Anda di halaman 1dari 8

Rencana Strategi dan Pengembangan RS Syariah

STEP 1

1. DSN-MUI : Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia


Lembaga yg dibentuk oleh MUI scr struktural dan berada dibawah MUI yg
bertugas menangani masalah yg berkaitan dgn ekonomi syariah baik yg
berhubungan langsung dgn lebaga keuangan syariah / lainnya.
2. Ijarah : suatu akad pemindahan hak guna / manfaat suatu barang/jasa dlm
waktu tertentu dgn pembayaran / upah.
3. Mudharabah : akad kerjasama antara 2 belah pihak/lebih untuk suatu usaha
ttt dmn salah satu pihak/pemilik modal memiliki kontribusi dana 100% dr
kebutuhan, sedangkan pihak lain(pengelola usaha) hanya berdistribusi
mengolah dana dari pemilik modal.
4. Murabahah : perjanjian suatu jual beli antara bank dgn nasabah
5. MUKISI : Majelis Upaya Kesehatan Islamm Seluruh Indonesia
Organisasi yg menghimpun penyelenggaraan dan pelaksanaan sarana
kesehatan islam yg bersifat independen dan profesional.
STEP 2
1. Apa yg dimaksud dgn renstra dan bagaimana cara penetapan renstra?
2. Apa saja tujuan dan manfaat renstra?
3. Apa saja macam” Renstra dalam planning RS?
4. Apa saja faktor” yg mempengaruhi renstra?
5. Berapa jangka waktu masa berlaku renstra?
6. Bagaimana cara merancang agar RS bs bersertifikat syariah?
7. Apa pentingnya sertifikasi syariah bagi RS?
8. Apa saja penilaian dan pedoman RS syariah?
9. Apa saja standar sertifikasi RS syariah yg ditetapkan oleh DSN-MUI?
10. Apa tugas dan wewenang MUKISI?

STEP 3
1. Apa yg dimaksud dgn renstra dan bagaimana cara penetapan renstra?
Rennstra  perencanaan dan strategi
Perencanaan: suatu proses yg dimulai dr pwnwtapan tujuan organisasi/RS
menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi serta merumuskan
sistem perencanaan yg menyeluruh untuk mengintegrasikan dan
mengkoordinasikan seluruh pekerja dr organisasi untuk mencapai tujuan
organisasi
Strategi : rencana komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi dan
mempertahankan keberlangsungan organisasi

Suaru rencana yg bersifat menyeluruh yg memberi tujuan kemana


perusahhaan akan diarahkan dan bagaimana SD dialokasikan untuk
mencapai tujuan dlm berbagai kemungkinan keadaan lingkungan

Cara merumuskan :
 Identifikasi lingkungan yg akan dimasuki perusahaan dimasa dpn dan
tentukan misi untuk mencapai visis yg dicita” kan dlm lingkungan tsb
 Analisis  SWOT
 merumuskan faktor” ukuran keberhasilan dr strategi yg dirancang
berdasarkan analisis sebelumnya
 Menentukan tujuan dan target terukur mengevaluasi berbagai
alternatif strategi dgn mempertimbangkan SD yg dimiliki
 memilih strategi yg sesuai jangka panjang/pendek

 Memformulasikan misi dan tujuan organisasi


 Menganalisis SWOT
 Menentukan tujuan jangka panjang organisasi
 Menyusun rencana strategis
 Merumuskan isu strategis
 Melaksanakan strategis tsb yg sdh dirumuskan
 Evaluasi strategi yg sdh diterapkan \

Sifat Renstra:
a. Berorientasi lebih menuju tindakan, hasil, dan implementasi
b. Mempromosikan partisipasi yang lbh luas dan beragam dlm proses
perencanaan
c. Lbh menekankan pada pemahaman masyarakat thdp konteks
lingkungan
d. Mengandung perilaku kompetitif
e. Menekankan kajian kekuatan dan kelemanhan masyarakat dlm
konteks peluang dan ancamaan
2. Apa saja tujuan dan manfaat renstra?
Tujuan :
 Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yg dipilih scr efektif dan
efisien
 Mengevaluasi kinerja, meninjau dan mengkaji ulang serta melakukan
penyesuaian dan koreksi
 Senantiasa memperbarui strategi yg dirumuskan
 Senantiasa melakukan inovasi sesuai selera konsumen
 Pedoman dlm penyelenggaraan RS dlm jangka waktu ttt. Sifat renstra
dinamis
 Disusun berdasarkan kesadaran dan kebutuhan sesuai pedoman sesuai
tujuan yg ditetapkan

Manfaat :
 Menyadarkan organisasi tentang pemahaman masa dpn
 Mendisiplinkan organisasi
 Menekankan pilihan keputusan
 Mengkondisikan para pemimpin mengelola lembaga
 Membantu organisasi membuat strategi yg baik dgn pendekatan yg
lebih sistemastis, logis, rasional
 Memungkinkan identifikasi prioritas dan eksploitasi peluang
 Memungkinkan alokasi waktu dan SD yg efektif
 Meningkatkan kesadaran ancaman eksternal
 Sebagai pemahaman yg lebih baik mengenai strategi bersaing
 Meningkatkan produktifitas karyawan
 Mendatangkan laba
 Berkurangnya penolakan thdp perubahan
 Menyediakan pendekatan kooperatif, terintegrasi dan antusias untuk
menghadapi masalah dan peluang.

3. Apa saja macam” Renstra dalam planning RS?


Rencana strategis :
a. Strategi integrasi :
 Integrasi dpn : memperoleh kepemilikan / meningkatkan
kendali pd distributor
 Belkang: mencari kepemilikan / kendali pd perusahaan
pemasok
 Horizontal: atas peusahaan pesaing
b. Strategi intensif :
 Penetrasi pasar : meningkatkan pangsa pasaruntuk
produk/jasa yg ada di pasar yg ada lewat usaha
pemasaran yg lebih gencar
 Pengembangan pasar : memperkenalkan produk/jasa yg
ada ke wilayah geografis baru
 Pengembangan produk : strategi mencari peningkatan
penjualan dgn memperbaiki / modifikasi produk/jasa yg
sdh ada
c. Strategi diversifikasi :
 Konsentrik
 Horizontal
 Konglomerat
d. Strategi devensif
 Usaha patungan : strategi npopuler yg terjadi jika
perusahaan/lebih membenuk kemitraan sementara dgn
tujuan kapitalisasi
 Penciutan : suatu organisasi mengubah kelompok lewat
penghematan biaya dan aset untuk mendongkrak
penjualan dan laba yg menurun
 Divestasi : menjual suatu divisi atau bagian dr organisasi
 Likuidasi : menjual semua aset perusahaan bagian demi
bagian untuk menilai dr aset berwujutnya
 Kombinasi : kombinasi 2/lebih rencana strategis secara
simultan
e. Strategi umum :
 Strategi keunggulan biaya / market leader
 Strategi diferensiasi: pembeda dr perusahaan lai
 Strategi fokus : fokus pd segmen industri ttt
 Rantai nilai : pendapan total – biaya total seluruh
aktivitas yg dilakukan untuk
mengembangkan/memasarkan produk/jasa

Rencana operasional : penguraian yg lebih rinci dr rencana strategis yg


dibuat
4. Apa saja faktor” yg mempengaruhi renstra?
 Perkembangan sosial ekonomi : sosial ekonomi yg meningkat 
peningkatan mutu pelayanan RS
 Perkembangan IPTEK di bidang kedokteran : RS berlomba” gunain
perawatan baru dan canggih namun biayanya jd mahal
 Perkembangan penyakit : infeksi – degeneratif, jd RS harus menata
kembali poliklinik
 Tersedianya anggaran RS : banyak anggaran yg disediakan investor
untuk RS shg alat dan pelayanan ningkat
 Perkembangan manajemen RS : untuk menata staff agar efisien shg
meningkatkan derajat kesehatan
 Persaingan antar RS : memberi dampak setiap RS akan ningkatin
manajemen dan tenaga kesehatan agar lebih baik lg
 Perubahan kebijakan pemerintah :
Diizinkannya para infestor PMDN-PMA
Dijadikannya RS pemerintah menjadi swadaya

Visi RS demak : terwujudnya masyarakat sehat, cerdas dan agamis 


RS demak membuat renstra adalah meninkatkan kualitas pelayanan
rawat inap melalui pembangunan gedung rawat inap beserta
peningkatan saran dan prasarananya
Perkembangan Iptek : meningkatkan kualitas dan alat kesehatan
melalui pengadaan alat medis secara rutin dan bertahap. Membuat
software dalam medukung kualitas pelayanan RS SIM-RS
5. Berapa jangka waktu masa berlaku renstra?
Jangka panjang : 10-25 th
Jangka menengah : 5-7 th
Jangka pendek : 1 th
Dr tingkatan :
Rencana induk: master plan  menitikberatkan dr kebijakan organisasi
Rencana operasional : lebih rinci menitik beratkan pd petunjuk pelaksanaan
program
Rencana harian : bersifat umum dan sementara dan pelaksanaannya harian
6. Bagaimana cara merancang agar RS bs bersertifikat syariah?
RS syariah : RS yg seluruh aktivitasnya berdasarkan pd maqashid alsyariah
alislamiah.
 Khifdzi Ad-diin
 Khifdzi an-nafs
 Khifdzi an-nasl
 Khifdzi al-aql
 Khifdzi al-mal
Yg mengatur syariah adalah muamalah. Sehingga hrs sesuai muamalah
Akad : kesepakatan 2 belah pihak ex: akad antara pengguna jasa (pasien) dan
pemberi jasa (dokter)  akad ijarah
Akad alat kesehatan  akad kijarah (RS menyewa/membeli alat tsb)
Obat harus bersertifikat halal MUI
Manajemen samapai hal kecil sesuai kaidah syariah muamalah

Cara mendaftarkan RS syariah


RS :
1. Membuat surat permohonan rekomendasi kpd MUKISI
2. Membuat surat permohonan sertifikasi syariah RS kpd DSN-MUI melalui
web MUI
3. Menyiapkan dokumen pendukung :
MUKISI
1. Melakukan pra survei sertifikasi
2. Menerbitkan surat rekomendasi RS yg ditujukan ke DSN-MUI

DSN

1. Menerbitkan surat tgs acessor yg terdiri dr 1 orang DSN dan 1 orang


MUKISI
2. Terjadi proses sertifikasi
7. Apa pentingnya sertifikasi syariah bagi RS?
Pengakuan oleh lembaga yg memiliki aturan yg sesuai prinsip syariah
Tujuan :
 Memberikan jaminan bahwa institusi RS telah memenuhi prinsip
syariah dan standar mutu shg mampu melindungi masyarakat
 Mendorong RS untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan serta
mempertahankan standarkualitas yg tinggi
 Hasil akreditasi dpt dimanfaatkan sbg pertimbangan internal dan
eksternal
 Sarana syiar dan dakwah islamiah

RS pemerintah jg bisa mengajukan ke MUI untuk menjadi RS syariah

8. Apa saja penilaian dan pedoman RS syariah?


1. Menelusur dokumen : memastikan dokumen tersedia/tdk. Untuk menilai
kelengkapan dokumen dan isi yg penting
2. Menelusur fasilitas : memastikan fasilitas RS sesuai standar / tdk dgn cara
menilai kelengkapan, fungsi dan kebersihan fasilitas
3. Telusur petugas / pasien : memastikan standart diimplementasikan / tdk

9. Apa saja standar sertifikasi RS syariah yg ditetapkan oleh DSN-MUI?


Standar
1. Khifdzi Ad-diin : 33 standar; elemen penilaian 119
2. Khifdzi an-nafs : 6standar; 20 elemen penilaian
3. Khifdzi an-nasl:2 standar 7 elemen penilaian
4. Khifdzi al-aql : 6 standa 15 elemen penilaian
5. Khifdzi al-mal : 4 standar 14 elemen penilaian
Total 5 bab 51 standar 173 elemen penilaian

10. Apa tugas dan wewenang MUKISI?


Tugas :
1. Mewujudkan dan peningkatan mutu penyelenggara dan pelaksana upaya
kesehatan yg profesional dan islami
2. Membina mengembangkan dan meningkatkan kemampuan sdm/anggota
3. Ikut berperan serta dlm meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
Wewenang :