Anda di halaman 1dari 5

 Korban pulang sambil berkata “ Kamu gak mandang saya lagi ?

” namun korban tidak


pulang dan malah memecahkan kaca rumah terdakwa.Bahwa tidak lama kemudia terdakwa
IQBAL PRATAMA keluar dari rumah dan langsung menyerang korban dengan cara
menendang/menjejak perut korban sebanyak 1 kali, dan tiba tiba keluar sdr. SANJAYA,
terdakwa BOWO KURNIAWAN dan sdr. RIFA FRANATA. kemudian sdr. SANJAYA DWI
PUTRA menendang perut korban sebanyak 1 kali lalu sdr. SANJAYA DWI PUTRA
menusukkan pisau perut bagian kiri sebanyak 1 kali sehinngga korban tergeletak dijalan.
 Bahwa selanjutnya terdakwa IQBAL PRATAMA bersama dengan terdakwa BOWO
KURNIAWAN, sdr. SANJAYA DWI PUTRA dan sdr. RIFA FRANATA (keduanya belum
tertangkap) secara bersama berkali kali menginjak – injak (menendangi) tubuh korban, lalu
RHIFA menjambak dan menyeret tubuh korban dengan menarik rambut korban sambil
terdakwa BOWO terus memukuli korban.
 Bahwa selanjutnya saksi bersama saksi FIRDAUS dan saksi EKO SAPUTRA melerai
dengan cara menarik para pelaku pengroyokan tersebut menjauhi tubuh korban.
 Bahwa saksi masih mengenali senjata tajam berupa badik bergagang coklat yang
ditunjukkan disidang adalah senjata yang digunakan SANJAYA menusuk korban sedangkan
golok tanpa gagang tersebut adalah milik korban yang kemungkinan terlepas pada saat
korban memecahkan kaca rumah terdakwa.
 Bahwa sebelum kejadian pada siang harinya saksi bersama korban sempat minum minuman
keras jenis tuak namun tidak sampai mabuk.

Terhadap keterangan saksi tersebut para terdakwa merasa keberatan.

Menimbang, bahwa para Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang pada
pokoknya sebagai berikut.
Terdakwa IQBAL PRATAMA bin BOWO KURNIAWAN pada pokoknya memberikan keterangan
antara lain sebagai berikut :
 Bahwa Terdakwa mengakui bahwa pada hari sabtu tanggal 07 januari 2018 sekira pukuul
23.30 wib dijalan belia gang Kamboja, Kelurahan Jagabaya II Kecamatan Way halim,
Bandar Lampung terdakwa telah melakukan penusukkan/penikaman terhadap korban yang
bernama ANDHIKA MAHESA sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.
 Bahwa terdakwa mengakui melakukan penusukan tersebut dengan menggunakan senjata
tajam jenis badik sebanyak 1 kali ke tubuh korban yaitu bagian perut sebelah kiri korban.
 Bahwa terdakwa mengakui melakukan penusukan tersebut hanya seorang diri.
 Bahwa terdakwa menerangkan kejadian tersebut berawal ketika saksi sedang tidur tiba tiba
sekitar pukul 23.30 wib saksi terbangun karena mendengan suara gaduh sehingga terdakwa
langsung terbangun dan mengambil sebilah badik dari dalam lemari, selanjutnya terdakwa
ke ruang tamu karena mendengar “ Mataku buta, Buta mataku nak “ dan di ruang tamu
terdakwa melihat kaca jendela rumah sudah dalam keadaan pecah dan ibu terdakwa
menangis.
 Bahwa selanjutnya terdakwa langsung membuka pintu rumah dan melihat korban
memegang golok selanjutnya terdakwa berkelahi dengan korban dan menusuk dada kiri
korban sebanyak 1 kali dengan menggunakan senjata badik yang terdakwa bawa dalam
rumah selanjutnya dipisah oleh saksi EKO dengan cara menarik terdakwa menjauhi korban.
 Bahwa terdakwa mengakui melakukan penusukkan terhadap korban tersebut hanya
terdakwa seorang diri.
 Bahwa terdakwa mengakui orang tua terdakwa yang bernama BOWO KURNIAWAN serta
adik terdakwa yang bernama SANJAYA DWI SAPUTRA serta temannya yang bernama sdr.
RHIFA FRANATA tidak terlibat dalam kejadian tersebut.
 Bahwa barang bukti berupa badik yang dihadirkan di sidang adalah senjata yang saksi
gunakan untuk menusuk korban sedangkan senjata jenis golok tersebut adalah senjata milik
korban.

Terdakwa II BOWO KURNIAWAN bin SLAMET, pada pokoknya memberikan keterangan


antara lain sebagai berikut :
 Bahwa terdakwa bersumpah tidak terlibat dalam peristiwa pembunuhan atau penusukan
terhadap korban.
 Bahwa terdakwa mengakui bahwa pada hari sabtu tanggal 07 januari 2018 sekira pukul
23.30 wib dijalan belia gang Kamboja Kelurahan Jagabaya II Kecamatan Way halim,
Bandar Lampung. Pada saat terdakwa sedang tidur tiba-tiba terbangun karena mendengar
suara ribut-ribut diluar rumah.
 Bahwa ketika terdakwa akan keluar rumah tiba-tiba sudah ramai orang dan terdakwa baru
mengetahui anak terdakwa yang bernama IQBAL PRATAMA berkelahi dengan korban dan
menyebabkan korban meninggal dunia.
 Bahwa benar terdakwa tidak mengetahuinya secara detail karena tidak melihat kejadian.
 Bahwa terdakwa menyangkal telah menginjak-injak serta memukuli korban pada saat
pengroyokan tersebut.
 Bahwa semua yang diterangkan oleh semua saksi adalah tidak benar sama sekali.
Menimbang bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti sebagai berikut :
1. 1 (satu) bilah senjata tajam jenis badik bergagang kayu warna coklat dan bersarung kayu
dililit dengan lakban warna hitam
2. 1 (satu) bilah senjata tajam jenis golok tanpa gagang dan berikut gagang golok.

Menimbang, bahwa akibat perbuatan terdakwa I IQBAL PRATAMA bin BOWO


KURNIAWAN, terdakwa II BOWO KURNIAWAN bin SELAMET, SANJAYA DWI SAPUTRA
DAN FHIFA FRANATA Mengkibatkan korban ANDHIKA MAHESA bin HIDAYAT meninggal
dunia sebagaimana disebutkan dalam Visum Et Repertum Nomor. 352/0326/4. 13/I/2017 tanggal 19
januari 2018 yang di tanda tangani oleh dr. LAISA MELATI NIP. 197102202002122006 dengan
hasil pemeriksaan sebagai berikut :
1. Pada dada kiri, lima belas senti meter dari garis pertengahan depan, dua puluh senti meter
dibawah bahu, terdapat luka yang sudah dijahit sebanyak empat jahitan. Setelah jahitan
dibuka tampak luka terbuka, tepi rata, kedua sudut lancip, dasar rongga dada, jika dirapatkan
membentuk garis mendatar sepanjang tiga koma lima senti meter. Pada pertengahan luka
tersebut terdapat luka terbuka, tepi rata, sudut tumpul, dasar otot, jika dirapatkan
membentuk garis tegak lurus sepanjang lima mili meter.
2. Pada puncak bahu kanan terdapat luka lecet ukuran empat koma lima senti meter kali tiga
senti meter.
3. Pada lengan kiri sisi belakang, satu koma lima senti meter dibawah lipat siku, terdapat luka
lecet ukuran dua koma lima senti meter kali satu senti meter;
4. Pada siku kiri terdapat memar ukuran lima mili meter.
5. Pada lengan kanan sisi belakang, tiga senti meter diatas siku, terdapat luka lecet ukuran dua
senti meter kali satu koma lima senti meter.
6. pada lutut kanan terdapat beberapa luka lecet, yang terkecil berbentuk titik. Yang terbesar
ukuran dua koma lima senti meter kali satu senti meter, meliputi area seluas lima belas senti
meter kali lima senti meter.
7. Pada jari manis dan kelingking kaki kanan terdapat luka lecet masing masing tiga kali tiga
mili meter.
8. Pada mata kaki kiri sisi luar terdapat luka lecet ukuran satu senti meter kali nol koma empat
senti meter.
9. Pada punggung kaki kiri terdapat dua buah luka lecet masing masing berukuran satu koma
lima senti meter kali satu senti meter dan nol koma enam senti meter kali nol koma enam
senti meter.
10. Pada sela antar jari telunjuk dan jari tengah kanan terdapat luka lecet dengan diameter empat
mili meter.
11. Pada jari tengah dan jari manis tangan kanan terdapat luka lecet berbentuk garis, masing
masing sepanjang nol koma enam senti meter.
12. Patah tulang tidak ditemukan.
13. Pada daerah perut tampak berwarna ungu kecoklatan, merah dan keunguan.

Dengan kesimpulan pada pemeriksaan mayat seorang laki laki yang menurut surat
permintaan berumur dua puluh tujuh tahun ditemukan luka terbuka pada dada kiri akibat kekerasan
tajam, yang berdasarkan ciri lukanya adalah luka tusuk, serta ditemukan luka lecet pada puncak
bahu kanan, lengan kiri dan kanan sisi belakang, lutut kanan, jari manis dan jari kelingking kaki
kanan, mata kaki kiri sisi luar, punggung kaki kiri, sela antara jari tengah dan jari telunjuk tangan
kanan, jari tengah dan jari manis tangan kanan dan ditemukan memar pada siku kiri akibat
kekerasan tumpul. Sebab kematian tidak ditentukan karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam
(tidak dilakukan outopsi)
Menimbang bahwa berdasarkan alat bukti dan barang bukti yang diajukan diperoleh fakta
fakta hukum sebagai berikut :Bahwa benar telah terjadi pengroyokan atau kekerasan terhadap
korban yang bernama ANDHIKA MAHESA bin HIDAYAT yang dilakukan oleh sdr. IQBAL
PRATAMA bin BOWO KURNIAWAN, terdakwa BOWO KURNIAWAN, sdr. SANJAYA serta sdr.
RHEFA (keduanya belum tertangkap) yaitu bahwa pada hari sabtu tanggal 07 januari 2018 sekira
pukul 23.30 29b dijalan belia gang Kamboja, Kelurahan Jagabaya II Kecamatan Way halim, Bandar
Lampung.Bahwa benar akibat pengroyokan atau kekerasan yang dilakukan oleh sdr. IQBAL
PRATAMA terdakwa BOWO KURNIAWAN, sdr, SANJAYA serta sdr. RHEFA (keduanya belum
tertangkap) telah menyebabkan korban meninggal dunia.
 Bahwa peristiwa pengroyokan atau kekerasan tersebut dipicu terkait permaslahan saling
tidak senang antara korban dan sdr. SANJAYA yang sering mengajak teman teman nya
untuk bermain gitar diteras rumahnya sehingga membuat gaduh dan mengganggu korban
sehingga pada hari sabtu tanggal 07 januari 2018 pukul 23.39 wib korban ANDHIKA
MAHESA bin HIDAYAT dengan membawa sebilah golok mendatangi rumah sdr.
SANJAYA yang berada dalam satu rumah dengan terdakwa IQBAL PRATAMA dan
terdakwa BOWO KURNIAWAN di jalan belia gang Kamboja Kekurahan Jagabaya II
Kecamatan Way halim Bandar Lampung.
 Bahwa kemudian korban ANDHIKA MAHESA mendekati pintu rumah terdakwa dan
berteriak teriak, selanjutnya itu Korban ANDHIKA MAHESA bin HIDAYAT
membacokkan golok yang dibawanya kepintu rumah kedua terdakwa.
 Bahwa pada saat itu saksi FIRDAUS sempat keluar rumah dan menyuruh korban pulang
sambil berkata “Kamu gak mandang saya lagi ?“ namun korban tidak pulang dan malah
kembali mendekati rumah terdakwa lalu memecahkan kaca rumah terdakwa dengan
menggunakan golok bergagang kayu yang dibawanya sehingga golok tersebut terlepas dari
gagangnya.
 Bahwa kemudian terdakwa IQBAL PRATAMA bin BOWO KURNIAWAN keluar dari
dalam rumah dan langsung menerjang (menendang) perut korban ANDHIKA MAHESA bin
HIDAYAT dengan menggunakan kaki kiri sehingga korban terjatuh dalam keadaan
terduduk, lalu kemudian saksi EKO yang mengetahui ada keributan mendekat dan berusaha
melerai dengan cara mendorong terdakwa IQBAL PRATAMA bin BOWO KURNIAWAN
menjauh dari korban lalu menarik tubuh korban kearah pemakaman dan bersamaan dengan
itu sdr. SANJAYA DWI SAPUTRA (belum tertangkap), dan terdakwa BOWO
KURNIAWAN bin SELAMET serta RHIFA FRANATA keluar dari dalam rumah terdakwa
lalu sdr. SANJAYA DWI SAPUTRA langsung menyerang korban dengan menendang perut
korban sebanyak 1 kali lalu sdr. SANJAYA DWI SAPUTRA menusukkan pisau badik ke
perut bagian kiri sebanyak 1 kali sehingga korban tergeletak ditengah jalan umum,
selanjutnya terdakwa RAHMAT NURHADI bin NURI AHMAD bersama dengan terdakwa
NURI AHMAD bin TONI, sdr. SANJAYA DWI SAPUTRA dan sdr. RHIFA FRANATA
berkali-kali menginjak-injak (menendang) tubuh