Anda di halaman 1dari 25

BANTUAN SOSIAL BERAS SEJAHTERA

(BANSOS RASTRA TAHUN 2018)

Disampaikan pada diseminasi dan evaluasi Bansos Rastra


Sukabumi, 20 Februari 2018

Dra. Nany Julijanti, MP.


Kepala bidang KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PANGAN
dinas KETAHANAN PANGAN kab. sukabumi
PENDAHULUAN
 Pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling
azasi (UUD th 1945, UU no 18 th 2012 tentang
pangan)
 Pemerintah wajib menyediakan pangan untuk setiap
penduduk : Jumlah, kualitas, beragam, bergizi,
seimbang, aman, merata dan terjangkau, sehat.
 Urusan pangan merupakan urusan wajib yang harus
dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah (UU no 23 th
2014 tentang Pemerinth Daerah)
 Pangan
Adalah segala sesuatu yg berasal dari sumber hayati
produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan,
peternakan, perairan dan air, baik yg diolah maupun tdk
diolah yg diperuntukan sbg makanan atau minuman bagi
konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan,
bahan baku pangan, dan bahan lainnya yg digunakan dlm
proses penyiapan, pengolahan dan/atau pembuatan
makanan atau minuman

( PP RI no. 28 th 2004)
Arahan Presiden RI 26 April 2016

Setiap bantuan sosial dan subsidi


disalurkan secara non-tunai dan
menggunakan sistem perbankan untuk
kemudahan mengontrol, memantau, dan
mengurangi penyimpangan. Penggunaan
sistem perbankan dengan memanfaatkan
keuangan digital dimaksudkan untuk
memperluas keuangan inklusif

Penggunaan beragam kartu dalam


menyalurkan dana bansos agar dapat
diintegrasikan dalam satu kartu
Bantuan Sosial dan Subsidi

R
Program Program Jaminan
Keluarga Indonesia Pintar RASTRA Kesehatan Subsidi LPG;
Harapan (PKH) (PIP) Nasional PLN

Jenis Bantuan
Tunai Tunai Beras Asuransi sosial Tunai/Subsidi

Mekanisme Saat ini


• Tunai melalui Rekening Diantar langsung - • Tunai Melalui
PT Pos bank reguler ke penerima PT Pos
• LKD Berbasis • LKD (Pilot)
Bank (Pilot)
TAHAPAN PERUBAHAN BANTUAN PANGAN

RASKIN RASTRA

BANTUAN
BANTUAN SOSIAL
PANGAN NON
BERAS SEJAHTERA
TUNAI
(BANSOS RASTRA)
(BPNT)
TAHAPAN PERUBAHAN BANTUAN PANGAN

RASKIN

• Bantuan dengan pola subsidi dan dalam bentuk


beras
• Alokasi bantuan per- keluarga 15 kg
• Masyarakat membeli beras dengan harga murah
Rp 1.600,- / kg (harga disubsidi oleh pemerintah)
• Pengiriman sampai ke titik distribusi
• Untuk pemenuhan sebagian kebutuhan bahan
pangan maskin
TAHAPAN PERUBAHAN BANTUAN PANGAN

RASTRA

• Bantuan dengan pola subsidi, dalam bentuk beras


• Alokasi bantuan per- keluarga 15 kg
• Masyarakat membeli beras dengan harga murah Rp
1600 kg, untuk Kab. Sukabumi harganya Rp. 1500,-
/kg (harga disubsidi oleh Pemerintah Daerah Rp
100,00 sisanya oleh Pemerintah pusat)
• Pengiriman sampai ke titik distribusi
• Untuk pemenuhan sebagian kebutuhan bahan
pangan maskin
TAHAPAN PERUBAHAN BANTUAN PANGAN

BANTUAN SOSIAL
BERAS SEJAHTERA
(BANSOS RASTRA)

• Bantuan dengan pola bantuan sosial dan berbentuk beras


dengan kualitas medium
• Alokasi bantuan per- keluarga 10 kg/ bln
• Tanpa ada harga tebus beras (HTR)
• Penerima bantuan hanya mereka yang terdata dalam DPM
yang ditetapkan oleh kemensos
• Pengiriman sampai ke titik distribusi
• Desa mendistribusikan sampai ke titik bagi
• Untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan
akses maskin rentan melalui pemenuhan kebutuhan pangan
pokok yang menjadi hak dasar maskin
TAHAPAN PERUBAHAN BANTUAN PANGAN

BANTUAN PANGAN
NON TUNAI
(BPNT)

• Bantuan dalam bentuk pangan (beras


berkualitas medium, telur dll)
• Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh
bantuan sesuai kebutuhan, dengan nilai bantuan
Rp. 110.000,00
• Pengambilan pangan di tempat-tempat yang
telah disediakan (e-warong dll)
• Pengambilan pangan menggunakan KKS
Lanjutan……

BANTUAN PANGAN
NON TUNAI
(BPNT)

• Penyaluran melalui bank memberi kemudahan


mengontrol, memantau penyalurannya, dan
mengurangi penyimpangan (Presiden Joko Widodo)
• KPM memiliki kebebasan membeli bahan pangan yang
dibutuhkan, selain beras.
• Mendorong perluasan inklusi keuangan
• Untuk memberikan nutrisi yang lebih seimbang, dan
memberikan pilihan pangan bagi maskin sesuai
kebutuhan
Prinsip Bantuan Sosial Non-Tunai

1 2
Semua bantuan sosial
Semua penerima bantuan (tunai dan e-voucher)
akan memiliki akan masuk ke dalam
rekening tabungan bank rekening tersebut

4 3
Pencairan bantuan oleh
penerima manfaat dilakukan
dengan menggunakan
Pencairan bantuan teknologi moda transaksi
dilakukan melalui yang tersedia
agen/outlet

1
2
PERSENTASE PENERIMA PROGRAM
YANG ADA DI KLASTER SATU

BDT
RASTRA
25 %
PKH 10 %
PENYALURAN DAN
TRANSFORMASI
SUBSIDI BARANG
MENJADI
BANSOS NON TUNAI
Rastra menjadi Bansos Rastra menjadi
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Raskin dan Rastra Bansos Rastra

• Terdapat sejumlah tantangan • Kualitas beras, dan persoalan


Program Rastra yang sulit administratif lainnya ?
diselesaikan, khususnya pada • Penyaluran melalui titik distribusi
‘ketidaktepatan’ mulai dari sasaran • KPM tidak dapat memilih bahan
atau penerima manfaat, jumlah pangan lain kecuali beras
yang seharusnya diterima, harga Penyaluran melalui titik distribusi
tebus, keterlambatan waktu,
kualitas beras, dan persoalan
administratif lainnya
• KPM tidak dapat memilih bahan
pangan lain kecuali beras
15
Raskin-Rastra menjadi Bansos Rastra
menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Bantuan Pangan Non Tunai

• Penyaluran melalui bank memberi


kemudahan mengontrol,
memantau penyalurannya, dan
mengurangi penyimpangan
(Presiden Joko Widodo)
• KPM memiliki kebebasan membeli
bahan pangan yang dibutuhkan,
selain beras.
• Mendorong perluasan inklusi
keuangan

16
Prinsip Dasar Bantuan Pangan melalui
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

Tidak bisa diambil


tunai Nilai bantuan tetap
Hanya dapat ditukarkan
tersimpan dalam
dengan produk/jenis e-voucher jika tidak habis
pangan yang telah dalam 1 bulan
ditentukan

17
KKS (Lama)
Hanya Berfungsi sebagai Kartu Identitas
KKS (baru) Berfungsi sebagai Kartu
Debit/ATM*

Tampak belakang KKS dengan ciri Bank penerbit

Tampak depan KKS


DATA KPM PENERIMA BANSOS RASTRA TH. 2018

NO KECAMATAN JUMLAH DESA JUMLAH KPM


1 BANTAR GADUNG 7 3,753

2 BOJONG GENTENG 5 2,546

3 CARINGIN 9 2,938
4 CIAMBAR 6 2,894
5 CIBADAK 10 6,319
6 CIBITUNG 6 1,785
7 CICANTAYAN 8 3,070
8 CICURUG 13 3,511
9 CIDADAP 6 1,464
10 CIDAHU 8 3,644
11 CIDOLOG 5 922
12 CIEMAS 3 4,418
Lanjutan…….

NO KECAMATAN JUMLAH DESA JUMLAH KPM


13 CIKAKAK 9 3,061
14 CIKEMBAR 10 3,275

15 CIKIDANG 12 5,566

16 CIMANGGU 6 2,281

17 CIRACAP 8 3,185

18 CIREUNGHAS 5 2,349

19 CISAAT 13 4,667

20 CISOLOK 13 7,134

21 CURUGKEMBAR 7 2,073

22 GEGERBITUNG 7 2,979

23 GUNUNGGURUH 7 2,071

24 JAMPANG KULON 11 2,191


Lanjutan…….

NO KECAMATAN JUMLAH DESA JUMLAH KPM


25 JAMPANG TENGAH 11 5,083

26 KABANDUNGAN 6 4,772

27 KADUDAMPIT 9 4,579

28 KALAPANUNGGAL 7 4,077

29 KALIBU NDER 7 2,430

30 KEBONPEDES 5 1,401

31 LENGKONG 5 2,647

32 NAGRAK 10 5,204

33 NYALINDUNG 10 3,485

34 PABUARAN 7 3,790

35 PALABUHANRATU 10 7,430

36 PARAKAN SALAK 6 3,343


Lanjutan…….

NO KECAMATAN JUMLAH DESA JUMLAH KPM


37 PARUNGKUDA 8 3,906

38 PURABAYA 7 3,408

39 SAGARANTEN 12 2,699

40 SIMPENAN 7 4,292

41 SUKABUMI 6 1,618

42 SUKALARANG 6 2,973

43 SUKARAJA 9 5,292

44 SURADE 12 3,355

45 TEGALBULEUD 8 2,413

46 WALURAN 6 2,620

47 WARUGKIARA 12 4,634

JUMLAH 47 386 163,547


RASTRA : 163.547
BPNT : 107.270
PKH : 58. 216( + 57.550)
= 115.766
Terima Kasih