Anda di halaman 1dari 42

PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR

UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

SISTEM MANAJEMEN K3

MANUAL SMK3

NO. DOKUMEN : MK3/001/001


EDISI : 01
REVISI : 00
TANGGAL : 13 Februari 2017

PT PLN (PERSERO) WIL.SULSELRABAR


UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

SISTEM MANAJEMEN K3

PROSEDUR
PENGENDALIAN KOTAK P3K

NO. DOKUMEN : MK3/001/001


EDISI : 01
REVISI : 00
TANGGAL : 13 Februari 2017

PT. PLN ( PERSERO )UPT SULSELRABAR

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

No. Dokumen MK3/001/001


Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 2 dari 40

DISTRIBUSI DOKUMEN TERKENDALI


No. Jabatan No. Copy

1 Manajer UPT 01

2 Asman Perencanaan dan Evaluasi MASTER

3 Asman Pemeliharaan 02

4 Asman Administrasi dan Umum 03

5 Manajer Tragi Panakkukang 04

6 Manajer Tragi Tello 05

7 Manajer Tragi Bulukumba 06

8 Manajer Tragi ParePare 07

9 Manajer Tragi Sidrap 08

10 Manajer Tragi Mamuju 09

11 Manajer Tragi Kendari 10

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa
dan memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

No. Dokumen MK3/001/001


Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 3 dari 40

Edisi/
Disetujui
Revisi Tanggal Hal Alasan Tanda Tangan
oleh
ke

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa
dan memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 6 dari 40

DAFTAR ISI

Bab Title Halaman

LEMBAR PENGESAHAN DOKUMEN 1


DAFTAR DISTRIBUSI 2
CATATAN PERUBAHAN 3
KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA 4
TUJUAN DAN SASARAN SMK3 5
DAFTAR ISI 6

1 PENDAHULUAN 7
1.1. Tujuan 7
1.2. Ruang Lingkup 8
1.3. Indikator Kinerja 8
1.4. Referensi 8
1.5. Definisi 9

2 PROFIL PT. PLN (PERSERO) UPT SULSELRABAR 12


2.1. Data Singkat PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar 12
2.2. Visi dan Misi PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar 12
2.3. Organisasi PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar 14
2.4. Kewenangan dan Tanggung Jawab dalam Bidang K3 14

3 PENGELOLAAN DOKUMEN SMK3 19


3.1 Ruang Lingkup Pengendalian Dokumen 19
3.2 Format Tata Letak Isi Manual SMK3 19
3.3 Distribusi Manual SMK3 21
3.4 Amandemen / Perubahan 22
3.5 Struktur Dokumen SMK3 22

4 PEDOMAN PELAKSANAAN SMK3 24


4.1. Pedoman Pelaksanaan SMK3 24
4.2. Perencanaan K3 26
4.3. Pelaksanaan Rencana K3 29
4.5. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja 37

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 7 dari 40

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Tujuan
1.1.1. Perusahaan telah menetapkan tujuan dan sasaran K3 yang ditetapkan melalui
konsultasi dengan wakil tenaga kerja, P2K3 dan pihak-pihak lain yang terkait .
1.1.2. Tujuan dan sasaran K3 ini ditetapkan dan didokumentasikan pada setiap tingkatan dan
fungsi yang relevan dalam perusahaan .
1.1.3. Penetapan tujuan dan sasaran K3 ini harus tetap mengacu dan selaras dengan
kebijakan K3 perusahaan serta pemenuhan peraturan perundangan.
1.1.4. Manual Kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (selanjutnya
disebut Manual SMK3) ini disusun untuk memenuhi persyaratan :
- Undang-undang RI No. 1 Tahun 1970, tentang Keselamatan Kerja
- Undang-undang RI No. 13 Tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan,
- Undang-undang RI 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan
- Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012, tentang Penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
1.1.5. Manual SMK3 sebagai pedoman bagi manajemen, pegawai dan atau pekerja, tamu,
dan kontraktor (mitra kerja) untuk memastikan keselamatan dan praktek kerja yang
aman.
1.1.6. Manual ini menjadi referensi utama dalam penerapan Sistem Manajemen K3 di PT PLN
(Persero) UPT Sulselrabar.
1.1.7. Menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja melalui upaya
Perlindungan, Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja
1.1.8. Perusahaan akan meninjau kembali tujuan dan sasaran K3 ini secara teratur sesuai
dengan perkembangan yang terjadi.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 8 dari 40

1.2. Ruang Lingkup


1.2.1. Manual SMK3 ini menggambarkan secara umum bagaimana SMK3 diterapkan dalam
ruang lingkup aktivitas yang ada di PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar meliputi 7 Tragi
dan 40 GI, dan kebijakan perusahaan dalam rangka pemenuhan terhadap standard
yang dipersyaratkan dalam SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No
50 Tahun 2012.
1.2.2. Manual ini berlaku untuk semua aktivitas yang dilakukan di lingkungan PT. PLN
(Persero) UPT Sulselrabar, tidak hanya meliputi kegiatan Perencanaan, Operasional
Sistem, Pemeliharaan, Keuangan dan SDM & Umum, Pengawasan namun juga fungsi-
fungsi lain yang turut mempengaruhi kinerja K3 perusahaan secara keseluruhan.
1.2.3. Manual ini merupakan Pedoman Penerapan Sistem Manajemen K3 di seluruh wilayah
PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
1.2.4. Manual SMK3 ini meliputi kebijakan K3 perusahaan, uraian struktur organisasi K3
perusahaan beserta tanggung jawab masing-masing tingkatan dan usaha-usaha yang
akan dilakukan oleh PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar, dalam memenuhi standar
SMK3.

1.3. Indikator Kinerja


Perusahaan telah menetapkan indikator kinerja yang dapat diukur sebagai dasar penilaian
kinerja K3 dan keberhasilan pencapaian SMK3, melaluai kegiatan pelaksanaan penilaian
kinerja K2/K3 dan SMK3.

1.4. Referensi
1.4.1. Undang-Undang RI No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.
1.4.2. Undang-Undang RI No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (pasal 87)
1.4.3. Undang-Undang RI No. 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan.
1.4.4. Undang-Undang RI No. 32 Tahun 2009 Tentang Lingkungan Hidup
1.4.5. Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
1.4.6. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 04/MEN/1987 Tentang Panitia Pembina K3 serta
Tata Cara Penunjukan Ahli K3

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 9 dari 40

1.4.7. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 090.K/DIR/2005 Tentang Pedoman


Keselamatan Instalasi di Lingkungan PT PLN (Persero).
1.4.8. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 091.K/DIR/2005 Tentang Pedoman
Keselamatan Umum di Lingkungan PT PLN (Persero).
1.4.9. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 092.K/DIR/2005 Tentang Pedoman
Keselamatan Kerja di Lingkungan PT PLN (Persero).
1.4.10. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 134.K/DIR/2007 Tentang Kebijakan
Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (LK3) PT PLN (Persero).

1.5. Definisi
1.5.1. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian dari sistem
manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan,
tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan
bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan
keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan
dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, selamat, efisien
dan produktif.
1.5.2. Tempat Kerja adalah setiap ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak
atau tetap, dimana tenaga kerja bekerja atau yang sering dimasuki tenaga kerja
untuk keperluan suatu usaha dan di mana terdapat sumber atau sumber-sumber
bahaya baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara
yang berada di dalam kekuasaan hukum Republik Indonesia.
1.5.3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala aspek kegiatan ditempat kerja
yang bertujuan menjamin dan melindungi keselamata dan kesehatan tenaga kerja
melalui upaya perlindungan dan pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat
kerja.
1.5.4. Pengurus adalah Manajer PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar, yang mempunyai tugas
memimpin langsung tempat kerja atau lapangan yang berdiri sendiri.
1.5.5. Pegawai adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan,
diangkat dan diberi penghasilan menurut ketentuan yang berlaku di PT PLN
(Persero).

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 10 dari 40

1.5.6. PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar adalah yang mempekerjakan tenaga kerja dengan
tujuan melaksanakan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tenaga listrik.
1.5.7. Pengusaha adalah Manajemen PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang menjalankan
sesuatu usaha milik negara.
1.5.8. Pekerja/Buruh adalah tenaga kerja yang dipekerjakan oleh PT PLN (Persero) UPT
Sulselrabar lain (PJTK, Pemborongan pekerjaan dan Koperasi).
1.5.9. Audit SMK3 adalah pemeriksaan secara sistematis dan independen terhadap
pemenuhan kriteria yang telah ditetapkan untuk mengukur suatu hasil kegiatan yang
telah direncanakan dan dilaksanakan dalam penerapan SMK3 di perusahaan.
1.5.10. Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orang
perseorangan, milik persekutuan atau milik badan hukum, baik milik swasta maupun
milik negara yang memperkerjakan pekerja / buruh dengan membayar upah atau
imbalan dalam bentuk lain.
1.5.11. Ketua SMK3 adalah Asman Renev yang ditugaskan/mewakili pengurus melalui SK
General Manager untuk melaksanakan pembinaan meliputi koordinasi, sosialisasi,
inspeksi, implementasi, evaluasi/investigasi, rekomendasi pemenuhan aspek/norma
K3, serta perbaikan berkelanjutan SMK3 di wilayah kerja PT PLN (Persero) UPT
Sulselrabar.
1.5.12. P2K3 adalah Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah merupakan
wadah kerjasama antara Pengusaha/Pengurus dan Pekerja, untuk mengembangkan
saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan K3 di tempat kerja.
1.5.13. Laporan Audit, adalah hasil laporan audit yang dilakukan oleh Badan Audit yang
ditunjuk pemerintah dan atau Badan Audit yang disetujui Badan Sertifikasi, yang
berisi fakta yang ditemukan pada saat pelaksanaan audit di tempat kerja sebagai
dasar untuk menerbitkan sertifikat pencapaian kinerja SMK3.
1.5.14. Kebijakan K3, adalah pernyataan dukungan manajemen secara tertulis terhadap
Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang ditandatangani oleh pemimpin perusahaan.
1.5.15. Keadaan darurat, adalah terjadinya peristiwa diluar batas kemampuan manusia yang
mengancam keberadaan perusahaan dan assetnya.
1.5.16. Potensi bahaya, adalah kondisi berbahaya dari suatu kegiatan yang bila tidak
ditangani akan menimbulkan risiko dan kecelakaan.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 11 dari 40

1.5.17. Identifikasi bahaya, adalah cara atau metoda untuk mengetahui suatu peralatan atau
sistim mengandung potensi bahaya.
1.5.18. Kecelakaan Kerja, adalah kecelakaan yang terjadi berkaitan langsung dengan waktu
jam dinas baik ditempat kerja maupun diluar tempat kerja, dengan ketentuan bahwa
unsur-unsur sebab terjadinya kecelakaan tersebut tidak bertentangan dengan
ketentuan dan Perundang-undangan yang berlaku.
1.5.19. Peraturan perusahaan, adalah peraturan yang dibuat oleh perusahaan untuk
mendukung pelaksanaan Kebijakan K3.
1.5.20. DalDok adalah Pengendalian Dokumen dan dilaksanakan oleh personil yang berada di
bidang/sub bidang/Unit masing-masing dan memiliki kompetensi sesuai fungsinya.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 12 dari 40

BAB II
PROFIL PT PLN (PERSERO) UPT Sulselrabar.

2.1. DATA SINGKAT PT PLN (PERSERO) UPT SULSELRABAR


PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat Unit
Pelayanan Transmisi (UPT) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat merupakan
unit bisnis yang bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan melakukan
evaluasi serta membuat laporan atas kegiatan operasi penyaluran tenaga listrik dan
pemeliharaan jaringan transmisi dan gardu induk di daerah kerjanya secara efisien dengan
mutu keandalan yang baik untuk mencapai kinerja unit sesuai Keputusan Direksi nomor
729.K/DIR/2013 tanggal 18 November 2013:

Alamat : Jln. Bonto Ramba No.9 Makassar

Telpon : 0411 - 853432

2.2. VISI DAN MISI PT PLN (PERSERO) UPT SULSELRABAR


2.2.1. VISI :
Diakui sebagai pengelola transmisi dengan kualitas pelayanan setara kelas dunia, yang
mampu memenuhi harapan stakeholders dan memberikan kontribusi dalam
peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilandasi dengan tata nilai Integritas,
Peduli, Pembelajar dan Saling Percaya

2.2.2. MISI :
1. Melakukan pemeliharaan trafo dan transmisi secara andal.
2. Melakukan dan mengelola penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi secara efisien,
andal dan akrab lingkungan.
3. Mengelola transaksi tenaga listrik secara kompetitif, transparan dan adil.
4. Melaksanakan pembangunan kelengkapan instalasi sistem transmisi tenaga listrik
Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 13 dari 40

2.2.3. Tugas Utama UPT Sulselrabar adalah :

1. Mengoperasikan dan memelihara Instalasi Sistem Tenaga Listrik Wilayah Sulawesi


Selatan, Tenggara dan Barat.
2. Merencanakan dan Mengembangkan Sistem Tenaga Listrik Wilayah Sulawesi
Selatan, Tenggara dan Barat.
3. Mengelola Pemeliharaan Sistem Transmisi Tenaga Listrik Wilayah Sulawesi
Selatan, Tenggara dan Barat.

2.2.4. Tugas Pokok Operasional :

1. Melaksanakan pemeliharaan instalasi penyaluran.


2. Melaksanakan Operasi dan Pemeliharaan transmisi, gardu induk, proteksi dan meter
sesuai RKAP untuk menjaga kesiapan operasi instalasi.
3. Merencanakan pengembangan dan perbaikan instalasi penyaluran, rencana
anggaran operasi/ investasi, target kinerja dan tingkat mutu pelayanan UPT.
4. Mengelola sistem operasi dan pemeliharaan untuk bahan evaluasi operasi dan
Pemeliharaan dengan penerapan pemeliharaan berbasis kondisi (CBM).
5. Mengelola logistik, lingkungan dan keselamatan ketenagalistrikan untuk optimalisasi
penggunaan peralatan kerja, instalasi dan material, serta mencapai target
kecelakaan kerja nihil.
6. Mengelola bina lingkungan, ROW ( Right of Way ) serta permasalahan sosial lainya.
7. Melaksanakan kebijakan di bidang administrasi dan kepegawaian dan atau
pekerjaan.
8. Membina dan mengembangkan kompetensi SDM sesuai kebutuhan kompetensi
jabatan untuk mencapai target kinerja.
9. Mengelola anggaran, keuangan dan akuntansi sesuai peraturan yang berlaku.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 14 dari 40

2.3. Organisasi PT PLN (Persero) UPT Sulserabar


STRUKTUR ORGANISASI PT PLN (PERSERO) UPT SULSELRABAR

MANAJER

ASMAN ASMAN
ASMAN
PERENCANAAN ADMINISTRASI &
PEMELIHARAAN
& EVALUASI UMUM

M.TRAGI M.TRAGI M.TRAGI M.TRAGI M.TRAGI M.TRAGI M.TRAGI


PANAKKUKANG TELLO BULUKUMBA PAREPARE SIDRAP MAMUJU KENDARI

Gambar 1 : Struktur Organisasi PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar

2.4. Kewenangan dan Tanggung Jawab dalam bidang K3

2.4.1. Manajer UPT


a. Membina penerapan kebijakan SMK3.
b. Membina penerapan kinerja K2 dan SMK3 yang menjadi tanggung jawabnya.
c. Menunjukkan komitmen terhadap SMK3 dengan aktif hadir dalam diskusi formal
dan informal, kunjungan ketempat kerja, inspeksi bahaya, dll.
d. Melaksanakan pembinaan SMK3 secara penuh dan konsisten.
e. Bertanggung jawab dalam penyelesaian masalah SMK3 PT PLN (Persero) UPT
Sulselrabar.
f. Memastikan tersedianya anggaran SMK3 dan tenaga kerja yang kompeten.
2.4.2. Assistant Manajer/ Man Tragi
a. Melaksanakan kebijakan SMK3 yang sudah ditetapkan manajemen.
b. Melaksanakan koordinasi dalam penyelesaian masalah SMK3 PT PLN (Persero) UPT
Sulselrabar.
c. Melaksanakan sosialisasi kebijakan SMK3 perusahaan.
d. Mengembangkan SMK3 melalui program kerja dalam upaya tercapainya Zero
Accident.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 15 dari 40

e. Memastikan pemenuhan norma-norma dan implementasi SMK3 di lapangan sesuai


dengan prosedur dan IK.
f. Memastikan semua pegawai dan atau pekerja diberi pengenalan dan menerima
pelatihan regular seperti yang dipersyaratkan untuk melaksanakan pekerjaan
secara aman.
g. Menjamin terlaksananya SMK3 bagi mitra kerja yang berada di seluruh lokasi PT.
PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
h. Memastikan kesesuaian operasional PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar dengan
perundangan K2 dan K3.
i. Menindak lanjuti kecelakaan/insiden yang terjadi dan memantau tindakan
perbaikan agar tidak terjadi kecelakaan/insiden serupa.
j. Melaksanakan penerapan dan penilaian kinerja K2 dan SMK3 yang menjadi
tanggung jawabnya.
k. Turut serta dalam penyelidikan semua kecelakaan/insiden yang menjadi tanggung
jawabnya.
l. Monitoring dan Mengevaluasi penerapan SMK3 secara berkala.
m. Mengevaluasi usulan kebutuhan anggaran SMK3 dan tenaga kerja yang kompeten.
n. Aktif melaksanakan inspeksi kerja lapangan untuk memastikan dilaksanakannya
program kerja.
o. Melaporkan setiap kejadian kecelakaan kepada Pengusaha dan Pejabat yang
ditunjuk, sesuai tata cara pelaporan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Perundangan yang berlaku.
p. Senantiasa berusaha dan mampu mengendalikan/mencegah terjadinya kerugian
2.4.3. Supervisor / Supervisor Tragi
a. Secara aktif melaksanakan identifikasi/memantau tempat kerja untuk menentukan
bahaya yang ada dan mengambil tindakan yang sesuai untuk mengurangi risiko
bahaya yang timbul.
b. Bertanggung jawab atas pemeliharaan kondisi kerja yang aman dan keselamatan
bagi personil/pelaksana pemeliharaan.
c. Mengusulkan program pelatihan fungsi LK2 untuk meningkatkan kompentesi SDM.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 16 dari 40

d. Mengawasi dan bertanggung jawab atas terselenggaraanya penggunaan Alat


Pelindung Diri oleh personil pemeliharaan dan pihak kontraktor/mitra kerja sesuai
dengan bidangnya.
e. Memberikan Supervisi/penjelasan kepada pelaksana pekerjaan dan memberi
petunjuk keselamatan kerja yang perlu diperhatikan dan dipatuhi.
f. Melaksanakan pengawasan yang tegas sesuai peraturan/prosedur yang berlaku dan
wajib menghentikan kegiatan kerja kepada personil yang melanggar prosedur
K3/SMK3 dan peraturan/norma-norma K3 yang dipersyaratkan.

2.4.4. Pegawai dan atau pekerja


a. Mematuhi/melaksanakan semua kebijakan K3 PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar,
norma-norma K3, prosedur SMK3 dan intruksi kerja yang aman dalam melakukan
aktifitas.
b. Selalu melakukan aktifitas kerja di tempat kerja dengan cara dan kondisi yang
aman/selamat bagi diri sendiri dan orang lain yang dapat terpengaruh oleh aktifitas
tersebut.
c. Melaporkan kepada atasan jika menemukan potensi bahaya atau ketidaksesuaian
yang berkaitan dengan K3.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 17 dari 40

2.4.5. Struktur Organisasi Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)

KETUA
MANAJER
RAHMAT

SEKRETARIS
JUMARNAWATI
SYAIFULLAH

ANGGOTA :
1. ASMAN PERENCANAAAN & EVALUASI
2. ASMAN PEMELIHARAAN
3. ASMAN ADMINISTRASI & UMUM
4. MANAJER TRAGI PANAKKUKANG
5. MANAJER TRAGI TELLO
6. MANAJER TRAGI BULUKUMBA
7. MANAJER TRAGI PARE-PARE
8. MANAJER TRAGI SIDRAP
9. MANAJER TRAGI MAMUJU
10. MANAJER TRAGI KENDARI
11. SUFARDIN
12. MUHAMMAD YASIN
13. DAYINTA PRAMAHARSI
14. AGUS LATIF
15. ANDI IDIL FITRA RAMADAN
16. AKHBAL AKHSYAHADAT MT

Gambar 2 : Struktur Organisasi P2K3 PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar

2.4.6. Tugas Dan Tanggung Jawab P2K3


Ketua
1. Memimpin semua rapat pleno P2K3 atau menunjuk Manajer Bidang/Tim Supervisi
untuk memimpin rapat pleno.
2. Menentukan langkah kebijakan demi tercapainya pelaksanaan program-program
K3.
3. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan K3 di Perusahaan kepada Depnaker
malalui Pimpinan Perusahaan.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 18 dari 40

4. Mempertanggungjawabkan program-program P2K3 dan pelaksanaannya kepada


Direksi.
5. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program-program K3 di Perusahaan.
Sekretaris
1. Membuat undangan rapat dan notulennya
2. Mengelola administrasi surat-surat P2K3
3. Mencatat data-data yang berhubungan dengan K3
4. Memberikan bantuan/saran yang diperlukan oleh anggota Tim demi suksesnya
program-program K3.
5. Membuat laporan kegiatan P2K3 kepada Kantor Disnakertrans setempat.
6. Mendistribusikan informasi terbaru tentang peraturan-peraturan K3 dan standar
terkait K3.
7. Mewakili ketua/wakil ketua dalam mengundang anggota untuk melaksanakan
rapat rutin bulanan
8. Menunjuk petugas untuk membantu terselenggaranya administrasi P2K3.

Anggota
1. Melaksanakan program-program yang telah ditetapkan sesuai dengan bidang
tugasnya masing-masing.
2. Menyampaikan data dan atau permasalahan K3 kepada Ketua Kelompok kerja
Bidang masing-masing.
3. Melaporkan kepada Ketua Tim Pelaksana atas kegiatan yang telah dilaksanakan.
4. Melaksanakan rapat rutin P2K3 satu bulan sekali.

2.4.7. FUNGSI TUGAS P2K3


a. Memberikan rekomendasi di bidang K3 untuk dapat dijadikan usulan kebijakan K3 di
PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
b. Memberikan arahan terhadap penyelesaian masalah - masalah K3 yang terjadi di PT
PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
c. Melaksanakan pengawasan terhadap pemenuhan norma-norma K3 dan
implementasi SMK3 di PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 19 dari 40

d. Memberikan informasi yang efektif di bidang K3 kepada pegawai/mitra kerja di


tempat kerja.
e. Memberikan saran dan pertimbangan di bidang K3 kepada manajemen/pengusaha
di tempat kerja (diminta maupun tidak).

BAB III
PENGELOLAAN DOKUMEN SMK3

3.1. Ruang Lingkup Pengendalian Dokumen


4.1.1. Bagian ini mengambarkan struktur dokumentasi SMK3 dan interaksi yang ada di
dalamnya serta memberikan petunjuk bagaimana sistem pengendalian dokumen K3 di
PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
4.1.2. Dokumen SMK3 yang terdapat di Unit APP/APB dan pengendaliannya merupakan tugas
DalDok unit setempat yang disahkan oleh Manjer APP/APB.

3.2. Format Tata Letak Isi Manual SMK3


Halaman Muka
Untuk halaman muka dari pedoman SMK3 terdiri atas :
a. Logo Perusahaan
b. Logo SMK3
c. Judul dokumen
d. Nama perusahaan

Tiap Halaman
Setiap halaman setelah halaman muka mencantumkan format header dengan bentuk sbb:

PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR


UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR

No. Dokumen MK3-UPT-001/001


Edisi / Revisi 02 / 00
MANUAL SMK3 (Dok Level I) Berlaku Efektif Nopember 2016
Halaman 19 dari 42

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 20 dari 40

Revisi
Semua revisi dalam manual SMK3 harus ditandatangani dan disetujui oleh wakil manajemen.
Bila terjadi revisi pada salah satu bagian dalam manual SMK3 maka semua kode revisi yang
ada harus diganti dengan nomor revisi yang baru.
Revisi diberi nomor urut 00, 01, 02, 03 dan seterusnya.

Salinan
Salinan diberi nomor urut sesuai dengan daftar nomor urut pemegang distribusi manual SMK3.

Daftar Perubahan Dokumen

CATATAN PERUBAHAN
Revisi Halam Disetujui
Tanggal Paragraf Alasan Jabatan Tanda Tangan
ke an oleh

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 21 dari 40

3.3. Distribusi Manual SMK3


Daftar distribusi pemegang salinan terkendali dari manual SMK3 PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar dapat dilihat pada daftar sebagai berikut :

DISTRIBUSI DOKUMEN TERKENDALI

No. Jabatan No. Copy

1 Manajer UPT 01

2 Asman Perencanaan & Evaluasi MASTER

3 Asman Pemeliharaan 02

4 Asman Administrasi dan Umum 03

5 Manajer Tragi Panakukkang 04

6 Manajer Tragi Tello 05

7 Manajer Tragi Parepare 06

8 Manajer Tragi Sidrap 07

9 Manajer Tragi Bulukumba 08

10 Manajer Tragi Mamuju 09

11 Manajer Tragi Kendari 10

12 Deputi Manajer Perencanaan Manajemen Aset 11

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 22 dari 40

3.4. Amandemen/Perubahan
- Semua perubahan sepengetahuan dan atas persetujuan wakil manajemen
- Nomor revisi pada masing-masing bagian yang direvisi harus naik dan bertanggal.
- Rincian semua perubahan harus tercatat pada bagian Daftar Perubahan Dokumen.
- Pihak wakil manajemen berkewajiban untuk menarik semua dokumen dari peredarannya
apabila terjadi perubahan pada pedoman SMK3 ini.

3.5. Struktur Dokumen SMK3


Struktur Dokumen SMK3 dapat dilihat pada gambar 1.

Manual Level 1
K3

Prosedur K3 Level 2

Level 3
Instruksi Kerja,

Level 4
Formulir, Laporan, dll

Gambar 1 : Struktur Dokumentasi SMK3

3.6. Tanggung Jawab dan Wewenang

4.1.3. Seluruh pegawai dan atau pekerja bertanggung jawab untuk melaksanakan prosedur
SMK3 yang ada dan apabila diperlukan perubahan dapat mengusulkan kepada atasan
masing-masing.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 23 dari 40

4.1.4. Kebijakan dokumentasi Prosedur SMK3 PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar disusun agar
sesuai dengan persyaratan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 50 Tahun
2012 dan distrukturkan dalam tingkatan sebagai berikut :

a. Level 1 : Manual SMK3


Dokumen ini berisi pedoman dan kebijakan organisasi berkenaan dengan operasi PT
PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang dapat berdampak kepada K3. Dokumen ini juga
mengidentifikasikan tanggung jawab pegawai dan atau pekerja, prosedur, instruksi
kerja dan manual operasi dimana kebijakan tersebut diterapkan. Kebijakan K3 juga
dinyatakan dalam dokumen ini.

b. Level 2 : Prosedur K3
Dokumen ini mendukung Manual SMK3 dengan menggambarkan elemen-elemen
sistem manajemen K3 dimana kebijakan PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar
dijalankan dan menggambarkan aktivitas yang dimaksud, tanggung jawab dan
wewenang individu yang terlibat serta dokumentasi atau catatan yang diperlukan.

c. Level 3 : Instruksi Kerja


Instruksi kerja mendukung prosedur dengan memberikan tugas komponen yang
spesifik di dalam prosedur dan memberikan langkah-langkah kerja secara rinci.

d. Level 4 : Dokumen Pendukung ( form, check-list, dll. )


Dokumen pendukung merupakan media pembuktian dari langkah-langkah
pelaksanaan prosedur atau instruksi kerja (contoh : rekaman kegiatan pelaksanaan
program, catatan keselamatan dan kesehatan kerja, laporan kinerja LK2 dan form
lainnya).

3.7. Pengendalian Dokumen SMK3


Pengendalian dokumen SMK3 akan diatur secara lebih terinci dalam Prosedur Pengendalian
Dokumen dan bentuk pengendalian di PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar dapat disesuaikan
dengan struktur yang ada di wilayah/unit masing-masing.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 24 dari 40

BAB IV
PEDOMAN PELAKSANAAN
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

4.1. PENETAPAN KEBIJAKAN K3


Bagian ini memberikan gambaran bahwa kebijakan K3 perusahaan telah didefinisikan secara
jelas dan ditetapkan didokumentasikan dan setiap perubahan dalam kebijakan K3 ditinjau ulang
dan disetujui sesuai pedoman ini.
Manajer mempunyai tanggung jawab penuh untuk memastikan sistim manajemen keselamatan
dan kesehatan kerja (SMK3) dilaksanakan, ditinjau ulang dan ditingkatkan dari waktu ke waktu
dalam setiap aktivitas di PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar.

4.1.1. Penyusunan kebijakan K3 dilakukan melalui :


a. Tinjauan Awal Kondisi K3
• Melakukan identifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko
• Perbandingan penerapan K3 PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar dengan sektor
lain yang lebih baik
• Peninjauan sebab akibat kejadian yang membahayakan
• Konpensasi dan gangguan serta hasil penilaian sebelumnnya yang berkaitan
dengan keselamatan dan
• Penilaian efisiensi dan efektivitas sumberdaya yang disediakan
b. Memperhatikan peningkatan kinerja manajemen K3 secara terus menerus.
c. Proses konsultasi antara manajemen dengan wakil pekerja (P2K3/SP)

4.1.2. Kebijakan K3 paling sedikit harus memuat :


a. Misi/Visi
b. Tujuan PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar
c. Komitmen dan tekad melaksanakan kebijakan
d. Kerangka dan program kerja yang mencakup kegiatan PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar secara menyeluruh yang bersifat umum dan/atau operasional

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 25 dari 40

4.1.3. Penetapan Kebijakan K3


Kebijakan K3 PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus ditetapkan yang secara jelas
menyatakan tujuan-tujuan keselamatan dan kesehatan kerja dan komitmen PT PLN
(Persero) UPT Sulselrabar dalam meningkatkan kinerja K3.
PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar menetapkan Kebijakan K3 sebagai berikut :
a. Pernyataan kebijakan K3 secara tertulis dan bertanggal yang ditanda tangani
/disahkan oleh Manajer PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar
b. Secara jelas menyatakan tujuan dan sasaran SMK3
c. Dijelaskan dan disebarluaskan kepada seluruh pekerja, tamu, kontraktor, pemasok
dan pelanggan
d. Terdokumentasi dan terpelihara dengan baik
e. Bersifat dinamik
f. Ditinjau ulang minimal secara berkala melalui Rapat Tinjaun Manajemen/P2K3
untuk menjamin bahwa kebijakan tersebut masih sesuai dengan perubahan yang
terjadi dalam PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar dan peraturan perundang-
undangan.

4.1.4. Pelaksanaan Kebijakan K3


Seluruh pegawai dan atau pekerja PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar bertanggung
jawab mendukung dan menerapkan pernyataan kebijakan K3 tersebut dan prosedur-
prosedur yang menyangkut aktifitas di PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar. Seluruh
pegawai dan atau pekerja mendapat pelatihan yang sesuai dengan kebijakan ini untuk
memastikan aktifitas yang dilaksanakan tidak bertentangan dengan pernyataan
kebijakan K3.
PLN (Persero) UPT Sulselrabar menunjukkan komitmennya terhadap K3 yang
diwujudkan sebagai berikut :
a. Menempatkan organisasi K3 pada posisi yang dapat menentukan keputusan di PT
PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
b. Menyediakan anggaran, tenaga kerja yang berkualitas dan sarana sarana lain yang
diperlukan di bidang K3
c. Menetapkan personil yang mempunyai tanggungjawab, wewenang dan kewajiban
yang jelas dalam penanganan K3

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 26 dari 40

d. Membuat perencanaan K3 yang terkoordinasi


e. Melakukan penilaian kinerja dan tindaklanjut pelaksanaan K3

PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar melakukan peninjauan secara teratur terhadap
pelaksanaan kebijakan K3 sebagaimana disebut pada Poin 4.1.4.

4.1.5. Setiap Manajer Tragi dalam PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus menunjukkan
komitmennya terhadap K3 sehingga SMK3 berhasil diterapkan dan dikembangkan.
4.1.6. Setiap pekerja/buruh dan orang lain yang berada ditempat kerja harus berperan serta
dalam menjaga dan mengendalikan pelaksanaan K3.
Perubahan kebijakan K3 harus dikaji ulang dalam RTM – P2K3 dan ditandatangani oleh
Manajer dan Ketua SP sebagai persetujuan untuk penerbitan.

4.2. PERENCANAAN K3
Bagian ini menggambarkan perencanaan program-program LK3 yang didasarkan pada hasil
identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko K3 yang berkaitan dengan operasional PT
PLN (Persero) UPT Sulselrabar untuk memenuhi Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Program LK3 disusun dan ditetapkan oleh Manajemen PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar
dengan mengacu pada Kebijakan K3 yang telah ditetapkan.
Dalam menyusun Rencana K3, Manajemen PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar melibatkan Ahli
K3, P2K3 dan Wakil pekerja, serta pihak lain yang terkait di PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar.

4.2.1. Rencana K3 disusun berdasarkan :


a. Hasil Penelaahan awal
Hasil Penelaahan Awal merupakan tinjauan awal kondisi K3 PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar yang telah dilakukan pada penyusunan kebijakan.
b. Identifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko
Identifikasi potensi bahaya, penilaian resiko harus dipertimbangkan pada saat
merumuskan rencana.
c. Peraturan Perundangan dan Persyaratan Lainnya
Peraturan perundangan dan persyaratan lainnya harus :

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 27 dari 40

• Ditetapkan, dipelihara, diinventarisasi dan diidentifikasi oleh PT. PLN (Persero)


UPT Sulselrabar.
• Disosialisasikan kepada seluruh pekerja.

d. Sumberdaya yang dimiliki


Dalam menyusun perencanaan K3 harus mempertimbangkan sumber daya yang
dimilik meliputi ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, sarana dan
prasarana serta dana.

4.2.2. Rencana K3 disusun paling sedikit memuat :


a. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dan sasaran yang ditetapkan ditinjau kembali secara teratur sesuai dengan
perkembangan.
Tujuan dan Sasaran K3 harus memenuhi kualifikasi :
 Dapat diukur
 Satuan/indikator pengukuran dan
 Sasaran pencapaian
Dalam menetapkan tujuan dan saasran K3 Pimpinan PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar berkonsultasi dengan :
 Wakil pekerja/Buruh
 Ahli K3
 P2K3 dan
 Pihak-pihak lain yang terkait
b. Skala Prioritas
Skala prioritas merupakan urutan pekerjaan berdasarkan tingkat risiko, dimana
pekerjaan yang mempunyai tingkat risiko tinggi diprioritaskan dalam perencanaan
pengendalian.
c. Upaya Pengendalian Bahaya
Dilakukan berdasarkan hasil penilaian risiko melalui pengendalian teknis,
administratif dan penggunaan Alat Pelinding Diri
d. Penetapan Sumber Daya

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 28 dari 40

Menjamin tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, sarana dan


prasarana serta dana yang memadai agar pelaksanaan K3 dapat berjalan dengan
baik.
e. Jangka Waktu Pelaksanaan
Perencanaan K3 harus mencakup jangka waktu pelaksanaan dan penanggung
jawab.
f. Indikator Pencapaian
Dalam menetapkan indikator pencapaian harus ditentukan dengan parameter yang
dapat diukur sebagai dasar penilaian kinerja K3 yang sekaligus merupakan
informasi mengenai keberhasilan pencapaian tujuan penerapan SMK3.
g. Sistem Pertanggung Jawaban
Sistem pertanggungjawaban harus ditetapkan dalam pencapaian tujuan dan
sasaran sesuai dengan fungsi dan tingka manajemen perushaaan yang
bersangkutan untuk menjamin perencanaan tersebut dapat dilaksanakan.
Peningkatan K3 akan efektif apabila semua pihak dalam PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar didorong untuk berperan serta dalam penerapan dan pengembangan
SMK3, dan memiliki budaya PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang mendukung
dan memberikan konstribusi bagi SMK3. Berdasarkan hal tersebut, pengusaha
harus :
1) Menentukan, menunjuk, mendokumentasikan dan mengkomunikasikan
tanggungjawab dan tanggung gugat di bidang K3 dan wewenang untuk
bertindak dan menjelaskan hubungan pelaporan untuk semua tingkat
manajemen, pekerja/buruh, kontraktor, dan pengunjung.
2) Membuat prosedur untuk memantau dan mengkomunikasikan setiap
perubahan tanggungjawab dan tanggung gugat.
3) Memberikan reaksi secara cepat dan tepat terhadap kondisi yang menyimpang
atau kejadian – kejadian lainnya.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 29 dari 40

4.3. PELAKSANAAN RENCANA K3


Pelaksanaan rencana K3 harus dilaksanakan oleh PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar atau
penanggung jawab tempat kerja dengan menyediakan sumberdaya manusia yang mempunyai
kualifikasi dan menyediakan prasarana dan sarana yang memadai.

4.3.1. Penyediaan Sumber Manusia


a. Prosedur Pengadaan Sumber Daya Manusia
Dalam pengadaan sumberdaya manusia PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus
membuat posedur pengadaan secara efektif meliputi :
1) Pengadaan sumberdaya manusia sesuai dengan kebutuhan dan memiliki
kompetensi kerja serta kewewenangan dibidang K3. dibuktikan melalui:
a) Sertifikat K3 yang diterbitkan oleh instansi yang berwewenang
b) Surat ijin kerja/operasi dan/atau surat penunjukan dari instansi
berwewenang
2) Pengidentifikasian kompetensi kerja yang diperlukan pada setiap tingkatan
manajemen PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar dan menyelenggarakan setiap
pelatihan yang dibutuhkan
3) Pembuatan ketentuan untuk mengkomunikasikan informsi K3 secara efektif
4) Pembuatan peraturan untuk memperoleh pendapat dan saran para ahli.
5) Pembuatan peraturan untuk pelaksanaan konsultasi dan keterlibatan
pekerja/buruh secara efektif

b. Konsultasi, Motivasi dan Kesadaran


Dalam menunjukkan komitmennya terhadap K3, Manajemen PT. PLN (persero)
UPT Sulselrabar harus melakukan konsultasi, motivasi dan kesadaran dengan
melibatkan pekerja maupun pihak lain yang terkait didalam penerapan,
pengembangan dan pemeliharaan SMK3, sehingga semua pihak merasa ikut
memiliki dan merasakan hasilnya.
Dalam melakukan konsultasi, motivasi dan kesadaran SMK3, Manajer harus
memberi pemahaman kepada tenaga kerja atau pekerja/buruh tentang bahaya
Fisik, kimia, ergonomi, radiasi, biologi dan psikologi yang mungkin dapat

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 30 dari 40

menciderai dan melukai pada saat bekerja, serta pemahaman sumber bahaya
tersebut. Pemahaman tersebut bertujuan untuk mengenali dan mencegah
tindakan yang mengarah terjadinya insiden.
c. Tanggung Jawab dan Tanggung Gugat
Bentuk tanggung jawab dan tanggung gugat dalam pelaksanaan K3 harus
dilakukan PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar dengan cara :
1) Menunjuk, mendokumentasikan dan mengkomunikasikan tanggung jawab dan
tanggung gugat di bidang K3
2) Menunjuk sumberdaya manusia yang berwewenang untuk bertindak dan
menjelaskan kepada semua tingkatan manajemen, pekerja/buruh, kontraktor,
sub kontraktor dan pengunjung , meliputi :
a) Pimpinan yang ditunjuk untuk bertanggung jawab harus memastikan
bahwa SMK3 telah diterapkan dan hasilnya sesuai dengan yang
diharapkan untuk setiap lokasi dan jenis kegiatan dalam PT. PLN
(Persero) UPT Sulselrabar
b) Pengurus harus mengenali kemampuan tenaga kerja sebagai sumberdaya
yang berharga dan dapat ditunjuk untuk menerima pendelegasian
wewenang dan tanggungjawab dalam menerapkan dan mengembangkan
SMK3
3) Mempunyai prosedur untuk memantau dan mengkomunikasikan setiap
perubahan tanggungjawab dan tanggung gugat yang berpengaruh pada
sistem dan program K3
4) Memberikan reaksi secara cepat dan tepat terhadap kondisi yang menyimpang
atau kejadian-kejadian lainnya

d. Pelatihan dan Kompetensi Kerja


Pelatihan dan kompetensi kerja, dilakukan dengan melakukan pengidentifikasian
dan pendokumentasian standar kompetensi kerja K3
Standar kompetensi kerja K3 dapat diidentifikasi dan dikembangkan sesuai
kebutuhan dengan :
 Menggunakan stadar kompetensi yang ada

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 31 dari 40

 Memeriksa uraian tugas dan tanggungjawab


 Menganalisis tugas kerja
 Menganalisa hasil inspeksi dan audit
 Meninjau ulang laporan insiden

Hasil identifikasi kompetensi kerja dijadikan dasar penentuan program pelatihan


yang harus dilakukan, dan menjadi dasar pertimbangan dalam penerimaan, seleksi
dan penilaian kinerja.

4.3.2. Menyediakan Prasarana dan Sarana yang Memadai


Prasarana dan sarana yang disediakan meliputi :
a. Organisasi / Unit yang bertanggungjawab di bidang K3
PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar wajib membentuk Panitia Pembina Keselamatan
dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya disingkat P2K3 yang bertanggungjawab
melaksanakan pengawasan bidang K3.
P2K3 adalah badan pembantu di tempat kerja yang merupakan wadah kerjasama
antara Manajemen dan tenaga kerja atau pekerja / buruh untuk mengembangkan
kerjasama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan keselamatan
dan kesehatan kerja.
Keanggotaan P2K3 terdiri dari unsur Pimpinan PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar
dan tenaga kerja atau pekerja/buruh yang susunannya terdiri dari ketua,
sekretaris dan anggota.
P2K3 mempunyai tugas memberikan saran dan pertimbangan baik diminta
maupun tidak kepada Manajemen PT. PLN (persero) UPT Sulselrabar mengenai
masalah keselamatan dan kesehatan kerja.

b. Anggaran
PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus mengalokasikan anggaran untuk
pelaksanaan K3 secara menyeluruh antara lain untuk :
 Keberlangsungan organisasi K3
 Pelatihan SDM dalam mewujudkan kompetensi kerja

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 32 dari 40

 Sertifikasi pengamanan gedung (instalasi listrik, instalasi penangkal petir, fire


detector), Hydrant dan gen set.
 Pelatihan Tanggap Darurat.
 Pemeriksaan Kesehatan secara berkala bagi pegawai berusia diatas 40 tahun
atau pegawai yang bekerja di daerah potensi bahaya tinggi.
 Sharing Knowladge dan Banchmarking
 Pengadaan prasarana dan sarana K3 termasuk alat evakuasi, peralatan
pengendalian, peralatan pelindung diri.

c. Prosedur Operasi/kerja, informasi, dan pelaporan serta pendokumentasian


 Prosedur operasi/kerja harus disediakan pada setiap jenis pekerjaan dan
dibuat melalui analisa pekerjaan berwawasan K3 (Job safety analysis oleh
personel yang kompeten.
 Prosedur Informasi K3 harus menjamin pemenuhan untuk :
a) Mengkomunikasikan hasil dari sistem manajemen, temuan audit dan
tinjauan ulang manajemen dikomunikasikan pada semua pihak dalam PT.
PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang bertanggungjawab dan memiliki andil
dalam kinerja PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
b) Melakukan Identifikasi dan menerima informasi K3 dari luar PT. PLN
(Persero) UPT Sulselrabar.
c) Menjamin bahwa informasi K3 yang terkait dikomunikasikan kepada orang
– orang diluar PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang membutuhkan

 Informasi yang perlu dikomunikasikan meliputi :


a) Persyaratan eksternal/peraturan perundangan dan internal/ indikator
kinerja K3.
b) Izin kerja.
c) Hasil identifikasi, penilaian dan pengendalian resiko serta sumber bahaya
yang meliputi keadaan mesin-mesin, pesawat-pesawat, alat kerja, serta
peralatan lainnya bahan-bahan, lingkungan kerja, sifat pekerjaan, cara
kerja dan proses produksi.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 33 dari 40

d) Kegiatan pelatihan K3.


e) Kegiatan inspeksi, kalibrasi dan pemeliharaan.
f) Pemantauan data.
g) Hasil pengkajian kecelakaan, insiden, keluhan dan tindak lanjut.
h) Identifikasi produk termasuk komposisinya.
i) Informasi mengenai pemasok dan kontraktor.
j) Audit dan peninjauan ulang SMK3

 Prosedur informasi yang terkait harus ditetapkan untuk menjamin bahwa


pelaporan yang tepat waktu dan memantau pelaksanaan SMK3 sehingga
kinerjanya dapat ditingkatkan.
Prosedur pelaporan terdiri dari :
a) Prosedur pelaporan internal yang harus ditetapkan untuk menangani :
(1) Pelaporan terjadinya insiden
(2) Pelaporan Ketidaksesuaian
(3) Pelaporan Kinerja K3
(4) Pelaporan identifikasi Sumber Bahaya
b) Prosedur pelaporan eksternal yang harus ditetapkan untuk menangani :
(1) Pelaporan yang dipersyaratkan peraturan perundang – undangan
(2) Pelaporan Kecelakaan Kerja
(3) Pelaporan P2K3
(4) Pelaporan Pemeriksaan Kesehatan
(5) Pelaporan Kinerja K2/K3
(6) Pelaporan kepada pemegang saham atau pihak lain yang terkait

 Pendokumentasian kegiatan K3 digunakan untuk :


a) Menyatukan secara sistematik kebijakan, tujuan dan sasaran K3.
b) Menguraikan sarana pencapaian tujuan dan sasaran K3.
c) Mendokumentasikan peranan, tanggung jawab dan prosedur.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 34 dari 40

d) Memberikan arahan mengenai dokumen yang terkait dan menguraikan


unsur-unsur lain dari sistem manajemen PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar.
e) Menunjukkan bahwa unsur-unsur SMK3 yang sesuai untuk PT. PLN
(Persero) UPT Sulselrabar telah diterapkan.
Dalam pendokumentasian kegatan K3 PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar
harus menjamin bahwa :

a) Dokumen dapat diidentifikasi sesuai dengan uraian tugas dan tanggung


jawab di PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar.
b) Dokumen ditinjau ulang secara berkala dan, jika diperlukan dapat direvisi.
c) Dokumen sebelum diterbitkan harus lebih dahulu disetujui oleh personel
yang berwenang.
d) Dokumen versi terbaru harus tersedia di tempat kerja yang dianggap
perlu.
e) Semua dokumen yang telah usang harus segera disingkirkan.
f) Dokumen mudah ditemukan, bermanfaat dan mudah dipahami.
d. Instruksi Kerja
Instruksi kerja merupakan perintah tertulis atau tidak tertulis untuk melaksanakan
pekerjaan dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan dilakukan
sesuai persyaratan K3 yang telah ditetapkan.

4.4. Kegiatan dalam pelaksanaan rencana K3 paling sedikit meliputi :


4.4.1. Tindakan Pengendalian
Tindakan pengendalian harus diselenggarakan oleh setiap PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar terhadap kegiatan – kegiatan, produk barang dan jasa yang dapat
menimbulkan resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Tindakan Pengendalian dilakukan dengan mendokumentasikan dan melaksanakan
kebijakan :
a. Standar bagi tempat kerja
b. Perancangan pabrik dan bahan; dan

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 35 dari 40

c. Prosedur dan instruksi kerja untuk mengatur dan mengendalikan kegiatan


produk barang dan jasa
Pengendalian Resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dilakukan melalui :
a. Identifikasi potensi bahaya dengan mempertimbangkan :
1) Kondisi dan kejadian yang dapat menimbulkan potensi bahaya ; dan
2) Jenis kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang mungkin dapat terjadi
b. Penilaian resiko untuk menetapkan besar kecilnya suatu resiko yang telah
diidentifikasi, sehingga digunakan untuk menentukan prioritas pengendalian

c. Tindakan pengendalian dilakukan melalui :


1) Pengendalian, teknis/rekayasa yang meliputi eliminasi, substitusi, isolasi,
ventilasi, higiene dan sanitasi.
2) Pendidikan dan pelatihan.
3) insentif, penghargaan dan motivasi diri.
4) Evaluasi melalui internal audit, penyelidikan insiden dan etiologi ; dan
5) Penegakan hukum.

4.4.2. Perancangan dan Rekayasa


Tahap perancangan dan rekayasa meliputi :
a. Pengembangan
b. Verifikasi
c. Tinjauan ulang
d. Validasi ; dan
e. penyesuaian

Dalam pelaksanaan perancangan dan rekayasa harus memperhatikan unsur – unsur :


a. Identifikasi potensi bahaya
b. Prosedur penilaian dan pengendalian resiko kecelakaan dan penyakit akibat
kerja; dan
c. Personil yang memiliki kompetensi kerja harus ditentukan dan diberi wewenang
dan tanggung jawab yang jelas untuk melakukan verifikasi persyaratan SMK3

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 36 dari 40

4.4.3. Prosedur dan Instruksi Kerja


Prosedur dan instruksi kerja harus dilaksanakan ditinjau ulang secara berkala terutama
jika terjadi perubahan peralatan, proses atau bahan baku yang digunakan oleh
personal dengan melibatkan para pelaksana yang memiliki kompetensi kerja dalam
menggunakan prosedur

4.4.4. Penyerahan sebagian Pelaksanaan Pekerjaan


PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar yang akan menyerahkan sebagian pelaksanaan
pekerjaan kepada perusahaan lain harus menjamin bahwa Perusahaan lain tersebut
memenuhi persyaratan K3.
Verifikasi terhadap persyaratan K3 tersebut dilaksanakan oleh personil yang kompeten
dan berwewenang serta tanggungjawab yang jelas.

4.4.5. Pembelian/Pengadaan Barang dan Jasa


Sistem pembelian/pengadaan barang dan jasa harus :
a. Terintegrasi dalam strategi penanganan pencegahan kecelakaan dan penyakit
akibat kerja
b. Menjamin agar produk dan jasa serta mitra kerja PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar memenuhi persyaratan K3
c. Pada saat barang dan jasa diterima di tempat kerja, PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar harus menjelaskan kepada semua pihak yang akan menggunakan
barang dan jasa tersebut mengenai identifikasi, penilaian dan pengendalian resiko
keelakaan dan penyakit akibat kerja.

4.4.6. Produk Akhir


Produk Akhir berupa barang atau jasa harus dapat dijamin keselamatannya dalam
pengemasan, penyimpanan, pendistribusian, dan penggunaan serta pemusnahannya

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 37 dari 40

4.4.7. Upaya Menghadapi Keadaan Darurat Kecelakaan dan Bencana Industri


PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus memiliki Prosedur sebagai upaya menghadapi
keadaan darurat kecelakaan dan bencana industri meliputi :
a. Penyediaan personil dan fasilitas P3K dengan jumlah yang cukup dan sesuai
sampai mendapatkan pertolongan medik; dan
b. Proses perawatan lanjutan
Prosedur menghadapi keadaan darurat harus diuji secara berkala oleh personil
yang memiliki kompetensi kerja, dan untuk instalasi yang mempunyai bahaya
besar harus dikoordinasikan dengan instansi terkait yang berwewenang untuk
mengetahui kehandalan pada saat kejadian yang sebenarnya

4.4.8. Rencana Pemulihan Keadaan Darurat


PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus memiliki prosedur rencana pemulihan
keadaan darurat secara cepat untuk mengembalikan pada kondisi yang normal dan
membantu pemulihan tenaga kerja yang mengalami trauma.

4.5. Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja.


Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 dilaksanakan di perushaaan meliputi :
4.5.1. Pemeriksaan, Pengujian, dan Pengukuran
Pemeriksaan, pengujian, dan pengukuran harus ditetapkan dan dipelihara prosedurnya
sesuai dengan tujuan dan sasaran K3 serta frekuensinya disesuaikan dengan objek
yang mengacu pada peraturan dan standar yang berlaku
Prosedur pemeriksaan, pengujian, dan pengukuran secara umum meliputi :
a. Personel yang terlibat harus mempunyai pengalaman dan keahlian yang cukup.
b. Catatan pemeriksaan, pengujian dan pengukuran yang sedang berlangsung harus
dipelihara dan tersedia bagi manajemen, tenaga kerja dan kontraktor kerja yang
terkait.
c. Peralatan dan metode pengujian yang memadai harus digunakan untuk menjamin
telah dipenuhinya standar K3.
d. Tindakan perbaikah harus dilakukan segera pada saat ditemukan ketidaksesuaian
terhadap persyaratan K3 dari hasil pemeriksaan, pengujian danpengukuran.

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 38 dari 40

e. Penyelidikan yang memadai harus dilaksanakan untuk menemukan penyebab


permasalahan dari suatu insiden.
f. Hasil temuan harus dianalisis dan ditinjau ulang.

4.5.2. Audit Internal SMK3


Audit Internal SMK3 harus dilakukan secara berkala untuk mengetahui keefektifan
penerapan SMK3
Audit SMK3 dilakukan secara sistematik dan independen oleh personil yang memiliki
kompetensi kerja dengan menggunakan metodologi yang telah ditetapkan
Pelaksanaan audit internal dapat menggunakan kriteria audit eksternal sebagaimana
tercantum pada lampiran II pada Peraturan Pemerintah No 50 tahun 2012
Frekuensi audit harus ditentukan berdasarkan tinjauan ulang hasil audit sebelumnya
dan bukti sumber bahaya yang didapatkan ditempat kerja. Hasil audit harus digunakan
oleh Manajemen PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar dalam proses tinjauan ulang
manajemen
Hasil temuan dari pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja serta audit SMK3
dijamin pelaksanaannya secara sistematik dan efektif oleh pihak manajemen.

4.6. Peninjauan dan Peningkatan Kinerja SMK3


Untuk menjamin kesesuaian dan keefektifan yang berkesinambungan guna pencapaian tujuan
SMK3 Manajemen PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar harus :
1) Melakukan tinjauan ulang terhadap penerapan SMK3 secara berkala.
2) Tinjauan ulang SMK3 harus dapat mengatasi implikasi K3 terhadap seluruh kegiatan,
produk barang dan jasa termasuk dampaknya terhadap kinerja PT. PLN (Persero) UPT
Sulselrabar.
Tinjauan ulang penerapan SMK3 paling sedikit meliputi :
1) Evaluasi terhadap penerapan kebijakan K3.
2) Tujuan, sasaran dan kinerja K3.
3) Hasil temuan audit SMK3.
4) Evaluasi efektifitas penerapan SMK3 dan kebutuhan untuk pengembangan SMK3

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 39 dari 40

Perbaikan dan peningkatan kinerja dilakukan berdasarkan pertimbangan :


1). Perubahan peraturan perundangan
2). Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar
3). Perubahan produk dan kegiatan PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar
4). Perubahan struktur organisasi PT. PLN (Persero) UPT Sulselrabar
5). Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknolog termasuk epidemologi
6). Hasil kajian kecelakaan dan penyakit akibat kerja
7). Adanya pelaporan dan atau
8). Adanya saran dari pekerja/buruh

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.
PT PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR
UNIT PELAYANAN TRANSMISI SULSELRABAR
No. Dokumen MK3/001/001
Edisi / Revisi 01 / 00
MANUAL SMK3 Berlaku Efektif 13 Februari 2017
Halaman 40 dari 40

BAB V
REFERENSI SILANG

Prosedur-prosedur yang berkaitan dengan SMK3 digambarkan dalam matrik berikut :

Nomor Elemen
No Prosedur Terkait
Dokumen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Prosedur pengendalian 4.1.3; 4.1.4;
1 V
dokumen 4.2.2; 42.3.
prosedur peninjauan ulang
3.1.1.; 3.1.4;
2 perencanaan / perancangan V
3.2.1; 3.2.4
dan kontrak
3 Prosedur ijin kerja 6.1.1; 6.9.1 V
4 Prosedur keadaan darurat 6.1.5; 6.2.2 V
prosedur pengadaan barang 5.1.1; 5.1.3;
5 V
dan jasa 5.3.1; 5.4.2
prosedur pelaporan dan 8.1.1; 8.3.2;
6 penyelidikan sumber bahaya, 8.3.3; 8.4.1; V
kecelakaan dan insiden 8.3.6
prosedur pengembangan 12.1.1; 12.2.1; V
7
ketrampilan dan kemampuan 12.1.7; 12.3.3
prosedur inspeksi dan 7.1.1; 7.1.3;
8 V
pemantauan 7.3.1; 7.3.2
9 prosedur Audit SMK3 11.1.1; 11.1.3 V
prosedur tinjauan ulang dan 2.1.1; 2.2.1;
10 V
peningkatan SMK3 2.3.2; 2.3.3
11.1.1;11.1.2;
11 Audit Internal V
11.1.3

12 Pengembangan Keterampilan
dan Kemampuan

DOKUMEN INI TERKENDALI. Jika sebuah revisi dokumen diterbitkan, dipersyaratkan untuk mengembalikan dokumen kadaluarsa dan
memastikan semua salinan dokumen kadaluarsa ditarik dan digantikan dengan dokumen terbaru.

Anda mungkin juga menyukai