Anda di halaman 1dari 2

PATHWAY

Trauma kepala, Fraktur depresi tulang tengkorak, , Hipertensi, Malformasi Arteri Venosa,
Aneurisma, Distrasia darah, Obat, Merokok

Pecahnya pembuluh darah


otak (perdarahan intracranial)

Darah masuk ke dalam


jaringan otak

Penatalaksanaan : Darah membentuk massa


Kraniotomi atau hematoma

Luka insisi Port d’entri


Penekanan pada jaringan
pembedahan Mikroorganisme
otak

Resiko infeksi
Peningkatan Tekanan
Intracranial

Metabolisme Gangguan aliran darah


Sel melepaskan Fungsi otak menurun
anaerob dan oksigen ke otak Fungsi otak menurun
mediator nyeri :
prostaglandin, Refleks menelan
sitokinin Ketidakefektifan Kerusakan
Vasodilatasi menurun
perfusi jaringan neuromotorik
pembuluh darah
cerebral
Kelemahan otot Anoreksia
Impuls ke pusat
nyeri di otak progresif
(thalamus)
Nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh
ADL dibantu Intoleransi aktifitas
Impuls ke pusat
nyeri di otak
(thalamus)
Gangguan pemenuhan
Somasensori korteks
kebutuhan ADL
otak : nyeri
dipersepsikan

Nyeri
(Corwin, 2009)
1. INTERVENSI
No Diagnosa Kep Tujuan Intervensi Rasional

1 Nutrisi kurang dari Kebutuhan nutrisi 1. Kaji kebiasaan 1. Menentukan


kebutuhan tubuh b.d terpenuhi setelah makan-makanan yang intervensi yang
reflex menelan dilakukan tindakan disukai dan tidak tepat.
menurun keperawatan selama disukai. 2. Mengurangi rasa
3x24 jam dengan KH: 2. Anjurkan klien makan bosan sehingga
sedikit tapi sering. makanan habis.
- Asupan nutrisi
3. Berikan makanan 3. Agar kebutuhan
adekuat.
sesuai diet RS. nutrisi terpenuhi.
- BB meningkat.
4. Pertahankan 4. Mulut bersih
- Porsi makan yang
kebersihan oral. meningkatkan nafsu
disediakan habis.
5. Kolaborasi dengan makan.
- Konjungtiva tidak
ahli gizi. 5. Menentukan diet
ananemis.
yang sesuai.

2 Intoleransi aktifitas b.d Mobilitas meningkat


1. Kaji tingkat 1. Menentukan
Kelemahan setelah dilakukan
mobilisasi fisik klien. intervensi.
neutronsmiter tindakan keperawatan
2. Ubah posisi secara 2. Meningkatkan
selama 3 x 24 jam
periodik. kanyamanan, cegah
dengan KH:
3. Lakukan ROM dikobitas.

- Klien mampu aktif/pasif. 3. Melancarkan


melakukan aktifitas 4. Dukung ekstremitas sirkulasi.

dbn. pada posisi 4. Mencegah

- Kekuatan otot fungsional. kontaktur.

meningkat. 5. Kolaborasi dengan 5. Menentukan

- Tidak terjadi ahli fisio terapi. program yang tepat.

kontraktur.