Anda di halaman 1dari 45

RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM

Jalan Bung Karno No. 143 Pagutan Mataram – NTB


Telp. (0370) 645137 Fax. (0370) 645138
Email: info@rsbiomedika.co.id Homepages: www.biomedikamataram.wordpress.com Kode Pos: 83117

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM


Nomor: / /RSBIOMEDIKA/2015
TENTANG
PEMBERLAKUAN SIMBOL, SINGKATAN PENYAKIT ATAU TINDAKAN MEDIS
DI RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM

DIREKTUR RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM

Menimbang :
a. Bahwa dalam rangka meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas, serta pemecahan berbagai
masalah yang timbul di lingkungan Rumah Sakit Biomedika Mataram, perlu adanya musyawarah
melalui rapat/pertemuan secara berkala.
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan
Keputusan Direktur Rumah Sakit Biomedika Mataram tentang Pelaksanaan Rapat / Pertemuan
Secara Berkala Rumah Sakit Biomedika Mataram.
Mengingat :
1. Undang-undang Nomor 64 tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tk.1 Bali, Nusa
Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
2. Undang-undang Nomor 10 tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.
3. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah sebagaimana telah diubah
dengan undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-
undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 32 Tahun 2005
tentang perubahan atas undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah
menjadi undang-undang.
4. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran.
5. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
6. Undang-undang Nomor 44 tentang Rumah Sakit
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal
Rumah Sakit.
8. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat
dan daerah.
9. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektora, Bappeda
dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagimana telah diubah dengan
peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan atas
Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 8 Tahun 2008 tentang Organisasi Tata
Kerja Dinas-dinas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
10. Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 41 Tahun 2011 tentang Perubahan atas
Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 22 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas, Fungsi
dan Tata Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : Keputusan Direktur Rumah Sakit Biomedika Mataram tentang Pemberlakuan symbol,
singkatan tanda bahaya dan penyakit serta tindakan di Rumah Sakit Biomedika Mataram.
KEDUA : Pemberlakuan symbol, singkatan tanda bahaya dan penyakit serta tindakan di Rumah
Sakit Biomedika Mataram sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.
KETIGA : Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya Surat Keputusan ini dibebankan pada
anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Biomedika Mataram
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari ternyata
terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Mataram
Pada Tanggal
DIREKTUR RUMAH SAKIT BIOMEDIKA
MATARAM

dr. STEPANUS GUNAWAN


NIK.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena dengan rahmat dan
karunia-Nya “Buku Singkatan dab Simbol di Rumah Sakit Biomedika Mataram” dapat terselesaikan.
Buku ini di susun dalam rangka menyamakan persepsi dalam menggunakan singkatan untuk
meningkatkan pelayanan dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi serta dalam rangka
mendukung visi Rumah Sakit Biomedika Mataram yaitu “Pelayanan kesehatan yang ideal meliputi proses
diagnose, terapi dan pemulihan yang dilakukan secara professional, ilmiah dan bermutu yang dilandasi
dengan sentuhan kemanusiaan yang memberikan rasa aman dan nyaman. Disamping itu perlu penerangan
kesehatan yang memadai dengan tujuan agar penderita mampu menghadapi masalah kesehatannya”.
Demi kesempurnaan isi buku ini, maka kami sangat mengharap masukan dan saran perbaikan
untuk pencapaian hasil yang lebih baik di tahun yang akan datang. Semoga buku Singkatan dan Simbol di
Rumah Sakit Biomedika Mataram ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Mataram,
DIREKTUR RUMAH SAKIT BIOMEDIKA
MATARAM

dr. STEPANUS GUNAWAN


NIK.
DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Singkatan, simbol dan penulisan dosis yang tidak boleh digunakan
1. Daftar singkatan yang tidak boleh digunakan
2. Penulisan dosis yang tidak boleh digunakan
3. Penulisan singkatan nama obat yang tidak boleh digunakan
4. Penulisan nama obat yang dipendekkan
5. Penulisan simbol yang tidak boleh digunakan
Daftar Singkatan Yang Di Gunakan di Rumah Sakit Biomedika Mataram
Daftar Simbol-Simbol Di Rumah Sakit Biomedika Mataram
International Phonetic Alphabet
Daftar Pustaka
DAFTAR SINGKATAN, SIMBOL DAN PENULISAN DOSIS YANG TIDAK BOLEH
DIGUNAKAN

Menurut Lembaga Keamanan Praktik Kedokteran (Institute for Safe Medication Practices), berikut adalah
singkatan, simbol dan penulisan dosis yang seringkali disalahartikan dan dapat menyebabkan bahaya
dalam praktik kedokteran. Dengan demikian, singkatan berikut TIDAK BOLEH digunakan dalam
menjelaskan berbagai informasi kedokteran.
1. Daftar Singkatan Yang Tidak Boleh Digunakan

Singkatan Yang Maksud Misinterprestasi Wajib Digunakan


Tidak Boleh Singkatan
Digunakan

Mg Mikrogram Disalahartikan sebagai ‘mg’ Tuliskan


‘mikrogram’
AD, AS, AU Telinga kana, Disalahartikan sebagai OD, OS, OU Tuliskan ‘telinga
telinga kiri, (mata kanan, mata kiri, masing- kanan’, ‘telinga
masing-masing masing mata) kiri’, ‘masing-
telinga masing telinga’
Cc Centimeter kubik Disalahartikan sebagai 'u’ (unit) Tuliskan ‘ml’
IN Intranasal Disalahartikan sebagai ‘IM’ atau ‘IV’ Tuliskan
‘intranasal’
HS Half-streght Disalahartikan sebagai ‘pada waktu Tuliskan ‘half-
(setengah tidur’ strenght’ atau
Hs kekuatan) Hours ‘waktu tidur
Disalahartikan sebagai ‘setengah
of sleep (pada (bedtime)’
kekuatan’
waktu tidur)
IU International Unit Disalahartikan sebagai ‘IV’ Tuliskan
(Intravena) atau 10 (sepuluh) ‘International unit’
atau ‘Unit”
o.d atau OD Satu kali sehari Disalahartikan sebagai mata kanan Tuliskan ‘satu kali
(once daily) (OD : OkularDekstra), menyebabkan sehari’ atau
obat oral diaplikasikan pada mata tuliskan ‘1dd1’
Per os Melalui mulut, OS disalahartikan sebagai mata kiri Tuliskan ‘PO’
per oral ( Okular Sinistra) ‘melalui mulut’
atau’per oral’
6PM, dan singkatan Setiap pukul 6 Disalahartikan sebagai setiap 6 jam Tuliskan ‘pukul 6
lainnya malam malam setiap hari’
U atau u Unit Disalahartikan sebagai angka ‘0’ atau Tuliskan ‘unit’
‘4’ menyebabkan overdosis
pemberian obat hingga 10 kali lipat
(contoh : 4U disalahartikan sebagai
‘cc’ sehingga obat diberikan dalam
volume bukan unit (contoh : 4u
disalahartikan sebagai 4 cc)
2. Penulisan Dosis yang Tidak Boleh Digunakan
Penulisan Dosis Maksud Penulisan Misinterprestasi Wajib Digunakan
Dosis
Angka ‘0’ 1 mg Disalahartikan sebagai Tidak boleh menuliskan
dibelakang koma 10 mg angka ‘0’ setelah koma (1
(contoh : 1,0 mg) mg)
Angka ‘0’ di depan 0,5 mg Disalahartikan sebagai Tidak boleh
koma pada penulisan 5 mg menghilangkan angka ‘0’
decimal (contoh: 0,5 di depan koma (0,5 mg)
mg)
Penulisan dosis dan Inderal 40 mg Disalahartikan sebgai Tempatkan spasi antara
obat langsung Tegretol 300 mg Inderal 140 mg dan nama obat, dosis dan
digabung tanpa spasi Tegretol 1300 mg satuan dosis
(contoh: Inderal 40
mg Tegretol 3000
mg)
Penulisan jumlah 10 mg Huruf ’m’ sering Tempatkan spasi antaara
dosis dan satuan 100 ml disalahartikan sebagai jumlah dosis dan satuan
dosis digabung angka ‘0’ dosis
(contoh: 10mg,
100ml)
Penulisan satuan Mg Tanda titik sering Tidak menggunakan
dosis dengan tanda mL disalahartikan sebagai setelah penulisan satuan
titik dibelakangnya angka ‘1’ jika cara dosis
(contoh: mg, mL.) penulisan buruk
Penulisan dosis yang 100.000 unit Disalahartikan dengan Menggunakan koma yang
besar tanpa 1.000.000 unit jumlah yang berbeda tepat pada jumlah dosis
penempatan tanda 1.000 unit atau lebih.
koma yang benar Dapat juga menggunakan
(contoh: 100000 kalimat, contoh: ‘100 ribu’
unit,1000000 units) dan ‘1 juta’ sehinga lebih
mudah dibaca.

3. Penulisan Singkatan Nama Obat yang Tidak Boleh Digunakan


Penulisan Maksud Penulisan Misinterprestasi Wajib Digunakan
Dosis Dosis
AZT Zidovudin Disalahartikan sebagai ‘azatriopin’ Ditulis dengan
atau ‘azetreonam’ ‘zidovudin’
HCI Asamklorida Disalahartikan sebagai kalium klorida Ditulis dengan lengkap
HCTZ Hidroklorotiazid Disalahartikan sebagai ‘hidrokortison’ Ditulis dengan
‘hidroklorotiazid’
MgSO4 Magnesium sulfat Disalahartikan sebagai ‘morfin sulfat’ Ditulis dengan
‘magnesium sulfat’
MS, Morfin sulfat Disalahartikan sebagai ‘magnesium Ditulis dengan ‘morfin
MSO4 sulfat’ sulfat’
ZnSO4 Zinc sulfat Disalahartikan sebagai ‘morfin sulfat’ Ditulis dengan ‘zink
sulfat’

4. Penulisan Nama Obat yang Dipendekkan


Penulisan Nama Maksud Penulisan Misinterprestasi Koreksi
Obat
“Nitro” drip Infus nitrogliserin Disalahartikan sebagai Ditulis dengan ‘Infus
infus ‘natrium nitrogliserin’
nitroprusid’
Norflox Norfloksasin Disalahartikan sebagai Ditulis dengan ‘norfloksasin’
‘Norflex’

5. Penulisan Simbol yang Tidak Boleh Digunakan


Penulisan Simbol Maksud Simbol Misinterprestasi Koreksi
‘˂’ dan ‘˃’ Lebih kecil dan lebih ‘˃’ disalahartikan sebagai Tuliskan ‘lebih dari’
besar dari ‘L’ dan’˂’ disalahartikan dan ‘kurang dari’
sebagai ‘7’
@ At Disalahartikan sebagai Ditulis ‘at’
angka ‘2’
& Dan Disalahartikan sebagai Ditulis ‘dan’
angka ‘2’
+ Tambah atau dan Disalahartikan sebagai Dituliskan ‘dan’
angka ‘4’
Jam Disalahartikan sebagai Ditulis dengan ‘jam’
angka ‘0’ (misal : q2˚
dibaca q20)

Keterangan :
Singkatan yang tercantum dalam Bab ini tidak boleh digunakan dalam bentuk huruf besar atau kecil,
dengan atau tanpa titik. Misalnya untuk singkatan QD, maka singkatan untuk qd, Q.D. juga dilarang
karena membingungkan dan dapat disalahartikan.
Daftar ini berlaku untuk seluruh instruksi dan seluruh dokumentasi terkait medikasi yang tertulis
(termasuk entry tulisan di komputer) atau pada formulir yang telah dicetak.
Pengecualian : Angka nol dibelakang koma dapat digunakan untuk memastikan akurasi nilai tertentu
misalnya hasil laboratorium, pemeriksaan radiologi untuk pengukuran lesi, atau ukuran kateter/selang.
Angka nol dibelakang tidak boleh digunakan pada peresepan dan dokumentasi terkait medis
lainnya.
DAFTAR SINGKATAN YANG DIGUNAKAN DI RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM

No Singkatan Makna/kepanjangan
1 % v/v = ml zat terlarut/ 1 L pelarut
2 % w/v = Gram zat terlarut/ 1 L pelarut
3 % w/w = Gram zat terlarut/ 100 gr pelarut
4 (H/L) = Hepat/lien atau hati/limpa
5 2A = Nacl 0,45% + dextrose 2,5 %
6 3D-CRT = 3D-conformal radiation therapy
7 4S = Staphylococcal scalded skin syndrome
8 5 – FU = 5 – fluorourasli
9 5P = pain, pallor, pulselsess, paresthesia, paralysis
10 6-MP = 6-merkaptopurin
11 6P = Pain, paloor, pulselsess, paresthesia, paralysis, poikilotherm
12 A = Arteri
13 AAA = Abdominal aortic aneurysm
14 AABR = Automated auditory branstem response
15 Ab = Antibody
16 ABA = Anti – brain antibody
17 ABAER = Automated brainsistem auditory evoked response
18 ABC = Airway, Breathing, Circulation
19 Abd == Abdomen
20 ABG = Alveolar Bond Graft
21 ABI == Ankle Brachiallindex
22 ABPI = Ankle Brachial Pressure Index
23 ABM = Alat bantu mendengar
24 ABNOM = Acquired bilateral nevus of ota-like macules
25 ABP = Arterial blood pressure
26 ABR = Auditory brainsistem response
27 AC = Assist control
28 ACA = Arteri Communican Anterior
29 Acc = Accepted/ disetujui
30 ACD = Actinomycin D
31 ACDF = Anterior Cervical Disectomy and Fuison
32 ACE = Angiotensin conveting enzyme
33 ACE-i = Angiotensin conveting enzyme inhibitor
34 ACFD = Acquired coagulation factor deficiency
35 Ach = Acethylcholine
36 ACL = Anterior cruciate ligament
37 ACLE = Acute cutaneous lupus erythematosus
38 ACLS = Advance cardiac life support
39 ACM = Arnold Ciari Malformation
40 ACS = Acute coronary syndrome
41 ACT = Alternate cover test
42 ACTH = Adrenocorticotropic hormone
43 ADDH = Hyperaktife attension deficit disorder
44 ADHD = Attention Deficit Hiperactivity Disorder
45 ADE = Antibody dependent enchandement
46 ADH = Antidiutetic hormone
47 ADL = Activities of daily living
48 ADO = Amplatzer ductal occlude
49 ADP = Adenosine diphospate
50 ADR = Advers drug reaction
51 ADS = Antidiphteria serum
52 AEP = Atopic eruption of pragnancy
53 AF = Atrial fibrillation
54 AFLP = Acute fatty liver pregnancy
55 AFP = Alpha – Fetoprotein
56 Ag = Antigen
57 AGA = Anggota Gerak Atas
58 AGB = Anggota Gerak Bawah
59 AGD = Analisis gas darah
60 AGEP = Acut generalized exanthematous pustilosis
61 AH = Antihistamin
62 AHA = Alpha hydroxy acid
63 AHC = Acute hemorrhagic conjungtivitis
64 AHF = Antihemophilic factor (faktor koagulasi darah VIII)
65 AI = Aortic valve insuffiency
66 AICA = Anterior Inferior Cerebral Artery
67 AIDP = Acute inflammation demyielinating polyneurophaty
68 AIDS = Acquired immuno deficiency syndrome
69 AIHA = Acute idiophatic haemolytic anemia
70 AINS = Antiinflamasi nonsteroid
71 AIS = Adolescent Idiopatic Scoliosis
72 AKDR = Alat kontrasepsi dalam rahim
73 AKE = Arteria karotis esterna
74 AKG = Angka Kecukupan Gizi
75 AKI = Acute kidney injury
76 AL = Arterialline
77 Alb = Albumin
78 ALI = Acute limb ischemia
79 ALL = Acute lymphoid leukaemia
80 ALP = Alkaline phospotase
81 ALS = Amyotrophic laterial sclerosis
82 ALT = Alanine aminotransferase
83 AM = Acute marginal
84 AMA = Anti-mitochodrial antibody
85 AMB = Angka metabolisme basal
86 AMI = Acute myocardial infarction
87 AML = Acute myelogenous leukemia
88 Amp = Ampul
89 AMP = Austin Moore Prothesis
90 AMT = Abbreviated Mental Test
91 AMVO = Amplatzer muscular venticular septal occlude
92 An. = Anak
93 ANA = Antinuclear antibodies
94 ANCA = Antineurophil cytoplasmic antibody
95 Ant. = Anterior
96 ANUG/P = Acute Necrotizing Ulcerative Gingivitis/Periodontitis
97 Ao = Aorta
98 AOP = Assesment of patients
99 AP = Antero-posterior
100 APC = Atrial premature complex
101 APD = Alat Pelindung Diri
102 APG = Antegrade pylography
103 ApoA = Apoliprotein A
104 ApoB = Apoliprotein B
105 APP = Apendistis
106 AP-PA = Anterior posterior-posterior anterior
107 APTT = Activated Partial Thromboplastin Time
108 APR = Abdomino Parineal Resection
109 APS = Atas Permintaan Sendiri
110 ApTT = Activated patrial thromboplastin time
111 APVD = Anomaly Pulmonal Vein Drainage
112 AR = Aortic regurgitation
113 ARA-C = Sitarabin
114 ARB = Angiotensin receptor blocker
115 ARDS = Acute respiratory distress syndrome
116 ARF = Acute Renal Failure
117 ARIA = Allergic rhinitis impact on asthma
118 ARMD = Age related macular degeneration
119 ARV = Antiretrovial
120 AS 6% = Amino steril 6%
121 ASA score = American Society of Anesthesiologist score
122 ASC = Anesthesia and surgical care
123 ASD = Atrial septal defect
124 AsDI = Asosiasi dietisien Indonesia
125 ASE = Artherosclerosis extremities
126 ASHD = Artherosclerosis heart diseases
127 ASI = Air susu ibu
128 ASKES = Asuransi kesehatan
128 ASO = Atrial septal occlude
130 ASSR = Auditory steady state responses
131 AST = Aspartate transaminase
132 AT = Anti – trypsin
133 ATN = Acute tubular necrosis
134 ATP = Adenosine triphospate
135 ATS = Anti tetanus serum
136 ATL = Achilles tendon lengthening
137 AuD = Autosomal dominant
138 AVSD = Atrio Ventricular Septal Deffect
139 AVB = Akne vulgaris berat
140 AVFs = Atriovenous Fistula’s
141 AVMs = Artery venous malformations
142 AVN = Avascular necrosis
143 AVNRT = Atri-venticular nodal recipproacting tachycardia
144 AVR = Aortic Valve Replacement
145 AVRT = Atrio-venticular reciproacting thacycardiac
146 AVS = Akne vulgaris sedang
147 AVSD = Atrio Venticular Septal Deffect
148 AVT = Audytori verbal therapy
149 AZA = Azelaic acid
150 b.a.c = Bawah arcus costae
151 B3 = Bahan berbahaya dan beracun
152 BA = Benda asing
153 BAB = Buang air besar
154 BAER = Brainsostem auditory evoked response
155 BAJAH = Biopsi aspirasi jarum halus
156 BAK = Buang air kecil
157 BB = Berat badan
158 BBB = Bundle branch block
159 BBLR = Bayi berat lahir rendah
160 BBLST = Bayi berat lahir sangat rendah
161 BC = Buffycoat concentrate
162 BCC = Basal Cell Carcinoma
163 BCIE = Bullous congental ichtyosiform erythroderma
164 BCPS = Bidirectional cavo-pulmonary shunt
165 BCS = Breast conserving surgey
166 BCT = Breas conserving teratmnt
167 BCVA = Best corrected visual acuity
168 BE = Base excess
169 BEE = Basal Energy Expenditure (in Burn)
170 BED = Biological effective dose
171 BERA = Brainsistem evoked response audiometry
172 BESF = Bedah sinus endoxcopic fungsional
173 BEV = Beam eye view
174 BH = Body height
175 BI = Bacterial index
176 Bicnat = Natrium bicarbonate
177 Bil D = Billirubin direk
178 Bil I = Billirubin indirek
179 BJ = Bunyi jantung
180 BKB = Natuk kronik berulang
181 BL = Borderline lepromatous
182 BL/R = Body left/right
183 BMHP = Bahan medis habis pakai
184 BMI = Body mass index
185 BMK = Besar masa kehamilan
186 BMP = Bone marrow puncture
187 BMR = Basal metabolisme rate
188 BMS = Burning mouth syndrome
189 BNC = Bladder neck contracture
190 BNI = Bladder neck incision
191 BNO/KUB = Blass nier overzicht / kidney ureter bladder
192 BNO IVP = Blass nier overzicht – intravenous pylography
193 BOA = Behavioral observation audiometry
194 BPH = Benigm prostate hyperplasia
195 BPJS = Badan penyelenggara jaminan sosial
196 BPO = Benzoyl peroxide
197 BPPV = Benign paroxysmal position vertigo
198 Bpx = Bawah procecus xiphideus
199 BRVO = Branch retinal vein occulasion
200 BS = Bubur saring
201 BSA = Body surface area
202 BSEF = Bedah sinus endoskopi fungsional
203 BSI = Blood stream infection
204 BT = Bleeding time
205 BT shunt = Blalock taussig shunt
206 BTA = Basil tahan asam
207 Btg = Batang
208 BTK = Banyak terima kasih
209 Btr = Butir
210 BU = Bising usus
211 BV = Bucco Versi
212 BW = Body weight
213 By. = Bayi
214 c/p atau j/p = Cor/pulmo atau jantung/paru
215 C3 = Complement 3
216 Ca = Carsinoma
217 CABG = Coronary artery bypoass graft
218 CaCO3 = Calcium carbonate
219 CaCx = Carsinoma cervix
220 CAD = Coronary artery diseases
221 CAE = Canalisis acusticus externus
222 CAF = Cylophosparmide, adriamycin, 5-FU
223 CAH = Chronic active hepatitis
224 CAMP =
225 C-ANCA =
226 CAP =
227 CAPD =
228 CAS =
229 CATHLAB =
230 CAVSD =
231 CB =
232 CBC =
233 CBDC =
234 CCK =
235 Cck =
236 CCLE =
237 CD =
238 CDH =
239 CDT =
240 CEA =
241 CEAP =
242 CEF =
243 CF =
244 CGA =
245 Cgy =
246 CHA =
247 =
248 =