Anda di halaman 1dari 1

Pengobatan Trigliserida

Kadar trigliserida tinggi bisa Anda turunkan melalui penerapan pola makan dan gaya hidup
sehat. Contoh-contoh yang termasuk ke dalam solusi sederhana tersebut di antaranya adalah:
Mengendalikan berat badan. Jika berat badan melebihi bobot ideal atau bahkan sudah
mengalami obesitas, menurunkan berat sekitar 2-5 kilogram bisa menurunkan kadar trigliserida
dalam tubuh.

 Mengonsumsi lemak sehat. Ganti lemak jenuh pada daging dengan lemak tidak jenuh
dari tanaman, misalnya pada minyak zaitun, minyak kacang dan dari minyak canola.
Selain itu, gantikan daging merah dengan konsumsi ikan laut, seperti salmon.
 Menurunkan asupan kalori. Anda perlu mengingat bahwa kalori yang berlebihan akan
diubah menjadi trigliserida dan disimpan sebagai lemak. Secara tidak
langsung,menurunkan asupan kalori juga berarti menurunkan kadar trigliserida.
 Batasi konsumsi gula dan makanan olahan. Gula dan makanan yang terbuat dari
tepung adalah jenis karbohidrat yang bisa meningkatkan kadar trigliserida.
 Batasi konsumsi minuman keras. Kandungan kalori yang tinggi pada minuman keras
bisa berakibat pada peningkatan trigliserida. Pada sebagian orang, kadar trigliserida
bisa meningkat meski hanya mengonsumsi sedikit minuman keras.
 Berolahraga. Aktivitas olahraga rutin bisa membantu seseorang mengendalikan
kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jalankan olahraga setidaknya 3,5 jam per
minggu.
 Tidak merokok. Zat kimia dalam rokok bernama akrolein akan menghentikan kolesterol
baik menyalurkan kolesterol dari dari tumpukan lemak dalam tubuh menuju hati.

Jika mengubah gaya hidup dan pola makan sehari-hari belum cukup untuk menurunkan kadar
trigiliserida, maka dokter biasanya akan memberikan obat-obatan. Beberapa jenis obat yang
bisa membantu menurunkan kadar trigliserida adalah:

 Fibrat. Obat ini berfungsi menurunkan trigliserida dan meningkatkan kolesterol


“baik”atau HDL. Selain itu, kadar kolesterol jahat juga bisa menurun.
 Niasin atau asam nikotinat. Asam nikotinat bisa mengurangi produksi trigliserida dan
kolesterol jahat. Akhirnya menyebabkan meningkatnya ‘kolesterol baik’ dan menurunkan
trigliserida.
 Statin. Obat ini akan menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi
kolesterol. Akibatnya, kadar ‘kolesterol jahat’ dan trigliserida akan menurun. Dokter
biasanya akan meresepkan obat ini jika kadar kolesterol jahat, kolesterol baik,
trigliserida seseorang diatas nilai normal.
 Asam lemak omega-3 (minyak ikan). Suplemen minyak ikan dapat menurunkan kadar
trigliserida dalam tubuh. Namun dibutuhkan dosis asam lemak omega-3 yang cukup
banyak agar dapat menurunkan kadar trigliserida, sehingga pemberian suplemen ini
hanya dianjurkan bagi seseorang dengan kadar trigliserida diatas 500 mg/dl.