Anda di halaman 1dari 44

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Kupang


Matapelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Kingdom Protista
Alokasi Waktu : 3 x pertemuan ( 6 jam )

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif,
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara
kawasan regional, dan kawasan internasional.
KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah konkret
dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta
mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Mengelompokkan protista 3.6.1 Mendeskripsikan ciri-ciri umum Protista
berdasarkan ciri-ciri umum kelas dan berdasarkan pengamatan.
mengaitkan peranannya dalam 3.6.2 Mengenali protista berdasarkan ciri-ciri
kehidupan morpologinya.
3.6.3 Membedakan organisme Protista mirip
jamur, mirip tumbuhan, dan mirip hewan
berdasarkan pengamatan.
3.6.4 Menjelaskan dasar pengelompokkan
organisme protista mirip jamur, mirip
tumbuhan dan mirip hewan.
3.6.5 Menjelaskan cara-cara perkembangbiakan
organisme Protista.
4.6 Menyajikan laporan hasil investigasi 4.6.1 Membuat Charta cara-cara
tentang berbagai peran protista perkembangbiakan dan daur organisme
dalam kehidupan Protista.
4.6.2 Memberi contoh peranan protista bagi
kehidupan.
4.6.3 Mengidentifikasi protista yang
menguntungkan/merugikan bagi kehidupan
manusia.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui Pembelajaran model Discovery Learning peserta didik dapat mengelompokkan
protista berdasarkan ciri-ciri umum kelas dan mengaitkan peranannya dalam kehidupan dan
serta peka dan dapat Menyajikan laporan hasil investigasi tentang berbagai peran protista
dalam kehidupan serta peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan
menyayangi lingkungan sekitar berperilakuteliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta,
disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi, berperilaku berani dan santun dalam
mengajukan pertanyaan dan berargumentasi.

D. Materi Pembelajaran
Kingdom Protista
• Ciri-ciri umum protista dan penggolongannya
• Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold)
• Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
• Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
• Peranan protista dalam kehidupan

E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Saintifik
2. Model : Discovery Learning( DL )
3. Metode : Diskusi dan Penugasan, unjuk kerja, proyek

F. Media dan Sumber Pembelajaran


 Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 Laboratorium biologi dan sarananya (peralatan yang akan dipakai selama satu tahun
ajaran)
 Daftar peralatan di lab biologi
 Lembar tata tertib keselamatan kerja laboratorium biologi
 Bahan Presentasi

 Alat/Bahan :
 Spidol, papan tulis
 Charta

G. Sumber Belajar

1. Moch Ansori dan Djoko Martono. (2009).Biolologi untuk SMA dan MA Kelas X.
Depdiknas: Jakarta.
2. Ari Sulistiyorini. (2009). Biolologi 1 untuk SMA dan MA Kelas X. Puskurbuk
Depdiknas: Jakarta.
3. Aryulina, Diah.. Biologi 1 untuk SMA dan MA kelas X . Jakarta : esis
4. Irnaningtias. 2013. Biologi untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta : Erlangga
5. Kristiani, Ninik. 2010. Biologi Grade X. Jakarta: PT Intermitra Group.
6. Syamsuri, Istamar. 2009. Biologi untuk SMA Kelas X Semester 1. Jakarta: Erlangga.
7. Yuni, Riana. 2009. Biologi 1 untuk SMA dan MA kelas X . Jakarta : pusat perbukuan
Depertemen Pendidikan Nasional
8. Bahan ajar yang disediakan guru.
9. Sumber-sumber lain yang relevan
10. Multimedia interaktif dan Internet
H. Langkah – langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke 1( IPK no: 3.6.1 s.d 3.6.2)

Alokasi Kecakapan abad 21


N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
1 Kegiatan 10 Menit Religiositas
Pendahuluan Guru : 1. Guru memberikan salam, dilanjutkan dengan meminta salah
Orientasi seorang peserta didik untuk memandu doa, menanyakan kabar
serta mengecek kehadiran peserta didik peserta didik.

1. Untuk memulai pembelajaran, dengan bimbingan guru, peserta


didik mengucapkan yel yel yang dibuat oleh masing-masing
Aperpepsi kelas.
Misalnya:
Kabar gembira untuk kita semua
Biologi menambah ilmu kita
Biologi Selalu aku suka
Jadikan biologi mapel favorit

1. Guru mengajukan pertanyaan–pertanyaan untuk membangkitkan


Motivasi ingatan peserta didik pada materi sebelumnya dan mengkaitkan
dengan materi yang akan dipelajari.
2. Guru memberikan Motivasi berupa pertanyaan/stimulan
terhadap materi yang akan dipelajari
 Ciri-ciri umum protista dan penggolongannya

1. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada


pertemuan saat itu.
Pemberian Acuan 2. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
3. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

2 Kegiatan Inti Stimulation 1. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik dengan 5 menit Kegiatan Literasi
(stimulasi/pemberian untuk memusatkan perhatian pada topik
rangsangan) Ciri-ciri umum protista dan penggolongannya
dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan alat)
 Guru menampilkan gambar-gambar struktur tubuh dari beberapa
organisme.

2. Peserta didik diminta mengamati gambar tersebut


3. Guru mengajukan pertanyaan berkaitan dengan gambar.
 Apakah gambar diatas merupakan gambaran Ciri-ciri umum
protista dan penggolongannya
 Mengapa penting bagi kita untuk mempelajari tentang Ciri-ciri
umum protista dan penggolongannya
4. Peserta didik berfikir kritis untuk menjawab pertanyaan- Critical Thinking
pertanyaan yang diajukan oleh guru.
3. Menulis (Berpikir Kritik)
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca,
diamati dan didengarkan sebaga ipembiasaan dalam membaca
dan menulis (Literasi)
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
Problem statement CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) 10 menit Kemandirian
(pernyataan/ Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
identifikasi masalah) mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya :
4. Mengajukan pertanyaan tentang materi :
1. Peserta didik diharapkan kreatif untuk mengidentifikasi dari
setiap gambar dan tabel Ciri-ciri umum protista dan
penggolongannya. Identifikasi masalah yang diharapkan muncul:
 Mengidentifikasi gambar yang termasuk Protista mirip hewan
(protozsoa).
 Mengidentifikasi ciri-ciri umum protista mirip hewan
(protozsoa).
 Bagaimanakah ciri-ciri Protista mirip hewan (protozoa). Creativity
 Menjelaskan cara hidup, habitat dan reproduksi protista mirip (Kreativitas)
hewan (protozoa).
 Menyebutkan 4 filum dalam klasifikasi protozoa
 Menjelaskan cara reproduksi ciliata, rhizopoda, flagellata dan
sporozoa dan membandingkan cara ciliata dan rhizopoda
menangkap makanan
2. Menyepakati masalah yang akan diidentifikasi
Data collection  Peserta didik mencoba untuk mengamati Ciri-ciri umum 50 menit Kemandirian
(Pengumpulan Data). protista dan penggolongannya melalui pengamatan praktikum Gotong royong
Peserta didik menganalisis penyelesaian kasus-kasus/permasalahan
pada lembar kerja peserta didik (LKPD), melalui diskusi. Penumbuhan karakter
berbasis kelas
Data Processing 1. Peserta didik mengumpulkan data secara berkelompok untuk 25 menit Kemandirian
(Pengolahan Data) menyelesaikan masalah yang telah disepakati untuk Gotong royong
diidentifikasi.
2. Dari data yang didapat peserta didik mengolah data guna
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
menjawab permasalahan-permasalahan tersebut di atas.

Verification Peserta didik melakukan verifikasi data dengan jujur melalui 20 menit Integritas
(Pembuktian) studi literatur(buku, internet, dan lain-lain) dan curah pendapat
dengan teman satu kelompok, kelompok lain, dan guru.

Generalization  Dari hasil verifikasi data, peserta didik dapat mengambil 5 menit Communication
(menarik kesimpulan dengan jujur tentang Ciri-ciri umum protista dan
(Berkomunikasi)
kesimpulan/generalisas penggolongannya
i) 1. Selanjutnya disajikan dalam bentuk laporan ataupun melalui
presentasi.
2. Selama kegiatan berlangsung, guru mengamati dan memfasilitasi Integritas
kebutuhan peserta didik.
Catatan :
Selama pembelajaran Ciri-ciri umum protista dan
penggolongannya berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,
disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli
lingkungan
3 Kegiatan 1. Guru memfasilitasi dalam menemukan kesimpulan dari 15 menit
Penutup pembelajaran yang dilakukan melalui mereviuw indikator yang
hendak dicapai pada hari itu.
2. Guru melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat
ketercapaian indikator. Instrumen penilaian menjadi lampiran Creativity
RPP.
(Kreativitas)
3. Guru meminta beberapa peserta didik untuk mengungkapkan
manfaat mengetahui konsep Ciri-ciri umum protista dan
penggolongannya
4. Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ciri-ciri umum
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
protista dan penggolongannya kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik
Penumbuhan nilai
karakter percaya diri
Pertemuan Ke 2( IPK no: 3.6.3 s.d 3.6.4)

Alokasi Kecakapan abad 21


N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
1 Kegiatan Orientasi Guru : 10 Menit .
Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.

Aperpepsi 1. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan


dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
 Ciri-ciri umum protista dan penggolongannya
2. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan
pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
1. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
2. Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan
sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
Pemberian Acuan
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
4. Mengajukan pertanyaan

1. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada


pertemuan saat itu.
2. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
3. Pembagian kelompok belajar
4. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
2 Kegiatan Inti Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan 5 menit Kegiatan Literasi
(stimulasi/pemberian perhatian pada topik materi
rangsangan)  Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan Alat ) Menayangkan gambar/foto/video
tentang materi
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
 Guru menayangkan gambar dari beberapa organisme.

“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”


Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
5. Mengamati
 Lembar kerja materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur
(jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan
(protozoa).
 Pemberian contoh-contoh materi Ciri-ciri umum Protista
mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga)
dan hewan (protozoa) untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
6. Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang
lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Ciri-ciri
umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold),
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa).
7. Mendengar
Pemberian materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur
lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa)
oleh guru.
8. Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
9. Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca,
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan
menulis (Literasi)

Problem statement CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) 10 menit Critical Thinking


(pernyataan/ 1. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk (Berpikir Kritik)
identifikasi masalah) mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui Kemandirian
kegiatan belajar, contohnya :
10. Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan
untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa
ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat. Misalnya :
 Mengidentifikasi gambar yang termasuk Protista mirip
tumbuhan (alga).
 Menjelaskan cara hidup, habitat dan reproduksi ganggang?
 Mengidentifikasi ciri-ciri dari 6 filum
 Menyebutkan 6 filum dalam klasifikasi ganggang.
 Menjelaskan ciri-ciri dari 6 filum
 Menjelaskan peranan protista mirip tumbuhan (alga).
2. Menyepakati masalah yang akan diidentifikasi
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
Data collection KEGIATAN LITERASI 50 menit Kegiatan Literasi
(Pengumpulan Data). Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
11. Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ciri-ciri umum Protista Kemandirian
mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan Gotong royong
hewan (protozoa) yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba Penumbuhan karakter
menginterprestasikannya. berbasis kelas
12. Membaca sumber lain selain buku teks
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber
guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi
Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold),
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa) yang sedang dipelajari.
13. Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat
dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan
diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Ciri-ciri umum
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan
(Alga) dan hewan (protozoa) yang sedang dipelajari.
14. Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ciri-ciri Collaboration
umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), (Kerjasama)
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa) yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
15. Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
dalam buku paket mengenai materi Ciri-ciri umum Protista
mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan
hewan (protozoa).
16. Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ciri-ciri umum
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan
(Alga) dan hewan (protozoa) yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
17. Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur
(jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan
(protozoa) sesuai dengan pemahamannya.
18. Saling tukar informasi tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang
hayat.Siswa di tugaskan untuk mencari data/informasi dari berbagai
sumber belajar dan media belajar untuk menggali informasi lebih
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
dalam tentang pertanyaan yang ada di LKS.

Data Processing COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL 25 menit Collaboration


(Pengolahan Data) THINKING (BERPIKIR KRITIK) (Kerjasama) Dan
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil Critical Thinking
pengamatan dengan cara : (Berpikir Kritik)
19. Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Kemandirian
Mold) Gotong royong
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
20. Mengolahinformasi dari materi Ciri-ciri umum Protista
mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan
hewan (protozoa) yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ciri-ciri
umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan
(Alga) dan hewan (protozoa).
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) 20 menit Critical Thinking
(Pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan (Berpikir Kritik)
memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori Integritas
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
pada buku sumber melalui kegiatan :
21. Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada
pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai
sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan
prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam
membuktikan tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI) 5 menit Communication
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan (Berkomunikasi)
kesimpulan/generalisas 22. Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ciri-ciri umum Integritas
i) Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan
(Alga) dan hewan (protozoa) berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
23. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal
tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
24. Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
tentanag materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur
lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa) dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
25. Bertanya atas presentasi tentang materi Ciri-ciri umum Creativity
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Kreativitas)
(Alga) dan hewan (protozoa) yang dilakukan dan peserta didik
lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
26. Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold)
 Ciri-ciri umum Protista mirip tumbuhan (Alga)
 Ciri-ciri umum protista mirip hewan (protozoa)
27. Menjawab pertanyaan tentang materi Ciri-ciri umum
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan
(Alga) dan hewan (protozoa) yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
28. Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru
melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan
dengan materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur
lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa)
yang akan selesai dipelajari
Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ciri-ciri umum
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga)
dan hewan (protozoa) yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
pelajaranCatatan :
Selama pembelajaran Manfaat mempelajari Biologi, Metode Ilmiah
dan Keselamatan Kerja berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin,
rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
3 Kegiatan Peserta didik : 15 menit
Penutup
29. Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang
materi Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime
Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa) yang baru
dilakukan.
30. Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ciri-
ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold),
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa) yang baru diselesaikan.
31. Mengagendakan materi atau tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :

32. Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa Penumbuhan nilai
untuk materi pelajaran Ciri-ciri umum Protista mirip jamur karakter percaya diri
(jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga) dan hewan
(protozoa).
33. Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf
serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Ciri-
ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold),
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa).
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ciri-ciri umum
Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold), tumbuhan (Alga)
dan hewan (protozoa) kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.

Pertemuan Ke 3( IPK no: 3.6.5)

Alokasi Kecakapan abad 21


N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
1 Kegiatan Orientasi Guru : 10 Menit .
Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan
pembelajaran.
Aperpepsi
1. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :
34. Ciri-ciri umum Protista mirip jamur (jamur lendir/ Slime Mold),
tumbuhan (Alga) dan hewan (protozoa).
2. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan
pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi 1. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran


yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
2. Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan
sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik
diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Peranan protista dalam kehidupan
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
4. Mengajukan pertanyaan

1. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada


Pemberian Acuan
pertemuan saat itu.
2. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
3. Pembagian kelompok belajar
4. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

2 Kegiatan Inti Stimulation Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan 5 menit Kegiatan Literasi
(stimulasi/pemberian perhatian pada topik materi
rangsangan)  Peranan protista dalam kehidupan
dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan Alat ) Menayangkan gambar/foto/video
tentang materi
 Peranan protista dalam kehidupan

Guru menampilkan gambar-gambar struktur tubuh dari beberapa


organisme.
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter

“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”


1. Mengamati
 Lembar kerja materi Peranan protista dalam kehidupan
2. Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung).
 Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang
lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Peranan
protista dalam kehidupan
3. Mendengar
a. Pemberian materi Peranan protista dalam kehidupan oleh
guru.
4. Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
a. Peranan protista dalam kehidupan
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
5. Menulis
Peserta didik menulis resume tentang apa yang telah dibaca,
diamati dan didengarkan sebagai pembiasaan dalam membaca dan
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
menulis (Literasi)
Problem statement CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) 10 menit Critical Thinking
(pernyataan/ Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk (Berpikir Kritik)
identifikasi masalah) mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan Kemandirian
belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Peranan protista dalam kehidupan
 yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan
untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa
ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat. Misalnya : Mencari informasi dari
berbagai sumber tentang peranan protista mirip tumbuhan (alga)
dalam kehidupan
 Menyebutkan keuntungan protista mirip tumbuhan (alga) dalam
kehidupan
 Menyebutkan kerugian protista mirip tumbuhan (alga)
 Menjelaskan keuntungan dan kerugian protista mirip tumbuhan
(alga) dalam kehidupan
 Menyajikan hasil kajian tentang peranan protista mirip
tumbuhan (alga) dalam bentuk power point.
Data collection KEGIATAN LITERASI 50 menit Kegiatan Literasi
(Pengumpulan Data). Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
1. Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Peranan protista dalam Kemandirian
kehidupan yang sedang dipelajari dalam bentuk Gotong royong
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya. Penumbuhan karakter
2. Membaca sumber lain selain buku teks berbasis kelas
Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber
guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi
Peranan protista dalam kehidupan yang sedang dipelajari.
3. Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat
dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan
diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Peranan protista
dalam kehidupan yang sedang dipelajari.
4. Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Peranan
protista dalam kehidupan yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.
Collaboration
COLLABORATION (KERJASAMA) (Kerjasama)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
5. Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh
dalam buku paket mengenai materi Peranan protista dalam
kehidupan.
6. Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Peranan protista
dalam kehidupan yang telah diperoleh pada buku catatan dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
7. Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi Peranan protista dalam kehidupan
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
sesuai dengan pemahamannya.
8. Saling tukar informasi tentang materi :
Peranan protista dalam kehidupan
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dn belajar sepanjang hayat.
Data Processing COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL 25 menit Collaboration
(Pengolahan Data) THINKING (BERPIKIR KRITIK) (Kerjasama) Dan
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil Critical Thinking
pengamatan dengan cara : (Berpikir Kritik)
1. Berdiskusi tentang data dari Materi :
Peranan protista dalam kehidupan Kemandirian
2. Mengolahinformasi dari materi Peranan protista dalam Gotong royong
kehidupan yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Peranan
protista dalam kehidupan.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) 20 menit Critical Thinking
(Pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan (Berpikir Kritik)
memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori Integritas
pada buku sumber melalui kegiatan :
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Peranan protista dalam kehidupan
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI) 5 menit Communication
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan (Berkomunikasi)
kesimpulan/generalisas 1. Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Peranan protista Integritas
i) dalam kehidupan berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
2. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal
tentang materi :
Peranan protista dalam kehidupan
3. Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan
tentanag materi Peranan protista dalam kehidupan dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
4. Bertanya atas presentasi tentang materi Peranan protista dalam
kehidupan yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
5. Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam Creativity
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : (Kreativitas)
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Peranan protista dalam kehidupan
6. Menjawab pertanyaan tentang materi Peranan protista dalam
kehidupan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
lembar kerja yang telah disediakan.
7. Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru
melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan
dengan materi Peranan protista dalam kehidupan yang akan
selesai dipelajari
Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Peranan protista
dalam kehidupan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk
mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan :
Selama pembelajaran Manfaat mempelajari Biologi, Metode Ilmiah
dan Keselamatan Kerja berlangsung, guru mengamati sikap siswa
dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin,
rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
3 Kegiatan Peserta didik : 15 menit
Penutup
1. Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang
materi Peranan protista dalam kehidupan yang baru dilakukan.
2. Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran
Peranan protista dalam kehidupan yang baru diselesaikan.
3. Mengagendakan materi atau tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Alokasi Kecakapan abad 21
N Sintak
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan Nilai –nilai
o Model Pembelajaran
(menit) karakter
Guru :

4. Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa


untuk materi pelajaran Peranan protista dalam kehidupan.
5. Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas Penumbuhan nilai
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf karakter percaya diri
serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran
Peranan protista dalam kehidupan.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Peranan protista
dalam kehidupan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.
I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar

a. Penilaian Pengetahuan
Tehnik Keterangan
No IPK
Penilaian
3.6.1 - 3.6.2 Tertulis Hasil belajar
 Harian

b. Penilaian keterampilan :
Pengamatan mikroskopis air kolam, air rendaman jerami dan air got.
c. Penilaian sikap : Observasi tentang nilai nilai karakter yang terbangun dan tertanam dalam diri peserta didik dan dituangkan dalam jurnal.

J. Instrumen penilaian
a Pengetahuan : Soal uraian (lampiran 2)
b Keterampilan : Rubrik penilaian proyek (lampiran 3)
c Sikap : Jurnal pengamatan sikap ( lampiran 4)

Kupang, 22 Oktober 2018


Calon Guru,

Novi Rosina Lingu


NIM. 15150189

Mengetahui,

Dosen Pembimbing, Guru Pamong,

Alan Ch. Sabuna, S.Si., M.Sc. Dra. Dortje Pili Robo


NIDN. 0805028401 NIP. 196811121998032012

Lampiran I
BAHAN AJAR PROTISTA
Protista merupakan organisme eukariotik, artinya selnya mempunyai membrane inti dan anggotanya mencakup organisme uniseluler dan multiseluler. Protista ada yang hidup bebas di laut,
air tawar, ataupun parasit pada makluk hidup lainnya. Sebagian protista membuat makanan melalui prosesfotosintesis dan ada pula protista yang memperoleh makanan dari lingkungan
sekitarnya.
Protista di bedakan menjadi tiga kelompok, yaitu protista mirip hewan (protozoa), protista mirip tumbuhan (alga), dan protista mirip jasmur.
1. Protista mirip hewan (protozoa)
Protozoa atau protista mirip hewan memiliki cirri-ciri sebagai berikut:
a) Ciri-ciri umum
Protozoa berasal dari kata protos yang berarti pertama dan zoa=zoo yang berarti hewan. Jadi, protozoa artinya hewan yang pertama kali.
Protozoa mencakup organism bersel satu yang menyerupai hewan dan umumnya protozoa berukuran mikrokopis, berkisar dari beberapa micron sampai beberapa millimeter (1
micron =
Protozoa dikatakan sebagai hewan bersel satu dengan organisme yang sederhana dan beberapa jenis protozoa hidup berkoloni yang terdiri dari beberapa individu. Miskipun bersel
tunggal, protozoa dapat menjalani hidup seperti hewan bersel banyak karna di dalamnya terdapat berbagai organel sel yang menjalankan aktifitas-aktivitas sel.
Protozoa ada yang hidup bebas di alam dan ada pula yang hidup parasit baik pada hewan maupun pada manusia. Protozoa yang hidup bebas banyak terdapat di kolom segar atau
kolom yang airnya tidak mengalir.
Protozoa akan berkembang terus dengan membelah diri pada kondisi lingkungan yang baik dan apabila pada lingkungan yang kurang baik kondisinya sangat tidak menguntungkan
maka protozoa akan membentuk kista. Beberapa protozoa akan dapat melakukan reproduksi secara seksual dengan konjugasi, protozoa umumnya dapat bergerak aktif karna memiliki
alat gerak berupa kaki semu (pseudopodia), bulu getar (silia), atau bulu cambuk (flagella), dan ada beberapa protozoa yang tidak mempunyai alat gerak.
b) Klasifikasi protozoa
Protozoa dapat di bedakan menjadi empat kelas berdasarkan alat geraknya, yaitu Rhizopoda, Flagellata, Ciliata, dan Sporozoa.

1) Kelas Sarcodina/Rhizopoda
Alat gerak rhizopoda berupa kaki semu (pseudopodium) yang merupakan protoplasma sel, kaki semu juga berfungsi untuk menangkap makanan. Contohnya Amoeba
proteus. Amoeba hidup di perairan air tawar dan bentuk tubuhnya transparan dan tidak tetep, protoplasma bentuk tubuhnya juga dapat di bedakan menjadi sitoplasma, inti, dan
membrane sel.
Sitoplasma di bagi atas dua bagian yaitu bagian luar di sebut ektoplasma yang terlihat jernih dan bagian dalam dan bagian dalam di sebut endoplasma yang bersifat lebih
padat karna di dalam endoplasma terkandung banyak vakuola makanan, granula, kristal, dan vakuola kontraktil. Vakuola makanan berfungsi untuk mencerna makanan dengan
enzim dan membuang sisa makanan melalui membrane sel.
Vakuola kontraktil merupakan sejenis pompa air berfungsi memompa air yang berlebihan keluar tubunya sehingga mencegah pengembangan amoeba di luar batas. Biasa
juga di sebut vakuola kontraktil yang berperan sebagai osmoregulator (pengatur tekanan osmosis).Vakuola kontraktil hanya dimiliki oleh protozoa yang hidup di air, sedangkan
yang hidup parasit tidak mempunyai alat. Inti sel rhizopoda hanya berjumlah satu, letaknya tidak tetap dan berfungsi mengatur seluruh aktivitas sel.
Membran sel berfungsi sebagai tempat pertukaran zat dan pelindung tubuh. Reproduksi amoeba di lakukan dengan cara pembelahan biner, satu sel akan membelah
menghasilkan dua individu baru.
Contoh rhizopoda sebagai berikut:
 Entamoeba histolytica, penyebab penyakit di sentri, hidupnya di dalam usus kecil,dapat merusak dinding usus sehingga menyebabkan pendarahan dan ulkus. Penularan
penyakit melalui air minum dan makanan yang tercemar oleh kotoran penderita.
 Entamoeba ginggivalis, parasit pada gigi manusia.
 Entamoeba coli, hidup dalam usus besar , membantu membusukan makanan, dan membentuk vitamin K,dan juga dapat merugikan karena dapat menyebabkan diare.
 Foraminifera, merupakan organisme laut . Tubunya tertutup cangkang dari silica kapur. Fosilnya dapat digunakan sebagai petunjuk minyak bumi.
 Radiolaria/Heliospaera, sama seperti dengan foraminifera di atas, bedanya yaitu kerangka radiolarianya yang telah kosong mengendap di dasar laut membentuk tanah
radiolaria yang dapat di gunakan sebagai bahan penggosok.
 Arcella dan Diffugia, merupakan amoeba yang berumah, tinggal sendiri dalam kulit berbilik tunggal. Arcella mengeluarkan kulit dari silica yang berbentuk kubah, sedangkan
Difflugia membentuk kulit bola kecil atau seperti botol.
2) Kelas Mastigophora/Flagellata
Anggota flagellate mempunyai flagel (bulu cambuk). Flagellata dapat di gunakan untuk berenang atau untuk membuat arus air yang membawa makanan masuk ke dalam
mulutnya.
Flagellata mempunyai bentuk tubuh yang tetap. Tubuh flagellate tertutup oleh kulit yang ketat yang di sebut pelikel dan flagellata juga dapat hidup bebas, tetapi ada juga
yang hidup parasit atau sapropit.
Flagellata dapat di bedakan menjadi dua, yaitu:
1. Fitoflagellata, memiliki struktur yang mengandung pigmen klofilsehingga dapat melakukan fotosintesis. Pencernaan makanan dapat di lakukan dengan cara yaitu
membuat sendiri makanan(holofilik), mencerna organisme (saprofilik), dan menelan lalu mencerna (holozoik), contoh adalah Euglena viridis Chalmydomonas, dan Volvox
globator.
 Euglena viridis
Euglena viridis hidup di air tawar dan kebanyakan hidup di air yang tercemar dan banyak bahan organic, ukuran Euglena viridis 35 sampai 60 mikron dan pada
ujung tubuh yang meruncing terdapat satu bulu cambuk,dekat dasr bulu cambuk terdapat bintik mata (stigma) berwarna merah. Euglena viridis mempunyai kloroplas yang
mengandung klorofil untuk berfotosintesis dan pembiakan Euglena viridis dengan cara pembelahan diri.
 Chlamydomonas
Chlamydomonas bentuk bulat hampir mirip telur panjangnya sekitar 25 mikron,mempunyai dua flagel,vakuola kontraktil, dan inti. Kloroplas mengandung stigma dan
pirenoid. Pirenoid adalah pusat pembetukan amilum, cara perkembangbiakan dengan membela diri dan konjugasi
2. Zooflagellata
Zooflagellata tidak mempunyai klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri, mengambil nutrisi yang ada di air dan sebagai parasit pada hewan dan manusia.
Contoh zooflagellata yaitu:
 Tripanosoma gambiense dan Tripanosoma rhodesiensi hewan ini menyerbu simpul getah benih dan caira serebrospinal (cairan dalam otak dan sumsung tulang),
penyebab penyakit tidur.
 Trypanosoma cruzi penyebab penyakit chagas/tripanosomiasis.
 Leishmania donovani penyebab penyakit kala azar.
 Trychonimpha hidup dalam usus rayap dan dapat mencerna kayu yang ada pada usus hewan.
3) Kelas ciliate/Ciliophora/Infusoria
Ciliata alat geraknya berupa selia (bulu getar)\, contoh Paramecium caudatum yang bergerak dengan ribuan rambut kecil (Silium). Paramecium caudatum hidup di air
tawar, bentuk tubuhnya seperti sendal, di tubuh bagian tengah terdapat lekukan yang di sebut gullet. Paramecium caudatum mempunyai dua inti yakni makronukleus untuk
mengatur proses metabolisme dan micronukleus untuk perkembangbiakan. Paramecium caudatum membelaq diri, aseksual, seksual, dan konjugasi. Pada perkembangbiakan
konjugasi terjadi pertukaran inti kecil (mikronukleus)
Proses konjugasi pada Paramecium sp:
a. Dua Paramecium berdekatan dan saling menempel satu sama lain
b. Micronukleus membelah berturut-turut menjadi empat micronukleus dan macronukleus menghilang
c. Masing-masing sel, tiga micronukleus lenyap, satu micronukleus membelah menjadi dua micronukleus yang berbedah ukuran. Micronukleus yang kecil dipertukarkan
antar dua Paramecium yang berlekatan dan menghasilkan zigot nukleus dan Paramecium memisah.
d. Zigot nukleus membelah tiga kali berturut-turut menghasilkan 8 inti baru.
e. 3 inti lenyap, 4 inti bergabung menjadi macronukleus, dan satu inti menjadi micronukleus.
f. Paramecium membelah dua kali berturut dan menghasilkan empat Paramecium baru.
Contoh Ciliata sebagai berikut:
a. Didinium, predator dalam ekosistem air, dan Didinium, pemangsa Paramecium.
b. Stentor, menetap di satu tempat dan apabila tempat yang ia tempati tidak menguntungkan ia akan berpindah tempat dan bentuk tubuhnya seperti trompet.
c. Vorticella, tubunya seperti lonceng bertangkai panjang dan menetap di suatu tempat.
d. Stylonychya, bentuknya seperti siput dan terdapat di daun yang terendam di dalam air atau menyerap kedasar kolom.
4) Kelas sporozoa
Semuah jenis sporozoa tidak mempunyai alat gerak dan hidupnya sebagai parasit. Disebut sporozoa karna dapat berkembang dengan spora. Sporozoa hidup sebagai parasit pada
hewan dan manusia. Contohnya: Plasmodium.
Reproduksi plasmodium dilakukan secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual di lakukan dengan skizogoni, yaitu pembelahan diri dari tubuh inangnya, sedangkan
Reproduksi seksual di lakukan dengan sporogini, yaitu pembetukan spora yang berlangsung pada inang perantara. Plasmodium mmerupakan penyebab penyakit malaria. Infeksi
sporozoit dapat di lakukan karenagigitan nyamuk Anopheles betina.
Apabila nyamuk Anopheles betina menggigit manusia, sporozoit masuk ke dalam sel-sel darah merah lalu menuju sel hati sporozoitakan bertambah ukurannya dan membelah.
Setelah 48 jam (pada plasmodium vivax), sel darah merah pecah serta membebaskan 10-20 merozoit yang di ikuti kenaikan suhu tubuh. Merozoit yang bebas akan mencari sel
darah merah baru dan sebagian akan membentuk gametosit betina dan gametosit jantan di dalam tubuh manusia. Sebagian gametosit terisap nyamuk dan akan berkembang menjadi
gamet jantan (mikrogamet ). Perkawinan kedua gamet akan menghasilkan zigot.selanjutnya zigot menembus dinding usus nyamuk dan berubah menjadi ookinet. Ookinet akan
menjadi ookista, dan kemudian menjadi sporoblas. Sporoblas menghasilkan sporozoit.
Contoh sporozoa sebagai berikut:
a) Plasmodium vivax, masa sporulasi 40 jam,dapat menyebabkan penyakit malaria tertiana.
b) Plasmodium malariae, masa sporulasi 72 jam, dapat menyebabkan penyakit malaria quartana.
c) Plasmodium falcifarum, masa sporulasi tidak teratur antara (36 sampai 48 jam). Dapat menyebabkan penyakit malaria tropika.
d) Plasmodium ovale, seperti plasmodium vivax, masa sporulasi 40 jam, penyebab penyakit limfa. Terdapat di afrika barat.
e) Plasmodium knowlesi, spesies yang menginfeksi dan dapat menimbulkan kematian monyet pada hari ke 12, tetapi pada manusia hanya menyebabkan penyakit yang ringan.

Usaha pemberantasan penyakit malaria dapat di lakukan dengan pencegahan dan pengobatan.
 Pencegahan dapat di lakukan dengan menghindari gigitan nyamuk, antara lain:
a) Memberi kawat kasa pada pintu dan jendela.
b) Tempat tidur berkelambu.
c) Menggunakan obat nyamuk.
d) Membasmi sarang perindukan.
e) Membunuh larva dengan larvasida.
 Pengobatan di lakukan dengan obat-obatan kimia, contohnya, kuanin,dihidroksida.
2. Protista Mirip Jamur
Protista mirip jamur tidak berklofil sehingga tidak dapat berfotosintesis. Anggotanya merupakan organism multiseluler ukuran kecil, dapat menghasilkan spora. Organisme
tidak di masukan ke dalam kingdom Fungi karna struktur tubuh dan cara perkembangbiakannya berbeda dengan fungi. Protista meliputi Myxomycota (jamur lender),
Acrastomycota ( jamur lendir seluler) dan Oomycota (jamur air)
a) Myxomycota
Fase vegetatif jamur lendir berupa Plasmodium, yaitu massa berlendir yang terdiri atas massa sitoplasma tanpa dinding dan berinti banyak. Fase menyerupai hewan, sedangkan
fase reproduksinya mirip tumbuhan karna dapat menghasilkanm spora yang di lindungi oleh bahan mirip selulosa.
Pada fase vegetatif, jamur lendir mirip amoeba. plasmodium akan bergerak secara amoeboid di permukaan substrat. Pada massa ini terjadi pembelahan inti terus menerus dan
massa sel bertambah. Apabila plasmodium merayap di tempat kering, plasmodium tumbuh membentuk tangkai-tangkai yang di sebut badan buah. Fase ini menyerupai fungi .
Badan buah akan menghasilkan spora. Spora yang berkecambah akan membentuk gamet yang mempunyai satu flagel.
Peleburan dua jenis gamet menghasilkan zigot, kemudian membentuk p;lasmodium kembali dengan melepas flagelannya. Contoh jamur lendir adalah physarum polycephalum dan
stemonitis axifera.
b) Oomycota
Anggota Oomycota terdiri atas hifa yang terlihat seperti jamur. Oomycota memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa.
Hidupnya dengan cara parasit atau saprofit. Reproduksi aseksualnya berlangsung dengan membentuk zoospora atau spora kembar yang mempunyai dua flagel.Reproduksi
seksualnya berlangsung dengan peleburan gamet jantan membentuk oospora. oospora adalah sel telur yang di buahi dan membentuk dinding yang tebal kemudian terjadi periode
istrahat. Oospora akan tumbuh setelah melalui periode istrahat. Contoh spesies dari kelompok ini adalah jamur air (water molds), karat putih(white rusts), dan embun tepung (
downy mildews).
Beberapa contoh jamur Oomycota adalah sebagai berikut:
1. Saprolegnia, merupakan jamur saprofitik yang tumbuh pada bangkai serangga air. Pembiakan vegetatifnya dengan membentuk sporangium di ujung nhifa yang menghasilkan
zoospore.
2. Phytophtora, merupakan jamur parasit pada tanaman budidaya. Phytophtora tidak membentuk zoospore pada ujung hifanya. Pada suhu hangat, konidium akan tumbuh menjadi
hifa, sedangkan pada suhu dingin, konidium befungsi sebagai sporangium yang menghasilkan zoospora.
3. Phytium, menyebabkan penyakit busuk pada kecambah, tembakau, kina dan bayam. Jamur ini disebut penyebab penyakit rebah semai karna mudah menyerang tanaman.

3. Protista Mirip Tumbuhan


Tubuh alga berupa talus seluler maupun multiseluler, berfilamen atau pipih seperti pita. Alga memiliki pigmen hijau daun sehingga dapat melakukan fotosintesis. Alga yang hidup
di air tawar,air laut, ataupun di tempat yang lembab. Alga yang hidup di perairan berperan sebagai plankton yang melayang-layang dalam air. Takson resmi alga telah di tingglakan
dalam lklasifikasi mutakhir karena komponen-komponen seperti persamaan dan perbedaan pigmen. Reproduksi seksual alga berbeda dengan tumbuhan tinggi . seluruh organism
berperan sebagai gamet apabila uniseluler. Setiap selnya subur dan dapat membentuk gamet apabila multiselule . Alga (ganggang) merupakan golongan makluk hidup yang
termasuk kingdom Protista yang mirip dengan tumbuhan.

a) Ciri-ciri, sifat, dan struktur alga


Selain klorofil alga juga mempunyai pigmen lain seperti fikosianin (warna biru), fikosantin (warna pirang), fikoeritrin (warna merah), xatofil (warna kuning), dan karoten
(warna keemasan). Setiap alga mempunyai bentuk kloroplas atau kromatofor, misalnya: bentuk mangkuk (pada chlmydomonas), sabuk (pada Ulothrix), cakram atau discoid (pada
Vaucheria dan Chara), jala (pada Oedogonium), spiral (pada Spirogyra). Alga hidup di air tawar, di laut, di tempat yang lembap, dan ada alga yang bersimbiosis dengan jamur dan
hidup di bebatuan.
Alga berkembang biak secara vegetatif dengan cara:
a. Fragmentasi adalah terputusnya talus berbentuk benang menjadi beberapa bagian dan bagian-bagian itu tumbuh menjadi alga baru.
b. Pembentukan spora, di bagi ata tiga bagian yaitu:
 Zoospora, yaitu spora yang berbulu cambuk sehingga dapat bergerak aktif.
 Aplanospora, yaitu spora tampah bulu cambuk dan mempunyai dinding yang nyata.
 Auxospora, yaitu spora yang berdinding keras.
Selain berkembang biak secara vegetatif, alga juga berkembang biak dengan cara generatif dengan cara:
a. Isogami, yaitu bersatunya dua gamet yang mempunyai bentuk dan ukuran yang sama.
b. Anisogami, yaitu bersatunya dua gamet yang mempunyai ukuran yang berbeda (gamet jantan kecil sedangkan gamet betina besar).
c. Oogami, yaitu bersatunya sel kelamin jantan (sel sperma) dan sel kelamin betina (sel telur).
b) Klasifikasi Alga
Alga dapat di bedakan menjadi berdasarkan pigmen yang dominan, Dinoflagellata, Euglenophyta, alga hijau (Chlorophyta), alga keemasan (Chrisophyta), alga pirang/coklat
(Phaephyta), dan alga merah (Rhodophyta).
1) Pyrrophyta (Dinoflagellata)
Pyrrophyta merupakan kelompok alga uniseluler berflagela sehingga disebut dinoflagellata. Pyrrophyta berfotosintesis mempunyai kloroplas yang dikelilingi oleh
satu membrane reticulum endoplasma.

Pyrrophyta berperan sebagai plankton di perairan air tawar dan air laut dan ada juga jenis-jenis menghasilkan racun berbahaya. Contohnya, Dinoflagellata, antara
lain Noctiluca miliaris, Ceratium, dan Ceymnodinium.
2) Euglenophyta
Euglenophyta yaitu alga uniseluler yang mempunyai klorofil A dan B. Euglenophyta mempunyai flagella dengan rambut fibril dan tidak mempunyai dinding sel
dan mempunyai bentuk tubuh yang tidak tetap.
Reproduksi aseksualnya berlangsung dengan membela diri sedangkan seksualnya tidak ada. Sebagian besar euglenophyta banyak hidup di air tawar, terutama pada
air yang tercemar sampah organic. Contohnya, Euglena viridis.
3) Chrysophyta
Chrysophyta yaitu jenis alga bersel satu dan sebagian besar tidak berdinding sel. Chrysophyta mempunyai frlagela berjumlah satu atau dua yang panjangnya
beraneka ragam. Reproduksi aseksualnya dengan cara membela diri sedangkan reproduksi seksualnya dengan konjugasi.
Chrysophyta mengandung klorofil A dan pigmen karotenoid termasuk karoten, fukosantin, dan xantofil sehingga alga ini berwarna coklat keemasan. Chrysophyta
ada anggotanya berbentuk koloni, berfilamen, dan amoeboid.
1) Alga keemasan bersel satu
Alga keemasan bersel satu adalah Ochromonas, berbentuk bola atau menyerupai bola. Kloroplas berbentuk lembaran melengkung berwarna kekuningan
Lampiran II

KISI-KISI SOAL TES HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BIOLOGI

Satuan Pendidikan : SMAN-1 KUPANG


Mata Pelajaran : Biologi
Materi Pokok : Protista
Kelas/Semester : X/I

KD Indikator Indikator Ranah Teknik Butir Soal Jawaban Skor


Pencapaian Soal kognit penilaian
Kompetensi if
a. Menerapkan 1. Mengidentifi 1. Menjelaskan C1 PG 1. Salah satu ciri bahwa suatu protista dianggap menyerupai 1
prinsip kasi protista ciri – ciri tumbuhan adalah …
klasifikasi untuk mirip umum a. Memiliki dinding sel D
menggolongkan tumbuhan protista b. Memiliki membran sel
protista mirip c. Tidak memiliki alat gerak
berdasarkan ciri- tumbuhan d. Memiliki pigmen klorofil
ciri umum kelas e. Memiliki seluler
dan peranya C2 2. Protozoa dan ganggang termasuk ke dalam kingdom 1
dalam kehidupan protista. Namun, protozoa berbeda dengan ganggang ,
melalui karena ganggang bersifat … B
pengamatan a.. heterotrof
secara teliti dan b. autotrof
sistematis c. eukariotik
d. kemoautotrof
e. tidak memiliki alat gerak
3. Ganggang memiliki kloroplas yang berisi pirenoid yang
C3 berfungsi sebagai …. E 1
a. Alat reproduksi
2. Menjelaskan b. Zat pemberi warna
filum – c. Pusat pembentukan energi
filum dari d. Pusat pembentukan energi dan lemak
protista e. tempat penyimpangan cadangan makanan
mirip 4. Chrysophyta sering disebut sebagai ganggang pirang atau B
tumbuhan C1 ganggang keemasan karena mempunyai pigmen … 1
a. Fukoxantin
b. Xantofil
c. Clorofil
d. Fikosianin
e. Fikoeritrin

5. Zat warna coklat pada ganggang disebut …


a. Plastida E
C1 b. Fikoeritrin 1
c. klorofil
d. Kitin
e. Fukoxantin
6. Euglena dapat dikatakan mirip tumbuhan dan mirip hewan.
Hal berikut yang menyatakan bahwa euglena mirip C
C2 tumbuhan adalah … 1
a. Memiliki flagel
b. Memiliki Vakuola makanan
c. Memiliki kloroplas
d. Tidak memiliki dinding sel
e. Memiliki membrane inti

2. Menjelaskan 7. Kelompok ganggang memiliki ciri sebagai berikut:


peranan 1) Uniseluler, berbentuk filamen dan multiseluler dalam
protista 1. Menjelaskan bentuk bercabang banyak D
mirip peranan C3 2) Pigmen dominan fikoeritrin disamping fikosianin 1
4.5 Merencanakan dan tumbuhan protista 3) Reproduksi aseksual membentuk spora
melaksanan dalam mirip 4) daur hidupnya mengalami pergiliran gametofit
pengamatan tentang kehidupan tumbuhan 5) hidup sebagian besar di laut dan beberapa jenis di air
ciri-ciri dan peran sehari – hari dalam tawar
protista dalam kehidupan Kelompok ganggang yang dimaksud adalah …
kehidupan dan sehari – hari a. Cyanophyta
menyajikan hasil 1. b. Chlorophyta
pengamatan dalam c. Paeophyta
bentuk C1 d. Rhodophyta
model/charta/gambar. e. Chrysophyta

8. Ganggang yang berperan dalam pembuatan protein sel


tunggal (PST) sebagai sumber bahan makanan alternatif
berprotein tinggi adalah …
a. Nostoc sp.
b. Azolla pinnata
c. Ulva lactuca
d. Spirulina sp.
C1 e. Gloeocapsa sp. D 1

9. Ganggang yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan agar –


agar adalah …
a. Eucheuma spinosum 1
b. Macrocytis A
c. Laminaria
d. Fucus
C2 e. Chlorella

10. Sebagian besar ganggang hidup di dalam air, sehingga


merupakan komponen yang penting dalam rantai
makanan di ekosistem perairan. Kedudukan ganggang 1
dalam ekosistem perairan adalah sebagai … C
a. Konsumen karena mengonsumsi CO2 untuk fotosintesis
b. Pengurai karena umumnya berukuran kecil (renik)
c. Produsen karena dapat berfotosintesis
d. Konsumen karena menjadi makanan organisme lain
e. Pengurai karena membusukkan sisa – sisa organisme

Juml
ah Skor Maksmum:10
Format Penilaian :
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑨𝒌𝒉𝒊𝒓 (𝑵𝑨) = 𝒙 𝟏𝟎
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
Lampiran III

Kisi-Kisi dan Instrumen Penilaian Keterampilan

Teknik
No KD Materi Indikator
Penilaian
1 4.6 Menyajikan Cara-cara 1. Membuat Charta cara- Projek
laporan hasil perkembangbiakan dan cara perkembangbiakan
investigasi tentang daur organisme Protista. dan daur organisme
berbagai peran peranan protista bagi Protista.
protista dalam kehidupan. 2. Memberi contoh
kehidupan protista yang peranan
menguntungkan/merugikan protista bagi kehidupan
bagi kehidupan manusia.. 3.Mengidentifikasi protista
yang
menguntungkan/merugikan
bagi kehidupan manusia..
Lampiran IV

Penilaian Sikap

Jurnal Guru Mata Pelajaran


Nama Satuan pendidikan :
Tahun pelajaran :
Kelas/Semester :
Mata Pelajaran : Biologi

Butir Pos/ Tindak


Waktu Nama Kejadian/Perilaku
Sikap Neg Lanjut

Indikator :
Menggunakan rancangan penelitiannya untuk praktik di laboratorium atau di lapangan dalam rangka menerapkan metode ilmiah melalui kegiatan mandiri.

Aspek penilaian : Psikomotorik


Judul kegiatan : Metode ilmiah
Tanggal Penilaian :
Kelas :
Aspek yang dinilai

Kegiata

Rancang n Hasil Lapora Present


N Nama Sk Nil
an peneliti akhir/prod n akhir asi hasil
o. Siswa or ai
penelitia an uk peneliti peneliti
n (foto- penelitian an an

foto)
1.

2.

3.

4.

5.