Anda di halaman 1dari 2

Resume Pembelajaran

Setelah pengelan tentang Organisasi PLN APDP Kalbar kami mulai mempelajari
materi . Materi pertama yang di dapat adalah Perencaan Operasi Sistem yang
mempelajari SLD Sistem Khatulistiwa , mempelajari feeder penyulang ,
mempelajari karakteristik beban , mempelajari pembangkit , mempelajari
transmisi & trafo , mempelajari SOP , mempelajari ROH,ROM,ROB,ROT .
Pada ROH,ROM,ROB,ROT mempelajari perkiraan beban , mengetahui outage
pembangkit jika gangguan dan pemeliharaan , serta outage transmisi, trafo,
feeder. Kami juga mempelajari pengaturan interkoneksi yang mana Malaysia
sebagai pensuplai listrik ke Indonesia . Pada karakteristik beban ada koefisien
beban sesuai waktu yaitu per jam , per hari , per minggu . Untuk acuannya kita
bias mengambil data dari data tahun lalu untuk membuat koefisien bebannya.
Pada koefisien per hari ambil beban puncak perhari lalu dibagi nilai yang paling
besar untuk menemukan koefisien beban per hari.
Juga mempelajari EOH, EOM, EOB, EOT yang mana sebagai evaluasi dari
operasi yang dikerjakan. Seperti pada pembebanan di tansmisi, trafo, Feeder
dan pembangkit lalu gangguan pada transmisi, trafo, Feeder dan pembangkit
serta pemeliharaan di transmisi, trafo, Feeder dan pembangkit.
Pada Sop mempelajari pengaturan frekuensi , pengaturan tegangan ,
pengaturan interkoneksi. Dan juga mempelajari single line diagram area
Pontianak dan Singkawang. Mempelajari letak pembangkit dan feeder yang
ada di Single line Area Pontianak dan Singkawang. Serta cara manuver feeder
ketika ada pemeliharaan atau gangguan.
Pengaturan tegangan pada RCC adalah 150 kV dan pada DCC 20 kV , tegangan
pengaruh di MVAR frekuensi pengaruh di MW.
Semakin banyak MVAR yang dihasilkan pembangkit maka tegangan semakin
tinggi yang artinya berbanding lurus. TAP Trafo bias juga disebut memindahkan
MVAR misalnya dari tegangan 275 kV menjadi 150 kV pada IBT dan 150 kV
menjadi 20 kV pada Trafo.
Pembebanan trafo , semakin besar beban semakin rendah tegangan .
Pengaturan Frekuensi , Pembangkit = load (50) Pembangkit > load (>50)
Pembangkit < load (<50).

Mencari koefisiennya dari perjam perhari serta perminggu . . Supaya mengurangi terjadi pemadaman kita harus mengatur bebannya. Lalu mengatur beban pada pembangkit dari yang paling murah agar bias memenuhi kebutuhan.Membuat ROH bulan November 2017 dengan acuan ROH bulan November 2017 .