Anda di halaman 1dari 19

PEDOMAN INSTALASI KEMOTERAPI

BAB I
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
2. PENGERTIAN
Definisi
Kemoterapi adalah adalah pemberian obat anti kanker (sitostatika) yang bertujuan
untuk membunuh sel kanker.
Tujuan kemoterapi: dapat sebagai terapi kuratif, bagian dari terapi paliatif atau
sebagai radiosensitizer.
Strategi pemberiannya: dapat sebagai terapi ajuvan, konsolidasi, induksi, intensifikasi,
pemeliharaan, neoadjuvan, ataupun paliatif

BAB II
RUANG LINGKUP

. Cara pemberiannya : dapat secara oral, intra vena, intraarterial, intraperitoneal, atau intrakavitas
c. Indikasi kemoterapi
Ajuvan : kanker stadium awal atau stadium lanjut lokal setelah pembedahan
Neojuvan (induction chemotherapy): kanker stadium lanjut lokal
Paliatif : kanker stadium lanjut jauh
Sensitisizer : bersama-sama dengan radioterapi
d. Kontra indikasi kemoterapi
Status performance yang buruk
Komorbiditas yang berat
e. Diagnose dan stadium
- Diagnosa dan stadium penyakit sudah ditegakkan
f. Pemeriksaan tambahan
- laboratorium dasar : DPL
- Tinggi dan berat badan : mengukur luas permukaan tubuh.
- Optional
Laboratorium : LFT,RFT,KGDS,serum elektrolit, atau tumor marker
ECHO atau EKG

BAB III
STANDAR KETENAGAAN

BAB IV
STANDAR FASILITAS

BAB V
KEBIJAKAN

Syarat pasien kemoterapi pertama


Pasien dengan keganasan memiki kondisi dan kelemahan kelemahan, yang apabila diberikan
kemoterapi dapat terjadi untolerable side effect. Sebelum memberikan kemoterapi perlu
pertimbangan sbb :
1. Menggunakan kriteria Eastern Cooperative Oncology Group (ECOG) yaitu status
penampilan ≤ 2 atau karnoffsky ≥ 60.

1
2. Jumlah lekosit ≥ 4000/ml
3. Jumlah trombosit ≥ 100.0000/ul
4. Cadangan sumsum tulang masih adekuat misal Hb ≥ 10
5. Creatinin Clearence diatas 60 ml/menit (dalam 24 jam) ( Tes Faal Ginjal )
6. Bilirubin < 2 mg/dl. , SGOT dan SGPT dalam batas normal ( Tes Faal Hepar ).
7. Elektrolit dalam batas normal.
8. Mengingat toksisitas obat-obat sitostatika sebaiknya tidak diberikan pada usia diatas 70
tahun

II. Prosedur Pemberian


Prosedur pemberian kemoterapi sebenarnya adalah sama dengan pemberian obat-obatan yang lain yaitu
terdiri dari:
A. Persiapan penderita
B. Persiapan pemberian obat
C. Penilaian respon
D. Monitor efek samping dan penanganannya.

II A. Persiapan penderita
terdiri dari : aspek penderita dan keluarga, aspek onkologis dan aspek medis

Aspek penderita :
1. Penjelasan tentang tujuan dan perlunya kemoterapi sehubungan dengan penyakitnya
2. Penjelasan mengenai macam obatnya, jadwal pemberian dan persiapan yang diperlukan
setiap siklus obat kemoterapi diberikan
3. Penjelasan mengenai efek samping yang mungkin terjadi pada penderita
4. Informed consent
Aspek onkologis:
1. Diagnosa keganasan telah confirmed baik secara klinis (tumor diukur dengan kaliper atau
penggaris), radiologis dan patologis ( triple diagnostic), kalau memungkinkan diperiksakan juga
tumor marker
2. Tentukan stadium (klinis, imaging)
3. Tentukan tujuan terapi ( neoadjuvant, adjuvant, terapeutik, paliatif)
4. Tentukan regimen kombinasi kemoterapi, dosis dan prosedur pemberiannya
Aspek medis
1. Anamnesa yang cermat mengenai adanya komorbiditas yang mungkin ada yang dapat
mempengaruhi pemberian kemoterapi seperti usia, penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kelainan
fungsi ginjal atau hati, kehamilan dan lain-lain.
2. Pemeriksaan secara menyeluruh semua keadaan yang berhubungan dengan penyakit tersebut di atas
( klinis, imaging dan laboratorium). Pemeriksaan laboratorium terdiri dari darah lengkap, fungsi
hati, fungsi ginjal, gula darah puasa dan 2 jam pp (sesuai indikasi), pemeriksaan jantung (EKG) atau
kalau perlu ekokardiografi
Pada pemberian kemoterapi siklus berikutnya, bila tidak ada kelainan pada pemeriksaan fisik cukup
diperiksakan darah lengkap saja. (HB, lekosit, trombosit, netrofil)
3. Penentuan status performance (Karnoffsky atau ECOG)

II.B. Pemberian Kemoterapi (drug administration)


Keamanan penanganan obat onkologi merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan personel dokter,
perawat, farmasi, penderita, gudang/distribusi

II.B.1. Persiapan obat: (kemoterapi dan obat emergency dan extravasation kit)
 Dosis : Bila tak ada ketentuan spesifik dari data tersebut dosis ditentukan dengan menggunakan
luas permukaan tubuh (body surface area=BSA) yang diketahui dengan mengukur TB dan BB.
 Storage dan Stability: Baca petunjuk mengenai storage dan stability masing-masing obat sehingga
kondisi obat dalam keadaan baik. Obat yang tidak mengandung preservasi setelah
dibuka/dilarutkan ( oplos ) harus segera dibuang dalam waktu 8-24 jam.
 Preparasi ( pelarutan )

2
Pelarut untuk masing masing obat biasanya disebutkan dalam penjelasan pemakaian masing
masing obat. Kadang kadang ada pelarut yang incompatible terhadap obat obat tertentu. Secara
umum pelarut yang biasa dipakai adalah : Dextrose 5% atau NaCL fisiologis .
Pelarutan / preparation dilakukan dalam tempat tertentu dan dilakukan oleh petugas (dokter,
perawat) atau pharmacist yang terlatih.

II.B.2. Persiapan provider


- Memakai gaun yang khusus atau schort
- Memakai masker yang disposibel
- Memakai handschoen karet
- Memakai topi pelindung kepala
- Memakai kaca mata pelindung terhadap percikan obat, tanpa menghalangi
lapangan penglihatan.(kaca goggle)
- Well trained.

II.B.3. Persiapan peralatan dan cairan


- Jarum suntik yang halus, abbocath/ surflo No 20 atau 22
- Spuit disposabel 5 cc, 20 cc, 30 cc
- Infus set, pada obat golongan taxan telah dipakai infus set khusus
- Larutan Nacl 0,9% 100 cc, NaCl 0,9 :% 500 cc dan Aquadest 25 cc
- Syringe pump (kalau ada)
- Alas penyuntikan, untuk menghindari kontak obat dengan sprei tempat tidur.

II.B.4. Penyuntikan
- Teliti protokol kemoterapi yang akan diberikan.
- Cek apakah informed consent sudah ada.
- Pilih vena yang paling distal dan lurus ( biasanya meta carpal bagian dorsal) dan kontralateral dari
kankernya. Dipastikan tidak terjadi ekstravasasi dengan memasang infus dan drip cepat.
- Setelah penyuntikan selesai , alat-alat atau botol bekas obat sitostatika dimasukkan dalam kantong plastik
dan diikat serta dimasukkan dalam sampah medis khusus.
- Buat catatan pada rekaman medik penderita, catat semua tindakan.

II.C. Penilaian Respon atau Treatmen Outcome:


Penilaian respon kemoterapi meliputi:
1. Penilaian respon obyektif
2. Penilaian respon subyektif
3. (Survival)
Penilaian respon obyektif terdiri dari:
1. Ukuran tumor
2. Tumor marker
3. Objective qualitative : perubahan gejala klinis misal pada tumor otak  gejala neurologis
Respon dapat dinilai menggunakan petunjuk dari buku who handbook for reporting results of cancer
treatment
Measurable disease:
 Complete response: tumor menghilang yang ditentukan oleh 2 orang observer tidak kurang dari 4
minggu
 Partial response : ukuran total tumor mengecil > 50%, tidak kurang dari 4 minggu dan tidak
ditemukan adanya lesi yang baru.
 No Change : ukuran total tumor mengecil < 50 %
 Progressive disease : didapatkan peningkatan > 25% ukuran tumor atau adanya lesi baru

Pada pemberian neoadjuvant chemotherapy, setelah pemberian siklus ke 3, dilakukan penilaian respon
terapi dan resektibilitasnya. Bila didapatkan respon parsial dan menjadi resektable, maka dilanjutkan
dengan operasi. Bila respon terapi menunjukkan no change atau tidak resektable, maka dilanjutkan
dengan radioterapi atau kombinasi kemoterapinya ditingkatkan menjadi second line chemotherapy.

Penilaian respon subyektif:

3
status performance : Karnoffsky, ECOG

Skala status penampilan menurut Karnoffsky

Skala ( % ) Derajat Aktivitas Kemampuan Fungsional


100 Normal tanpa keluhan Mampu melaksanakan aktivitas normal
Tidak ada kelainan
90 Keluhan gejala minimal Tidak perlu perawatan khusus
80 Normal dengan beberapa keluhan
gejala
70 Mampu merawat diri Tidak mampu bekerja
Tidak mampu melakukan aktivitas Bisa tinggal di rumah
normal atau bekerja Perlu bantuan dalam banyak hal
60 Kadang-kadang perlu bantuan tetapi
umumnya dapat melakukan untuk
keperluan sendiri
50 Perlu bantuan dan umumnya perlu
obat-obatan
40 Perlu bantuan dan perawatan khusus Tidak mampu merawat diri
Perlu perawatan di rumah sakit

30 Perlu pertimbangan-pertimbangan
masuk rumah sakit
20 Sakit berat, perawatan rumah sakit,
pengobatan aktif supportif sangat
perlu
10 Mendeteksi ajal
0 Meninggal

Skala status penampilan menurut ECOG ( Eastern Cooperative Oncology Group) adalah sbb :
- Grade 0 : masih sepenuhnya aktif, tanpa hambatan untuk mengerjakan tugas kerja dan
pekerjaan sehari-hari.
- Grade 1 : hambatan pada perkerjaan berat, namun masih mampu bekerja kantor ataupun
pekerjaan rumah yang ringan.
- Grade 2 : hambatan melakukan banyak pekerjaan, 50 % waktunya untuk tiduran dan hanya bisa
mengurus perawatan dirinya sendiri, tidak dapat
melakukan pekerjaan lain.
- Grade 3 : Hanya mampu melakukan perawatan diri tertentu, lebih dari 50% waktunya untuk
tiduran.
- Grade 4 : Sepenuhnya tidak bisa melakukan aktifitas apapun, betul-betul hanya di kursi atau
tiduran terus.

II.D. Monitor Efek Samping Obat (follow up efek toksik)


 Selama kemoterapi:
- reaksi alergi : ringan,sedang, berat
- ekstravasasi obat
- mual, muntah
 Pasca kemoterapi dini: mual, muntah, dehidrasi, stomatitis, hematologis (anemi, lekopeni,
trombositopeni) dan lain-lain.

4
 Late effect : hematologis (anemi, lekopeni, trombositopeni), cardiotoxicity, neurotoxicity,
nephrotoxicity, alopecia
 Pemeriksaan DPL ± 1 minggu paska kemoterapi untuk mengetahui adanya efek samping hematologi
( neutropeni, lekopeni, anemi) dan memberikan terapi yang sesuai agar saat kemoterapi berikutnya
dapat sesuai dengan jadwal.

II.E.Penanganan efek samping


Prinsip penanganan efek samping adalah :
1. Antisipasi dan prevensi
2. Monitor efek samping yang berhubungan dengan dosis
3. Early treatment dari efek samping
Efek samping yang sering memerlukan intervensi adalah efek samping hematologis.
Anemi dapat diberikan human recombinant erythropoietin atau transfusi PRC, netropeni diberikan GcSF
sedang trombositopeni diberikan TC. Pada severe netropeni atau febrile neutropenia penderita dirawat di
ruang isolasi dengan memberikan tambahan antibiotika profilaksis dan anti jamur

ORGAN EFEK TOKSIK ( grade )


0 1 2 3 4

1. Hemapoitik
a. Hb (gr/dl) ≥ 11 9,5-10,5 8,0-9,4 6,5-7,9 < 6,5
b. leukosit (103/mm3 ≥ 4.103 3.0-3,9 2,0-2,9 1,0-1,9 < 1,0
) ≥2 1,5-1,9 1,0-1,4 0,5-0,9 <0,5
c. Granulasit ≥ 100 75-99 5-74 25-49 <25
(103/mm3 ) - petechia sedikit sedang banyak
d.Trombosit
(103/mm3 )
e. pendarahan

2. gastrointestinal
a. bilirubin ( xN ) ≤ 12,5 1,26-2,5 2,6-5 5,1-10 >10
b. SGOT/SGPT (xN) ≤ 12,5 1,26-2,5 2,6-5 5,1-10 >10
c. fosfatse alkali ≤ 12,5 1,26-2,5 2,6-5 5,1-10 > 10
(xN) Tdk Panas Ulcus,padat Ulcus, cair Makan (-)
d.oral berubah Nausea Ringan Sedang Berat
e. vomitus - < 2 hr >2 hr Perlu terapi dehidrasi
f. diarrhoae -

3. Renal
a. BUN/Serum ≤ 12,5 1,26-2,5 2,6-5 5,1-10 >10
creatinin ( xN )
b. proteinuria - 1+ 2-3+ 4+ Nefrotik
syndrome
c. hematuria - mikros mikros makros Obstruksi
syndrome

4. Pulmonum - Ringan d. d’effort d. Istirahat Tiduran

5. Panas - < 38 38-40 >40 >40

6. Alergi - Oedem Bronkospasme B. +terapi HipotensI

5
7. Kulit - Erythem Pruritus Ulcerasi nekrosis
8. Rambut - r.Sedikit Alopesia areata A. Total + A.Total +
reversible Irreversib
9. infeksi - ringan sedang berat Berat+
hipotensi
10. jantung
a. rithme - >110 PVC unifokal PVC multifokal T.Ventrikular
DS,respon terapi DS,tdkrespon
b. fungsi - Abnor,asimtomatis Disfungsi, simtom. Tamponade TJ perlu operasi
c. pericarditis - Efusi, asimtom Efusi, simtom jantung

11. saraf
a. kesadaran CM Letargi Somnolen <50% Somnolen>50% Koma
b. perifer - Parastesia P. Berat+ P.berat+hilang Paralise
Lemah motorik
c. konstipasi - RT turun Sedang Distensi Distensi +
Ringan muntah

12. nyeri ringan Sedang berat Sangat


berat

Toksisitas darah dan penyesuaian dosis

Leukosit/mm2 Trombosit/mm2 Dosis yg diberikan

≥4.000 ≥100.000 Dapat naik 125%


3.900 – 3.000 99.000 – 75.000 Dosis standar 100%
2.900 – 2.000 74.000 - 50.000 Turun menjadi 75%
< 2.000 < 50.000 Turun menjadi 25-0%

Efek samping kemoterapi yang sering terjadi dan penanganannya:


1. Rambut rontok / menipis
Bersifat sementara. Rambut akan tumbuh kembali jika obat dihentikan.
2. Mual / muntah
Tetap berikan makan dalam porsi kecil tapi sering. Hindari makanan yang terlalu manis,
berminyak/ berlemak dan permen. Biasanya diberikan obat anti muntah oleh dokter.
3. Sembelit
Berikan makanan tinggi serat, misal sayuran dan buah-buahan. Minum banyak. Biasanya jika
lebih dari 3 hari tidak bab, akan diberikan obat oleh dokter.
4. Diare
Hindari makanan yang pedas / asam. Beri minum banyak dan makanan yang lunak. Jika
mencret lebih dari 1 hari akan diberikan obat oleh dokter.
5. Stomatitis / sariawan / gomen
Pelihara kebersihan mulut. Gunakan sikat gigi yang lembut. Biasanya akan diberikan obat oles
oleh dokter.
6. Penurunan daya tahan tubuh
Hindari sumber-sumber infeksi dengan menjauhkan anak dari orang yang sedang flu, sakit
tenggorokan, cacar air, sakit kulit dan lain-lain. Pelihara kebersihan badan. Cuci tangan sebelum
6
makan dan sebelum atau setelah menyentuh anak.
7. Perubahan kulit : kering, gatal
Jaga kebersihan kulit. Gunakan pelembab yang tidak mengandung alkohol. Pakai baju yang
longgar.

II. DAFTAR CEK KEMOTERAPI

Sudah dikerjakan
No Daftar Cek Kemoterapi

PERSIAPAN PRE OPERASI


1 Identitas Pasien (sesuai dengan protokol )
2 Diagnose
3 Cyclus/seri ke……
4 Hasil laboratoriun sudah memenuhi syarat
5 Echocardiografi
6 BSA : TB dan BB
7 Vital sign : Tensi, Nadi, RR
8 Informed consent
9 Kelengkapan obat kemoterapi
10 Protokol pemberian kemoterapi

11 Cek alat dan obat emergency


PELAKSANAAN:
12 Pemberian obat kemoterapi
PERAWATAN PASCA KEMOTERAPI
13 Komplikasi
14 Efek samping

Catatan: Sudah dikerjakan beri tanda



7
...........................................................................................................................................

PERSETUJUAN TINDAKAN KEMOTERAPI


Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : .....................................................................................................
Umur : .....................................................................................................
Jenis kelamin : .....................................................................................................
Alamat : .....................................................................................................
.....................................................................................................
Bukti diri/KTP : .....................................................................................................

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya memberikan

PERSETUJUAN
Untuk dilakukan tindakan medis berupa KEMOTERAPI
Terhadap diri saya sendiri/istri/suami/anak/ayah/ibu * saya ;
Nama : ......................................................................................................
Umur : ......................................................................................................
Jenis kelamin : ......................................................................................................
Alamat : ......................................................................................................
......................................................................................................
Bukti diri/KTP : ......................................................................................................
Dirawat / Berobat jalan* di : ......................................................................................................
No. Rekam Medis : ......................................................................................................

Yang tujuan,sifat, dan perlunya tindakan KEMOTERAPI tersebut diatas, serta resiko yang
dapat ditimbulkannya telah cukup dijelaskan oleh dokter dan telah saya mengerti sepenuhnya.

8
Demikian pernyataan persetujuan ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan.

Jakarta, .................................20....
Saksi –saksi (1) Dokter Yang membuat pernyataan
Tanda tangan Tanda tangan Tangan tangan

(..............................) (............................ ) ( ............................. )


nama jelas nama jelas nama jelas

Saksi –saksi (2)


Tanda tangan

(............................ )
nama jelas
*lingkari dan coret yang lain

BAB VI
TATALAKSANA

IV.PROTOKOL KEMOTERAPI

IV.1. KARSINOMA MAMA


1. CAF

Cyclophosfamid ….( 500 mg/m2) / @ 1000mg, 500 mg dan 200 mg


Doxorubicin………… ( 50 mg/m2) / @ 50 mg dan 10 mg
5-FU…………………….( 500 mg/m2) / @ 500 mg dan 250 mg

cara pemberian :
- infuse NaCl 0,9% 500 cc………………………………..…60 menit
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp………………….….bolus
- Cyclophosfamid …mg + N aCl 0,9% 250 cc…….30 - 60 menit
- bilas NaCl 0,9% 500 cc...................................... 60 menit
- Doxorubicin …mg + NaCl 0,9%CC 2500 cc…………...( 1mg/menit )
- bilas NaCl 0,9% 100 cc......................... ………….. 15 menit
- 5-FU.....mg+ NaCl 0,9% 50 CC………………………... 1 - 3 menit
- bilas NaCl0,9% 100cc...................... ……………….15 menit

2. CEF
Cyclophosfamid….( 500 – 600 mg/m2 )/@ 1000mg,500 mg dan 200 mg
Epirubicin…………… (50 - 100 mg/m2)/ @ 50 mg dan 10 mg
5-FU…………………… (500- 600 mg/m2) / @ 500mg dan 250 mg

9
cara pemberian :
- infuse NaCl 0,9% 500 cc………………………………… 60 menit
- ondansetron 1 amp
dexamethason 1 amp………………………...…….bolus
- Cyclophosfamid …mg + NaCl 0,9% 250 cc…….… 30 - 60 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc......................................... 60 menit
- Epirubicin …mg + NaCl 0,9% 50 CC………………….. 60 menit
- bilas NaCl 0,9% 100 cc........................................ 15 menit
- 5-FU.....mg+ NaCl 0,9 % 50 CC…………………………. 1-3 menit
- bilas NaCl0,9% 100cc........................................ 15 menit

3. Paclitaxel – Cisplatin
Palitaxel…… ( 175 mg/m2)/ @ 100 mg dan 30 mg
Cisplatin…… ( 70 mg/m2)/@ 50 mg dan 10 mg

cara pemberian :
- Dexametahson 20 mg ( oral ) ( 12 jam dan 6 jam sebelum paclitaxel )
- ondansetron 8mg
dipenhidramin 50 mg
dexamethason 20 mg
ranitidine 50 mg ………………….bolus (30 menit sebelum paclitaxel )
- infuse NaCl 0,9% 500 cc……………………... 60 menit
- Paclitaxel …mg + NaCl0,9% 250 cc ( konsetrasi 0,3-1,2 mg/ml)…….… 3 jam
- bilas NaCl 0,9% 1000 cc............................ 1 jam
- cisplatin …mg + NaCl 0,9% 500 CC…………..1 jam
- bilas NaCl 0,9% 1000 cc.......................... 1 jam
- ondansetron 2 x 8mg

4. Docetaxel + Doxorubicin
Docetaxel ….. ( 75 mg/m2)/ @ 80 mg dan 20 mg
Doxorubicin …..( 50 mg/m2)/ @50 mg dan 10 mg

cara pemberian :
- dexamethason 2 X 8 mg oral ………….. ( H-1,H,H+1 )
- metroclorfamid 10 mg ( oral )
dexamethason 1 amp………….bolus ( 1 jam sebelum docetaxel )
- infuse NaCl 0,9% 500 cc ……………………... 60 menit
- Docetaxel …mg + NaCl0,9% 250 cc ( konsentrasi 0,3-0,74 mg/ml ) …….… 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................... 15 menit
- doxorubicin …mg + NaCl 0,9% 250 CC……….1mg/ menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................ 15 menit
- ondansetron 2 x 8mg.

5. Paclitaxel – Gemcitabine

10
Palitaxel…… ( 175 mg/m2)/ @ 100 mg dan 30 mg
Gemcitabine…… ( 1200 mg/m2)/@ 1000 mg dan 200 mg

cara pemberian :
Hari I
- infuse NaCl 0,9% 500 cc………… 60 menit
- ondansetron 8 mg 1 amp
dipenhidramin 50 mg
dexamethason 20 mg
ranitidine 50 mg ……………………….… bolus ( 30 menit sebelum paclitaxel )
- Paclitaxel …mg + NaCl0,9% 250 cc…….… 3 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc.............................. 15 menit
- Gemcitabine …mg + NaCl 0,9% 250 CC…..30 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................... 15 menit

Hari 8
- infuse NaCl 0,9% 500 cc……………………………30 menit
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ………………….bolus
- Gemcitabin …mg + NaCl0,9% 250 cc…….… 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 100 cc........................ 15 menit
IV.2. LIMFOMA NON HODKIN’S
1. CHOP
Cyclofosfamid ……. ( 750 mg/m2) / @ 1000mg , 500mg dan 200 mg
Doxorubicin ……….. ( 50mg/m2) / @ 50 mg dan 10 mg
Vincristin………….. (1,4 mg/m2 )/ @ 2 mg dan 1 mg
prednison …. ( 40mg/m2 )/@ 5mg

cara p emberian :
- infuse NaCl 0,9% 500 cc…………………………….… 1 Jam
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp…………………………….bolus
- Cyclofosfamid …mg + NaCl 0,9% 250 cc…….… 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc...................................... 1 jam
- Vincristin …mg + NaCl 0,9% 50 CC………………… 1 – 3 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc.................................... 15 menit
- Doxorubicin …mg + NaCl 0,9% 250 CC……….……1mg/ menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc..................................... 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg ( oral )
- Prednison 7-7-6 hari I - V

2. R- CHOP
Rituximab ……………. ( 375 mg/m2 )/ @ 500 mg dan 100 mg
Cyclofosfamid ……. ( 750 mg/m2) / @ 1000mg , 500mg dan 200 mg
Doxorubicin ……….. ( 50mg/m2) / @ 50 mg dan 10 mg

11
Vincristin………….. (1,4 mg/m2 )/ @ 2 mg dan 1 mg
prednison …. ( 40mg/m2 )/@ 5mg

cara pemberian :
- acetaminophen 650-1000 mg (oral )
- infuse NaCl 0,9% 500 cc…………………..… 1 Jam
- Dypenhidramin 25-50 mg ( oral/iv) …………… 30-60 menit sebelum kemoterapi
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp…………………………...bolus
- Rituximab …… mg + Nacl 0,9%/D5% ( consentrasi 1-4 mg/ml)
- bilas Nacl 0,9 % 100 cc………………………………... 15 menit
- Cyclofosfamid …mg + NaCl 0,9% 250 cc…….… 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc...................................... 1 jam
- Vincristin …mg + NaCl 0,9% 50 CC………………… 1 – 3 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc..................................... 15 menit
- Doxorubicin …mg + NaCl 0,9% 50 CC………………1mg/ menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc...................................... 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg ( oral )
- Prednison 7-7-6 hari I – V

NB : cara pemberian rituximab


- Rituximab diencerkan dgn NaCl 0,9% atau D5% sampai konsentrasi 1-4 mg/ml
- dosis pertama 50mg/jam……..30 menit ( bila toleransi baik )
- naikkan dosis 50 mg/jam……… setiap 30 menit sampai maksimun 400mg/jam .
- Untuk kemoterapi berikutnya bila toleransi baik
- dosis pertama 100 mg/jam…..30 menit
- naikkan dosis 100 mg/jam…….. setiap 30 menit sampai maksimun 400mg/jam

IV.3. LIMFOMA HODKIN’S


1. ABVD
Doxorubicin….. ( 25 mg/m2) / @ 50 mg dan 10 mg
Bleomisin …. ( 10 unit/m2)/ @ 15 unit
Vinblastin….. ( 6 mg/m2) @ 10 mg
Dacarbazine ….( 375 mg/m2) @200 mg

cara pemberian :
Hari I dan 15
- infuse NaCl 0,9% 500 cc……………………………..1jam
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp…………………..…….bolus
- Doxorubicin …mg + NaCl 0,9% 250 cc…….… 1mg/ menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................... 15 menit
- Bleomisin …unit + NaCl 0,9% 50 cc………… 10-15 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................. 15 menit
- Vinblastin …mg + /Nacl0,9%/D5% CC………… 1-2 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc.................................... 15 menit

12
- Dacarbazine …mg + NaCl0,9% 500 CC dgn Nacl 0,9% 500cc ( jalur lain )…… 60 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc..................................... 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg ( oral ).

IV.4. Head and Neck


1. Cisplatin-5-FU
( periksa ureum –creatinin )
Cisplatin…..( 80 - 100 mg/m2) / @ 50mg dan 10 mg
5-FU……… ( 1000 mg/m2/hari) @ 500 mg dan 250 mg

cara pemberian :
Hari I
- minum 6-8 gelas setiap hari
- infuse NaCl 0,9% 1000 - 2000 cc + 20 mEq/L KCl…………( 2 Jam )
- manitol 20% ( 12,5-25 gr )…..bolus atau 250 ml 20% manitol ( diberkan jalur lain )
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp……………………………………..bolus
- Cysplatin …mg + NaCl0,9% 500 cc…………………………… 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 1000cc + 20mEq/L KCl........................ 1 jam
- 5-FU mg + NaCl%/D5% 1000 CC……………….…24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................................. 15 menit

Hari II – IV
- ondasetron 1 amp
dexamethason 1amp
- 5-FU mg + NaCl 0,9%/D5% 1000 CC……………….…. 24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100 cc........................................... 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg (oral)
- dexamethason 3 x 8 mg ( oral )

2. Carboplastin-5-FU
Carboplastin… (300 mg /m2) @ 450 mg, 150 mg dan 50 mg
5-FU……… ( 1000 mg/m2) @ 500 mg dan 250 mg

cara pemberian :
Hari I
- infuse NaCl 0,9% 500 cc ………………………………….. 1 Jam
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp……………….bolus
- Carboplastin…. …mg + NaCl0,9%/D5% 50 -500 cc…….… 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc ........................................... 1 5 menit
- 5-FU mg + NaCl%/D5% 1000 CC……………….…24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc.............................................. 15 menit

Hari II – IV
- ondasetron 1 amp

13
dexamethason 1amp
- 5-FU mg + NaCl 0,9%/D5% 1000 CC……………….…. 24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................................ 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg (oral)
- dexamethason 3 x 8 mg ( oral )

3. Doxetacel - Cisplatin-5-FU
( periksa ureum –creatinin )
docetaxel …..( 75 mg/m2 )/@ 80 mg dan 20 mg
Cisplatin………( 75 mg/m2) / @ 50mg dan 10 mg
5-FU…………. ( 750 mg/m2/hari) /@ 500 mg dan 250 mg

cara pemberian :
Hari I
- minum 6-8 gelas setiap hari
- dexamethason 2 X 8 mg oral …. ( H-1,H,H+1 )
- metroclorfamide 10 mg ( oral )
- infuse NaCl 0,9% 1000 - 2000 cc + 20 mEq/L KCl…………( 2 Jam )
- manitol 20% ( 12,5-25 gr )…..bolus atau 250 ml 20% manitol ( diberikan jalur lain )
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp……………….bolus ( 1 jam sebelum docetaxel )
- Docetaxel …… mg + NaCl 0,9% 250cc ( konsentrasi 0,3-0,74 mg/ml)…. 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 100 cc……………………………………………… 15 menit
- Cysplatin mg + NaCl0,9% 500 cc………………….… 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 1000cc + 20mEq/L KCl....................... 1 jam
- 5-FU mg + NaCl%/D5% 1000 CC……………….…24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................................. 15 menit

Hari II – V
- ondasetron 1 amp
dexamethason 1amp
- 5-FU mg + NaCl 0,9%/D5% 1000 CC……………….…. 24 jam
- bilas NaCl 0,9% 100 cc............................................ 15 menit
- ondansetron 2 x 8 mg (oral)
- dexamethason 3 x 8 mg ( oral )

IV.5. MELANOMA MALIGNUM

A. Regimen CVD
Dacarbazin …….( 800 mg/m2)/ @200 mg Hari I
Vinblastin ……… ( 2mg/m2)/ @ 10mg Hari I - IV
Cisplatin…………. ( 20 mg/m2)/@ 50 mg dan 10 mg Hari I – IV

cara pemberian :
Hari I
- infuse NaCl 0,9% 500 cc…………………..…………1 Jam

14
- ondansetron 1 amp
dexamethason 1 amp……………….bolus
- Cysplatin …mg + NaCl0,9% 250 cc…..…….… 30-45 menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc................................ 30 menit
- Dacarbazin….mg + NaCl 0,9% 500 CC…..…… 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................... 15 menit
- Vinblastin mg + NaCl 0,9% 50 CC……………..1 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................ 15 menit
- inj Ondasetron 1 amp.

Hari II – IV
- infuse NaCl 0,9% 500 cc…………………….…( 1 Jam )
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp………………….bolus
- Cisplatin ….mg + NaCl 0,9% 500 CC……. 45 menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc............................. 30 menit
- Vinblastin.. mg + NaCl 0,9% 50 CC…………1 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc............................. 15 menit
- Ondansetron 2 x 8 mg ( oral )

B. Darmouth Regimen
Dacarbazin …….( 220 mg/m2)/ @200 mg Hari I - III
Carmustin ……… ( 150mg/m2)/ @ Hari I
Cisplatin…………. ( 25 mg/m2)/@ 50 mg dan 10 mg Hari I – III
Tamoplex ………. 20 mg setiap hari

cara pemberian :
Hari I
- infuse NaCl 0,9% 500 cc………………………..……1 Jam
- ondasetron 1 amp
dexamethason 1 amp……………….………….bolus
- Cysplatin …mg + NaCl0,9% 500 cc………….… 30-45 menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc................................. 30 menit
- Dacarbazin….mg + D5%/NaCl 0,45% 500 CC…… 1 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................... 15 menit
- Carmustin mg + D5% 750 CC………………………3 jam
- bilas NaCl 0,9% 100cc.................................. 15 menit

Hari II – III
- infuse NaCl 0,9% 500 cc…………………………………………( 1 Jam )
- ondansetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp…………………………………….bolus
- Cisplatin ….mg + NaCl 0,9% 500 CC…………………..……. 45 menit
- bilas NaCl 0,9% 250cc................................................. 30 menit
- Dacarbazin……… mg + D5%/NaCl 0,45% 500 CC……….. 60 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc................................................. 15 menit
- Ondansetron 2 x 8mg ( oral )

15
Tamoplex 20 mg setiap hari selama 3 mgg/cycle

IV.6. SARCOMA JARINGAN LUNAK


1. Ifos Doxo ( 1 hari )
Ifosfamid … mg ( 5000 mg/m2) @ 1000 mg dan 500 mg Hari 1
Doxorubicin…mg ( 50 – 70 mg/m2) @ 50 mg dan 10 mg Hari 1
Mesna ( 170 % dosis ifosfamid ) Hari 1- 2

cara pemberian :
Hari I
- infuse NaCl 0,9% + D5% 1000 cc… 2 jam
- manitol 20% 200ml……….30 menit
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ……………….bolus
- Doxorubicin ….mg + NaCl 0,9% 250 CC…………. ( 1 mg/menit )
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid/( 1000/m2))+ Nacl 0,9% / dextrose 5%…. 15 menit
- Ifosfamid….mg + NaCl 0,9% 1000 CC………….24 jam
dengan Mesna mg ( 100% dosis ifosfamid/(5000g/m2 )) +Nacl 0,9% 1000 cc…….. 24
menit

Hari II
- Mesna mg ( 50% dosis ifofamid/ (2500 mg/m2)) +Nacl 0,9% 500 cc…….. 12 jam
- bilas NaCl 0,9% 1000cc........................ 1 jam
- ondansetron 2x 8 mg ( oral )
- Dexamethason 3 X 8 mg ( oral ).

2. Ifos Doxo ( 3 hari )


Ifosfamid … mg ( 1500 mg/m2) @ 1000 mg dan 500 mg Hari 1-3
Doxorubicin…mg ( 20 mg/m2) @ 50 mg dan 10 mg Hari 3
Mesna ( 60% dosis ifosfamid ) Hari 1- 3

cara pemberian :

Hari I - II
- infuse NaCl 0,9% + D5% 1000 cc……………………………… 2 jam
- manitol 20% 200ml…………………………………………………...30 menit
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ………………………………………….bolus
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) ………………………... 15 menit
- Ifosfamid….mg + NaCl 0,9% 500 CC………………………..…….4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- NaCl 0,9% / D5% 500cc............................................... 4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc................................................ 1 jam

16
Hari III
- infuse NaCl 0,9% + D5% 1000 cc……………………… 2 jam
- manitol 20% 200ml……….30 menit
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ……………………………….bolus
- Doxorubicin ….mg + NaCl 0,9% 250 CC…………….. 1 mg/menit
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) ………………… 15 menit
- Ifosfamid….mg + NaCl 0,9% 500 CC…………………….….4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- NaCl 0,9% / D5% 500cc............................................. 4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc................................................ 1 jam
- ondansetron 2x 8 mg ( oral )
- Dexamethason 3 X 8 mg ( oral )

3. Ifos Doxo ( 4 hari )


Ifosfamid … mg ( 1500 mg/m2) @ 1000 mg dan 500 mg Hari 1-4
Doxorubicin…mg ( 20 mg/m2) @ 50 mg dan 10 mg Hari 1-3
Mesna 3 x ( 20% dosis ifosfamid ) Hari 1- 4

cara pemberian :
Hari I - 3
- infuse NaCl 0,9% + D5% 1000 cc……………………… 2 jam
- manitol 20% 200ml……….30 menit
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ……………………………….bolus
- Doxorubicin ….mg + NaCl 0,9% 250 CC…………….. 1 mg/menit
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) ………………… 15 menit
- Ifosfamid….mg + NaCl 0,9% 500 CC…………………….….4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- NaCl 0,9% / D5% 500cc............................................. 4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc................................................ 1 jam

Hari 4
- infuse NaCl 0,9% + D5% 1000 cc……………………………… 2 jam
- manitol 20% 200ml…………………………………………………...30 menit
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1 amp ………………………………………….bolus
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) ………………………... 15 menit
- Ifosfamid….mg + NaCl 0,9% 500 CC………………………..…….4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- NaCl 0,9% / D5% 500cc............................................... 4 jam
- Mesna mg ( 20% dosis ifosfamid ) +Nacl 0,9% …….. 30 menit
- bilas NaCl 0,9% 500cc................................................ 1 jam
- ondansetron 2x 8 mg ( oral )

17
4. VAC
Vincristin ( 1,4 mg/m2 )@ 2mg dan 1 mg
Doxorubicin… ( 75 mg/m2) @ 50 mg dan 10 mg
Cyclofosfamid… ( 1200 mg/m2)@ 1000g, 500mg dan 200 mg
mesna 500mg/m2 @ 400 mg
cara pemberian :
- infuse NaCl 0,9% 1000 cc……………………………. 1 Jam
- ondasetron 8 mg 1 amp
dexamethason 1amp……………………….……….bolus
- Cyclophosfamid …mg + NaCl0,9% 500 CC………….2 jam
- bilas NaCl 0,9% 100 cc........................................ 15 menit
- mesna …mg + Na Cl 0,9% cc 50 cc………………….… 15 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc......................................... 15 menit
- Vincristin …mg + Na Cl 0,9% cc 50 cc……………..… 1-3 menit
- bilas NaCl 0,9% 100cc.......................................... 15 menit
- Doxorubicin.....mg+ NaCl 0,9% 250 CC……………….… 1 mg/menit
- bilas NaCl0,9% 1000cc........................................... 1 jam

BAB VII
DOKUMENTASI

KEPUSTAKAAN
1. Principle of Surgery Schwartz 8th ed. 2005
2. Buku teks Surgery, Basic Science and Clinical Evidence Norton 2001
3. WHO, WHO handbook for reporting results of cancer treatment, 1979
4. Diseases of the breast (Harris)
5. Clinical Oncology (De Vita)
6. Evidence Based in Oncology
7. MD Anderson Surgical Oncology HandbookProtokol PERABOI 2003
8. Boyiadzis, hematology-onkology therapy, medical,2007
9. Klaus Herdrich and Heinz Weinberger, selected schedules in therapy of malignant tumors,
2010
10. CACER CARE NOVA SCOTIA,
11. ROLAND.T.S, HANDBOOK OF CANCER CHEMOTERAPY,2007

18
12. BUKU PERABOI, 2003
13. Tjakra W, Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid PERABOI 2010

19