Anda di halaman 1dari 6

Term Of Reference (TOR) 1

TOR STUDI PERENCA DEPARTEMEN PENATAAN KAWASAN STRATEGIS WILAYAH CEPAT


TUMBUH (KAWASAN KHUSUS PELABUHAN, INDUSTRI PERDAGANGAN BELANG-BELANG) KAB.
MAMUJU (SWAKELOLA) TAHUN ANGGARAN 2018

A. Dasar Hukum

B. Latar Belakang
Arah kebijakan pembanguna infrastruktur Provinsi Sulawesi Barat, maju, komitmen untuk
menjadikan Provinsi Sulawesi Barat yang sejajar dengan Provinsi lainnya yang didukung
oleh konektivitas wilayah dan daya saing yang tinggi serta berorientasi pada lingkungan
dan Mala’bi’. Komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik
berlandaskan kearifan lokal dengan dukungan masyarakat yang berpengathuan
berketrampilan, berbudaya dan religius.
Berkaitan RPJMP provinsi Sulawesi Barat tahun 2017-2022 tersebut, kawasan strategis
wilayah cepat tumbuh (Kawasan khusus pelabuhan, industri dan perdagangan Belang-
belang) Kabupaten Mamuju memiliki potensi relatif masih tertidur perlu keberdayaan,
tridaya; baik manusianya, usahanya dan lingkungannya. Bertujuan meningkatkan kuantitas
dan kualitas infrastruktur untuk mendorong produktivitas dan koneksitas antar wilayah,
maka perlu peningkatan infrastuktur dalam menungjang perekonomian, mobilitas
penduduk dan serta perumahan dan pemukiman.
Terkhusus studi kawasan khusus pelabuhan, industri dan perdagangan Belang-belang
kabupaten Mamuju sebagai core pusat pedagang barang dan jasa diperlukan central-
central produksi antar daerah di kabupaten

C. Tujuan dan Sasaran


Bertujuan melaksanakan studi revitalisasi kawasan khusus pelabuhan, industri dan
perdagangan Belang-belang di kabupaten Mamuju dengan memperhitungkan
a) aspek keterkaitan antar wilayah untuk peningkatan produktivitas one village atau
produk dan
b) aspek nilai arsitruktur norma rumah merasa masyarakat mungkin dapat berfungsi
tridaya melalui pembinaan terbina, usaha, manusia dan lingkungan termasuk
c) aspek strategis teknis dan non-teknis menjaga arah kebijakan pembangunan
infrastruktur termasuk perumahan dan pemukiman (revitalisasi)

sasaran meliputi;

1. Tercapainya kehidupan maju dan Mala’bi’ pembangunan pengembangan provinsi


Sulawesi Barat.
Term Of Reference (TOR) 2

2. Terlaksananya visi misi pemerintahan provinsi Sulawesi Barat (Gubernur Sulawesi


Barat) bermukim termasuk aktivitas produktivitas masyarakat miskin
3. Terwujudnya dan pembangunan antar wilayah kabupaten menciptakan lapangan kerja
dan wirausaha sesuai keunggulan potensi daerah masing-masing
4. Terpenuhinya standar pelayanan material (SPM) bagai masyarakat miskin, perkotaan
dan pedesaan di provinsi Sulawesi Barat dan pelayanan maksimal antar OPD se-provinsi
Sulawesi Barat
5. Tersedianya detail dan penyediaan infrastruktur PSN dan sarana lainnya mencapai
masyarakat mandiri, sehat dan sejahtera serta merata dan berkelanjutan
6. Tersusunnya perencanaan pembangunan kawasan strategis cepat tumbuh di
kabupaten berbasis pemetaan kawasan khusus
7. Terintegrasinya perencanaan pembangunan antar OPD, satker dan lainnya di provinsi
Sulawesi Barat

Termasuk diperlukan subcentra produksi pada kawasan khusus cepat tumbuh diperkotaan
dan pedesaan menunjang aktifitas produktivitas core pusat produktif pelabuhan Belang-
belang di kabupaten Mamuju dikaitkan visi mem-village produk maka masalah utama perlu
perencanaan dan DED centra dan sub centra produksi ovop di setiap kabupaten.

Dengan demikian sub centra secara otomatis vital serta dapat turut menunjang arus
perdagangan dan perindustrian (ovop) di kawasan pelabuhan industri dan perdagangan
Belang-belang kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Akhirnya studi perencanaan dan DED
penataan kawasan strategis cepat tumbuh untuk memulai titik awal penataan provinsi
Sulawesi Barat maju dan Mala’bi’.

D. Lingkup Studi Perencanaan dan DED


Lingkup studi perencanaan dan DED dibatasi pada lokasi pusat pertumbuhan wilayah
kabupaten berkaitan struktur fungsi pengembangan wilayah meliputi;
1. Pengembangan wilayah penduduk kabupaten Majene
2. Pengembangan wilayah pusat budaya kebupaten Polewali Mandar
3. Pengembangan wilayah pertanian, perikanan dan wisata kabupaten Mamuju
Tengah, kabupaten Pasangkayu
4. Dan pengembangan wilayah strategis, wisata yang berkaitan seni budaya, buah
markisa dan sayuran terong belanda di kabupaten Mamasa
5. Serta pengembangan wilayah pusat ibukota Sulawesi Barat kawasan khusus
pelabuhan, industri dan perdangan Belang-belang di kabupaten Mamuju menjadi
titik awal revitalisasi kawasan yang dapat buat di provinsi Sulawesi Barat
Term Of Reference (TOR) 3

E. Methadi
1. Studi lapangan/lokasi
2.
3.

F. Biaya dan Sumber Dana


Biaya sebesar Rp 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah) dengan sumber dana APBD
provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2018

G. Gambaran Spot Lokasi Teridentifikasi dan


1. Kawasan khusus pelabuhan, indutri dan perdagangan Belang-belang kecamatan
Kalukku kabupaten Mamuju (pelayanan bongkar)
2. Kawsan khusus Datok Education language village Banggae Timur kabupaten
Mamuju (Pelayanan penduduk dan perkampungan bahasa asing arab, inggris dan
mandarin)
3. Kawasan khusus taman budaya Mandar Buttu Cipang kecamatan Tinambung
Kabupaten Polewali Mandar (pelayanan nilai satra)
4. Kawasan khusus agrowisata jeruk manis dan jagung kecamatan Salopangkam
kabupaten Mamuju (pelayanan pertanian dan pangan )
5. Kawasan khusus dan ikan penja kecamatan Laring kabupaten Pasangkayu
(pelayanan )

H. Tenaga Ahli Internal dan Eksternal


1. Tenaga ahli internal
Kabid PUPR
Kabid
Para Kasi
Staf bidang CK
2. Tenaga ahli eksternal

I. Keluaran (Produk)
Adapun keluaran hasil studi yang diharapkan
1. Hasil studi lapangan atau potensi pembangunan dan wilayah strategis cepat
tumbuh mmendukung dan produktifitas antar wilayah kabupaten se-Sulawesi Barat
2. Hasil perencanaan DED kegiatan usulan pra master plan kawasan dan DED menuju
pusat (central) pelayanan pelabuhan, industri dan perdagangan Belang-belang di
Mamuju rencana anggaran biaya
Term Of Reference (TOR) 4

3. Profil hasil perencanaan dan DED dibuat dalam bentuk kabar investasi kawasan
khusus central produksi Sulawesi Barat dengan melampirkan potensi pembangunan
dan perencananaan sesuai kondisi wilayah
Term Of Reference (TOR) 5

Lampiran : Lokasi Usulan Pilot Percontohan


Tanggal :
Perihal :

Daftar usulan revitalisasi perkampungan rumah “ Marasa OVOP “ di kawasan khusus


provinsi Sulawesi barat ta 2019

REVITALISASI KERJA SEKTOR


USULAN HARMONISASI KAWASAN
NO PERUMAHAN 2019 (APBN & KET
KHUSUS
APBD PROVINSI)
1 Datok Education Language Village Revitalisasi Perkampungan Sub Kawasan
Banggae Timut Kab. Majene Rumah Kawasan “MARAS
(Inggris, Arab dan Mandarin) OVOP” Bahasa Asing di Datok
Kec. Banggae Timur Kab.
Majene.
2 Taman Budaya Mandar Buttu Revitalisasi Perkampungan Sub Kawasan
Cipping Kec. Tinambung Kab. Rumah Kawasan “MARAS
Polman OVOP” Agro Budaya Mandar
di Buttu Cipping Kec.
Tinambung Kab. Polman
3 Perdagangan dan perindustrian Revitalisasi Perkampungan Pusat
Pelabuhan belang-belang Kec. Rumah Kawasan “MARAS Kawasan
Kalukku kab. Mamuju OVOP” Agroindustri di Khusus
belang-belang Kec. Kalukku
Kab. Mamuju
4 Agropolitan Marandang Sayur dan Revitalisasi Perkampungan Sub Kawasan
Buah-buahan Kec Sumarorong Kab. Rumah Kawasan “MARAS
Mamasa OVOP” Agrowisata
Marandang Sayur dan Buah
di Kec. Sumarorong Kab.
Mamasa
5 Wisata Jeruk Manis Salopangkang Revitalisasi Perkampungan Sub Kawasan
Kab. Mamuju tengah Rumah Kawasan “MARAS
OVOP” Agropolitan Jeruk
Manis Salopangkang di Kab.
Mateng
6 Minipolitan Udang Paname Lariang Revitalisasi Perkampungan Sub Kawasan
Kec. Lariang Kab. Pasangkayu Rumah Kawasan “MARAS
OVOP” Minipolitan Udang
Paname Kec. Lariang Kab.
Pasangkayu
Term Of Reference (TOR) 6

Lokasi Proyeksi Google Earth