Anda di halaman 1dari 8

PRE PLANNING LOKAKARYA MINI I

DI WILAYAH RW V KELURAHAN KANGKUNG


KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK

Disusun Oleh :
PROGRAM PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2018

PRE PLANNING LOKAKARYA MINI I


DI RW V KELURAHAN KANGKUNG KEC. MRANGGEN KAB. DEMAK

A. Latar Belakang
Komunitas adalah kelompok sosial yang tinggal dalam suatu tempat, saling
berinteraksi satu sama lain, saling mengenal serta mempunyai minat dan interest yang
sama (WHO). Komunitas adalah kelompok dari masyarakat yang tinggal di suatu
lokasi yang sama, di bawah pemerintah yang sama, area atau lokasi yang sama
dimana mereka tinggal, kelompok sosial yang mempunyai interest yang sama (Riyadi,
2007). Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka
dibutuhkan perawatan kesehatan masyarakat.
Perawatan kesehatan masyarakat itu sendiri adalah bidang keperawatan yang
merupakan perpaduan antara kesehatan masyarakat dan perawat yang didukung peran
serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara
berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara
menyeluruh, melalui proses keperawatan untuk meningkatkan status kesehatan
masyarakat. Lokakarya mini 1 merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan
untuk memaparkan hasil pengkajian dalam suatu wilayah.
Dari hasil pengkajian tanggal 25-26 November 2018 diperoleh data dari
observasi,wawancara dan wins shield survey ditemukan warga yang mengolah
sampah dengan cara dibakar dan asap mengarah ke pemukiman warga sekitar dalam
radius 200 m – 1,5 km. Hasil observasi sebagian besar di RW 5 Mengelola sampah
dengan cara dibakar di pekarangan depan rumah.
Setelah melakukan observasi selama 30 Menit di temukan 6 kendaraan sepeda
motor yang melintasi, kondisi jalan berdebu setelah motor melintas yang
menyebabkan debu masuk ke rumah warga.
Terdapat 10 rumah dari 30 rumah yang memelihara ayam , masih ada jarak satu
rumah dengan rumah lainya, baik dari samping maupun dari belakang,hampir terdapat
pohon didepan rumah. Sebagian besar rumah warga beratap genting,memiliki jendela
dan berlantai
Berdasarkan informasi dari petugas puskesmas Mranggen 1, angka kunjungan
pasien Hipertensi dalam 1 bulan terakhir mendapat urutan kedua setelah
remathoid atritis. Hasil wawancara yang dilakukan pada petugas puskesmas
mranggen 1 Diperoleh data kunjungan terakhir sejumlah 443. Kemudian petugas
puskesmas mengatakan diwilayah RW V belum ada penyuluhan kesehatan terkait
masalah hipertensi.
Menurut Ketua Posbindu 3 bulan terakhir Penyakit tertinggi adalah HT dan
DM. Dari wawancara yang dilakukan dengan Kader posyandu lansia yaitu
terdapat 35-40 lansia yang ada di RW V mengikuti kegiatan posbindu dari 120
lansia yang dilakukan setiap 35 hari sekali. menurut kader lansia banyak lansia
yang terkena penyakit hipertensi dan nyeri sendi. Berdasarkan data yang
didapatkan dari puskesmas Mranggen penyakit hipertensi menduduki urutan ke 2
dari 10 penyakit terbanyak, Dari data tersebut merujuk masalah keperawatan
resiko penyakit degenerative hipertensi i pada lansia di RW V.
Dari hasil penyebaran angket di 10 RT yang terdapat di RW V Kelurahan
kangkung tanggal 25-27 November 2018 dari 300 reponden atau sejumlah 30 kk
setiap RT warga yang menderita hipertensi sebanyak 20% atau 62 Orang,Warga
yang menderita Diabetes mellitus sebanyak 8% atau 23 orang ,warga yang
menderita TB sebanyak 1% atau 3 orang ,warga yang menderita DBD 0% atau 1
orang. Pengetahuan Warga tentang hipertensi ada 40% sebanyak 121 kk dan
Pengetahuan warga tentang DM ada 28% yaitu sebanyak 85 kk ,Pengetahuan
warga tentang TB sejumlah 13% atau 38 kk dan yang mengetahui tentang DBD
sejumlah 49 % atau 148 kk .
Warga yang memiliki angota keluarga yang merokok sebanyak responden
65% atau 196 orang , sedangkan jumlah yang tidak memiliki anggota keluarga
yang tidak merokok sebanyak 35% atau 104 orang. Jumlah responden yang
melakukan cara pengolahan sampah dengan cara dibakar sebanyak 100% atau
299,dan 0% atau 1 orang responden yang cara pengolahan sampahnya dengan cara
lainya.

Makanan asin mengandung banyak natrium yang akan mengikat lebih banyak
cairan dalam tubuh. Cairan yang tertahan akan meningkatkan volume darah
menyebabkan pembuluh darah pada ginjal menyempit dan menahan aliran darah
sehingga ginjal memproduksi hormon renin dan angiotensin yang menyebabkan
peningkatan aliran tekanan darah. Untuk memperlancar upaya dalam mengatasi
masalah kesehatan yang terdapat di RW V Kelurahan kangkung, maka kami akan
melibatkan masyarakat dengan mengadakan Lokakarya Mini I di wilayah RW V
Kelurahan Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Semarang.

B. Topik Kegiatan
Lokakarya Mini ke-1 dengan substansi materi :
1. Mempresentasikan hasil pengkajian di RW V Kelurahan Kangkung
Kecamatan Mranggen Kabupaten Semarang.
2. Membuat perencanaan dalam mengatasi masalah kesehatan di RW V
Kelurahan Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Semarang.

C. Waktu dan Tempat


Hari/tanggal : Jumat, 30 November 2018
Waktu : 20. 00 WIB s.d selesai
Tempat : Kediaman Bapak Kamisan RW6
D. Sasaran dan Target
1. Sasaran
Warga di RW V Kelurahan Kangkung Kecamatan Mranggen
Kabupaten Semarang.
2. Target
Tamu undangan Kepala desa 1 Orang, Kepala dusun 1 orang ,Ketua
RW 1 orang , RT 1-10 sejumlah 10 orang, Kepala Puskesmas sejumlah
1 orang, kader posyandu sejumlah 10 orang, perwakilan warga
sejumlah 20 orang, mahasiswa UNIMUS 20 orang. Totalnya sebanyak
54orang.
E. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memaparkan masalah kesehatan yang ada dan menyusun rencana
kegiatan untuk mengatasi masalah kesehatan di wilayah RW V
Kelurahan Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Semarang
dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
2. Tujuan khusus
 Memberdayakan masyarakat untuk menghatasi masalah resiko
Hipertensi dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat untuk
berperilaku hidup sehat ( Pola makan dan menejemen stress) .
 Memberdayakan masyarakat untuk mengatasi masalah resiko
penyakit degeneratif (hipertensi dan dm) dengan cara
meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mengatur pola
hidup makan dan mengontrol kesehatannya.
 Memberdayakan masyarakat untuk mengatasi masalah resiko
Demam Berdarah dan penularan TBC
F. Metode
Pemaparan
Diskusi

G. Alat dan Media


1. LCD dan Laptop
2. Pengeras Suara
3. PPT
H. Materi
Substansi materi dalam kegiatan ini adalah tentang :
1. Penyajian data hasil pengkajian (Winshield Survey, wawancara, angket
atau kuesioner)
2. Pemberdayaan masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang
ada

I. Struktur Pengorganisasian
No Pengorganisasian Nama Mahasiswa Tugas
1. Penanggung Puji Astuti  Bertanggung jawab atas
jawab terlaksananya lokakarya mini
 Memberikan sambutan,
menyampaikan maksud dan
tujuan dari lokmin I
2. Penyaji Pudji Lestari  Menyampaikan materi
3. Moderator dan Bambang Aji  Memimpin curah pendapat
MC Prasetyo masyarakat
 Membacakan susunan acara dan
mengatur keseluruhan acara
musyawarah warga.
4. Notulen dan Maria Ledy Tania  Mencatat hasil musyawarah dan
Observer Novia Dewi P membuat laporan, membacakan
Karsi hasil atau kesimpulan lokmin I
 Melakukan pengamatan dan
mengevaluasi jalanya lokmin I
 Membuat laporan lokmin I
5. Fasilitator Taufik La Rosi  Menjadi mediator peserta selama
Fifi berjalanya musyawarah
Amiritha

6. Perlengkapan, Ella Putri  Menyiapkan fasilitas dan sarana


dokumentasi dan Nicki Ansera penunjang selama kegiatan
humas Irfan Kurniawan  Mendokumentasikan seluruh
kegiatan lokmin I
 Mendata warga yang akan di
undang dalam lokmin I serta
menyebarkan undangan
J. Strategi Pelaksanaan
- Setting :
11B T

Keterangan :
: Layar
: MC : Observer
: Penyaji
: Moderator
: Fasilitator
: Warga

K. Strategi Pelaksanaan
No Tahap Kegiatan
1. Pembukaan (10 menit)  Salam pembuka
 Pembacaan ayat suci Al-quran
 Sambutan
 Menyampaikan tujuan
2. Inti (60 menit)  Presentasi hasil winshield survey,
wawancara, dan angket
 Mendiskusikan rencana kegiatan
 Menyusun rencana tindak lanjut
 Kesimpulan
3. Penutup (10 menit)  Doa
 Salam penutup

L. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
1) Pre planning telah siap dan telah dikonsulkan dengan pembimbing
sebelum Lokakarya Mini I dimulai.
2) Tempat, waktu dan media siap sebelum Lokakarya Mini I dimulai.
3) Penyaji materi telah siap sebelum Lokakarya Mini I dimulai.
4) 75% panitia membuat kontrak waktu dengan warga tentang kegiatan yang
akan dilaksanakan.
5) 75% undangan sudah tersebar kepada tamu undangan.
6) Acara segera dimulai minimal 75% tamu undangan telah hadir.
2. Evaluasi Proses
a. 75% Moderator memimpin jalannya diskusi
b. 75% Pertemuan berjalan lancar, tepat waktu, dan peserta aktif dalam diskusi.
c. 75% Para tamu undangan
d. 75% Para tamu undangan mengikuti acara dari awal hingga akhir.

3. Evaluasi Hasil
a. 75% Sosialisasi mahasiswa dengan warga terlaksana dengan baik.
b. 75% Berhasil diidentifikasinya masalah kesehatan yang ada di masyarakat
RW V Kelurahan Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.