Anda di halaman 1dari 3

NAMA : DEWI PARAMITA NIM: P07220118038

D3 KEPERAWATAN TUGAS MANDIRI KDK 2

1. Iya sudah, dengan metode asuhan tim.

2. Metode penugasan tim

Yaitu pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat. Kelompok ini


dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam
bidangnya.

Pembagian tugas di dalam kelompok dilakukan oleh pemimpin kelompok, selain itu pemimpin
kelompok bertanggung jawab dalam mengarahkan anggota tim.sebelum tugas dan menerima
laporan kemajuan pelayanan keperawatan klien serta membantu anggota tim dalam
menyelesaikan tugas apabila mengalami kesulitan. Selanjutnya pemimpin tim yang melaporkan
kepada kepala ruangan tentang kemajuan pelayanan atau asuhan keperawatan klien.

Metode ini menggunkan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda-beda dalam memberikan
askep terhadap sekelompok pasien.

Ketenagaan dari tim ini terdiri dari :

- Ketua tim

- Pelakaana perawatan

- Pembantu perawatan

Adapun tujuan dari perawatan tim adalah : memberikan asuhan yang lebih baik dengan
menggunakan tenaga yang tersedia.

Kelebihan metode tim:

- Saling memberi pengalaman antar sesama tim.

- Pasien dilayani secara komfrehesif

- Terciptanya kaderisasi kepemimpinan


- Tercipta kerja sama yang baik .

- Memberi kepuasan anggota tim dalam hubungan interpersonal

- Memungkinkan menyatukan anggota tim yang berbeda-beda dengan aman dan efektif.

Kekurangan metode tim:

-Tim yang satu tidak mengetahui mengenai pasien yang bukan menjadi tanggung jawabnya.

- Rapat tim memerlukan waktu sehingga pada situasi sibuk rapat tim ditiadakan atau trburu-
buru sehingga dapat mengakibatkan kimunikasi dan koordinasi antar anggota tim terganggu
sehingga kelanncaran tugas terhambat.

-Perawat yang belum terampil dan belum berpengalaman selalu tergantung atau berlindung
kepada anggota tim yang mampu atau ketua tim.

- Akontabilitas dalam tim kabur.

3.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI MODEL PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL

Kelebihan model praktek keperawatan professional :

a. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh.

b. Mendukung pelaksanaan proses keperawatan.

c. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan

memberikankepuasan pada anggota tim

d. bila diimplementasikan di RS dapat meningkatkan mutu asuhan keperawatan

e. ruang MPKP merupakan lahan praktek yang baik untuk proses belajar

f. ruang rawat MPKP sangat menunjang program pendidikan Nursing

Kekurangan model praktek keperawatan professional :

a. Komunikasi antar anggota tim terutama dalam bentuk konferensi tim, membutuhkan waktu

dimana sulit melaksanakannya pada waktu-waktu sibuk.

b. Akuntabilitas pada tim.Konsep

c. beban kerja tinggi


d. pendelegasian tugas terbatas

e. kelanjutan keperawatan klien hanya sebagian selama perawat penanggung jawab klien tugas