Anda di halaman 1dari 3

NO.

INDIKATOR MASALAH RENCANA TINDAK LANJUT

1. Jumlah kader yang produktif masih kurang. Penambahan jumlah kader posbindu.

2. Peran lintas sektor masih kurang. Koordinasi dengan lintas sektor harus lebih baik.

3. Kondisi fisik lansia yang tidak memungkinkan Kerjasama dengan kepala desa untuk mengantar lansia ke posbindu
untuk datang ke posbindu. dengan mobil siaga.

4. Posbindu Penyuluhan kurang. Penambahan jadwal penyuluhan.

5. Pemeriksaan fisik lansia masih kurang maximal. Pemeriksaan fisik lasia lebih ditigkatkan.

6. Koordinasi dengan Sarkes swasta kurang. Koordinasi dengan Sarkes swasta yang lebih intens.

7. Jumlah posbindu satu desa satu. Penambahan jumlah posbindu.

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM LANSIA TAHUN 2015

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM LANSIA TAHUN 2016


NO. INDIKATOR MASALAH RENCANA TINDAK LANJUT

1. Jumlah kader yang produktif masih kurang. Penambahan jumlah kader posbindu.

2. Peran lintas sektor masih kurang. Koordinasi dengan lintas sektor harus lebih baik.

3. Kondisi fisik lansia yang tidak memungkinkan Kerjasama dengan kepala desa untuk mengantar lansia ke posbindu
untuk datang ke posbindu. dengan mobil siaga.

4. Posbindu Penyuluhan kurang. Penambahan jadwal penyuluhan.

5. Pemeriksaan fisik lansia masih kurang maximal. Pemeriksaan fisik lasia lebih ditigkatkan.

6. Koordinasi dengan Sarkes swasta kurang. Koordinasi dengan Sarkes swasta yang lebih intens.

7. Jumlah posbindu satu desa satu. Penambahan jumlah posbindu.

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM LANSIA TAHUN 2017


NO. INDIKATOR MASALAH RENCANA TINDAK LANJUT
1. Jumlah kader yang produktif masih kurang. Penambahan jumlah kader posbindu.

2. Peran lintas sektor masih kurang. Koordinasi dengan lintas sektor harus lebih baik.

3. Kondisi fisik lansia yang tidak memungkinkan Kerjasama dengan kepala desa untuk mengantar lansia ke posbindu
untuk datang ke posbindu. dengan mobil siaga.

4. Posbindu Penyuluhan kurang. Penambahan jadwal penyuluhan.

5. Pemeriksaan fisik lansia masih kurang maximal. Pemeriksaan fisik lasia lebih ditigkatkan.

6. Koordinasi dengan Sarkes swasta kurang. Koordinasi dengan Sarkes swasta yang lebih intens.

7. Jumlah posbindu satu desa satu. Penambahan jumlah posbindu.