Anda di halaman 1dari 2

Haryo Bimo Wicaksono

03411540000043
Inversi B
INVERSI DALAM GEOFISIKA

Dalam dunia geofisika, proses inversi hampir diaplikasikan dalam setiap proses
pengerjaannya untuk mendapatkan model bawah permukaan. Proses inversi adalah suatu proses
pengolahan data lapangan yang melibatkan teknik penyelesaian matematika dan statistik untuk
mendapatkan informasi yang berguna mengenai distribusi sifat fisis bawah permukaan. Dari data
observasi yang terkumpul diolah secara matematis yang kemudian dijadikan sebuah model yang
mudah untuk dipahami.

Formulasi masalah inversi dapat dilakukan secara matematis dan/atau menggunakan


Software. Salah satu software yang digunakan yaitu MATLAB. Proses inversi secara umum
dibagi menjadi beberapa jenis salah satunya inversi model garis (linier). Berikut adalah contoh
pengerjaan inversi linier dengan menggunakan MATLAB.

CONTOH

Jika diberikan data observasi Kedalaman dan suhu dan diasumsikan konstanta m adalah yang
akan dicari maka secara persamaan linier dapat dikatakan bentuk liniernya yaitu

m1 + m2zi = Ti

Dengan z sebagai kedalaman dan T sebagai temperature.

Dan bentuk persamaan dari masing-masing kedalaman dan temperature yaitu

m1 + m2z1 = T1; m1 + m2z2 = T2; m1 + m2z3 = T3; m1 + m2z4 = T4; m1 + m2z5 = T5; m1 +
m2z6 = T6; m1 + m2z7 = T7; m1 + m2z8 = T8; m1 + m2z9 = T9; m1 + m2z10 = T10

jika persamaan diatas dijadikan menjadi sebuah matriks menjadi

Kemudian bentuk disederhanakan menjadi

Gm = d
dimana d adalah data yang dinyatakan dalam vektor kolom, m adalah model parameter, juga
dinyatakan dalam vektor kolom, dan G disebut matrik kernel.

Kemudian untuk mendapatkan nilai m yaitu bentuk menjadi

Diberikan data observasi

Kedalaman = [6 12 25 40 50 60 70 80 90 100]
Temperature =[30 45 48 50 52 55 57 60 65 70]
Dengan perintah MATLAB

m= inv(G’*G)*G’*d