Anda di halaman 1dari 12

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A.DasarTeori

Sistem saraf pusat manusia adalah suatu jalinan jaringan


saraf yang kompleks, sangatkhusus dan saling berhubungan satu
sama lain. Sistem saraf berfungsi untuk mengkoordinasi, menafsirkan
dan mengontrol interaksi antara individu dengan lingkungan
sekitarnya. Susunan saraf pusat terdiri atas otak besar, batang
otak, otak kecil dan sum-sum tulang belakang.Obat yang bekerja pada
sistem saraf pusat terbagi menjadi obat anti konvulsi, psikotropik,
anestetik umum hipnotik-sedatif, antiperkinson analgesik-a n t i
p i r e t i k s e r t a a n t i i n f l a m a s i . (Ganiswarna,1995).
Sistem saraf adalah salah satu organ yang berfungsi untuk
menyelenggarakan kerjasama yang rapih dalam organisasi dan koordinasi
kegiatan tubuh. ( Setiadi, 2007 )
Obat - obat psikotropik merupakan obat yang mempunyai fungsi
psikis, kelakuan dan pengalaman. Pada tahun 1922–1937 penyakit jiwa
diobati dengan candu, skopalamin, dan barbiturate.Obat - obat ini masih
harus dilengkapi dengan cara-cara lain, misalnya seperti kerja kreatif,
syok insulin, bahkanpembelahanotakschizotherenia yang parah.
Adapunobat yang bekerja terhadap SSP dapat dibagi dalam beberapa
golongan besar yakni :
1. Psikotropika yang meliput:
a. Psikoleptika :jenis obat yang pada umumnya menekan dan
menghambat fungsi - fungsi tertentu dari SSP, yakni hipnotika,
sedative, dan tranquilizers, dan antipsikotika.
b. Psiko - analeptika : jenisobat yang menstimulasi seluruh SSP, yakni
antidepresive dan psikostimulansia. ( Tjay, 2007 )
2. Jenis obat untuk ganguan neuorologis, sepertiantieleptika, Ms, penyakit
Parkinson, dan demensia.
3. Jenis obat yang menghalauatau memblokirperasaansakit :analgetika,
antiradang / rematikdannarkotika, anastetikumumdan lokal.
4. Jenisobat vertigo danobat migraine
Analgetikadalah obat-obatatauzat- zat yang
mengurangidanmenghilangkan rasa
nyeritanpamenghilangkankesadaran.Contohnyaasammefenamatdanantal
agin.Obatanalgetikdigolongkanmenjadi :
a. Analgetikaperifer( non – narkotik ), yang terdiridariobat- obatyang
tidakbersifatnarkotikdantidakbekerjasentral.
Analgetikaantiradangtermasukkelompokini.
b. Analgetikanarkotikkhususdigunakanuntukmenghalau rasa
nyerihebat, sepertipadafracturadankanker.
Antipiretikadalahobat –obatatauzat- zat yang
dapatmenurunkansuhubadanpadakeadaandemam.Contohnya
paracetamol dan ibuprofen.

B. Uraian Bahan Yang Digunakan


1. Aquadest (FI III,Hal 96)
NamaResmi : AQUA DESTILLATA
Nama Lain : Aquadest
RM/BM : H2O/18,02
Pemerian : Cairanjernih, tidakberwarna, tidakberbau,
tidakberasa.
Penyimpanan :Dalamwadahtertutupbaik.
Kegunaan : Sebagaipelarut.
Strukturmolekul :
2. Alprazolam o,5 mg ( FI IV 1995 Hal.79 ).

Nama kimia : 8- kloro-1 metil-6-feniu-4H-s-triazolo [4,3-4,3α

benzodiazepine.

Rumus molekul : C17H13CIN4

Berat molekul: 308,77

Pemerian : serbuk hablur putih sampai hamper putih,


melebur pada lebih kurang 2250.

Kelarutan : tidak larut dalam air, sukar larut dalam etil


asetat, agar sukar sukar larut dalam aseton,
larut dalam methanol, mudah larut dalam
kloroform.

Kegunaan : sebagai obat ansietas dan depresi.

Sruktur molekul :

3. Antalgin (FI III 1979 Hal.369)


Nama resmi : METHAMPYRON
Nama lain : Antalgin,metampiron
Rumus Molekul : C13H16N3NASO4H2O
Berat molekul : 351,37
Pemerian : Serbuk hablur, putih atau putih kekuningan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan : Sebagai obat analgetik dan antipiretik
Struktur molekul :

4. Asam Mefenamat ( FI IV 1979 Hal.43)


Nama resmi : ACIDUM MEFENAMICUM
Nama lain : Asam Mefenamat
Rumus molekul : C15H13NO3
Berat molekul : 241,29
Pemerian : Serbuk hablur, putih atau hampir putih
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup
Kegunaan : Sebagai obat analgesik
Efek samping: Sistem pencernaan : Mual, muntah diare, dan
rasa sakit pada abdominal.
Dosis:Digunakan melalui mulur (peroral) sebaiknyasewaktu
makan. Dewasa dan anak-anakdiatas 14
tahun : Dosis awal yang dianjurkan 500 mg
kemudian dilanjutkan 250 mg.
Strukturmolekul:

5. Diazepam (FI III 1995 Hal.211)


Zat aktif : Diazepam 2 mg
Golongan obat : Benzodiasepin.
Indikasi: Untuk pengobatan jangka pendek pada gejala ansieta.
Sebagai terapi tambahan untuk meringankan
spasme otot rangka karena inflasiatau trauma.
Efek samping :Mengantuk, ataksia, kelelahan, erupsi pada
kulit, edema, mual, dan konstipasi sakit
kepala, amnesia, hipotensi, dan retensi urin.
Strukturmolekul :

6. Ibuprofen(FI IV 1995 Hal. 449)

Nama zat aktif : ibuprofen

Berat molekul : 206,3 g/mol

Rumus molekul : C13H18O2

Pemeriaan : serbuk hablur, putih hingga hamper putih,


berbau khas lemah

Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air, sangat mudah


larut dalam etanol, methanol, dalam aseton
dan dalam klorofom, sukar larut dalam etil asetat.

Kegunaan : analgetik, antipiretik dan anti inflamasi

Struktur molekul :

7. Na.CMC ( FI III 1979 Hal: 401)


Nama resmi : NATRII CARBOXYMETHIL CELLULOSUM
Nama lain : Natrium karboksimetil selulosa
Pemerian : Serbuk atau butiran putih atau kuning gading,
tidak berbau, dan bersifat higroskopik
Kelarutan :Mudah terdispersi dalam air membentuk
suspensi koloid, tidak larut dalam etanol.
Kegunaan : Sebagai kontrolataupembanding
Strukturmolekul :

8. Paracetamol (FI III, 1979 Hal.37)


Nama Resmi : ACETAMINOPHENUM
Nama lain : Asetaminofen, Paracetamol
RM/BM : C8H9NO2 / 151,16
Suhu lebur : 1690
Pemerian : Hablur, serbuk hablur putih ; tidak berbau
dan rasa pahit .
Kelarutan :Larut dalam 70 bagian air, dalam bagian
etanol (95%) P, dalam 13 bagian aseton P,
dalam 40 bagiangliserol P, dan dalam 9
bagianpropilengglikol ; larut dalam larutan alkali
hidroksida.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung cahaya
Khasiat : Analgetik, antipiretik
Kegunaan : Sebagai sampel
Struktur molekul :
9. Pepton (FI IV 1995 Hal.1191)

Nama resmi : Pepton

Pemerian : Serbuk, kuning kemerahan sampai coklat,

bau khas tidak busuk.

Kelarutan :Larut dalam air, memberikan larutan

berwarna coklat kekuningan yang bereaksi

asam.

Kegunaan : sebagai penginduksi demam.

C. UraianHewanUJi

a. TikusPutih ( Rattusnorvergicus )
Klasifikasitikusputihadalahsebagaiberikut :

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mamalia

Ordo : Rodentia

Family : Murinae

Genus : Rattus

Species : Rattus novergicus.

Morfologitikusputihadalahsebagaiberikut :
Memilikikepala, badan, danleher yang terlihatjelas,
tubuhnyatertutuprambut, ekornyabersisik, kadang –
kadangberambut.Merupakanhewan liar,
mempunyaisepasangdauntelingadanbibir yang lentur.
DAFTAR PUSTAKA

1. Farmakope Indonesia Edisi III.1979.

2. Ganiswarna. G Sulistia. 1995. FarmakologidanTerapiEdisi

4. Jakarta : Gaya baru.

3. Setiadi. 2007. AnatomidanFisiologiManusia. GrahaIlmu.

Yogyakarta.

4. Tjay. Tan Hoan. 2007. Obat- ObatPenting. PT Elex Media

Komputindo, Jakarta.

5. PenuntunPraktikumFarmakologidanToksikologi STIFA

Pelita Mas Palu.2018/2019.