Anda di halaman 1dari 34
WALIKOTA PADANG PERATURAN WALIKOTA PADANG NOMOR °} TAHUN 2007 TENTANG UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP/UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP DAN SURAT PERNYATAAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN Menimbang Mengingat DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PADANG, bahwa berdasarkan Pasal 3 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, bagi jenis usaha dan atu kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) wajib melakukan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup / Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL/UPL); b. bahwa berdasarkan Pasal 3 ayat (3) Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 21 Tahun 2004 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup / Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup di Propinsi Sumatera Barat, setiap usaha dan atau kegiatan yang jenis dan skala ukurannya tidak termasuk wajib AMDAL atau UKL/UPL wajib membuat Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL); ¢. bahwa berdasarken pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b di atas perlu membentuk Peraturan Walikota Padang tentang Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup / Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL/UPL) dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan. 1. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1956, tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 20); 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3699); 3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4389); 4, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintan Pengganti Undang-Undang Menetapkan 2 Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4548); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1960 tentang Perubahant Batas Wilayah Kotemadya Daerah Tingkat 1 Padang (Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Nomior 3164); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1988 tentang Koordinas! Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah (Lembaran Negara Tahun 1988 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3373); 7, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Anelisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1999 Nornor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3838); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom (Lemberan Negara Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952); 9. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2001 tentang Jenis Rencana Usaha dan atau Kegiatan yang wajib ditengkapl dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hicup; 10. Keputusan Menteri Negera Lingkungan Hidup Nomor 86 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelotaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungen Hidup; 14. Keputusan Gubemur Sumatera Barat Nomer 21 Tahun 2004 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Ookumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup di Propinsi Sumatera Barat; 12, Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 13 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2004 Nomor 22). 13. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Kualltas Air dan Pengendallan Pencemaran Alr Lembaran Oaerah Tahun 2006 Nomor 03). EMUTUSKAN ; PERATURAN WALIKOTA PADANG TENTANG _UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP / UPAYA PEMANTAUAN LEINGKUNGAN HIDUP DAN SURAT PERNYATAAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Waliketa yang dimaksud dengan : 1. Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hiup (UKL/UPL) adalah upaya yang dilakukan dafom pengelolaan dan pemantauan ingkungan hidup ofeh penanggung jawab usaha dan atau keglatan yang tdak wajib metakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL), 2, Surat Pemyatzan Pengelolaan Lingkungan yang selaniumya disebut SPPL adalah Surat Perayataan Pengetolaan Lingkungan bagi kegiatan yang Udak wajlb AMDAL dan atau tidak wafib UKL/UPL. a 3 3. Usaha dan atau kegiatan adalah kegiatan yang bersifat komersil dlakukan orang pribadl atau badan yang memanfaatkan tempat pada setiap lahan dan atau lapangan terbuka mana untuk metakukan usaha dan atau kegiatan tersebut periy prasyarat perizinan. 4, Baden Pengendalian Dampak Lingkungan Kotz Padang yang sclanjutnye disebut Bapedalda adalah instansi yang bertugas mengelola lingkungan hidup dt Kote Padang. 5, Pemrakersa adalah orang atay Badan Hukum yang bertanggung jawab atas suatu rencana usaha dan atau kegiatan yang wajip untuk dilengkapi dengan Upaya Pengeiolaan Lingkungan dan Upaya Pemantouan Lingkungan atau Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan. 6. Perusahaan adalah setiap usaha atau keglatan yang ditakukan orang pribadi atau Badan Hukum dengan tujuan untuk memperoleh Keuntungan baik dalam bentuk produk, perdagangan umum dan jase. 7. Badan Hukum adalah sekumputan orang dan atau modal yang merupekan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang mellputi Perseroant Terbatas (PT), Perseroan Komociter (CV), Baden Usaha Milik Negara atau Daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun. 8, Pejabet Pengawas Lingkungan Hidyp Daerah adalah Pegawai Negeri Sipil yang bereda pada instansi yang bertanggungjawab dalam bidang fingkungan hidup yang memenuhi persyaratan tertentu dan diangkat oleh pejabat yang berwenang. 9, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kate Padang. 10, Pemerintah Daerah adalah Walikota dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintah Daerah, BAB IT MAXSUD DAN KEGUNAAN UKL/UPL DAN SPPL Bagtan Pertama Maksud UKL/UPL dan SPPL Pasal 2 Maksud UKL/UPL dan SPPL adalah : @ Sebagai deser bagi pemrokersa mefakukan pengelolaan lingkungan. b, Sebagai pedoman bagi pejabat pengawas lingkungan hidun dalam pelacsanaan teknis operasional di lapangan, ©, Sebagai acuan dan pedoran bagi masyarakat datam melakukan fungsi kontrolnya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yeng dilakukan oleh pemrakarsa, Bagian Kedua Kegunaan UKL/UPL dan SPPI. Pasal 3 (1) Kegurean UKL/UPL dan SPPt bagi Pemerintah Daerah : a. Salah satu perangkat utame dalam manajemen lingkungen hidup; b, Program penyelamatan lingkungan hidup; ¢. Instrumen Hukum Administrasi untuk mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan; d, Merupakan dokumen yang wajib ditaati pemrakarsa usaha dan atau kegiaten dalam melaksanakan keciatan; @, Sebagai dokumen bagi Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup. (2) Kegunaan UKC/LPL dan SPPL bagi Pemrakarsa: a. ‘Sebagai syarat untuk mempercieh iin melakukan usaha dan atau kegiatan dari instansi yang berwenang; b, Menjamin keberlangsungan usaha dan atau kegiatan Karena adanya kelayakan aspek ekonomis, aspek teknis dan aspek lingkungan;