Anda di halaman 1dari 10

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

A DENGAN
HIPERTERMI DI BANGSAL AL KAUSTAR
RS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL

Disusun Oleh :
Aziz Hidayatulloh
1810206022

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ‘AISYIYAH
YOGYAKARTA
2018
A. Identitas Klien
Nama : Tn. A
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Karangasem RT 01 Gilangharjo
Diagnosa medis : Febris
Tanggal Masuk RS : 08 Oktober 2018
Alasan Masuk RS : Panas, kejang, lemes, sakit perut, BAB
darah
Riwayat Penyakit Sebelumnya : Asma

B. Pengkajian kebutuhan dasar manusia


1) Pola persepsi-manajemen kesehatan
a. Persepsi klien tentang status kesehatan dimasa lalu :
Riwayat kesehatan klien mengalami Asma sejak umur 3 tahun dan
sembuh sejak umur 18 tahun. Pasien menjalani pengobatan asmanya
secara rutin di pelaynan kesehatan. Setelah penyakit asmanya sembuh
pasien tidak pernah ke pelayanan kesehatan untuk melakukan
pemerikasaan rutin, hany saja ketika mengalami gangguan kesehatan
atau sakit.
b. Persepsi klien tentang status kesehatan nya saat ini :
Klien masuk ke RS karena mengalami panas tinggi, kejang, badan
terasa lemas, dan BAB darah. Pasien mengatakan tiba-tiba mengalami
hal tersebut setelah berada di Pondok Pesantren selam satu bulan.
Pasien mengatakan cemas dengan keadaan yang dialaminya sekarang.
c. Pengetahuan tentang penyakit yang diderita :
Klien kurang memahami mengenai keadaan yang dialaminya. Mulai
dari penyebab dan cara menanganinya.
d. Upaya pencegahan terhadap penyakit dimasa lalu dan sekarang :
Klien mengatakan berkunjung ke pelayanan kesehatan ketika mengali
gangguan kesehatan, melakukn aktivitas olahraga secara rutin dn
menjaga pola makan. Klien sebulan terakhir berada di pondok
pesantren kurang begitu mmperhatikan pola makan dan aktivitas
olahraganya.

2) Pola metabolisme nutrisi


a. Intake makanan
Frekuensi : 2x/hari
Jenis : padat
b. Intake cairan
Frekuensi :4 gls/hari
Jenis : cair
3) Pola eliminasi
a. Eliminasi urin
Frekuensi : 3x/hari
Jumlah : 600cc/hari
Warna : kuning
b. Eliminasi fekal
Frekuensi :2x/hari
Jumlah : 200cc/hari
Warna : darah

4) Pola latihan aktivitas


a. Olahraga
Tipe : Permainan/Lari
Frekuensi : 1 Hari sekali
Durasi : 60 menit
Intensitas : Sering
b. Aktivitas meyenangkan : Bermain sepak bola
c. Aktivitas di waktu luang : Belajar
d. Kemampuan untuk merawat diri : Mandiri
e. Penggunaan alat bantu : -
f. Keluhan lain saat beraktivitas : -

Skor Mandiri = Dengan Dibant Dibant Tergantun


0 alat bantu u u g total=4
=1 orang orang
lain=2 lain
Aktivitas dan
alat=3
Ambulasi/ 
mobilisasi
Bathing 
Dressing/g 
rooming
Oral 
hygiene,
nail
hygiene
Toileting 
5) Pola istirahat-tidur
a. Tidur sebelum sakit
Lama tidur: 6 jam/hari
b. Tidur saat sakit
Lama tidur: 4 jam/hari
c. Bantuan sebelum tidur: mematikan lampu / suasana tenang
d. Masalah dalam tidur sebelum sakit : -
e. Masalah dalam tidur saat sakit : Pasien merasa tidak nyaman tidur di
RS.

6) Pola kognitif-persepsi
Orientasi klien terhadap:
a. Waktu : tidak ada
b. Tempat : tidak ada
c. Identitas diri : tidak ada
d. Orang yang dikenal : tidak ada

7) Pola persepsi diri-konsep diri


Cara klien memandang dirinya ketika sakit, diantaranya tentang body
image, motivasi untuk sembuh, harapan / keputusasaan: klien merasa tidak
nyaman dengan kondisinya sat ini, klien ingin secepat sembuh dan segera
pulang, klien melakukan setiap intruksi yang diberikan oleh tenaga
kesehatan.

8) Pola hubungan-peran
Klien jauh dari keluarganya, yang mengantar dan menunggu ketika klien
sakit adalah saudara dekatnya. Klien mengatakan senang bergaul dan tidak
memiliki masalah dengan orang tua serta teman-teman lainya.

9) Pola seksual-reproduksi
Tidak ada gangguan/perubahan

10) Pola koping-toleransi terhadap stress


a. Bagaimana klien membuat keputusan : mengambil keputusan bersama
dengan keluarga.
b. Koping saat stres
Pasien terlihat tenang dan tidak menunjukan terjadinya strees pada
klien. Klien berada di pondok pesantren sehingga dapat mengatasi
masalanya dengan lebih baik.

11) Pola nilai kepercayaan


Praktek keagamaan klien sehari-hari (tipe, frekuensi): Klien saat ini sedang
memperdalam pengetahuan di Pondok Pesantren di Daerah Jawa Tengah
sehingga klien dalam keseharianya mengaji dan beribadah di Pondok
Pesantrenya saat ini.

C. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum Klien
Kesadaran : Composmentis
GCS : 15, E4V5M6
Sikap : Tenang
TD : 113/68 mmHg
N : 78 kali/ menit
RR : 20 kali/menit
Suhu : 37,6 o C
2. Kepala
Bentuk : Simetris
Keluhan ynag berhubungan : tidak ada
3. Mata
Ukuran Pupil : Normal
Reaksi Cahaya : Normal
Akomodasi : Normal
Bentuk : Simetris
Konjungtiva : Normal
Fungsi Penglihatan : Baik
Alat Bantu : Tidak ada
Tanda Radang : Tidak ada
4. Kardiorespirasi
Nadi : Ireguler
Respirasi : Normal
Sura Paru : Sonor
Akral : Hangat
Capillary Refill : <3detik
Batuk :-
Auskultasi Jantung-Paru : Vesikuler
5. Integumen
Warna Kulit : Coklat
Akral : Hangat
Turgor Kulit : Elastis
Vulnus/Luka : -
6. Gastrointestinal
Kemampuan mengunyah dan menelan : Normal
Nafsu makan : Baik
Diet Khusus : TKTP
Nyeri Tekan : Ulu Hati
Peristaltik : 18 x/menit
BAB : Cair warna merah
7. Urinaria dan Reproduksi
BAK : Normal
Frekuensi : 4 x/hari
Volume : 600cc/24jam
Warna : Kuning
Kateter :-
Kelainan :-
Penyakit menular seksual : -
D. Analisa Data
Data Fokus Etiologi Problem

DS : Pasien mengatakan panas sejak 3 hari yang Dehidrasi Hipertermi


lalu, kejang dan lemas

DO : pasien terlihat pucat, akral hangat,


TTV : TD 113/68 mmHg, Nadi 78x/menit, RR
22x/menit, Suhu 37,6˚ C

DS : Pasien mengatakan cemas dengan keadan Stresor Ansietas


yang dialaminya sekarang dan susah tidur

DO : wajah tampak gelisah, pasien sering bertanya


mengenai penyekit dan keadaanya
TD 113/68 mmHg, Nadi 78x/menit, RR
22x/menit, Suhu 37,6˚ C
E. Perencanaan

Diagnosa
No. NOC NIC Rasional
Keperawatan
1 Hipertermia Termoregulation Fever Treatment a. Untuk mengevaluasi
berhubungan dengan Keseimbangan diantara produksi a. Pantau suhu dan tanda-tanda vital perkembangan keadaan
dehidrasi panas, peningkatan panasdan lainya klien
kehilangan panas. b. Monitor warna kulit b. Untuk mengetahui kondisi
c. Monitor intake dan output perkembangan warna kulit
Setelah dilakukan tindakan d. Beri cairan IV (Infus RL 20tpm) klien
selama 3x24 jam diharapkan e. Monitor hidrasi (turgor kulit, c. Untuk mengetahui
tidak terjadi hipertermia (pasien kelembapan membran mukosa) banyaknya intake dan
akan menunjukkan f. Tingkatkan intake cairan dan output pada klien
termoregulasi) dengan kriteria nutrisi d. Untuk memberikan suplai
hasil : g. Kolaborasi pemberian obat cairan kepada klien
a. Penurunan suhu kulit (5) antipiretik e. Untuk mengetahui
b. Suhu tubuh dalam batas perkembangan keadaan
normal (36-37) (5) klien mengenai hidrasi.
f. Untuk memberikan suplai
tambahan paada klien agar
tidak terjadi dehidrasi lebih
lanjut
g. Untuk menurunkan suhu
pasien
2 Ansietas berhubungan Anxiety Level Anxiety Reduction a. Untuk memudahkan
dengan adanya stresor Setelah dilakukan tidakan a. Gunakan pendekatan yang dalam menurunkan
keperawatan selama 1x60 menit menenangkan kecemasan
diharapkan klien tidak ansietas b. Nyatakan dengan jelas harapan b. Untuk mengetahui
dengan kriteria hasil : terhadap perilaku klien harapan yang
a. Perasaan gelisah c. Berikan informasi faktual terkait diinginkan klien
b. Tidak dapat bersitirahat diagnosis, perawatan dan c. Untuk memberikan
c. Pemahaman tentang prognosis pengertian kepada klien
penyakit d. Bantu klien mengidentifikasi mengenai gangguan
situasi yang memicu kecemasn kesehatan yang
e. Intruksikan klien untuk dialaminya
menggunakan teknik relaksasi d. Agar klien mengetahui
penyebab kecemasan
yang dialaminya
e. Agar pasien dapt
mengatasi kecemasa
secara mandiri

F. Implementasi dan Evaluasi


Dx Tanggal Implementasi Evaluasi
Hipertermia 8 Oktober 2018 a. Memantau suhu dan tanda-tanda vital lainya S : Pasien mengatakan lemas, demam
berhubungan b. Memoonitor warna kulit masih naik turun
dengan c. Memonitor intake dan output O : Kesadaran komposmetis
dehidrasi d. Memberi cairan IV (Infus RL 20tpm) TD 110/70
e. Memonitor hidrasi (turgor kulit, kelembapan Nadi 84
membran mukosa) Suhu 36,8
f. Meningkatkan intake cairan dan nutrisi Akral hangat
g. Mengkolaborasi pemberian obat antipiretik Makan +
Minum +
BAB –
A : Masalah keperawatan teratasi
sebagian
P : Lnjutkan Intervensi

9 Oktober 2018
pukul 07.00

Aziz Hidayatulloh
Ansietas 8 Oktober 2018 a. Menggunakan pendekatan yang menenangkan S : Pasien mengatakan kecemasanya
berhubungan b. Menyatakan dengan jelas harapan terhadap perilaku mulai berkurang
dengan stressor klien Pasien mengatakan telah mengetahui
c. Memberikan informasi faktual terkait diagnosis, mengenai masalah yang dialaminya
perawatan dan prognosis O : pasien terlihat lebih tenang
d. Membantu klien mengidentifikasi situasi yang Pasien dapat melakukan tenik rrelaksasi
memicu kecemasn nafas dalam secara mandiri
e. Mengintruksikan klien untuk menggunakan teknik A : masalah keperawatan teratasi
relaksasi (teknik nafas dalam) sebagian
P : pertahankan kondisi pasien

8 Oktober 2018
Pukul 10.00

Aziz Hidayatulloh