Anda di halaman 1dari 39

BAB IV

ANALISIS DAN PEMBAHASAN PEMODELAN

Analisa penanganan retakan dan longsoran timbunan pada proyek


“Pembangunan Jalan Tol Semarang- Batang Sta 383 + 400” menggunakan Software
Plaxis 8.2. Analisa ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara
penanganan retakan dan longsoran timbunan dengan mencari besar penurunan
tanah (displacment), gaya dalam Plate (gaya normal, geser, dan momen) dan angka
faktor keamanan (safety factor).

Gambara4.1aPeta Lokasi

53
Gambara4.2aRetakan dan Longsoran

Gambara4.3aHeaving pada area persawahan

54
4.1.Tahap Proses Perhitungan (Calculation)
4.1.1. Perhitungan Tahap Konstruksi
Pada tahap perhitungan selama masa konstruksi terdiri dari 17
tahap (Phase), muliputi tahap konstruksi dan tahap Konsolidasi hingga
minimum porepressure, dimana pada tahap konstruksi timbunan tanah
dilakukan selama 7 hari dan 30 hari pada konstruksi pemasangan plate,
waktu konsilidasi konstruksi selama 10 - 30 hari, tahapan dan langkah-
langkahnya yaitu sebagai berikut :

Gambar 4.4 Phase Perhitungan Masa Konstruksi

55
I. Fase 0 : Tahap awal (Initial Phase) adalah default dari program
(Phase 0)
II. Fase 1 : Galian 3 m
Pada tahap galian sedalam 3 m dari tanah existing dilakukan
selama 7 hari. Dengan tahapan yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
Intial Phase. Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa
plastis (Plastic), lalu pilih Parameters.

Gambar 4.5 Input Phase Galian 3m pada Tab General

Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time


interval) yaitu 7 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.6 Input Phase Galian 3 m pada Tab Parameters

56
Selanjutnya klik area yang akan dilakukan penggalian sedalam 3
m, pada pemodelan konstruksi, setelah itu perbaharui (Update).

Gambar 4.7 Update Galian 3m

III. Fase 2 : Konsolidasi


Pada tahap konsolidasi galian 3m dilakukan selama 30 hari.
Dengan tahapan yaitu beri judul phase pada kolom nomor/id, pada
pilihan mulai dari tahap (Star from phase). Dengan jenis
perhitungan (Calculation type) analisa konsolidasi, lalu pilih
Parameters.

Gambar 4.8 Input Konsolidasi Galian 3m pada Tab


General

57
Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time
interval) yaitu 30 hari, lalu tentukan (Define). Kemudian
perbaharui (Update).

Gambar 4.9 Input Konsolidasi Galian 3m pada Tab


Parameters

IV. Phase 3 : Pemancangan Pile


Pada tahap Pemancangan Pile dilakukan selama 30 hari. Dengan
langkah-langkah yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id,
pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih phase
sebelumnya (phase Konsolidasi). Dengan jenis perhitungan
(Calculation type) analisa plastis (Plastic), lalu pilih Parameters.

Gambar 4.10 Input Phase Pemancangan Pile pada Tab


General

58
Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time
interval) yaitu 30 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.11 Input Phase Pemancangan Pile pada Tab


Parameters

setelah itu perbaharui (Update).

Gambar 4.12 Update Phase Pemancangan Pile

59
V. Phase 4 : Slab
Pada tahapan Slab dilakukan selama 28 hari. Dengan langkah-
langkah yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada pilihan
mulai dari tahap (Star from phase) pilih phase sebelumnya (phase
Pemancangan Pile). Dengan jenis perhitungan (Calculation type)
analisa plastis (plastic), lalu pilih Parameters.

Gambar 4.13aInput Phase Slabapada Tab General

Pada kotak dialog Parametera, masukan interval waktu (Time interval) yaitu 28
hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.14 Input Phase Slab pada Tab


Parameters

60
Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.15 Update Phase Slab

VI. Phase 5 : Beban 90.4 Kn


Pada tahpan pembebanan 90.4 kn dilakukan selama 1 hari.
Langkah-langkahnya yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
phase sebelumnya (phase Slab). Dengan jenis perhitungan
(Calculation type) analisa plastis (Plastic), lalu pilih
Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time
interval) yaitu 1 hari, lalu tentukan (Define). setelah itu perbaharui
( Update ) .

Gambar 4.16aInputaPhase Beban 90.4 Kn pada Tab


General

61
Gambar 4.17aInput PhaseaBeban 90.4 Kn pada Tab
Parameter

Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.18 Update Phase Beban 90.4 KN

VII. Phase 6 : Konsolidasi 6 bulan


Tahapan Konsolidasi 6 bulan yaitu 183 hari. Langkah-langkahnya
yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada pilihan mulai
dari tahap (Star from phase) pilih phase (beban 90.4 Kn). Dengan
jenis perhitungan (Calculation type) analisa Konsolidasi
(Consolidation), lalu pilih Parameters.

62
Gambar 4.19aInput Phase Konsolidasi 183 hari pada
Tab General

Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time


interval) yaitu 183 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.20 Input Phase Konsolidasi 6 bulan pada


Tab Parameters

Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.21 Update Phase Konsolidasi 6 bulan

63
VIII. Phase 7 : Konsolidasi 1 tahun
Tahapan Konsolidasi 1 tahun yaitu 183 hari. Langkah-langkahnya
yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada pilihan mulai
dari tahap (Star from phase) pilih phase (konsolidasi 6 bulan ).
Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa Konsolidasi
(Consolidation), lalu pilih Parameters.

Gambar4.22 Input Phase Konsolidasi 1 tahun pada


aTab General

Pada kotak dialogaParameters , masukan interval waktu (Time


interval) yaitu 183 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.23 Input Phase Konsolidasi 1 tahun pada


Tab Parameters

64
Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.24 Update Phase Konsolidasi 1 tahun

IX. Phase 8 : Konsolidasi 1.5 tahun


Tahapan Konsolidasi 1.5 tahun yaitu 183 hari. Langkah-
langkahnya yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada
pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih phase (konsolidasi
1 tahun). Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa
Konsolidasi (Consolidation), lalu pilih Parameters).

Gambar 4.25 Input Phase Konsolidasi 1,5 tahun pada


Tab General
Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time
interval) yaitu 183 hari, lalu tentukan (Define).

65
Gambar 4.26 Input Phase Konsolidasi 1,5 tahun pada
Tab Parameters
Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.27 Update Phase Konsolidasi 1,5 tahun

X. Phase 9 : Konsolidasi 3 tahun


Tahapan Konsolidasi 3 tahun yaitu 547 hari. Langkah-langkahnya
yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada pilihan mulai
dari tahap (Star from phase) pilih phase (konsolidasi 1.5 tahun ).
Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa Konsolidasi
(Consolidation), lalu pilih Parameters.

66
Gambar 4.28 Input Phase Konsolidasi 3 tahun pada Tab
General

Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time


interval) yaitu 547 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.29 Input Phase Konsolidasi 3 tahun pada Tab


Parameters

Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.30 Update Phase Konsolidasi 3 tahun

67
XI. Phase 10 : Konsolidasi 10 tahun
Tahapan Konsolidasi 10 tahun yaitu 2555 hari. Langkah-
langkahnya yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada
pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih phase (konsolidasi
3 tahun ). Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa
Konsolidasi (Consolidation), lalu pilih Parameters.

Gambar 4.31 Input Phase Konsolidasi 10 tahun pada


Tab General
Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time
interval) yaitu 3650 hari, lalu tentukan (Define).

Gambar 4.32 Input Phase Konsolidasi 10 tahun pada Tab


Parameters

68
Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.33 Update Phase Konsolidasi 10 tahun

XII. Phase 11 : Konsolidasi 50 tahun


Tahapan Konsolidasi 50 tahun yaitu 14600 hari. Langkah-
langkahnya yaitu : beri judul phase pada kolom nomor/id, pada
pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih phase (konsolidasi
10 tahun). Dengan jenis perhitungan (Calculation type) analisa
Konsolidasi (Consolidation), lalu pilih Parameters.

Gambar 4.34 Input Phase Konsolidasi 50 tahun pada Tab


General

Pada kotak dialog Parameters, masukan interval waktu (Time


interval) yaitu 18250 hari, lalu tentukan (Define).

69
Gambar 4.35 Input Phase Konsolidasi 50 tahun pada Tab
Parameters

Kemudian perbaharui (Update).

Gambar 4.36 Update Phase Konsolidasi 50 tahun

XIII. Phase 12 : SF Galian 3 m


Pada tahapan SF Galian yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
Galian 3 m . Dengan jenis perhitungan (Calculation type) phi/c
reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog Parameters,
Selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading input pilih
incremental multiplier ,kemudian Klik Next.

70
Gambar 4.37aInputaPhase Safety Factor Galian 3 m pada Tab
General

Gambar 4.38 Input Phase Safety Factor Galian 3 m pada Tab


Parameter

Gambar 4.39 Nilai Safety Factor Galian 3 m

71
XIV. Phase 13 : SF Konsolidasi
Pada tahapan SF Konsolidasi yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
konsolidasi. Dengan jenis perhitungan (Calculation type) phi/c
reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog Parameters,
Selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading input pilih
incremental multiplier ,kemudian Klik Next.

Gambar 4.40 Input Phase Safety Factor Konsolidasiapada Tab


General

Gambar 4.41aInput Phase Safety Factor Konsolidasiapada


Tab Parameters

Gambar 4.42 Nilai Safety Factor Konsolidasi

72
XV. Phase 14 : SF Spun Pile
Pada tahapan SF Spun Pile yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
pemancangan. Dengan jenis perhitungan (Calculation type) phi/c
reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog Parameters,
Selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading input pilih
incremental multiplier, kemudian Klik Next.

Gambar 4.43aInput Phase Safety Factor Spun Pile pada Tab


General

Gambar 4.44 Input Phase Safety Factor Spun Pile pada Tab
Parameters

Gambar 4.45 Nilai Safety Factor Spun Pile

73
XVI. Phase 15: SF Slab
Pada tahapan SF Slab yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
Slab . Dengan jenis perhitungan (Calculation type) phi/c
reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog Parameters.
Selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading input pilih
incremental multiplier, kemudian Klik Next.

Gambar 4.46aInput Phase Safety Factor Slab pada Tab


General

Gambar 4.47aInput Phase Safety Factor Slab pada Tab


Parameter

Gambar 4.48 Nilai Safety Factor Slab

74
XVII. Phase 16 : SF beban 90,4 Kn
Pada tahapan SF beban 8 Kn yaitu : beri judul phase pada kolom
nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase) pilih
beban 90,4 Kn. Dengan jenis perhitungan (Calculation type) phi/c
reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog Parameters.
Selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading input pilih
incremental multiplier ,kemudian Klik Next.

Gambar 4.49aInput Phase Safety Factor Beban 90,4 KN


pada Tab General

Gambar 4.50 Input Phase Safety Factor Beban 90,4 KN pada


Tab Parameters

Gambar 4.51 Nilai Safety Factor Beban 90,4


KN

75
XVIII. Phase 17 : SF Konsolidasi 6 bulan
Pada tahapan SF Konsolidasi 6 bulan yaitu : beri judul phase pada
kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Startafrom phase)
pilih konsolidasi 6 bln. Dengan jenis perhitungan (Calculation
type) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog
Parameters selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading
input pilih incremental multiplier ,kemudian Klik Next .

Gambar 4.52aInput Phase Safety Factor Konsolidasi 6


bulan pada Tab General

Gambar 4.53aInput Phase Safety Factor Konsolidasi 6


bulanapada Tab Parameter

Gambar 4.54 Nilai Safety factor Konsolidasi 6 bulan

76
XIX. Phase 18 : SF Konsolidasi 1 tahun
Pada tahapan SF Konsolidasi 1 tahun yaitu : beri judul phase pada
kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Startafrom phase),
pilih Konsolidasi 1 tahun. Dengan jenis perhitungan ( Calculation
type ) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog
Parameters selanjutnya, pada perintah tab parameters, Loading
input pilih incremental multiplier , kemudian Klik Next .

Gambar.4.55aInputaPhase Safety Factor Konsolidasi 1


tahunapada Tab General.

Gambara4.56aInputaPhase Safety Factor Konsolidasi 1


tahunapada Tab Parameter

Gambar 4.57 Nilai Safety Factor Konsolidasi 1 tahun

77
XX. Phase 19 : SF Konsolidasi 1,5 tahun
Pada tahapan SF Konsolidasi 1,5 tahun yaitu : beri judul phase
pada kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from
phase) pilih Konsolidasi 1,5 th. Dengan jenis perhitungan
(Calculation type) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada
kotak dialog Parameters selanjutnya, pada perintah tab
parameters, Loading input pilih incremental multiplier,a
kemudian Klik Next .

Gambar 4.58aInput Phase Safety Factor Konsolidasi 1,5 th


pada Tab General

Gambara4.59aInputaPhase Safety factor Konsolidasi 1,5 th


apada Tab Parameter

Gambar 4.60 Nilai Safety Factor Konsolidasi 1,5 tahun

78
XXI. Phase 20 : SF Konsolidasi 3 tahun
Pada tahapan SF Konsolidasi 3 tahun yaitu : beri judul phase pada
kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star
from phase) pilih Konsolidasi 3 th . Dengan jenis perhitungan
(Calculation type) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada
kotak dialog Parameters selanjutnya, pada perintah tab
parameters, Loading input pilih incremental multiplier ,
kemudian Klik Next .

Gambar 4.61 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 3 tahun


apada Tab General.

Gambar 4.62 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 3 tahun


apada Tab Parameters

Gambar 4.63 Nilai Safety Factor Konsolidasi 3 tahun

79
XXII. Phase 21 : SF Konsolidasi 10 tahun
Pada tahapan SF Konsoliadasi 10 tahun yaitu : beri judul phase
pada kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from
phase) pilih Konsolidasi 10 th . Dengan jenis perhitungan
(Calculation type) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada
kotak dialog Parameters selanjutnya, pada perintah tab
parameters, Loading input pilih incremental
multiplier,akemudian Klik Next .

Gambar 4.64 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 10 tahun


pada Tab General.

Gambar 4.65 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 10 tahun


pada Tab Parameters

Gambar 4.66 Nilai Safety Factor Konsolidasi 10 tahun

80
XXIII. Phase 22 : SF Konsolidasi 50 tahun
Pada tahapan SF Konsolidasi 50 tahun yaitu : beri judul phase pada
kolom nomor/id, pada pilihan mulai dari tahap (Star from phase)
pilih Konsolidasi 50 th. Dengan jenis perhitungan (Calculation
type) phi/c reduction, lalu pilih Parameters. Pada kotak dialog
Parameters selanjutnya, pada perintah tab parameters..Loading
input pilih incremental multiplier,akemudian Klik Next .

Gambar 4.67 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 50 tahun


pada Tab General

Gambar 4.68 Input Phase Safety Factor Konsolidasi 50 tahun


pada Tab Parameters

Gambar 4.69 Nilai Safety Factor Konsolidasi 50 tahun

81
4.1.2. Penentuan Titik (Node) Tinjauan.
Setelah proses input perhitungan hingga 50 tahun telah selesai,
selanjutnya menentukan titik (Node) yang akan ditinjau. Pada
pemodelan ini ada 4 titik yang akan ditinjau yaitu titik A merupakan
ujung tiang pancang bagian atas , titik B ujung tiang pancang bagian

bawah. Langkah-langkahnya yaitu : klik ikon pada toolbar.

Gambar 4.70 Tahap Penentuan Titik (Node)

Lalu klik daerah yang ingin di tinjau, setelah itu perbaharui (update).

Gambar 4.71 Penentuan Titik (Node)

82
4.2. Output Pemodelan
4.2.1. Keluaran (Output) Penampang Melintang Spun Pile
a. Penurunan ( Displacement )
Setelah Pemancangan Spun Pile sudah dilaksanakan, konstruksi
tersebut mengalami penurunan ( displacement ) sebesara19 cm .
seperti dapatadilihat gambar dibawah ini:

Gambar 4.72 Penurunan pada Spun Pile

4.2.2. Keluaran (Output) Penampang Melintang Slab


a. Penurunan ( Displacement )
Setelah pemasangan slab sudah dilaksanakan , konstruksi
tersebut mengalami penurunan ( displacement ) sebesar 19 cm.
seperti dapatadilihat gambar dibawah ini:

Gambar 4.73 Penurunan pada Slab

83
4.2.3. Keluaran (Output) Penampang Melintang Beban 90,4 KN
a. Penurunan ( Displacement )
Setelah dilakukan penambahan beban 90,4 KN, konstruksi
tersebut mengalamiiipenurunan (Displacement) sebesar 19 cm.
Seperti dapat dilihat padaagambar dibawah ini:

Gambar 4.74 Penurunan pada Beban 90,4 KN

4.2.4. Keluaran (Output) Setelah Terkonsolidasi 6 bulan


a. Displacement
Setelah dilakukan Konsolidasi 6 bulan, konstruksi tersebut
mengalamiapenurunan sebesar 19 cm. Dapat dilihat padaagambar
dibawah ini :

Gambar 4.75 Penurunan pada Konsolidasi 6 bulan

84
4.2.5. Keluaran ( Output ) Sesudah Terkonsolidasi 1 tahun
a. Penurunan (Displacement)
Setelah dilakukannya Konsolidasi selama 1 tahun atau 183 hari,
konstruksi tersebut mengalami penurunan sebesar 19 cm . seperti
dapat dilihat padaagambar dibawah ini :

Gambar 4.76 Penurunan pada Konsolidasi 1 tahun

4.2.6. Keluaran (Output) Sesudah Terkonsolidasi 1,5 tahun


a. Penurunan ( Displacement )
Setelah dilakukannya Konsolidasi selama 1,5 tahun / 183 hari ,
konstruksi tersebut mengalamiapenurunan sebesar 19 cm . seperti
dapatidilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 4.77 Penurunan pada Konsolidasi 1,5 tahun

85
4.2.7. Keluaran ( Output ) Sesudah Terkonsolidasi 3 tahun
a. Penurunan (Displacement)
Setelah dilakukan Konsolidasi 3 tahun / 547 hari, konstruksi
tersebut mengalami penurunan sebesar 19 cm . seperti dapat dilihat
pada gambar dibawah ini:

Gambar 4.78 Penurunan pada Konsolidasi 3 tahun

4.2.8. Keluaran ( Output ) Sesudah Terkonsolidasi 10 tahun


a. Displacement
Setelah dilakukannya Konsolidasi selama 10 tahun / 2555 hari,
konstruksi tersebut mengalamiapenurunanasebesar 19 cm. seperti
dapatadilihatipadaagambar dibawah ini:

Gambar 4.79 Penurunan pada Konsolidasi 50 tahun

86
4.2.9. Keluaran (Output) Sesudah Terkonsolidasi 50 tahun
a. Penurunan (Displacement)
Setelah dilakukannya Konsolidasi selama 50 tahun / 14600
hari,akonstruksi tersebut mengalami..penurunan sebesar 19 cm .
sepertiadapat dilihat padaagambar dibawah ini:

Gambara4.80 Penurunan pada Konsolidasi 50 tahun

4.2.10. Keluaran (Output) Gaya Normal Terkonsolidasi 50 th


a. Gaya Normal
Setelah terkonsolidasi selama 50 th , konstruksi tiang
pancang mengalami gaya normal sebesar –259,49 KN/m

Gambar 4.81 Gaya Normal pada Konsolidasi 50 tahun

87
b. Gaya Geser
Setelah terkonsolidasi selama 50 th , konstruksi tiang
pancang mengalami gaya geser sebesar 9,30 KN/m

Gambar 4.82 Gaya Geser pada Konsolidasi 50 tahun

c. Gaya Momen
Setelah terkonsolidasi selama 50 th , konstruksi tiang
pancang mengalami gaya momen sebesar 30,44 KN/m

Gambar 4.83 Gaya Momen pada Konsolidasi 50 tahun

88
4.2.11. Penurunan Slab On Pile pada konstruksi terakhir

19 cm

Gambar 4.84 Penurunan Slab On Pile

4.2.12. Hasil (Output ) dari Program plaxis

Gambar 4.85 Hasil (output ) Program Plaxis

89
4.2.13. Perhitungan daya dukung tiang

𝑄𝑎𝑙𝑙
Qult = 𝑆𝑓

Qall = Qselimut + Q ujung tiang

= 1646,32 + 971,032

= 4347,642

𝑘𝑙𝑙 𝑥 𝑝 𝑥 𝑓𝑟
Qs = 𝑆𝑓

2𝜋𝑟 𝑥 𝑝 𝑥 𝑓𝑟
= 𝑠𝑓

2 𝑥 3,14 𝑥 30 𝑥 25 𝑥 5,73
= 8

= 3376,61

Gambar 4.86 Tabel Mayerhof

90
Q ujung tiang (Tanah lempung keras)

Phi = 30

Qp = c x Nc’ + q x Nq’

= 56 x 19 + 9,04 x 8,3

= 971,032

𝑄𝑎𝑙𝑙
Qult = 𝑆𝑓

4347,642
= 8

= 543,455 ton

Jadi daya dukung satu tiang adalah 543,455 ton

91