Anda di halaman 1dari 4

PERJANJIAN KERJASAMA

ANTARA
UPT PUSKESMAS CISURUPAN
DAN
TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
(PKK) KECAMATAN CISURUPAN

NOMOR:....../......./......./........

TENTANG
PENINGKATAN PERAN KADER PKK DALAM PELAKSANAAN PROGRAM
KESEHATAN IBU DAN ANAK

Pada hari ini Selasa, tanggal dua januari tahun dua ribu delapan belas, bertempat di
Cisurupan yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Wawan, SKM. Selaku Kepala UPT Puskesmas Cisurupan Kecamatan Cisurupan,
dalam hal ini bertindak dan untuk atas nama UPT Puskesmas Cisurupan Kecamatan
Cisurupan, yang berkedudukan di Jl Raya Cisurupan no 27, selanjutnya disebut PIHAK
PERTAMA;

2 Hj. Tin Latina, M.Si Selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan
Keluarga (PKK) Kecamatan Cisurupan, dalam hal ini bertindak dan untuk atas nama
Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan
Cisurupan, yang berkedudukan di Jl. Gudang Kecamatan Cisurupan, selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA;

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama disebut PARA PIHAK.
PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan bahwa:
1. PIHAK PERTAMA adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Satuan Kerja Perangkat
daerah (SKPD) adalah Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya di sebut
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya
kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih
mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya ( Permenkes 75/2014 tentang
Pusat Kesehatam Masyarakat ).
2 PIHAK KEDUA adalah lembaga sosial kemasyarakatan yang independen non profit
dan tidak berafiliasi kepada suatu partai politik tertentu. Yang merupakan
suatu gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan wanita
sebagai motor penggeraknya untuk membangun keluarga sebagai unit atau kelompok
terkecil dalam masyarakat guna menumbuhkan, menghimpun, mengarahkan, dan
membina keluarga guna mewujudkan keluarga sejahtera.

PARA PIHAK sepakat membuat Perjanjian Kerja sama dengan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1
TUJUAN

Perjanjian Kerja Sama ini adalah sebagai landasan kerja sama yang lebih intensif bagi PARA
PIHAK dalam upaya percepatan Peningkatan Kesehatan Ibu dan Bayi dan peningkatan
ketahanan serta kesejahteraan keluarga, dengan meningkatkan peran serta kader PKK dalam
program pemenuhan kesehatan dan pembangunan keluarga.

Pasal 2
RUANG LINGKUP

Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud pada pasal 1, PARA PIHAK sepakat
melaksanakan kerjasama dalam lingkup;
a. Sosialisasi, Advokasi serta Komunikasi, Informasi dan Edukasi tentang kesehatan;
b. Penyuluhan Kependudukan, Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi dan
Pembangunan Keluarga bagi pengelola dan kader PKK;
c. Pembentukan dan pengembangan program Kesehatan Keluarga meliputi program
Stimlasi Deteksi Interpensi Dini Tumbuh Kembang Anak, Kesehatan Reproduksi
Remaja, Kesehatan Lansia dan Posyandu;
d. Melaksanakan kemitraan dalam pemantauan dan evaluasi Program Kesehatan;
Pasal 3
TANGGUNG JAWAB PARA PIHAK

(1) PIHAK PERTAMA bertanggung jawab untuk: Menyediakan materi Informasi dan
Edukasi serta pelayanan Kesehatan;

(2) PIHAK KEDUA bertanggung jawab untuk; Pembinaan Kader PKK dalam pelaksanaan
penyuluhan Program Kesehatan;

(3) PARA PIHAK melaksanakan 10 (sepuluh) Program Pokok PKK melalui Dasa Wisma
serta memanfaatkan momentum yang ada seperti Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.

Pasal 4
PELAKSANAAN

(1) Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama ini akan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk
Pelaksanaan yang disepakati oleh PARA PIHAK.

(2) Dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama ini sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dengan kesepakatan
bersama ini.

Pasal 5
PEMBIAYAAN

Biaya yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama ini dibebankan
pada anggaran PARA PIHAK sesuai tanggung jawabnya.

Pasal 6
JANGKA WAKTU
1. Perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak ditetapkan.
2. Perjanjian ini sepakat diperpanjang selama tidak ada keberatan dari kedua belah pihak.

Pasal 7
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Dalam hal terjadi perselisihan mengenai pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama ini, PARA
PIHAK akan menyelesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Pasal 8
PENUTUP

1. Perubahan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan dalam perjanjian ini dapat dilakukan
atas persetujuan kedua belah pihak.
2. Hal – hal yang timbul pada pelaksanaan ini akan diatur kemudian atas persetujuan kedua
belah pihak.
3.
Dibuat dan ditandatangani pada
tanggal 02 Januari 2018
Pihak Kedua Pihak Pertama

Wawan, SKM Hj. Tin Latina, M.Si


NIP. 19630510 198503 1 017