Anda di halaman 1dari 1

Analgesik narkotik juga dikenal sebagai agonis narkotik dan bekerja

pada`sistem saraf pusat untuk meredakan rasa nyeri sedang hingga berat.
Agonis narkotik adalah obat-obatan yang menghilangkan rasa nyeri. Obat ini
aman dan efektif bila diberikan dengan benar. Obat ini berbasis opioid dan
digunakan untuk mengobati nyeri akut maupun kronis yang disebabkan oleh
trauma, pertumbuhan tumor, dan prosedur bedah.
Analgesik non-narkotik digunakan untuk mengobati nyeri ringan
hingga sedang. Analgesik non-narkotik digunakan untuk mengobati sakit
kepala, nyeri haid, nyeri akibat inflamasi, lecet kecil, nyeri otot, dan artritis
ringan hingga sedang.
Inflamasi adalah respons alami tubuh terhadap cedera pada jaringan.
Tubuh melepaskan histamin, kinin, dan prostaglandin yang memaksa cairan
dan sel darah putih memasuki daerah yang cedera untuk merangsang ujung
saraf dan membersihkan area sehingga cedera dapat disembuhkan. Daerah
yang cedera menjadi merah, bengkak, dan panas serta kehilangan fungsi
normalnya. Inflamasi terjadi dalam dua tahap. Tahap vascular adalah dimana
pembuluh darah melebar dan menjadi permeabel sehingga sel darah putih
dan cairan dapat meninggalkan pembuluh darah menuju daerah yang
cedera. Tahap lambat adalah dimana sel-sel darah putih menginfiltrasi
jaringan. Obat antiinflamasi mengurangi proses