saturasi oksigen 99%,
infeksi  Melakukan kolaborasi pemberian suhu 37,5 0c, badan teraba hangat. leukosit
antibiotic sesuai indikasi 19.100/uL, LED : 148 mm/jam, ASTO
1456 IU/mL, CRP : 167 mg/L. mukosa
bibir lembab.
A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

1. Mengevaluasi mengenai proses penyakit,


Kurang
tanda dan gejala yang dirasakan, serta
pengetahuan
penyebab RHD
berhubungan 2. Mengevaluasi mengenai pemahamam

48
Tanggal/ Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf
jam Keperawatan
17/10/2018 dengan orangtua mengenai perawatan dan S : ibu mengatakan sudah mulai mengetahui
Pukul 17.00 kurangnya pencegahan kekambuhan tentang penyakit pasien
3. Mendiskusikan kembali mengenai
informasi O : ibu tampak rileks, mampu mengulang
perawatan yang akan dilakukan.
mengenai penjelasan mengenai penyakit jantung
4. mengulangi kembali cara mencuci
penyakit jantung rematik, anak mampu mendemonstrasikan
tangan dengan enam langkah.
rematik langkah mencuci tangan dengan sedikit
bantuan.
A : Masalah sebagian teratasi
P : Intervensi keperawatan dilanjutkan

49