Anda di halaman 1dari 3

DETEKSI MENGENALI PERUBAHAN KONDISI

PASIEN (EARLY WARNING SYSTEM)


NO. DOKUMEN NO.REVISI HALAMAN
00 1/1

RSU NATALIA
Jl. Teratai no.15 Pulisen- Boyolali
Telp./Fax (0276) 325302
Email:rsunataliaboyolali@gmail.com
Tanggal terbit Ditetapkan
STANDAR Direktur RSU NATALIA
PROSEDUR
OPERASIONAL (SPO)

dr. Yulika Putri Dasa Panjuis


NIK 19870710 201606 2 037
PENGERTIAN Sistem peringatan dini yang dapat diartikan
sebagai rangkaian sistem komunikasi informasi yang
dimulai dari deteksi awal, dan pengambilan keputusan
selanjutnya.
Deteksi dini merupakan gambaran dan isyarat
terjadinya gangguan fungsi tubuh yang buruk atau
ketidakstabilitas fisik pasien sehingga dapat menjadi
kode dan atau mempersiapkan kejadian buruk dan
meminimalkan dampaknya, penilaian untuk mengukur
peringatan dini ini menggunakan Early Warning
System, suatu sistem skoring fisiologis (tanda-tanda
vital) yang digunakan di unit sebelum pasien
mengalami kegawatdaruratan.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk mendeteksi secara cepat keadaan pasien sebelum
mengalami kegawatdaruratan.
KEBIJAKAN
PROSEDUR 1. Nilai score EWS pasien pada assesmen awal
dengan kondisi penyulit akut dan pemantauan
secara berkala pada semua pasien resiko tinggi
yang akan berkembang menjadi kritis selama
berada di rumah sakit.
2. Pada ruang IGD dinilai pada setiap pasien yang
datang
3. Pemantauan rutin pada semua pasien, minimal
1 kali dalam satu shift dinas perawat.
4. Ukur score EWS sesuai dengan parameter
5. Laporkan skor EWS ke dokter DPJP sesuai
skor
6. Dokumentasikan hasil perhitungan EWS
7. Parameter Early Warning System
Parameter 3 2 1 0 1 2 3
≤8 9-11 12- 21- ≥25
Pernafasan
20 24
≤91 92 94- 96
Saturasi
- 95
Oksigen
93
Penggunaa Ya Tida
n Alat k
Bantu O2
≤35 35.1- 36.1- 38.1- ≥39.
Suhu
36.0 38.0 39.0 1
≤90 91 101- 111- ≥220
Tekanan
- 110 219
Darah
10
Sistolik
0
Denyut ≤40 41- 51- 91- 111- ≥131
Jantung 50 90 110 130
A V, P
Tingkat
atau
Kesadaran
U
Total :
8. Tindakan penilaian Early Warning System
Sko Klasifikas Monito
Respon Klinis Frekuensi
r i ring
0 Sangat Dilakukan Melanjutkan Min 12
Rendah monitoring monitoring jam
1-4 Rendah Harus segera Perawat Min 4-6
dievaluasi oleh mengassesm jam
perawat en perawat/
terdaftar yang meningkatk
kompeten harus an frekuensi
memutuskan monitoring
apakah
perubahan
frekuensi
pemantauan
klinis atau wajib
eskalasi
perawatan
klinis.
5-6 Sedang Harus segera Perawat Min 1
melakukan berkolabora jam
tinjauan si dengan
mendesak oleh tim/
klinisi yang pemberian
terampil dengan assesmen
kompetensi kegawatan/
dalam penilaian meningkatk
penyakit akut di an
bangsal perawatan
biasanya oleh dengan
dokter atau fasilitas
perawat dengan monitor
mempertimbang yang
kan apakah lengkap.
eskalasi
perawatan ke
tim perawatan
kritis diperlukan
(yaitu tim
penjangkauan
perawatan
kritis)
≥7 Tinggi harus segera Berkolabora Bad set
memberikan si dengan monitor/
penilaian tim medis/ every
darurat secara pemberian time
klinis oleh tim assesmen
penjangkauan/ kegawatan/
critical care pindah
outreach dengan ruang ICU
kompetensi
penanganan
pasien kritis dan
biasanya terjadi
transfer pasien
ke area
perawatan
dengan alat
bantu hidup.
UNIT TERKAIT 1. IGD
2. Kamar Bersalin
3. Nifas
4. Perintologi
5. Perawatan Umum
6. Perawatan Anak
7. Rawat Jalan
8. OK
9. ICU