Anda di halaman 1dari 31

Pengelolaan Limbah

Limbah ternak terdiri :


 bagian padat

 bagian cair

MANURE

Polusi/manfaat?
 Sapi 450 kg di Feedlot
memproduksikan 0,028 m3; 28,4
liter atau 27,2 kg manure basah
(urine dan feses).
 10.000 ekor ternak sapi
menghasilkan manure antara
12.000 – 18.000 ton/tahun,
tergantung jenis pakan
Produksi manure/tahun

L x C x D x U x 0,0075 kg
Dimana :
L = Liveweight (Bobot badan rata-rata)
C = Capacity (Dayatampung Feedlot)
D = Days feedlot operates annualy
(jumlah hari operasional feedlot/tahun)
U = Utilization (biasanya < 80 %)
Tujuan pengelolaan
 Meningkatkan kesehatan ternak dan
efisien dalam mengubah pakan dan
menambah bobot badan
 Mencegah polusi lingkungan baik
udara, air atau pun tanah
 Menggunakan nutrisi yang tertinggal
dalam limbah kotoran
 Melakukan point 1-3 dengan biaya
yang rendah
Pemanfaatan Limbah ternak

 Sebagai Pakan Ternak


a. Metode Cereco
 limbah dikumpulkan tiap 4-10 hari
 masukkan ke dalam tangki untuk proses
pengomposan (composting & ensilling) secara
fermentasi selama 24 jam
 pengeringan (drying)
 penggilingan atau penghalusan (screening)
 dipres dibuat pellet, disebut ensilled
 ensilled ditambahkan pada hay atau silase saat
terjadi fermentasi, disebut wastelage
b. Metode Corral
 dilakukan di kandang atau di pastura
 limbah dimasukan ke dalam separator
untuk pemisahan bagian padat & cair
 Padat dimasukan ke ruang pasteurisasi,
cair disentrifugasi -- bagian padat
mengendap
 Kedua bagian padat disatukan menjadi
ransum pokok
Metode Grazon

 limbah dikumpulkan secara teratur


 pengeringan di bawah sinar matahari
atau oven
 campurkan dengan larutan grazolin
menggunakan mixer
 campur dengan ransum pokok
Kandungan nutrisi manure
sapi
TDN 48 %
PK 20 %
SK 20 %
Ca 0,9 %
Na 0,5 %
Mg 0,4 %
Sumber Pupuk

 N, P, K dalam tinja dapat mensuplai


unsur hara yang dibutuhkan tanah &
memperbaiki struktur tanah
 Penambahan zeolit meningkatkan hara
& menurunkan bau tinja
Tahapan pembuatan pupuk

 Limbah dialirkan ke kolam penampungan


 Decomposting (1-6 bulan)
 Bongkar, keringkan
 Penghalusan ( screening )
 Tambahkan unsur hara lain seperti
posfat, arang atau formaldehid
 packaging.
Pembuatan Bokashi
c. Substrat Produksi Biogas

 Biogas dapat dipakai sebagai sumber


energi selayaknya BBM atau BBG.
 Nilai kalor (heating value) rata-rata
biogas mencapai kisaran 4700 – 6000
kkal/m3 (20 – 24 MJ/m3).
 1 m3 biogas (dihasilkan dari manure 2
ekor sapi)
1 m3 biogas setara dengan :
– 1 pon (0,48 kg) gas LPG
– 0,52 liter minyak diesel (solar)
– 0,8 liter gasoline
– 0,62 liter minyak tanah (kerosin)
– 1,4 kg batubara
– 4,7 kWh listrik
– 3,5 kg kayu bakar
1. Memasak selama 3 jam.
2. Menyalakan lampu listrik 80 Watt
selama 6 jam.
3. Menjalankan motor berkekuatan 1 hp
selama 2 jam.
4. Menggerakkan truk berbobot 3 ton
sejauh 2,8 km.
5. Membangkitkan listrik sebesar 1,25
kW.
Pengaliran dan
Penampungan Limbah

Pengaliran limbah harus berpedoman


pada :
– Jumlah populasi ternak
– Jumlah dan bentuk ransum
– Volume penggunaan air
Feedlot terbuka (oven
feedlot / out door
feedlot)
 Manure tersebar di atas permukaan
tanah
 Sebaiknya dialirkan atau dialirkan ke
pastura, lahan pertanian atau bak
penampungan
Feedlot Terkurung
(Indoor feedlot)
 Lantai tanpa jejaba, tinja dialirkan
melalui selokan menuju penampungan
atau pastura
 Lantai dengan jejaba, urine dan
padatan tinja diserap oleh jejaba
diangkut dalam bentuk padat
Model Pengaliran dan
Penampungan Limbah
Kolam penampungan

 Berbentuk tanah yang digali atau


dinding kolam ditembok
 Padatan tertampung kolam, cairan
keluar menuju kebun rumput, dll
 Ukuran kolam disesuaikan dengan
jumlah ternak
Tangki penampungan

 Seperti tangki untuk minyak tanah


atau BBM, volume 5000 lt, 8000 lt
Keuntungan
 bau polusi dapat dikurangi

 dapat langsung menghasilkan biogas

 hasil pupuk berkualitas baik (kompos)

 Memerlukan biaya cukup besar


Selokan yang dioksidasi
Berbentuk selokan dengan penambahan
oksigen melalui aerator, bakteri pembusuk
akan terbunuh.
Keuntungan :
 Mengurangi bau polusi

 Mempertinggi jumlah limbah yang diperoleh

 Pemanfaatan limbah sebagai pakan tambahan


Tabung Pompa

 Berupa tabung yang dilengkapi


dengan pemompaan sistem hydraulik.
 Hampir sama dengan metode Corral
 Adanya pemisahan bagian padat &
cair dari limbah ternak
Kotak Pengendapan

 Berbentuk bak atau kontainer, bagian


bawah ditambahkan materi penyaring
(kerikil, pasir dsb.)
 Tinggi bak 2-3 m
 Alas dilapisi kerikil, pasir & ijuk tebal 1 m
 Bagian cair terbuang ke bawah & bagian
padat tertahan saringan.
Lantai Bercelah

 Lantai kandang berkolong, kotoran /


urine jatuh ke tempat penampungan.
 Tinggi kolong sekitar 0,5 m untuk
memudahkan pengerukan
 Dasar penampungan dialasi dengan
jerami
 Bisa dikombinasikan dengan selokan
dioksidasi, sehingga limbah dapat
dijadikan sumber pakan tambahan
melalui air minum.