Anda di halaman 1dari 28

BAB IV

PERHITUNGAN PERENCANAAN BENDUNGAN

4.1 Perhitungan Volume Tampungan Waduk

Berdasarkan peta topografi dengan skala 1:10.000, maka dihitung dengan luas genangan dengan
menggunakan alat bantu Planimeter sebagai berikut :

No. Titik Elevasi (m) Beda Tinggi (m) Luas Kontur (Km2)

0 El 0 0.00 0.0 F0 0.00


1 El 1 + 55.00 5.0 F1 55.00
2 El 2 + 60.00 5.0 F2 60.00
3 El 3 + 65.00 5.0 F3 65.00
4 El 4 + 70.00 5.0 F4 70.00
5 El 5 + 75.00 5.0 F5 75.00
6 El 6 + 80.00 5.0 F6 80.00
7 El 7 + 85.00 5.0 F7 85.00

Dari data tersebut diatas dapat dihitung volume tampungan yang dibatasi oleh dua garis kontur dengan
menggunakan rumus pendekatan.
Adapun rumusnya adalah sebagai berikut :

Dimana :
V = Volume Tampungan(m2)
ΔH = Beda Tinggi Kontur (m)
F0 = Luas Yang Dibatasi Kontur 0 (Km2)
F1 = Luas Yang Dibatasi Kontur 1 (Km2)

a). Perhitungan Volume Antar Kontur


§ Volume pada elevasi kontur 1 (V1)
V1 = 1/3 . ΔH ( F0 + F1 + F0 + F1 )

= 1/3 . 5.0 ( 0.00 + 55.00 + 0.00 . 55.00

= 1/3 . 5.0 ( 55.00 + 0 )

= 91.67

§ Volume pada elevasi kontur 2 (V2)


V2 = 1/3 . ΔH ( F1 + F2 + F1 + F2 )

= 1/3 . 5.0 ( 55.00 + 60.00 + 55.00 . 60.00

= 1/3 . 5.0 ( 115.00 + 57.4456264654 )


= 287.41

§ Volume pada elevasi kontur 2 (V2)


V2 = 1/3 . ΔH ( F2 + F3 + F2 + F3 )

= 1/3 . 5.0 ( 60.00 + 65.00 + 60.00 . 65.00

= 1/3 . 5.0 ( 125.00 + 62.449979984 )

= 312.42
Untuk volume pada elevasi kontur selanjutnya dihitung dengan cara yang sama
hasil perhitungan terdapat pada tabel perhitungan Tampungan waduk

b). Perhitungan Volume Tampungan


§ Volume Tampungan pada elevasi kontur 1 (V'1)
V'1 = V0 + V1

= 0.00 + 91.67

= 91.67

§ Volume Tampungan pada elevasi kontur 2 (V'1)


V'1 = V1 + V2

= 91.67 + 287.41

= 379.08

§ Volume Tampungan pada elevasi kontur 3 (V'1)


V'1 = V2 + V3

= 379.08 + 312.42

= 691.49 x 106 m3

untuk volume tampungan pada elevasi kontur selanjutnya dihitung dengan cara yang sama
hasil perhitungan terdapat pada tabelperhitungan tampungan waduk

Tabel Hasil Perhitungan Tampungan Waduk

Beda Vol. Antar


Elevasi Kontur Luas Genangan ( x
Elevasi( x Luas Kontur ( x 106) Kontur Vol Tampu
No. ( x 106) 106)
106) ( x 106)
(m) (m) (m) (m) (m)
0 0.00 0.0 0.00 0.00 0.00
1 + 55.00 5.0 55.00 55.00 91.67 9
2 + 60.00 5.0 60.00 115.00 287.41 3
3 + 65.00 5.0 65.00 180.00 312.42 6
4 + 70.00 5.0 70.00 250.00 337.42 10
5 + 75.00 5.0 75.00 325.00 362.43 13
6 + 80.00 5.0 80.00 405.00 387.43 17
7 + 85.00 5.0 85.00 490.00 412.44 21

4.2 Desain Hidrolis Bendungan

1. Tinggi Muka Air Normal (h)

Tinggi muka air normal ditentukan berdasarkan kapasitas tampungan waduk dan debit desain,
perhitungan banjir desain sebagai baerikut :

debit desain dapat dihitung dengan cara, Debit yang ada dikalikan
dengan 24 x 60 x 60

Tabel Data Debit Rencana


No.
Periode Ulang (Tahun) Debit Rencana (m3/detik)
1 2 4584.80513
2 5 5522.00846
3 10 6119.44019
4 25 6765.00623
5 50 7243.51790
6 100 8702.20956

Perhitungan debit desain dihitung dengan cara debit yang ada


dikalikan dengan 24 jam x 60 menit x 60 detik

contoh : = 4584.80513 . 24 . 60 . 60

= 396127163.23 / 1000000

= 396.127163

Debit Desain
No.
Periode Ulang (Tahun) m3/detik m3/hari x 106
1 2 4584.80513 396.13
2 5 5522.00846 477.10
3 10 6119.44019 528.72
4 25 6765.00623 584.50
5 50 7243.51790 625.84
6 100 8702.20956 751.87

Debit banjir rencana yang terbesar yaitu pada periode ulang ke 100 (Q 100)
Berada antara elevasi + 65.00 m dengan + 70.00
Dengan menggunakan rumus interpolasi didapatkan elevasi muka air normal
Tinggi Muka Air Normal (h0)

h0 = El. MAN - El.Ds


= 65.89 - 55.00
= 10.89 m

2. Tinggi Muka Air Banjir (h1)

h1 = El. MAB - El.Ds


= 70.00 - 55.00
= 15.00 m

3. volume air akibat debit desain (Vt)

1
Vt = x Qn + (Qn + t)
2

dimana :

Vt = Volume air akibat denit desain

Qn = Debit periode awal

Qn + t = Debit periode awal tertinggi

1
Vt = x Qn + (Qn + t)
2
1
Vt = x 4584.80513 + 8702.20956 x 98.0
2
Vt = 651063.72 m3

4.3 Desain Hidrolis Bendungan


a. Type Bendungan

Pemilihan type bendungan didasari oleh pertimbangan kondisi topografi geologi, keadaan material,
serta pertimbangan teknik pelaksanannya. Namun dalam tugas ini digunakan type bendungan urugan
"DRAINASE KOMBINASI"

b. Tinggi Jagaan

Tinggi jagaan dapat dihitung dengan rumus :

he
Hf = Δh + + ha + hi
2

ϡ menentukan kenaikan permukaan air akibat banjir abnormal (Δh)


2 Q0 h
Δh = x α x x
3 Q Axh
1 +
QxT
Q0 = 36.11 m3/dtk
Q = 21.05 m3/dtk
h = 4.11 m Þ = h1 - h0
= 15.00 - 10.89
= 4.11 m
A = 583 m2
T = 1 jam Þ 3600 detik

2 Q0 h
Δh = x α x x
3 Q Axh
1 +
QxT

2 36.11 4.11
Δh = x 0.2 x x
3 21.05 583 x 4.11
1 +
21.05 x 3600
Δh = 0.910 m

ϡ Menentukan tinggi ombak yang disebabkan oleh gempa (he)

exƮ
he = g x h0
Π

diketahui :

e = 0.10 - 0.20 diambil 0.15


Ʈ = 1 dtk
g = 9.81 m/s2
h0 = 10.89 m

exƮ
he = g x h0
Π

0.15 x 1
he = 9.81 x 10.89
3.14

he = 0.494 m

ϡ Menentuka kenaikan muka air oleh ketidak normalan operasi pintu bangunan pelimpah (ha)

angka standar untuk nilai ha = 0.5 m

ϡ Menetukan angka tambahan tinggi jagaan yang didasarkan pada tinggi bendungan (hi)
nilai hi yang diambil berdasarkan type bendungan = 1.00

jadi untuk tinggi jagaan :

he
Hf = Δh + + ha + hi
2

0.494
Hf = 0.910 + + 0.5 + 1.00
2

Hf = 2.657 Þ 2.5 m

c. Tinggi Puncak Bendungan (H)

H = el.puncak - el. Dasar

diketahui :

elevasi dasar = + 65.00


elevasi m.a.b = + 70.00

elevasi puncak = elevasi m.a.b + 2


= + 70.00 + 2
= + 72.00

H = el.puncak - el. Dasar


= + 72.00 - + 55.00
= 17.00 m

d. Lebar mercu bendungan (b)

b = 3.6 x H1/3 - 3.0


1/3
= 3.6 x 17.00 - 3.0
= 6.26 m

e. Lebar Bendungan (L)

L = 4H + b
= 4 x 17.00 + 6.26
= 74.26 m

f. Kemiringan Lereng Bendungan


Bendungan ini direncanakan dengan kemiringan :

hulu = 1 : 2
hilir = 1 : 2

g. Kemiringan lereng Anti Kedap Air


Zona anti kedap air direncanakan dengan kemiringan :
hulu = 3 : 1
hilir = 3 : 1
UNGAN

Kontur (Km2)

0.00
55.00
60.00
65.00
70.00
75.00
80.00
85.00

55.00 )

60.00 )
65.00 )

Vol Tampungan ( x 106)

(m)
0.00
91.67
379.08
691.49
1028.92
1391.34
1778.78
2191.21

= 751.87 m3 / hari
m
+ 65.895 m
m

1.35

21.35
Tugas Bangunan Air II

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Banjir (Titik 1)

No. W T= N= Ne=e.W.sin α b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos α Sin α u U'=
Irisan =Ag W.sin α W . Cos α e = 0.15 cos α = u.U' N-Ne-
1 1 13.14 8.01 52.626 1.80 94.726 27.0 0.891 0.454 43.005 84.402 6.4507233 0.00 14.747 0.000 77.95
2 2 5.37 4.06 21.802 1.80 39.244 19.0 0.946 0.326 12.777 37.106 1.9164875 5.37 5.679 30.499 4.691
3 3 5.37 3.32 17.828 1.80 32.091 13.0 0.974 0.225 7.219 31.269 1.0828397 5.37 5.511 29.595 0.590
4 4 5.37 1.95 5.236 1.80 9.424 8.0 0.990 0.139 1.312 9.333 0.1967424 5.37 5.423 29.120 -19.98
64.312 162.109 63.24
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 9.0 o
C.L + N'.Tan q
Fs =
C . qc . 2p .N T + Te
C . L =
360
101.804 + 35.303
=
88.628

= 1.55 ³ 1.2 Aman

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Banjir (Titik 2)

No. W T= N= Ne=e.W.sin α b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos α Sin α u U'=
Irisan =Ag W.sin α W . Cos α e = 0.15 cos α = u.U' N-Ne-
1 1 13.14 8.01 52.626 1.80 94.726 27.0 0.891 0.454 43.005 84.402 6.4507233 0.00 14.747 0.000 77.95
2 1 5.37 4.06 21.802 1.80 39.244 19.0###0.946 0.326 12.777 37.106 1.9164875 5.37 5.679 30.499 4.691

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

3 2 5.37 3.32 17.828 1.80 32.091 13.0 0.974 0.225 7.219 31.269 1.0828397 5.37 5.511 29.595 0.590
4 1 5.37 1.95 5.236 1.80 9.424 8.0 0.990 0.139 1.312 9.333 0.1967424 5.37 5.423 29.120 -19.98
64.312 162.109 63.24
=
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) 9o
C.L + N'.Tan q
Fs =
C.qc. 2p .N T + Te
C . L =
360
101.804 + 38.164
=
88.628

= 1.58 ³ 1.2 Aman

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Banjir (Titik 3)

No. W T= N= Ne=e.W.sin α b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos α Sin α u U'=
Irisan =Ag W.sin α W . Cos α e = 0.15 cos α = u.U' N-Ne-
1 1 13.14 8.01 52.626 1.80 94.726 26.0 0.899 0.438 41.525 85.139 6.2287889 0.00 14.620 0.000 78.91
2 1 5.37 4.06 21.802 1.80 39.244 18.0 0.951 0.309 12.127 37.323 1.8190576 5.37 5.646 30.321 5.183
3 2 5.37 3.32 17.828 1.80 32.091 13.0 0.974 0.225 7.219 31.269 1.0828397 5.37 5.511 29.595 0.590
4 1 5.37 1.95 5.236 1.80 9.424 8.0 0.990 0.139 1.312 9.333 0.1967424 5.37 5.423 29.120 -19.98
62.183 163.064 64.70
=
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) 8o
C.L + N.Tan q
Fs =
C. qc. 2p . N Σ (T + Te)
C.L=
360
91.026 + 37.008
=
86.642

= 1.48 ³ 1.2 Aman

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Banjir (Titik 4)

No. W T= N= Ne=e.W.sin α b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos α Sin α u U'=
Irisan =Ag W.sin α W . Cos α e = 0.15 cos α = u.U' N-Ne-
1 1 5.00 8.01 20.025 1.80 36.045 26.0 0.899 0.438 15.801 32.397 2.3701632 0.00 5.563 0.000 30.02
2 1 5.00 4.06 20.300 1.80 36.540 18.0 0.951 0.309 11.291 34.752 1.6937221 5.00 5.257 26.287 6.771
3 1 5.00 3.32 16.600 1.80 29.880 ###13.0 0.988 0.156 4.674 29.512 0.7011393 5.00 5.062 25.312 3.499
4 1 2.89 1.95 2.818 1.80 5.072 8.0 0.990 0.139 0.706 5.023 0.1058819 2.89 2.918 8.434 -3.51
32.473 101.683 36.78

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 13 o


C.L + N'.Tan q
Fs =
C . qc . 2p .N T + Te
C . L =
360
92.238 + 15.883
=
47.725

= 2.27 ³ 1.2 Aman

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Waduk Kering (Titik 1)

No. W T = N = Ne=e.W.sin a b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos a Sin a u U'=
Irisan =Ag W.sin a W . Cos a e = 0.15 cos a = u.U' N-Ne-
1 1 5.00 8.01 20.025 2.00 40.050 27.0 0.891 0.454 18.182 35.685 2.7273479 0.00 5.612 0.000 32.957
2 1 5.00 4.06 17.778 2.00 35.556 5.4 0.996 0.094 3.346 35.398 0.5019173 5.00 5.022 25.111 9.785
3 1 2.89 1.95 2.818 2.00 5.636 4.4 0.997 0.077 0.432 5.619 0.0648525 2.89 2.899 8.377 -2.823
4 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.3 0.997 0.075 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
5 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.3 0.997 0.075 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
6 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.3 0.997 0.075 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
7 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.4 0.997 0.077 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
21.961 76.702 39.920
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 0o
C.L + N'.Tan q
Fs =
C . qc . 2p .N T + Te
C . L =
360
0.000 + 18.034
=
33.466

= 0.54 ³ 1.2 Aman

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Waduk Kering (Titik 2)

No. W T = N = Ne=e.W.sin a b U N' =


Zone b h Luas (A) g a Cos a Sin a u U'=
Irisan =Ag W.sin a W . Cos a e = 0.15 cos a = u.U' N-Ne-
1 1 5.00 8.01 20.025 2.00 40.050 27.0 0.891 0.454 18.182 35.685 2.7273479 0.00 5.612 0.000 32.957
2 1 5.00 4.06 17.778 2.00 35.556 5.2 0.996 0.091 3.223 35.410 0.4833798 5.00 5.021 25.103 9.823
3 1 2.89 1.95 2.818 2.00 5.636 4.2 0.997 0.073 0.413 5.620 0.0619101 2.89 2.898 8.375 -2.816
4 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.1 0.997 0.071 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

5 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.1 0.997 0.071 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
6 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.1 0.997 0.071 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
7 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.2 0.997 0.073 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
21.818 76.715 39.964
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 0o
C.L + N'.Tan q
Fs =
C . qc . 2p .N T + Te
C . L =
360
0.000 + 20.067
=
33.325

= 0.60 ³ 1.2 Aman

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Waduk Kering (Titik 3)

No. W T= N= Ne=e.W.sin a b U N=
Zone b h Luas (A) g a Cos a Sin a W . Cos a
u U'=
Irisan =Ag W.sin a e= 0.15 cos a = u.U' N-Ne-U
1 1 5.00 8.01 20.025 2.00 40.050 26.0 0.899 0.438 17.557 35.997 2.6335147 0.00 5.563 0.000 33.363
2 1 5.00 4.06 17.778 2.00 35.556 5.2 0.996 0.091 3.223 35.410 0.4833798 5.00 5.021 25.103 9.823
3 1 2.89 1.95 2.818 2.00 5.636 4.2 0.997 0.073 0.413 5.620 0.0619101 2.89 2.898 8.375 -2.816
4 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.2 0.997 0.073 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
5 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.0 0.998 0.070 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
6 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.0 0.998 0.070 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
7 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.1 0.997 0.071 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
21.192 77.027 40.370
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 0o
C.L + N.Tan q
Fs =
C . qc . 2p . N Σ (T + Te)
C.L=
360
0.000 + 19.351
=
32.746

= 0.59 ≥ 1.2 …………. Aman

Tabel Perhitungan Irisan Bidang Luncur Sebelah Hulu Pada Saat Waduk Kering (Titik 4)

No. W T= N= Ne=e.W.sin a b U N=
Zone b h Luas (A) g a Cos a Sin a u U'=
Irisan =Ag W.sin a W . Cos a e= 0.15 cos a = u.U' N-Ne-U
1 1 5.00 8.01 20.025 2.00 40.050 26.0 0.899 0.438 17.557 35.997 2.6335147 0.00 5.563 0.000 33.363
2 1 5.00 4.06 17.778 2.00 35.556 5.4 0.996 0.094 3.346 35.398 0.5019173 5.00 5.022 25.111 9.785

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

3 1 2.89 1.95 2.818 2.00 5.636 4.4 0.997 0.077 0.432 5.619 0.0648525 2.89 2.899 8.377 -2.823
4 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.2 0.997 0.073 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
5 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.2 0.997 0.073 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
6 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.2 0.997 0.073 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
7 1 0.00 0.00 0.000 2.00 0.000 4.3 0.997 0.075 0.000 0.000 0.0000000 0.00 0.000 0.000 0.000
21.335 77.014 40.325
Besar Sudut Peralihan dari Garis Depresi (qc) = 0o
C.L + N'.Tan q
Fs =
C . qc . 2p .N T + Te
C . L =
360
0.000 + 17.637
=
32.887

= 0.54 ≥ 1.2 Aman

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

njir (Titik 1)
Te =
N' =
f Tan φ N'.Tan φ C C.L W.e.cos T + Te
N-Ne-U
α
77.951 25.0 0.466 36.3491 4 53.004 12.660 55.665
4.691 19.0 0.344 1.6152 4 23.303 5.566 18.342
0.590 14.0 0.249 0.1472 4 19.637 4.690 11.909
-19.984 8.0 0.141 -2.8086 4 5.861 1.400 2.712
63.248 35.303 101.804 88.628

njir (Titik 2)
Te =
N' =
f Tan φ N'.Tan φ C C.L W.e.cos T + Te
N-Ne-U
α
77.951 27.0 0.510 39.7180 4 53.004 12.660 55.665
4.691 21.0 0.384 1.8007 4 23.303 5.566 18.342

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

0.590 16.0 0.287 0.1693 4 19.637 4.690 11.909


-19.984 10.0 0.176 -3.5238 4 5.861 1.400 2.712
63.248 38.164 101.804 88.628

30.1 5
6

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

njir (Titik 3)
Te =
N' =
f Tan φ N'.Tan φ C C . L W.e.cos T + Te
N-Ne-U
α
78.911 26.0 0.488 38.4873 4 47.527 12.771 54.296
5.183 20.0 0.364 1.8866 4 20.835 5.598 17.726
0.590 15.0 0.268 0.1582 4 17.455 4.690 11.909
-19.984 10.0 0.176 -3.5238 4 5.210 1.400 2.712
64.700 37.008 91.026 86.642

njir (Titik 4)
Te =
N' =
f Tan φ N'.Tan φ C C.L W.e.cos T + Te
N-Ne-U
α
30.027 24.0 0.445 13.3688 4 29.388 4.860 20.661
6.771 18.0 0.325 2.2001 4 31.524 5.213 16.504
3.499 13.0 0.231 0.8079 4 26.771 4.427 9.101
-3.517 8.0 0.141 -0.4943 4 4.556 0.753 1.459
36.780 15.883 92.238 47.725

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

ering (Titik 1)
Te =
N' =
N-Ne-U f Tanf N'.Tanf C C . L W.e.cos T + Te
a
32.957 25.0 0.466 15.3683 0 0.000 5.353 23.535
9.785 19.0 0.344 3.3692 0 0.000 5.310 8.656
-2.823 14.0 0.249 -0.7038 0 0.000 0.843 1.275
0.000 8.0 0.141 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 46.2 1.043 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 42.0 0.900 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 37.7 0.773 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
39.920 18.034 0.000 33.466

(Titik 2)

Te =
N' =
N-Ne-U f Tanf N'.Tanf C C . L W.e.cos T + Te
a
32.957 27.0 0.510 16.7927 0 0.000 5.353 23.535
9.823 21.0 0.384 3.7707 0 0.000 5.311 8.534
-2.816 10.0 0.176 -0.4966 0 0.000 0.843 1.256
0.000 47.7 1.099 0.0000 0 0.000 0.000 0.000

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

0.000 43.7 0.956 0.0000 0 0.000 0.000 0.000


0.000 39.6 0.827 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 35.4 0.711 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
39.964 20.067 0.000 33.325

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

(Titik 3)

N= Te =
f Tanf N.Tanf C C.L W.e.cos a
T + Te
N-Ne-U
33.363 26.0 0.488 16.2723 0 0.000 5.400 22.956
9.823 20.0 0.364 3.5753 0 0.000 5.311 8.534
-2.816 10.0 0.176 -0.4966 0 0.000 0.843 1.256
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
40.370 19.351 0.000 32.746

(Titik 4)

N= Te =
f Tanf N.Tanf C C.L W.e.cos a
T + Te
N-Ne-U
33.363 24.0 0.445 14.8542 0 0.000 5.400 22.956
9.785 18.0 0.325 3.1793 0 0.000 5.310 8.656

ASRIANY 105 810 1395 10


Tugas Bangunan Air II

-2.823 8.0 0.141 -0.3967 0 0.000 0.843 1.275


0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
0.000 0.0 0.000 0.0000 0 0.000 0.000 0.000
40.325 17.637 0.000 32.887

ASRIANY 105 810 1395 10


60 565.77
65 1018.21

751.87

62.056626293