Anda di halaman 1dari 4

SCABIES Disahkan oleh Kepala

No. Kode : Puskesmas Ngkeran


Terbitan :
No. Revisi :
UPTD SOP Tgl. Mulai :
Ahmadi Bahri, S. Kep
PUSKESMAS Berlaku
NIP.
NGKERAN Halaman :
198008162010031001

1. Tujuan Agar dokter dapat menegakkan diagnosa scabies dan melakukan


pengobatan dan edukasi kepada pasien tentang scabies.
2. Kebijakan Sebagai pedoman bagi dokter untuk mendiagnosa dan mengobati pasien.
3. Ruang Lingkup Poli umum Puskesmas Ngkeran
4. Definisi Skabies adalah penyakit disebabkan oleh sarcoptes scabiei var hominis
yang dapat ditularkan melalui kontak erat dengan orang yang terinfeksi
merupakan penyakit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi
terhadap kutu yang tinjanya pada kulit manusia.
5. Prosedur a. Pasien mendaftar ke loket pendaftaran pasien.
b. Pasien antri dan duduk di ruang tunggu.
c. Perawat memanggil pasien sesuai nomor urut.
d. Perawat menulis identitas pasien di buku register.
e. Dokter melakukan anamnesa pada pasien apakah pasien
mengeluhkan rasa gatal yang tak tertahan diseluruh tubuh terutama
pada malam hari, timbul ruam seperti jerawat / terowongan terutama
disela jari dan diikuti bagian tubuh lainnya, luka akibat garukan.
f. Dokter menanyakan apakah pasien memiliki riwayat keluhan yang
sama sebelumnya, apakah ada kelurga mengalami hal yang sama/
yang berasal dari pasantren.
g. Perawat melakukan pemeriksaan tekanan darah
h. Perawat melakukan pemeriksaan nadi
i. Dokter menegakan diagnosa berdasarkan hasil anamnesis dan
pemeriksaan fisik, yaitu:
- Adanya terowongan-terowongan kecil di bawah kulit (kanakuli) di
daerah lipatan kulit tipis, seperti sela-sela jari tangan, sekitar kemaluan
(pada anak), siku bagian luar, kulit sekitar payudara, bokong dab perut
bagian bawah
- Jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, maka akan timbul gambaran
pustule (bisul kecil).
j. Dokter menulis resep dan melakukan edukasi .
- Antihistamin
klorfeniramin maleat 4-6 mg, 3 x 1 tablet
Loratadin atau Cetirizine 10 mg dosis tunggal ( pasien dewasa )
Loratadin 0,5 mg/kgBB atau cetirizine 0,3 mg/kgBB
- Antibiotik hanya diberikan bila terjadi infeksi sekunder
- Topical
Salep 24
Scabimite (permetrin 5%)
Edukasi :
- Mencuci bersih dan atau menganjurkan merebus handuk, seprei maupun
baju penderita scabies, kemudian menjemurnya hingga kering.
Menghilangkan factor predisposisi antara lain dengan penyuluhan
mengenai hygiene perorangan dan lingkungan.
- Menghindari pemakaian baju, handuk, seprei bersama-sama
- Mengobati seluruh anggota keluarga atau masyarakat yang terinfeksi
untuk memutuskan rantai penularan.
k. Perawat mempersilahkan pasien mengambil obat di apotik
l. Dokter menulis hasil anamnesa, pemeriksaan , diagnosa dan terapi di
rekam medis pasien
m. Perawat menulis hasil diagnosa, terapi di buku register

6. Diagram alir
memanggil melakukan anamnesa melakukan pemeriksaan
pasien sesuai , dan riwayat penyakit fisik meliput TD, nadi,
nomor urut sebelumnya,

Petugas menulis resep Petugas menegakan Petugas menegakan


diagnosa diagnosa berdasarkan
pemeriksaan fisik, dan
anamnesa

Petugas Petugas menulis hasil menulis hasil


memeprsilahkan pasien pemeriksaan dan terapi pemeriksaan
mengambil obat di di CM dalam buku
apotik register.

7. Referensi  Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan


Kesehatan Primer Hal 466-470,
8. Dokumen  Catatan Medik,
Terkait
 Buku Register,
 Blanko Resep
9. Distribusi  Rawat Inap
 Laboratorium

10. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai
diberlakukan
SCABIES
No. Kode :
Terbitan :
DAFTAR No. Revisi :
UPTD TILIK Tgl. Mulai Berlaku :
PUSKESMAS Halaman :½
NGKERAN

Tidak
No Langkah Kegiatan Ya Tidak Berlaku
1 Apakah Perawat memanggil pasies sesuai nomor urut?
2 Apakah Perawat menulis identitas pasien di buku register?
3 Apakah Dokter melakukan anamnesa pada pasien apakah
pasien mengeluhkan rasa gatal yang tak tertahan
diseluruh tubuh terutama pada malam hari, timbul
ruam seperti jerawat / terowongan terutama disela jari
dan diikuti bagian tubuh lainnya, luka akibat
garukan.?
4 Apakah Dokter menanyakan apakah pasien memiliki riwayat
keluhan yang sama sebelumnya, apakah ada kelurga
mengalami hal yang sama/ yang berasal dari
pasantren?
5 Apakah Perawat melakukan pemeriksaan tekanan darah?
6 Apakah Perawat melakukan pemeriksaan nadi?
7 Apakah Dokter menegakan diagnosa berdasarkan hasil
anamnesis dan pemeriksaan fisik, yaitu:
- Adanya terowongan-terowongan kecil di bawah
kulit (kanakuli) di daerah lipatan kulit tipis, seperti
sela-sela jari tangan, sekitar kemaluan (pada anak),
siku bagian luar, kulit sekitar payudara, bokong dab
perut bagian bawah
- Jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, maka
akan timbul gambaran pustule (bisul kecil).
8 Apakah Dokter menulis resep dan melakukan Edukasi?
- Antihistamin
klorfeniramin maleat 4-6 mg, 3 x 1 tablet
Loratadin atau Cetirizine 10 mg dosis tunggal ( pasien
dewasa )
Loratadin 0,5 mg/kgBB atau cetirizine 0,3 mg/kgBB
- Antibiotik hanya diberikan bila terjadi infeksi sekunder
- Topical
Salep 24
Scabimite (permetrin 5%)
Edukasi :
- Mencuci bersih dan atau menganjurkan merebus
handuk, seprei maupun baju penderita scabies,
kemudian menjemurnya hingga kering. Menghilangkan
factor predisposisi antara lain dengan penyuluhan
mengenai hygiene perorangan dan lingkungan.
- Menghindari pemakaian baju, handuk, seprei bersama-
sama
- Mengobati seluruh anggota keluarga atau masyarakat
yang terinfeksi untuk memutuskan rantai penularan.

9 Apakah Perawat mempersilahkan pasien mengambil obat di


apotik?
10 Apakah Perawat menulis hasil anamnesa, pemeriksaan ,
diagnosa dan terapi direkam medik pasien?
11 Apakah Perawat menulis diagnosa di rekam medik?
12 Apakah Perawat menulis hasil diagnosa, terapi di buku
register?

CR :………………%.

Ngkeran,……………………
Pelaksana/ Auditor

(………………………………)