Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PENGGUNAAN LABORATORIUM KEPERAWATAN

PERIODE JANUARI – JUNI 2015

A. LATAR BELAKANG
Sistem pendidikan nasional bertujuan menciptakan manusia seutuhnya yang
mempunyai kemampuan dan keterampilan secara mandiri untuk meningkatkan taraf
hidup lahir maupun batin dan meningkatkan peranannya sebagai pribadi, warga
masyarakat, warga negara dan mahluk Tuhan. Dari tujuan tersebut tersirat adanya
tuntutan kompetensi atau kemampuan-kemampuan yang multi dimensi yang dapat
memberikan perubahan positif terhadap tingkah laku mahasiswa , yang meliputi ketiga
ranah kompetensi secara konkrit. Setiap kegiatan instruksional pada dasarnya
berorientasi pada usaha untuk meningkatkan kemampuan berpikir (kognitif),
keterampilan (psiokomotorik) dan memperbaiki sikap (afektif) dari mahasiswa. Metode
pembelajaran yang secara keseluruhan (atau sebagian) hanya menyentuh aspek berpikir
saja atau keterampilan, atau sikap saja sudah sepatutnya segera ditinggalkan dan diganti
dengan metode pembelajaran yang dapat menjamin tercapainya perubahan pada ketiga
ranah pendidikan.
Praktikum adalah salah satu strategi pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa
mempraktekkan secara empiris, mengintegrasikan kemampuan kognitif, psikomotorik
dan afektif dengan menggunakan sarana laboratorium. Metode praktikum dipilih melalui
identifikasi tujuan-tujuan pembelajaran dalam analisis kompetensi yang tujuannya mutlak
dapat dicapai melalui praktek. Sesuai dengan visi dan misi dari institusi Program Studi
keperawatan Tual pada dasarnya merupakan salah satu unsur penyelenggara Tri
Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian serta
Pengabdian Masyarakat.
Penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Keperawatan Tual sama dengan
Institusi Pendidikan lain dari semester ganjil berlanjut ke semester genap. Program Studi
Keperawatan Tual diharapkan mampu menghasilkan lulusan tenaga perawat
professional pemula yang mempunyai kompetensi dalam upaya-upaya kesehatan
tersebut. Ketrampilan mahasiswa dalam melaksanakan semua upaya-upaya kesehatan
tersebut diperoleh apabila banyak melakukan kegiatan praktek baik di klinik (rumah sakit,
puskesmas) ataupun di masyarakat. Dalam melakukan praktek kita tidak terlepas
hubungan antar manusia (HAM) dan rasa tanggungjawab baik terhadap pasien, keluarga
dan masyarakat. Untuk itu sebelum mahasiswa praktek langsung di klinik dengan pasien
maka perlu banyak latihan-latihan ketrampilan yang disebut dengan preklinik. Jenis

1
kegiatan praktek preklinik yang dilakukan dosen/instruktur dan mahasiswa sesuai dengan
kebutuhan mata kuliah dalam semester berjalan.
Dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan mahasiswa diperlukan
sarana yang memadai. Alat dan bahan praktek merupakan sarana dalam pelaksanaan
laboratorium, sehingga keadaan alat dan obat perlu mendapatkan perhatian maksimal.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memantau keberadaan alat dan bahan
secara berkala dan berkesinambungan.

B. DASAR HUKUM
Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar di Program Studi Keperawatan Tual didasarkan
pada kurikulum nasional dan diadopsi oleh Politeknik Kesehatatan Kemenkes Maluku.
Selanjutnya sebagai dasar hukum pelaksanaan kegiatan praktek laboratorium di Program
Studi Keperawatan Tual adalah sebagai berikut :
1. Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional (Lembaran
Negara Tahun 2003 No.78, Tambahan Lembaran Negara No. 4301)
2. Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara
Tahun 2005 No. 157, , Tambahan Lembaran Negara No. 4586)
3. Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan(Lembaran Negara Tahun
2009 No. 144. Tambahan lembaran Negara 5063)
4. Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran
Negara Tahun 1996 No.49, Tambahan lembaran Negara No. 3637)
5. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran
Negara Tahun 1999 No.115, Tambahan lembaran Negara No. 3859)
6. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Tahun 2005 No.41, Tambahan lembaran Negara No. 4496)
7. Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara
Tahun 2009 No. 6, tambahan lembaran Negara No. 5007)
8. Surat Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 Tahun 2002 tentang Kurikulum
Inti Pendidikan Tinggi.
9. Surat Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 Tahun 2000 tentang Pedoman
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa

2
C. RANGKAIAN KEGIATAN LABORATORIUM PADA TAHUN 2015
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Ka Sub Unit Laboratorium
Keperawatan membuat rancangan kegiatan laboratorium dalam tahun 2015 dan
pelaksanannya dapat dijabarkan dalam tabel berikut :

Tabel 1
Rangkaian Kegiatan Laboratorium dan Pelaksanaan

TIDAK
NO PRAGRAM KERJA TERLAKSANA KET
TERLAKSANA
1 Memberikan pelayanan laboratorium 
bagi pengguna
2 Menjadwalkan penggunaan laboratorium 
3 Mengoptimalkan penggunaan rungan 
laboratorium sesuai dengan jadwal
4 Membuat surat ijin peminjaman alat, 
bahan dan ruangan laboratorium
5 Mengarsipkan surat peminjaman alat, 
bahan dan ruangan laboratorium.
6 Mendokumentasikan kegiatan praktik 
laboratorium
7 Mengajukan pembelian barang tidak 
habis pakai
8 Mengajukan pembelian barang habis 
pakai
9 Membuat jadwal pemeliharaan alat 
laboratorium
10 Myang melakukan inventaris untuk 
mengetahui jumlah alat dan bahan yang
ada, yang masih baik dan yang rusak
11 Menerima dan memeriksa alat dan bahan  Tidak ada
yang diterima alat dan
bahan
yang
masuk

3
D. ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan laboratorium yang tersedia di laboratorium keperawatan Program
Studi Keperawatan Tual berupa alat tidak habis pakai dan bahan habis pakai sesuai
dengan dengan kebutuhan mata kuliah praktik (terlampir). Dan penggunaannya
disesuaikan dengan kebutuhan praktik pada semester dan tahun berjalan

E. JADWAL PENGGUNAAN LABORATORIUM


Penggunaan alat, bahan dan ruangan laboratorium keperawatan disesuaikan dengan
jadwal praktik yang telah disusun dan sesuai dengan SPO laboratorium keperawatan yang
ada (Jadwal dan SPO terlampir). Kegiatan praktik laboratorium kemudian
didokumentasikan (terlampir)

4
F. JENIS KEGIATAN PRAKTIKUM YANG DILAKSANAKAN PADA TAHUN 2015

Tabel 2
Jenis Kegiatan Praktikum Pada Kunjungan Laboratorium Tahun 2015

NO Mata Kuliah KOMPETENSI Penanggung Jawab Ket

1 Kebutuhan Dasar Ns. Yohanis Buiswarin, S.Kep


a. Kebutuhan Oksigenasi
Manusia
b. Kebutuhan Cairan & Elektrolit Ns. Yohanis Buiswarin, S.Kep

c. Nutrisi Sesilia Renmeuw, S.SiT

d. Personal hygiene (Memandikan Pasien Titi Lutlutur, S.Kep

e. Perawatan Luka Ns. Marsyel Werluka

f. Sterilisasi & Desinfeksi dan medikasi Fransisca Mayabubun, S.Kep

2 Keperawatan a. Ketrampilan Pemeriksaan Fisik Ibu hamil Ns. Agnes Batmomolin, Ujian
Maternits S.Kep.,M.Kes Susulan
bagi
b. Pertolongan Persalinan
mahasiswa

3 Keperawatan Anak a. Ketrampilan Pemeriksaan Fisik Pada Anak Ns. Notesya Amanupunnyo,
(Pemeriksaan Antropoetri) S.Kep

4 Keperawatan Medikal Ns. Abraham Rumayara,


Bedah a. Ketrampilan pemasangan NGT
S.Kep
b. Postural Drainase Ns. Susana H. Tanlain, S.Kep
c. Batuk Efektif dan latihan napas dalam

5
d. Fisioterapi dada
e. Mengeluarkan benda asing dari mata dan
telinga
5 Keperawatan Kegawat a. Ketrampilan dalam Resusitasi Jantung-Paru D. Mesdila, AMK. An
Daruratan (Basic Cardiac life Support)
b. Ketrampilan melakukan Advance D. Mesdila, AMK.An
Threatening Life Support
c. Ketrampilan penanganan Bencana Massal ( Ns. John J. Ade, S.Kep
Mass Disaster )
d. Ketrampilan Balut & Bidai Ns. John J. Ade, S.Kep

e. Ketrampilan Menghentikan perdarahan Ns. John J. Ade, S.Kep

6
7
E. JUMLAH KUNJUNGAN PRAKTIK LABORATORIUM TAHUN 2015

JUMLAH KUNJUNGAN PRAKTIK TAHUN 2015


14
12
12
10
10
8
6
6 5 5
4 4 4
4 3
2 2
2 1 1 1
00000 00000 0000 0000 00000 0000 00 000 000 000 0000 0000
0

KDM II KEP. MATERNITAS KEP. ANAK KMB KEP. KEGAWATDARURATAN

8
G. PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN
1. Permasalahan.
a. Belum terpenuhinya sarana dan prasaran (alat dan bahan) sesuai dengan
standar laboratorium yang ditetapkan
b. Alat-alat dan bahan laboratorium keperawatan yang belum memadai sehingga
alat dan bahan tidak bisa dibagi pada ruangan laboratorium yang lain
c. Bahan-bahan praktik laboratorium yang tersedia banyak yang sudah kadaluarsa
(terlampir)
d. Dalam hal pendokumentasian dan pembuatan surat-surat penggunaan
laboratorium, belum tersedia kamera dan printer untuk kegiatan dimaksud.
e. Belum ada koordinasi yang baik antara koordinator mata kuliah yang
melaksanakan praktik laboratorium dengan pengelola labiratorium sehingga
penjadwalan dibuat berdasarkan jadwal kuliah dan bukan berdasarkan silabus
mata kuliah dan RPP dosen.
f. Belum terlaksananya pertemuan khusus antara pengelola laboratorium dengan
koordinator mata kuliah praktik dalam membicarakan penjadwalan praktik
laboratorium.
g. Dosen/instruktur yang melaksanakan belum sesuai dengan jadwal yang telah
dibuat
h. Belum adanya pengontrolan penggunaan alat, bahan dan ruangan laboratorium
oleh pengelola sebelumnya sehingga pengelola laboratorium yang baru agak
kesulitan khususnya tentang dokumen-dokumen penggunaan alat dan bahan
serta ruangan dan dokumentasi lainnya.
2. Pemecahan Masalah
a. Semua alat dan bahan laboratorium disimpan pada ruangan Laboratorium
Keperawatan Maternitas dan jika diperlukan untuk keperluan praktik, setiap dosen
yang melakssanakan kegiatan praktik membuat surat permintaan alat dan bahan
laboratorium sesuai kebutuhan praktik.
b. Memperbaiki tata kelola laboratorium keperawatan Program Studi Keperawatan
Tual dengan melakukan rekapitulasi kunjungan tiap bulan, mendokumentasikan
kegiatan praktik laboratorium, dan lain-lain
c. Dalam tahun 2016, agar diadakan pertemuan antara pengelola laboratorium
dengan koordiator mata kuliah praktik guna membahas hal-hal yang terkait
dengan penggunaan laboratorium untuk praktik mahasiswa

9
d. Dosen/instruktur yang melaksanakan kegiatan praktik agar dapat menyesuaikan
dengan jadwal yang telah disusun dengan tetap memperhatikan SPO laboratorium
keperawatan.

H. RENCANA TINDAK LANJUT


Dalam rangka mengatasi masalah tersebut diatas dan untuk memenuhi standar
laboratorim keperawatan program studi keperawatan tual maka
1. Memperbaiki tata kelola laboratorium keperawatan Program Studi Keperawatan Tual
dengan melakukan rekapitulasi kunjungan tiap bulan, mendokumentasikan kegiatan
praktik laboratorium, dan lain-lain
2. Bahan-bahan habis pakai yang telah kadaluarsa agar diadakan pengadaan yang baru
3. Terus melakukan pengontrolan terhadap penggunaan alat, bahan dan ruangan
laboratorium Program Studi Keperawatan Tual
4. Melakukan pengadaan bahan-bahan habis pakai di laboratorium dengan bekerja
sama dengan pihak terkait.
5. Dalam tahun 2015, Program Studi Keperawatan Tual mendapat kunjungan dari
menteri kesehatan RI dan mendapat bantuan untuk pengadaan alat-alat laboratorium
dan telah diusulkan lewat Politeknik Kesehatan Maluku.

10