Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH TENTANG

Jenis Survei Klas,Non Klas ,Priode Pelaksanaan Survei,Prosedur


Pelaksanaan Survei,Notasi Dan Tanda Klas

Di susun oleh kelompok :

 Anggi Zulfahmi
 Wahyu Fernando, d.
 Yogi Pratama Lubis

Dosen pengajar :
Afriantoni, ST,MT

JURUSAN TEKNIK PERKAPALAN


POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah yang maha mengetahui dan maha bijaksana yang telah
member petunjuk agama yang lurus kepada hamba-Nya dan hanya kepada-Nya. Salawat
serta salam semoga tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW yang membimbing umat
nya degan suri tauladan-Nya .
Syukur kehadiran Allah SWT, karena dengan pertolonganNya kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Jenis Survei Klas,Non Klas ,Priode Pelaksanaan
Survei,Prosedur Pelaksanaan Survei,Notasi Dan Tanda Klas.

Tugas ini merupakan salah satu mata kuliah di teknik perkapalan, perawatan kapal
perlu dilakukan untuk mempertahankan ketahanan kapal agar life time nya lama sehingga
tingkat produktifitas lancar berkembang tidak terganggu akibat adanya kerusakan kapal.
Selain itu juga dilakukan survey secara berkala untuk pengecekan kondisi kapal sekaligus
pendataan kapal pada kelas. Tujuan perawatan kapal adalah Menjamin terlaksananya
pelaksanaan sistem pemeliharaan terencana (PMS, Planned Maintenance System) di kapal
yang memenuhi persyaratan.
Meskipun banyak rintangan dan hambatan yang penulis alami dalam proses
pengerjaannya, tapi kami berhasil menyelesaikannya dengan baik.

Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang telah
membantu penulis dalam pembuatan makalah ini.penulis juga mengucapkan terimakasih
kepada teman-teman yang juga sudah memberi kontribusi baik langsung maupun tidak
langsung dalam pembuatan makalah ini.
Semoga makala ini dapat digunakan sebagai panduan dan acuan dalam mata kuliah
kedepannya, Akhir kata penulis mengucapkan Terima kasih.
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang

Dalam bidang perkapalan perawatan kapal perlu dilakukan untuk mempertahankan


ketahanan kapal agar life time nya lama sehingga tingkat produktifitas lancar berkembang
tidak terganggu akibat adanya kerusakan kapal. Selain itu juga dilakukan survey secara
berkala untuk pengecekan kondisi kapal sekaligus pendataan kapal pada kelas.

Tujuan perawatan kapal adalah Menjamin terlaksananya pelaksanaan sistem


pemeliharaan terencana (PMS, Planned Maintenance System) di kapal yang memenuhi
persyaratan, sesuai dengan:

Ø Peraturan Pemerintah (Statutories) yang mengacu ke Konvensi IMO (International


Maritime Organization); yaitu: Safety of Life at Sea (SOLAS) & Marine Pollution (MARPOL)

Ø Peraturan class baik itu BKI, LR, GL dan Lain-lain

Ø Buku Petunjuk Pemeliharaan dari Manufacturer,

Kapal yang dikelaskan di BKI harus melaksanakan survey mempertahankan kelas sesuai
waktu yang ditentukan.

Dalam rangka mempertahankan kelas, survey periodik dan survey khusus untuk lambung,

instalasi mesin dan instalasi listrik, dan setiap perlengkapan khusus yang dikelaskan harus
dilaksanakan.

Ketentuan umum survey mempertahankan kelas :

 Surveyor harus diberikan kebebasan setiap saat untuk naik ke kapal dan atau
memasuki bengkel, untuk dapat melaksanakan tugasnya.
 Semua bagian yang akan disurvey harus dalam keadaan bebas, bersih dan harus
dalam keadaan bebas dari gas, bila dianggap perlu oleh surveyor
 Sertifikat kelas dan data lainnya yang berkaitan dengan klasifikasi harus ditunjukkan
kepada surveyor.
 BKI berhak untuk memperluas lingkup survey dan atau pemeriksaan karena alasan
tertentu.
 Catatan dari setiap survey, termasuk persyaratan khusus untuk mempertahankan
kelas akan dicatat pada sertifikat klasifikasi terkait.

1.3 Tujuan

 Mengetahui jenis jenis survei clas dan non clas


 Mengetahui Periode dan waktu pelaksanaan tiap survei
 Mengetahui prosedur pelaksanaan survei
 Mengenal dan mengetahui notasi dan tanda clas.

BAB 2
Pembahasan
2.1 Jenis jenis survei

2.1.1.Survey Penerimaan Kelas

Baik kapal baru/sudah jadi harus mendapat kelas dari BKI dengan cara harus menjalani
tahapan survey yang dikenal dengan survey penerimaan kelas. Survey ini terbagi
menjadi :
a. Survey Penerimaan Kelas Bangunan Baru

 Application for classification


 Submission and examination of drawings and documents
 Testing of material and components
 Supervision of construction
 Testing before and seatrial
 Issue of Class certificates

b. Survey Penerimaan Kelas Bangunan Lama


Memiliki sertifikat Klas dari badan kasifikasi yang diakui - IACS

 Survey di laksanakan sesuai TOCA - Transfer of Class Agreement

Tidak memiliki sertifikat Klas dari badan kasifikasi yang diakui - IACS

 Technical review terhadap design plan (gambar design)


 Pemeriksaan kapal diatas dok
 Item pemeriksaan sesuai usia kapal

2.1.2 Survey Mempertahankan Kelas

1. Survey Periodik
2. Survey Non - Periodik

2.1.3Survey Periodik
Survey yang dilakukan berdasarkan tanggal jatuh tempo yang berlaku, survey periodic
sendiri dibagi menjadi beberapa survey, antara lain :

1. Annual Survey (AS) – Survey Tahunan


2. Intermediate Survey (IS) – Survey Pertengahan
3. Special / Renewal Survey (SS) – Survey Pembaruan Kelas
4. Survey Periodik dan Pengujian Bagian Terpisah dari sistem propulsi dan sistem
kemudi (Survey poros baling-baling)
5. Survey Periodik dan Pengujian Terpisah bagian-bagian mesin (Survey Boiler,
pressure vessel, thermal oil plant, dlsb)
6. Docking Survey - Survey Pengedokan
2.1.4 Annual Survey

Survey yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali

 Tujuannya untuk memastikan bahwa lambung kapal, alat-alat penutup / kekedapan


kapal, dan peraturan keselamatan dijaga dalam kondisi yang baik selama
periode renewal class / pembaruan kelas.
 Annual Survey ini juga merupakan item survey yang diakui oleh syah bandar yang
dikuasakan pada surveyor kelas untuk menilai kelayakan kapal dalam rangka
penerbitan Sertifikat Keselamatan Konstruksi.
 Kondisi kapal harus dalam kondisi tidak bermuatan.
 Jatuh tempo survey tahunan adalah setiap tahun pada tanggal kapal tersebut
dilakukan peng-kelasan. Survey dapat dilakukan dalam periode yang terbentang
dari 3 bulan sebelum sampai 3 bulan setelah jadwal jatuh tempo.

Untuk item pemeriksaan pada Annual Survey, meliputi :

1. Sertifikat kapal
2. External inspections pada shell plating diatas garis air dan sekat kedap air
3. Functional test & external inspection terhadap steering gear
4. External inspection of Main propulsion plants, Auxiliaries, Pumps, compressors, heat
exchangers, pipelines, valves and fittings.
5. External inspection of electrical installations
6. External inspection dan functional test thd Fire-protection and Safety equipment, the
check of the equipment

2.1.5 Intermediate Survey

Survey yang dilaksanakan setiap diantara dua sampai tiga tahun sekali untuk kapal
seagoing setelah melakukan Annual Survey pada tahun sebelumnya.

 Tujuannya untuk memastikan pada survey tahunan lambung (annual survey) serta
ditambah dengan survey pada permesinan kapal.
 Intermediate Survey juga merupakan item survey yang diakui oleh syah bandar yang
dikuasakan kepada Surveyor kelas untuk menilai kelayakan kapal dalam rangka
penerbitan Sertifikat Keselamatan Konstruksi.
 Survey ini menjadi kadaluwarsa setelah 2½ tahun dari dimulai periode peng-
kelasan (saat commissioning mengacu pada Pembaharuan Kelas / Renewal Class).
 Survey dapat dilakukan pada kesempatan diantara Annual Survey ke - 2 dan ke – 3.

Untuk item pemeriksaan pada Intermediate Survey, meliputi :

1. Ruangan yang dipakai untuk tangki ballast.


2. Perbaikan cat pelindung pada tangki ballast.
3. Pemeriksaan kondisi lambung di bawah garis air.
4. Perbaikan buritan kapal melingkupi tongkat dan daun
kemudi, shaft dan propeller, sterntube, dan lain-lain.
5. Annual survey yang belum diselesaikan.
6. Peralatan pemadam kebakaran.
7. Pemeriksaan permesinan kapal, yaitu Penggerak utama, Penggerak Utama Mesin
Bantu dan turbin, mesin bantu dan turbin. Pompa, kompresor, vessels dan peralatan
di bawah tekanan, pemanas, alat penukar panas, pipa, katup dan peralatan,
instrumentasi (juga di wilayah kargo).
8. Main and auxiliary steering gear.
9. Peralatan jangkar dan peralatan tambat
10. Instalasi listrik yang melingkupi main generator, auxiliary generator, emergency
generator, main switchboards, motor listrik, panel distribusi dan switch cabinets,
baterai dan seluruh tempat-tempat instalasi kabel sejauh yang dapat diakses.

2.1.6 Special / Class Renewal Survey (Survey Pembaharuan Kelas)

Special Survey / Renewal Survey yaitu survey yang dilaksanakan setiap lima tahun
sekali (setiap berakhirnya masa berlaku sertifkat klasifikasi) dan dilaksanakan diatas dock.

 Tujuannya untuk melakukan pembaruan kelas pada lambung, instalasi mesin,


termasuk instalasi listrik dan perlengkapan khusus yang dikelaskan harus
dilaksanakan pada akhir periode kelas.
 Survey pembaruan kelas dapat dimulai pada survey tahunan ke-empat dna harus
selesai dilaksanakan secara lengkap pada akhir periode kelas.
 Masa survey keseluruhan ≤ 15 bulan.

Untuk Special Survey / Renewal Survey melingkupi :

1. Pembaruan Sertifikat
2. Pemeriksaan terhadap bottom and side plating, coating and painting
3. Pemeriksaan total terhadap kemudi
4. Pemeriksaan total terhadap propeller, stern tube, sistem perporosan, dan bow-
thruster
5. Crank web deflection of Main Engine and Auxiliary Engine
6. General overhaul of Main Engine and Auxiliary Engine
7. Pemeriksaan pompa dan kompresor.

 Additional Survey

Ada dua jenis survey pembaruan kelas bersambung ,yaitu :


1. Survey bersambung lambung (Continuous Hull Survey, CHS)
2. Survey bersambung mesin (Continuous Machinery Survey, CMS)

Survey bersambung lambung & mesin ini dapat dilaksanakan bersamaan dengan
survey jenis lainnya (survey memeperttahankan kelas dan survey khusus). Jangka waktu
antara dua survey yang berurutan dari tiap bagian yang disurvey tidak boleh lebih dari 5
tahun.

Survey bersambung lambung (CHS) adalah item pemeriksaan seurvey pembaharuan


kelas lambung yang dilaksanakan secara bertahap sejak setelah melaksankan SS sampai
SS berikutnya. CHS ini dapat diikuti oleh berbagai jenis kapal kecuali kapal tanki minyak
/ produk minyak, kapal tangki minyak dan kapal curah dengan notasi “ESP”
Survey bersambung mesin (CMS) adalah item pemeriksaan pembaruan kelas instalasi
mesin yang dilaksanakan secara bertahap dan harus selesai pada kurun waktu 5 (lima)
tahun. Instalasi sistem poros baling – baling, ketel uap dan botol angin tidak termasuk item
survey CMS dan disurvey terpisah.
2.2. periode dan waktu pelaksanaan survei

2.1. Annual Survey (AS)

Dilakukan tiap pengulangan tahun setelah kapal diluncurkan, dalam siklus 5 tahun
survey. Annual survey dapat dilakukan 3 bulan sebelum atau sesudah tanggal jatuh tempo.

Dan jika dalam waktu 6 bulan tersebut belum dilakukan annual survey, maka sertifikasi dari
klasifikasi menjadi tidak berlaku.

(LR Rules & Regulation Part 1, Chapter 2, Section 3 ; 3.51, Jan 2007)

2.2 Intermediate Survey (ITSS)

Survey ini dilakukan saat / di antara jangka waktu annual survey yang kedua dan
yang ketiga. Dan dapat dimulai sangat awal saat 3 bulan sebelum tahun kedua kapal.
Selama intermediate survey dapat dilengkapi hal – hal yang diperlukan, kapanpun sampai 3
bulan setelah tahun ketiga kapal. Klasifikasi akan secara otomatis tidak berlaku jika
intermediate survey belum terselesaikan, dan tidak ada toleransi untuk itu.

(LR Rules & Regulation Part 1, Chapter 2, Section 3 ; 3.52, Jan 2007)

2.3. Docking Survey

Dalam 5 tahun siklus survey, harus dilakukan docking survey sebanyak 2 kali.
Dengan periode maksimum antara dua docking survey tidak melebihi 3 tahun. Salah satu
dari docking survey tersebut akan bertepatan dengan special survey. Intermediate survey
dapat diganti dengan In Water Survey (IWS), jika kapal telah memenuhi spesifikasi klas dan
teregistrasi dengan notasi *IWS.

(LR Rules & Regulation Part 1, Chapter 2, Section 3 ; 3.53, Jan 2007)

2.4. Special Surveys at five-yearly intervals

Semua kapal yang di class kan pada LR juga harus dilakukan Spesial survey sesuai
dengan persyaratan yang diberikan pada Chapter 3. Survey ini dilakukan pada interval 5
tahun.an. 5 tahun pertama adalah terhitung dari tanggal kapal selesai dibangun / diserahkan
dari pihak ship builder. dan 5 tahun berikutnya terhitung dari tanggal Special survey yang
sebelumnya. Pertimbangan dapat diberikan atas kebijaksanaan komite untuk setiap
keadaan pengecualian yang memperbolehkan perpanjangan klasifikasi lambung kapal untuk
maksimal tiga bulan di luar tahun kelima. Jika perpanjangan disetujui pada periode
berikutnya klasifikasi lambung kapal akan terhitung dari tanggal jatuh tempo Spesial survey
sebelum diberikan perpanjangan.

(LR Rules & Regulation Part 1, Chapter 2, Section 3 ; 3.59, Jan 2007)
2.5. Complete Surveys of machinery at five-yearly intervals

Jatuh tempo Complete Survey dari permesinan pada interval lima-tahunan, survey
yang pertama lima tahun dari tanggal pembangunan atau tanggal klasifikasi pertama seperti
yang tercatat dalam Buku register, dan lima tahun selanjutnya terhitung dari tanggal
Complete Survey sebelumnya. Pertimbangan dapat diberikan atas kebijaksanaan Komite
untuk setiap keadaan pengecualian yang membenarkan perpanjangan dari survey class
permesinan maksimum tiga bulan melampaui tahun kelima. Jika perpanjangan disepakati,
periode berikutnya akan mulai dari tanggal jatuh tempo dari Complete Survey permesinan
sebelum perpanjangan diberikan. Survei dapat dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo
tetapi tidak boleh lebih dari 12 bulan dari tanggal jatuh tempo, kecuali dengan persetujuan
Komite. Apabila Complete Survey permesinan telah selesai dilakukan lebih dari tiga bulan
sebelum tanggal jatuh tempo, dicatat tanggal penyelesaian akan menjadi tanggal akhir
survei. Dalam semua kasus lain tanggal akan dicatat ulang tahun kelima.

2.3.Prosedur Atau Cara Pelaksanaan Survei Clas

Untuk mendapatkan kelas, kapal harus diperiksa sesuai dengan persyaratan survey
pembaharuan klas dan harus melalui prosedur sebagai berikut :

1) Pemilik kapal mengajukan surat permohonan survey yang ditujukan kepada kepala
cabang Kelas setempat.

2) Kepala cabang Kelas menunjuk salah satu surveyor untuk melaksanakan survey.

3) Surveyor yang ditunjuk mempelajari survey status kapal pada saat ini.

4) Surveyor menghubungi owner untuk menentukan kapan disurvey dan dimana posisi
kapal. Disamping itu surveyor juga melaksanakan diskusi dengan owner mengenai jenis
survey yang dilaksanakan serta pelaksanaan rekomendasi bila ada.

5) Pelaksanaan survey dilapangan oleh surveyor Kelas didampingi owner surveyor.

6) Surveyor mengendorse sertifikat sesuai jenis survey yang dilaksanakan dan


mencantumkan rekomendasi bila ada.

7) Surveyor membuat pra kualifikasi biaya survey dan laporan survey.

Laporan survey dikirim ke owner, Kelas pusat dan di arsip di Kelas cabang setempat.
2.4. Notasi dan Tanda Klas

Mengenai Tanda Kelas Kapal

Setiap kapal yang diklasifikasikan ke BKI memiliki notasi kelas yang tercantum dalam
sertifikat kelas.
Penetapan tanda kelas tergantung pada pembuktian terpenuhinya peraturan konstruksi BKI
yang berlaku pada tanggal permohonan.
BKI berhak menambahkan tanda khusus dalam sertifikat kelas.
Dalam jangkauan klasifikasi, ciri- ciri lambung, mesin dan perlengkapan jangkar ditunjukkan
dalam tanda kelas dan notasi yang dibubuhkan pada tanda kelas.

Penetapan tanda kelas


Contoh penetapan tanda kelas yang lengkap untuk lambung, mesin, perlengkapan jangkar
dan instalasi pendingin adalah sebagai berikut:

Tanda Kelas
Tanda kelas lambung dilambangkan dengan kode sebagai berikut:
[Kode Penerimaan] [Persyaratan Lambung] [Perlengkapan Tambat]
Kode Penerimaan terbagi dalam:

Persyaratan Lambung terbagi dalam:

Perlengkapan Tambat terbagi dalam:


Tanda kelas mesin dilambangkan dengan kode sebagai berikut:
[Kode Penerimaan] [Persyaratan Mesin]
Kode penerimaan mesin sama dengan kode penerimaan lambung
Persyaratan Mesin terbagi dalam:

Tanda kelas instalasi pendingin terbagi dalam:

Notasi
Notasi merupakan tambahan pada tanda kelas yang dicantumkan didalam sertifikat lambung
maupun mesin.
Notasi tambahan lambung bisa berupa salah satu atau lebih dari notasi-notasi berikut :
Daerah pelayaran
Jenis Kapal : seperti "Oil Tanker", "General Cargo", "Bulk Carrier", "Passengger Ship", dan
lain-lain.

Material:
BAB 3

Penutup

4.1. Saran

 perlu banyak lagi penjelasan tentang materi yang dijelaskan


 dalam pembelajaran kami harapkan lebih pelan dalam mengajar
 lebih dibimbing dalam pencarian meteri yang di berikan

4.2. Ucapan terima kasih

Terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah membimbing penulis sehingga
dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya,dan juga terima kasih kepada teman
-teman yang telah berkonstribusi dalam pembuatan makalah ini.

4.3. kesimpulan

Dengan adanya mata kuliah ini mahasiswa dapat mengetahui lebih tentang survei
pada kapal berdasarkan setiap klasnya, mengetahui prosedur survei klas,dan mengenal
notasi dan tanda clas.
DAFTAR ISI

BAB I UMUM

1.1 Pendahuluan...................................................................................................3
BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Jenis jenis suvei klas......................................................................................4

2.2 Periode atau waktu pelaksanaan survei.........................................................7

2.3 Prosedur pelaksanaan survei.........................................................................8

2.4 Notasi dan Tanda klas....................................................................................9

BAB V. PENUTUP

4.1 Saran ...........................................................................................................12

4.2 Ucapan Terima Kasih...................................................................................12

4.3 kesimpulan...................................................................................................12

Daftar Pustaka

Lampiran