Anda di halaman 1dari 9

TUGAS KEPERAWATAN KOMUNITAS I

KASUS KEPERAWATAN KOMUNITAS

Annisa Nurul Anastasya


NIM : 201601101
IIIB Keperawatan

PRODI ILMU KEPERAWATAN


STIKES WIDYA NUSANTARA PALU
2018
Kasus Keperawatan Komunitas

Oleh : Ns. Inda Mariana Harahap., MNS

Dari hasil pengkajian yang dilakukan sekelompok mahasiswa stase keperawatan


keluarga dan komuitas di desa A didapatkan data :

Data hasil wawancara dengan kepala desa dan kepala puskesmas, serta windshield
survey didapatkan data bahwa :

Mayoritas penduduk Desa A adalah suku jawa, sehari-hari bekerja sebagai petani,
dengan penghasilan dibawah UMR. Desa A terletak didaerah dataran tinggi yang sejuk.
Transportasi yang digunakan masyarakat keluar desa adalah angkutan umum sebanyak
70 %. Angkutan umum yang menuju keluar desa hanya ada dipagi hari saja. Tidak ada
fasilitas pelayanan kesehatan di desa A. Jarak puskesmas dengan desa A adalah 20 km
dan jarak rumah sakit dengan desa A adalah 50 km. petugas kesehatan datang ke desa A
memberikan pelayanan kesehatan 1 bulan sekali pada saat posyandu. Angka kematian
bayi di desa A 42/1000 kelahiran sedangkan angka kematian bayi kabupaten hanya
34/1000 kelahiran. 50 % ibu hamil tidak memeriksakan kehamilan ke puskesmas atau
posyandu, 80 % ibu hamil bersalin ditolong oleh dukun yang tidak terlatih.

Data hasil penyebaran angket pada 50 keluarga yang memiliki bayi dan balita

 Balita yang tidak memiliki KMS 5.26 %


 Keluarga tidak mampu membaca hasil pada KMS 30 %
 Pemberian makanan kurang dari porsi 68.9 %, frekuensi makan kurang dari 2 kali
perhari 18.4 %, makanan yang tidak dihabiskan 22.3 %
 Pemenuhan zat gizi kurang (hanya nasi dan lauk) 15.5 %
 Pemberian makanan tidak sesuai dengan usia 15 %
 100 % ibu yang memiliki bayi dan balita tidak pernah mendapatkan informasi
terkait gizi balita baik dari kader maupun dari tenaga kesehatan
 Cangkupan UCI (Universal Child Immunization) 45 % pada bayi dan balita di desa
A
 80 % ibu yang mememiliki bayi dan balita tidak pernah mendapatkan informasi
tentang imunisasi baik dari kader maupun tenaga kesehatan
 75 % ibu yang mememiliki bayi dan balita tidak tau manfaat imunisasi
 80 % ibu yang mememiliki bayi dan balita tidak tau jenis imunisasi dan fungsinya

Dari data diatas, buatlah analisa data, diagnosa keperawatan, dan rencana
keperawatan.
Analisa Data
No Data Etiologi Problem

1. 100 % ibu yang memiliki bayi dan Sangat rendahnya Resiko tinggi
balita tidak pernah mendapatkan informasi ibu terkait terjadinya penyakit
informasi terkait gizi balita baik gizi balita gizi buruk pada bayi
dari kader maupun dari tenaga dan balita
kesehatan

2.  80 % ibu yang mememiliki Kurangnya Resiko tinggi


bayi dan balita tidak pernah pengetahuan ibu bayi terjadinya penyakit
mendapatkan informasi dan balita tentang yang menyebabkan
tentang imunisasi baik dari imunisasi (jenis, kecacatan bahkan
kader maupun tenaga manfaat dan kematian pada bayi
kesehatan fungsinya) dan balita (polio,
 75 % ibu yang mememiliki campak, Hepatitis
bayi dan balita tidak tau B, TBC, Rubella)
manfaat imunisasi
 80 % ibu yang mememiliki
bayi dan balita tidak tau jenis
imunisasi dan fungsinya
 Cangkupan UCI (Universal
Child Immunization) 45 %
pada bayi dan balita di desa A
Diagnosa Keperawatan

1. Resiko defisit nutrisi berhubungan dengan ketidaktahuan ibu tentang


informasi gizi balita sehat
2. Resiko gangguan pertumbuhan dan perkembangan berhubungan dengan
kurangnya informasi ibu tentang imunisasi (jenis, manfaat dan fungsi)
3. Defisit pengetahuan ibu berhubungan dengan tidak pernahnya
mendapatkan informasi tentang gizi balita dan imunisasi
Rencana Keperawatan
No Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional Sasaran Yang Tempat Penanggung Dana
Keperawatan Terlibat Jawab
1. Resiko defisit 1. Tujuan jangka 1. Berikan Bekali Ibu bayi Pihak Desa Kantor Annisa Kas Desa
nutrisi panjang : Tidak pendidikan pengetahuan dan balita A dan Balai A
berhubungan terjadinya kesehatan ibu seputar pihak Desa A
dengan penyakit gizi pada ibu gizi bayi dan Puskesmas
ketidaktahuan buruk pada tentang gizi balita yang
ibu tentang bayi dan balita bayi dan sehat dan
informasi gizi didesa A balita sehat seimbang
balita sehat 2. Tujuan jangka dan seimbang
pendek :
a. 80% ibu 2. Kolaborasi Agar Ibu dan Pihak Desa Kantor Annisa Kas Desa
paham dengan pihak masyarakat pihak A dan Balai A
tentang gizi puskesmas tidak lagi Puskesmas pihak Desa A
bayi dan tentang tidak Puskesmas
balita sehat jadwal menerima
didesa A penyuluhan informasi dari
b. 80% ibu dan tenaga
memiliki pemeriksaan kesehatan
bayi dan bayi dan terutama
balita gizi balita dipuskesmas
sehat dan
seimbang 3. Ajari ibu cara Agar ibu tahu Ibu bayi Pihak Desa Kantor Annisa Kas Desa
didesa A membaca keadaan bayi dan balita A dan Balai A
KMS (Kartu dan balita pihak Desa A
Menuju setiap kali Puskesmas
Sehat) yang pemeriksaan
dibawa setiap
kali
pemeriksaan

4. Memotivasi Untuk Ibu bayi Pihak Desa Kantor Annisa Kas Desa
ibu untuk memonitor dan balita A dan Balai A
rutin keadaan bayi Puskesmas Desa A
memeriksaka atau balita
n bayi atau sehingga tidak
balitanya ke terjadi defisit
Puskesmas nutri ataupun
sesuai jadwal kelebihan
nutrisi

2. Resiko 1. Tujuan jangka 1. Berikan Pembekalan Ibu bayi Pihak Desa Kantor Nurul Masyarakat
gangguan panjang : pendidikan pengetahuan dan balita A dan Balai Desa A
pertumbuhan Tidak kesehatan pada ibu Puskesmas Desa A
dan terjadinya pada ibu terkait
perkembangan penyakit tentang imunisasi
berhubungan gangguan imunisasi
dengan pertumbuhan (jenis,
kurangnya dan manfaat dan
informasi perkembangan fungsi)
tentang (misalnya
imunisasi penyakit yang 2. Kolaborasi Agar Ibu bayi Pihak desa Kantor Nurul Masyarakat
(jenis, manfaat menyebabkan dengan pihak pemberian dan pihak A dan Balai Desa A
dan fungsi) kecacatan Puskesmas imunisasi Puskesmas Puskesmas Desa A
bahkan mengenai pada anak
sampai jadwal lengkap sesuai
kematian) pemberian jadwal dan
pada bayi dan imunisasi mencegah
balita didesa lengkap dan penyakit
A tambahan kecacatan
2. Tujuan jangka pada ibu bayi pada bayi dan
pendek : dan balita balita
a. 80% ibu (misalnya
paham polio)
pentingnya
imunisasi 3. Memotivasi Agar Ibu bayi Pihak Desa Kantor Nurul Masyarakat
bagi bayi ibu bayi dan menumbuhkan dan balita A dan Balai Desa A
dan balita balita tentang kesadaran ibu Puskesmas Desa A
b. 80% bayi pentingnya bayi dan balita
dan balita imunisasi tentang betapa
didesa A baik lengkap pentingnya
tidak dan tambahan imunisasi bagi
terkena pada bayi dan bayi dan balita
penyakit balita untuk sejak dini
yang rutin sampai dia
menyebabk membawa dewasa
an bayi atau terhindar dari
kecacatan balitanya penyakit yang
akibat tidak imunisasi ke menyebabkan
diimunisasi Puskesmas kecacatan
(polio, atau bahkan
Rubella Posyandu kematian
dan
lainnya) 4.
c. 80% bayi
dan balita
didesa A
terimunisas
i lengkap
sesuai
jadwal
pemberian

3. Defisit 1. Tujuan jangka 1. Berikan Untuk Ibu bayi Pihak Desa Kantor Anastasya Tim
pengetahuan panjang : pendidikan menambah dan balita A Balai Perawat
berhubungan Peningkatan kesehatan pengetahuan Desa Komunitas
dengan tidak pengetahuan tentang gizi ibu tentang
pernah ibu terkait gizi balita dan gizi balita dan
mendapatkan balita dan imunisasi (jenis, imunisasi
informasi imunisasi manfaat dan
tentang gizi sebesar 80% fungsi)
balita dan 2. Tujuan jangka
imunisasi pendek : 2. Kolaborasi Agar Ibu dan Pihak Desa Kantor Anastasya Tim
(jenis, fungsi a. 80% ibu dengan pihak masyarakat masyarakat A dan Balai Perawat
dan manfaat) bayi dan Puskesmas desa desa A pihak Desa Komunitas
balita paham A terkait jadwal mendapatkan Puskesmas
tentang gizi penyuluhan pelayanan
balita tentang gizi yang rutin
b. 80% ibu balita dan terkait
bayi dan imunisasi informasi
balita paham (jenis, manfaat kesehatan bayi
tentang dan fungsi) dan balita
imunisasi yang belum
(jenis, pernah
fungsi dan didapatkan
manfaat)
c. 80% ibu 3. Memotivasi ibu Agar Ibu dan Pihak Desa
mulai sadar bayi dan balita masyarakat masyarakat A dan Kantor Anastasya Tim
akan untuk rutin terutama ibu masyarakat Balai Perawat
pentingnya memeriksakan sadar akan Desa Komunitas
imunisasi dan ikut pentingnya
bagi bayi penyuluhan kesehatan bayi
dan balita terkait dan balita
kesehatan bayi serta
dan balita serta pentingnya
imunisasi imunisasi bagi
diPuskesmas bayi dan balita