Anda di halaman 1dari 5

1. Apakah penelitian tersebut membahas fokus isu dengan jelas ?

■ Yes □ Can’t Tell □ No


- Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh ibu hamil di Desa Surawangi Wilayah
Kerja UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka Mei 2016 tercatat
sebanyak 132 orang.
- Pengukuran derajat kesehatan (faktor resiko, perilaku pencegahan, hasil)
Hasil studi pendahuluan pada 10 ibu hamil di Desa Surawangi Wilayah Kerja
UPTD Puskesmas Jatiwangi didapatkan sebanyak 5 ibu (50%) mengatakan ikut
kelas ibu hamil dan dari 5 ibu tersebut 3 orang (60%) dapat menyebutkan
beberapa tanda bahaya kehamilan dengan benar, sedangkan dari 5 ibu yang
mengatakan tidak ikut kelas ibu hamil sebanyak 1 orang yang dapat menyebutkan
beberapa tanda bahaya kehamilan dengan benar

2. Apakah penulis menggunakan metode yang tepat untuk menjawab pertanyaan ?


■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Apakah penelitian deskriptif/cross sectional merupakan cara yang tepat
untuk menjawab pertanyaan ?
Ya. Dengan penelitian deskriptif, peneliti memungkinkan untuk menjawab
pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan hubungan variabel atau asosiasi, dan
juga mencari hubungan komparasi antarvariabel. Yang mana daam penelitian ini
mencari hubungan komparasi antara kehadiran ibu hamil dalam melakukan ANC
dengan pengetahuan yang dimiiki tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.
- Apakah hal tersebut menjawab pertanyaan penelitian ?
Ya. Karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelas ibu hamil
dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di Desa
Surawangi wilayah kerja UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka
tahun 2016.

3. Apakah subyek diambil menggunakan cara yang dapat diterima ?


■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Apakah sampel mewakili populasi yang ditentukan ?
Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 orang Teknik yang digunakan
untuk mengambil sampel pada penelitian ini dengan teknik simple random
sampling.
- Apakah orang yang terpilih merupakan orang yang seharusnya terlibat ?
Ya. Karena orang yang dijadikan sampel diambil dari populasi.

4. Apakah pengukuran diukur secara akurat ?


□ Yes ■ Can’t Tell □ No
- Apakah mereka menggunakan pengukuran subyektif atau obyektif ?
Obyektif. Karena instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner untuk mengukur
pengetahuan ibu tentang tanda-tanda kehamilan dan absensi kelas ibu hamil untuk
mengukur aktif atau tidaknya ibu mengikuti kelas ibu hamil.
- Apakah tindakan pengukuran yang dilakukan benar-benar mencerminkan
apa yang ingin didvalidasi oleo penalty ?
Tidak dapat menjelaskan

5. Apakah data yang dikumpulkan sejalan dengan isu yang dibahas ?


■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Akaka pengaturan yang digunakan untuk pengumpulan data sudah benar ?
Ya. Kuesioner pengetahuan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas di Desa
Sutawangi pada 20 ibu hamil yang mempunyai karakteristik yang sama.
- Apakah cara pengumpulan data sudah jelas ? (mis., wawancara, kuesioner,
grafik)
Sudah. Kuesioner cukup jelas untuk mengukur pengetahuan ibu tentang tanda-
tanda kehamilan dan absensi kelas ibu hamil untuk mengukur aktif atau tidaknya
ibu mengikuti kelas ibu hamil.
- Apakah metode yang dipilih peneliti sudah benar ?
Ya. Karena dari kuesioner dapat diketahui tingkat pengetahuan ibu hami tentang
tanda-tanda bahaya kehamilan.
- Apakah peneliti sudah menggunakan metode yang jelas ? (mis. untuk metode
wawancara, apakah ada indikasi bagaimana wawancara dilakukan?)
Dalam penelitian ini peneliti tidak melakukan wawancara untuk pengambilan
data.
6. Apakah penelitian memiliki peserta yang cukup?
□ Yes □ Can’t Tell ■ No
- Apakah hasilnya sudah tepat untuk membuat sebuah keputusan ?
Belum. Karena jika menggunakan rumus Slovin, jumlah sampel minimal adalah
100 ibu hamil, sedangkan pada penelitian ini hanya 57 ibu hamil.
- Apakah jika dihitung, berapa banyak subyek yang dibutuhkan untuk
menghasilkan perkiraan hasil yang tepat ?
100 ibu hamil.

7. Bagaimana hasil yang disajikan dan apa yang menjadi hasil utama?
■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Apakah hasilnya disajikan sebagai bagian dari pengalaman orang, seperti
risiko, atau sebagai tolak ukur, seperti perbedaan rata-rata atau median,
atau sebagai kurva kelangsungan hidup?
Hasil yang disajikan berupa tabel distribusi frekuensi.
- Seberapa besar ukuran hasil dan seberapa berartinya ?
Hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari setengahnya (70,2%) ibu hamil tidak
aktif dalam kelas ibu hamil dan kurang dari setengahnya (47,4%) ibu hamil
pengetahuannya kurang tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.
- Bagaimana Anda akan menjumlahkan hasil akhir dari percobaan tersebut
dalam satu kalimat ?
Berdasarkan hasil uji chi square dengan α = 0,05, diperoleh  value = 0,023 (
value < α), sehingga hipotesis nol ditolak yang berarti ada hubungan antara kelas
ibu hamil dengan pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di Desa
Surawangi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka
Tahun 2016.
8. Apakah analisis data cukup teliti?
■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Apakah ada deskripsi mendalam tentang proses analisis ?
Analisis data yang dilakukan melalui tahap editing, coding, tabulasi, dan uji
statistik. Analisis Univariat dilakukan dengan mendeskripsikan masing-masing
variabel. Analisis Bivariat untuk melihat distribusi distribusi atau hubungan
beberapa variabel yang di anggap terkait dengan menggunakan uji Chi-Square
- Apakah data yang disajikan cukup untuk mendukung penemuan?
Ya. Karena data yang disajikan menunjukkan tingkat keaktifan dan tingkat
pengetahuan ibu hamil, sehingga dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil
penelitian terdapat hubungan kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan
tanda-tanda bahaya kehamilan.

9. Apakah ada pernyataan yang jelas dalam penemuan ?


□ Yes ■ Can’t Tell □ No
- Apakah temuan sudah jelas ?
Ya. Karena disajikan dengan tabel distribusi frekuensi dan pemaparan hasil yang
mudah dimengerti pembaca.
- Apakah ada diskusi yang cukup untuk melawan argumen para peneliti?
Tidak
- Apakah peneliti telah membahas kredibilitas temuan mereka ?
Tidak dapat menjelaskan
- Apakah temuan yang dibahas ada kaitannya dengan pertanyaan asli
penelitian?
Tidak dapat menjelaskan

10. Apakah hasilnya dapat diterapkan ke populasi yang terbatas?


□ Yes ■ Can’t Tell □ No
- Apakah subjek yang tercakup dalam penelitian ini cukup berbeda dengan
populasinya ?
Subjek yang tercakup dalam penelitian ini sama dengan populasi.
- Apakah pengaturan yang ada memiliki perbedaan dari studi tersebut ?
Tidak dapat menjelaskan
11. Seberapa berharganya penelitian tersebut?
■ Yes □ Can’t Tell □ No
- Apakah peneliti mendiskusikan kontribusi studi ini dalam menambah
pengetahuan yang sudah ada (misal apakah mereka mempertimbangkan
temuan sehubungan dengan praktik atau kebijakan yang ada pada saat ini,
atau penelitian ini atau penelitian yang relevan berdasarkan literature?
Adanya hubungan hal ini berarti kelas ibu hamil mempunyai peran yang sangat
penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya
kehamilan. Maka dari itu upaya petugas kesehatan untuk perlu menggiatkan
kembali kelas ibu hamil dan membentuk kelas ibu hamil berdasarkan jarak rumah
ibu agar terjangkau serta memotivasi ibu agar memanfaatkan kegiatan kelas ibu
hamil.

KESIMPULAN

Dari 11 pertanyaan CASP Cross Sectional didapatkan hasil :


1. Yes :7
2. Can’t Tell :3
3. No :1
 Jurnal ini masih memiliki beberapa kekurangan, sehingga kurang
memadai untuk dijadikan referensi.