Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KEPERAWAN BENCANA

ILUSTRASI KASUS BENCANA TRIAGE KUNING

Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Keperawatan Bencana

Dosen:
Ida Farida, M.Kes

Disusun oleh:

Kelompok 5

Aulia Fitriani (P17320317009)


Erma Nurmawati (P17320317015)
Aenaya Karimah (P17320317035)
Ade Rahma Apriliani (P17320317047)

Tingkat II A

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG


PROGRAM STUDI KEPERAWATAN BOGOR
2019
ILUSTRASI KASUS BENCANA

TRIAGE KUNING

1. KASUS 1
Terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil pete’pete’ dengan sepeda
motor. Pengemudi motor tersebut jatuh terlentang dipinggir jalan. Setelah
dilihat kondisi fisiknya pengemudi tersebut nampak luka pada kaki
kanannya serta kedua tangannya terdapat luka sobek yang perlu penaganan.
Tingkat keadarannya apatis.
Dari kasus diatas pasien masuk dalam kategori triage berlabel kuning dan
harus dilarikan kerumah sakit untuk diberi tindakan berupa heckting pada
sobekan luka yang terdapat pada permukaan kulitnya.

2. KASUS 2
Anda perawat yang mendapatkan tugas untuk melakukan triage setelah
mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kecelakaan beruntun yang
melibatkan mobil sedan dengan 3 orang penumpang, sebuah sepeda motor
dengan 2 orang penumpang menabrak bagian belakang truk yang sedang
membawa kayu. Setelah perawat melakukan pemeriksaan didapatkan
kondisi:
Perempuan umur 37 tahun, menjerit kesakitan ternyata ditemukan tungkai
sinistra tibia fibula nampak bengkok, bengkak dan terdapat luka robek yang
mengeluarkan darah. Tingkat kesadaran composmentis.

3. KASUS 3
Korban akibat gempa 6,5 skala richter di Aceh hampir berjumlah 500
orang, 37 orang meninggal dunia, 15 orang masih belum ditemukan dan
para korban tersebut kebanyakan mengalami cedera patah tulang akibat
tertimpa atau terhimpit bangunan yang roboh. Setelah perawat melakukan
pemeriksaan didapatkan kondisi:
Pasien bernama Tn. F umur 28 tahun mengalami fraktur terbuka tibia fibula
dextra. TTV : Nadi = 100x/menit; R = 20x/menit; dan GCS = 15.
4. KASUS 4
Telah terjadi banjir di kawasan bojong gede, yang menyebabkan
masyarakat mengeluh diare ada seorang pasien wanita berumur 24 tahun
dengan keluhan buang air besar sudah 10 kali/ hari dan mengalami mual,
muntah sejak 2 hari yang lalu. TD= 110/70 mmHg, RR= 20 x/menit, N=76
x/menit, T= 36,5°C, GCS composmetris (E=4; M=6; V=5).

5. KASUS 5
Terjadi tanah longsor di kawasan Gede Wangun, yang menyebabkan
banyak korban dan 10 rumah hancur seorang laki-laki umur 40 tahun.
Mengeluh nyeri dada, ada nyeri tekan di sternum dan nampak sesak, bising
nafas berkurang pada paru sebelah kiri. Perlukaan ada fraktur kostae 3-6 kiri
dan fraktur fremur kiri terbuka. Tanda – tanda vital : nadi 110 kali/menit,
kecil. Respirasi 35 kali/menit. GCS composmetris (15).

6. KASUS 6
Korban luka akibat gempa 6,5 skala richter di Aceh hampir berjumlah
500 orang. Para korban tersebut kebanyakan mengalami cedera patah tulang
akibat tertimpa atau terhimpit bangunan yang roboh. Salah satu korban
bernama Tn. F berusia 28 tahun mengalami fraktur terbuka tibia fibula
dextra 1/3 bagian proximal. Status tanda-tanda vital : Nadi 100x/menit,
frekuensi respirasi 35x/menit dan tingkat kesadarannya composmetris. Lalu
Tn. F diberikan triage berwarna kuning.

7. KASUS 7
Pada hari Sabtu, 5 Januari 2019 terjadi kebakaran di pemukiman daerah
Jelambar Utara, Grogol, Jakarta Barat. Kebakaran tersebut tidak
menimbulkan korban jiwa, namun sekitar 57 orang mengalami luka bakar.
Semua korban dipindahkan ke posko tenda yang didirikan disekitar lokasi
tersebut. Salah satu korban bernama Tn. W usia 45 tahun mengalami luka
bakar ringan disekitar lengan atas kanan sepanjang 20 cm, luka tampak
udem dan klien mengeluh nyeri dengan skala 6, keadaan umum klien
composmetris, klien masih dapat merespon dan mengikuti intruksi
sederhana. Status tanda-tanda vital : Nadi 72 x/menit, frekuensi pernapasan
20x/menit, tekanan darah 120/70 mmHg dan suhu tubuh 36,8°C.