Anda di halaman 1dari 10

BAB I

SUMBER DAYA ENERGI

1.1 Definisi Sumber Daya Energi

Sumber daya merupakan suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau
unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-
fisik. Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang,
dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah
sumber daya yang dapat diperbaharui atau terbarukan (renewable resources) dan sumber
daya yang tidak dapat diperbaharui atau tidak terbarukan (non-renewable resources).
Sumber daya yang dapat pulih termasuk kedalam jenis tanaman dan hewan (sumber daya
hayati).
Sumber daya energi adalah sumber daya alam (SDA) yang dapat diolah oleh
manusia sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan energi. Sumber daya energi ini
disebut sumber daya energi primer, yaitu sumber daya energi dalam bentuk apa adanya
yang tersedia di alam. Contohnya adalah pembangkit listrik tenaga angin yang
memanfaatkan angin untuk menggerakan kincir agar menghasilkan listrik, sehingga
pasokan listrik tetap ada. Adapun pembagaian sumber daya alam energi yang saat ini
banyak ditemui adalah sumber daya alam energi konvensional dan sumber daya alam
energi terbarukan.

1. Sumber Daya Alam Energi Konvensional

Sumber daya alam energi konvensional merupakan sumber daya alam


yang berasal dari alam yang saat ini dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi
kebutuhan hidup sehari-harinya. Adapun yang termasuk kedalam sumber daya
alam energi konvensional adalah :
A. Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan hasil dari sisa tanaman dan hewan yang
terkubur selama jutaan tahun. Minyak bumi dapat diperoleh dengan
melakukan pengeboran.

Sumber : www.triciclosclos.tk.

Gambar 1.1 Proses pembentukan minyak bumi dan gas

Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang bersifat terbatas dan
untuk mendapatkannya membutuhkan waktu yang lama seperti yang telah
dijelaskan pada proses pembentukan minyak bumi. Adapun hasil olahan
minyak bumi diantaranya adalah minyak tanah, bensin, LPG, solar, avtur,
avgas serta kerosin. Penggunaan hasil minyak bumi dimasa sekarang
cukup konsumtif, hal ini membuat cadangan minyak bumi menjadi
semakin menipis. Oleh karena itu perlu dilakukan penghematan pada
penggunaan hasil olahan minyak bumi seefisien mungkin dalam
kehidupan sehari-hari.
B. Batu Bara

Batu bara merupakan salah satu batuan yang memiliki kegunaan


sebagai bahan bakar fosil. Batu bara didapatkan dari proses pembakaran
batuan sedimen yang mengendap, akan tetapi unsur utama dalam batu bara
berasal dari sisa-sisa tumbuhan. Adapun unsur-unsurnya adalah hidrogen,
oksigen dan karbon. Pemanfaatan batu bara dalam kesehariannya
diantaranya adalah sebagai bahan utama dalam sumber tenaga pembangkit
listrik, sebagai bahan pembuatan baja, dapat dijadikan sebagai gas jika
masih didalam tanah, sebagai bahan dalam pembuatan methanol, sebagai
bahan bakar, serta produk kimia lainnya.

C. Gas Alam

Gas alam merupakan salah satu bahan bakar fosil yang memiliki
ciri mengandung banyak metana (CH4). Dalam kehidupan, gas alam
dimanfatkan sebagai bahan bakar kendaraan, dan juga dimanfaatkan
sebagai sumber energi dalam keperluan rumah tangga (LPG), dijadikan
sebagai bahan utama dalam PLTU serta dapat dijadikan sebagai sumber
energi pembangkit listrik.

2. Sumber Daya Alam Energi Terbarukan

Sumber daya alam energi terbarukan merupakan salah satu jenis sumber
daya alam yang tidak terbatas dan memiliki banyak suku cadang. Adapun yang
termasuk dalam kategori ini adalah:

A. Energi Angin

Energi angin adalah sumber daya alam yang sifatnya tidak konstan.
Energi jenis ini merupakan jenis sumber daya alam energi terbarukan yang
memiliki potensi cukup baik. Di Indonesia sendiri energi angin digunakan
untuk menghantarkan para nelayan melaut dengan istilah angin laut dan
angin darat. Akan tetapi angin juga dapat dimanfaatkan sebagai tenaga
alam pembangkit listrik dengan menggerakan generator yang terdapat
pada kincir angin, generator tersebut dapat menghasilkan listrik yang

Sumber : reich-chemistry.wikispaces.com.

Gambar 1.2 Pemanfaatan energi angin

dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari hari, selain itu juga energi
angin dapat dimanfaatkan dalam fisika seperti penerapan prinsip
aerodinamika, dapat dijadikan sebagai menentu arah serta dimanfaatkan
dalam pendingin mesin. Adanya energi angin ini tentunya dapat
dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya mengingat banyak sekali manfaat
yang didapat dari energi angin tersebut.
B. Energi Matahari

Sumber : pedisonenergy.com.

Gambar 1.3 Pemanfaatan energi matahari

Energi matahari atau sering disebut sebagai energi surya merupakan


sumber daya alam energi yang dapat ditemukan setiap harinya. Energi
matahari ini dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan maupun manusia seperti
dapat dijadikan energi dalam proses fotosintesis tumbuhan, sebagai tenaga
pembangkit listrik panel surya tenaga matahari, menyehatkan tubuh
manusia, dapat dijadikan sebagai energi untuk mengeringkan tanah dan
lain sebagainya.

C. Geothermal

Geothermal atau energi panas bumi merupakan salah satu energi


yang berasal dari dalam bumi yang terbentuk di kerak bumi bagian dalam.
Berdasarkan penelitian, suhu yang ada di pusat bumi berkisar 5400 derajat
Celcius.
Sumber : oilprice.com.
Gambar 1.4 Pembangkit listrik geothermal.

Mengetahui hal tersebut maka geothermal ini dimanfaatkan sebagai tenaga


pembangkit listrik dengan presentasi 90% dalam menghasilkan listrik. Di
Indonesia sendiri memiliki presentasi sekitar 40% dari geothermal, akan
tetapi belum dimanfaatkan sepenuhnya.

D. Aliran Air atau Sungai

Aliran air atau sungai dapat ditemukan di sekitar kita. Pemanfaatan


aliran air atau sungai ini salah satunya adalah dapat dijadikan sebagai
energi penggerak kincir air untuk pembangkit listrik tenaga air. Akan
tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi laut serta
dimanfaatkan dalam irigasi pertanian.
Sumber : www.goodenergy.cl.
Gambar 1.5 Pemanfaatan aliran air

Mengetahui manfaatan aliran air beragam, maka air tersebut


tentunya harus dijaga kebersihannya. Adapun cara melestarikan air salah
satu yang mudah adalah dengan tidak membuang sampah dan limbah di
sungai.

E. Energi Biomassa

Energi biomassa merupakan salah satu jenis bahan bakar yang


dihasilkan dari proses konversi bahan biologis. Biologis disini yang
dimaksud adalah tumbuhan. Adapun contoh dalam lingkungan kita yang
dapat dijadikan sebagai sumber energi biogas diantaranya adalah limbah
pertanian seperti jerami dan kotoran ternak dapat diolah menjadi bahan
bakar penghasil listrik ataupun panas, biogas yang diambil dari proses
pemecahan bahan organik yang berasal dari kotoran hewan ataupun
manusia. Dan terakhir adalah kayu yang dibakar untuk menghasilkan
energi panas, akan tetapi pembakaran kayu secara perlebihan akan
menyebabkan efek rumah kaca.
F. Laut

Energi dari laut yang dimanfaatkan disini adalah arus laut,


gelombang air laut serta perbedaan suhu laut. Arus laut dimanfaatkan
untuk pergerakan naik turun kapal oleh air laut, sedangkan gelombang air
laut dapat dimanfaatkan sebagai penjaga kestabilan iklim serta suhu di
dunia dan juga meningkatkan keanekaragman hayati di bawah laut. Untuk
perbedaan suhu disini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu arus suhu dingin dan
arus suhu panas. Arus suhu dingin merupakan arus laut yang membawa
muatan (kapal) ke arah garis lintang yang posisinya lebih lebih rendah,
sedangkan arus suhu panas merupakan kebalikan dari arus suhu dingin,
yaitu dengan membawa muatan menuju garis lintang yang posisinya lebih
tinggi.

1.2 Potensi SDA di Indonesia

Sumber : www.materisma.com.
Gambar 1.6 Peta persebaran SDA di Indonesia
Indonesia merupakan negara dengan letak geografis yang strategis. Hal ini
menunjukkan betapa kaya Indonesia akan sumber daya alam dengan segala flora, fauna
dan potensi hidrografis dan deposit sumber alamnya yang melimpah. Sumber daya alam
Indonesia berasal dari pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan,
perkebunan serta pertambangan dan energi. Adapun potensi-potensi tersebut diantaranya.

 Berdasarkan usia tanaman, perkebunan di Indonesia dibagi menjadi dua


kelompok besar, yaitu tanaman semusim (tebu, tembakau, kapas, jarak,
sereh wangi, nilam dan rami) dan tanaman tahunan (karet, kelapa, kopi,
kelapa sawit, cengkeh, pala, kayu manis, panili, kemiri, pinang, asam jawa,
siwalan, nipah, kelapa deres, aren dan sagu). Sebagian besar budidaya
perkebunan berupa tanaman tahunan.

 Populasi peternakan di Indonesia terdiri atas populasi ternak besar seperti,


sapi perah, sapi potong, kerbau, dan kuda. Populasi ternak kecil meliputi:
kambing, domba, dan babi. Sementara populasi ternak unggas terdiri dari
ayam kampung, ayam ras petelur, ayam ras pedaging dan itik. Diantara
hasil ternak yang saat ini memiliki prospek ekspor adalah kulit olahan
(disamak).

 Berdasarkan fungsinya, hutan Indonesia dibagi menjadi empat jenis, yaitu


hutan lindung, hutan produksi, hutan suaka alam, dan hutan wisata.
Produksi kehutanan berupa kayu hutan, baik kayu bulat, kayu gergajian
maupun kayu lapis. Dari hasil hutan tersebut, yang saat ini menjadi produk
andalan Indonesia untuk kegiatan ekspor adalah kayu lapis.

 Fakta fisik bahwa dua per tiga wilayah Indonesia berupa laut, maka sumber
daya alam di laut memiliki potensi yang sangat besar. Selain mengandung
minyak, gas, mineral dan energi laut non-konvesional, serta harta karun
yang sudah mulai digali meskipun masih terbatas, laut juga menghasilkan
ikan yang potensi lestarinya diperkirakan sebesar 6, 4 juta ton per tahun.
Saat ini yang baru dimanfaatkan sekitar 70 %. Pengembangan sumber daya
kelautan dan perikanan dikelompokkan dalam lima industri kelautan, yaitu
industri perikanan, industri mineraldan energi laut, industri maritim,
termasuk industri galangan kapal, industri pelayaran (transportasi laut) dan
industri pariwisata (wisata bahari dan kawasan konservasi). Saat ini yang
menjadi andalan ekspor perikanan Indonesia adalah udang dan Tuna.

 Sebagian besar lahan perkebunan yang luas di Indonesia menghasilkan


komoditas pertanian atau hasil bumi yang bermacam-macam untuk
diperdagangkan. Indonesia adalah salah satu dari tiga negara penghasil
terbesar karet di dunia, terbesar ketiga penghasil kopi, dan salah satu
penghasil utama dunia untuk kelapa, tembakau, kakao dan rempah-rempah.

 Wilayah Indonesia kaya akan cadangan mineral seperti timah, tembaga,


emas, bauksit, nikel, dan sebagainya. Indonesia juga dikenal sebagai
eksportir terbesar gas alam cair (liquefied natural gas/LNG). Penghasilan
dari ekspor minyak telah mendatangkan devisa terbesar bagi negara. Selain
itu, upaya pengembangan sumber energi alternatif terus diupayakan.
Adapun untuk pembangunan pusat pembangkit energi tenaga panas bumi
(geotermal) dan energi tenaga air (hidroelektrik) terus diusahakan.