Anda di halaman 1dari 7

PANTUN

D
I
S
U
S
U
N

OLEH

NAMA : DIMAS FADZLAN
KELAS : 4 SD
SEKOLAH : SD AL-WASHLIYAH 15

Pantun Jenaka. Anjing bermain dengan tali Kera duduk membaca koran Bagaimana hati tak geli Kepala botak suka sisiran Lebar sekali daun talas Untuk menaikkan daun talam Makanya jangan suka malas Sikat gigi pagi dan malam Kancil cari undur-undur Mencarinya muter-muter Ada anak suka tidur Sambil ngorok sambil ngiler Prasasti di daun lontar Ada kecap cap bango Ada anak sok pintar Ditanya planga-plongo Jari sakit dikarenakan luka Lukanya sangatlah besar Ini contoh pantun jenaka Untuk anak sekolah dasar Selalu menang tidak kalah Kancil tetap menjadi juara Pantun jenaka anak sekolah Untuk kelas empat kelas lima Sungguh sedap makan ketupat Kiriman berasal dari kakak ipar Kami anak kelas empat Rajin studi dan pintar-pintar Satu titik dua koma Anak monyet memanfaatkan gincu Lihat anak kelas lima Suka ngebanyol dan melucu Mari kita bersikap santun Jangan suka marah-marah Saya akan membuat pantun Pantun jenaka anak sekolah Pagi hari membaca koran Sambil nge-teh amat enaknya Pantun ini sindir-sindiran Menyindir sambil bercanda ria Guru menggambar segi empat Mengambil penghapus di atas meja Ada enaknya anak kelas empat Walau besar masih dimanja Biar sehat mari senam Bila tidur dengarkan dongeng Lihat anak kelas enam Sudah besar tapi cengeng .

Jual palu jual jamu Hati gusar nonton Ipin Saya malu berteman kamu Walau besar makannya disuapin Pantun Teka-teki Kalau hendak mengejar tupai Jangan lupa membawa baki Kalau kamu memang pandai Binatang apa tanduk di kaki? Jawaban Lintah merah turun ke kali Pergi ke sawah mencari ketan Jawabannya mudah sekali Itu adalah ayam jantan -- Wangi sekali daun pandan Tumbuh di sela-sela batu Lebar kepala daripada badan Cobalah tebak apakah itu? Jawaban Indah nian bunga melati Mekar selalu sepanjang hari Jawabannya sudah di hati Itu pasti ikan pari -- Putih-putih warna awan Indah dilihat dari jendela Coba tebak wahai kawan Hewan apa ekor di kepala? Jawaban Dari Mekah lalu ke Jedah Bawa gelas lalu pecah Itu teka-teki mudah Jawabannya adalah gajah -- Lima hari di Palembang Perang untuk usir penjajah Berdengung bukan kumbang Punya belalai bukan gajah? Jawaban Cempa sudah Riau sudah Yang belum kota Kedah Teka-tekinya sangat mudah Jawabannya adalah lebah .

memang semuanya hebat-hebat. Jalan-jalan ke kota Banjar. Nyanyi asyik bermain gitar. Sedap rasanya makan ketupat. Waktu hujan turun lebat. Pantun nasehat pedoman diri. Semua anak kelas empat. Ikan gabus ikan sepat. Giginya tajam bagaikan duri. Panjang ekor si ikan pari. . Terlihat segar karena sehat.Angin beliung berputar-putar Sebelum hujan ada mendung Jika kamu mengaku pintar Hewan apa tanduk di hidung? Jawabannya Kalau angin sedang berputar Jangan memetik buah cempedak Aku memang amat pintar Itu hewan namanya badak -- Petik bunga pelan-pelan Jangan terkena lumpur kotoran Tiada kaki bisa berjalan Pindah tempat walau tiduran Jawabannya Pergi ke ladang tanam lobak Rapat kera jadi bubar Biar aku yang menebak Itu pasti hewan bernama ular -- Api unggun terasa hangatnya Dalam sangkar berjumlah lima Kecil badannya besar semangatnya Tak pernah bertengkar selalu bersama Jawabannya Lucu sekali wajah si Unyil Wajahnya kecil imut-imut Memang badannya berbadan kecil Sudah tentu namanya semut Pantun Nasehat. tidak heran kalau semuanya pintar. Pasti bisa membuat pantun nasehat. Dalam hidup penuh misteri. Semuanya rajin belajar. Siapa yang kelas empat.

Pergi ke hulu terus berenang. Jangan takut oleh lawan. Tinggi usia di tengah zaman. Manis rasanya buah pepaya. Disayang ayah disukai teman. Bila hati sangat penyayang. Berani membela yang benar. Membaca adalah gerbang ilmu. Bertemu dengan orang gila. Jadilah anak yang budiman. Tinggi bunga di tengah taman. Wangi pula si bunga melati. Guru menulis di daun lontar. Jangan lupa membawa batu. Sabar itu akhlak mulia. Akan banyak yang membela. Pagi hari minum jamu. Menerobos dari balik awan. Makan ubi juga kentang. Jika kamu suka memberi. Kan tertawan semua hati. Matahari telah bersinar. Ciri para penghuni surga. Perhatikan ibu bapak guru. Untuk memburu si beruang. Jangan hanya main game melulu. Raja hewan di tengah hutan. Kalau andanda ingin pandai. Mawar indah warna berseri. Burung pipit turun ke paya. Gigi jatuh sudah tanggal. Matahari telah berpijar. Jangan suka ribut melulu. Walau rasanya amat ngilu. Jangan takut untuk berjuang. Bila engkau berteman setia. Niscaya engkau banyak kawan. Rajin-rajinlah belajar Agar engkau menjadi pintar Jika hendak pergi berburu. Berani itu ciri pemenang. Semut makan hingga kenyang. Semua manusia akan datang. Rajin membaca jangan ditinggal. Manis pula buah mangga. Minum kopi di tepi kedai. Harimau adalah raja hewan. Berlatihlah jadi dermawan. .

. Yang pahit adalah rasa jamu. Belajar jangan disuruh-suruh. Bangun pagi jangan terlambat. Pagi pagi pergi ke pasar. Kelasnya bersih juga rapi. Kelas empat sudah besar. Jangan sampai dimarahi guru. Itulah kelas empat yang budiman. Agar bahagia kehidupanmu. Jangan lupa makan sarapan. Air kolam warnanya biru. Jatuh jauh ke batu karang. Otak juga harus pintar. Ulat datang menjilat-jilat. Untuk kita membuat topi. Lebaran kita makan ketupat. Kecuali pada tempatnya. Hormati ayah dan ibu. Kalau jajan yang bergizi. Potong pohon dengan gergaji. Supaya otakmu pintar nanti. Liat orang main gitar. Jangan jajan sembarangan. Air kali warnanya keruh. Nanti penyakit kan menyerang. Ini dia anak kelas empat. Tidak ada yang buang sampah. Agar kuat seluruh badan. Mari main di tengah taman. Sangat keras pohon jati. Hormati guru sayang teman. Karena kecil wadah tempatnya. Datang dari kota Medan. Anak ayam ada delapan. Jangan takut pada kuman. Sekarang kamu kelas empat. Agar ke sekolah tidak telat. Manis rasanya air tebu. Tuang air sampai tumpah. Mari main kertas lipat. Bulu burung amat ringan. Harus jadi anak yang hebat.Pohon beringin daunnya lebat. Makan juga soto babat.

1200 Lumens HD 1080 P Rumah Cinema 3D HDMI USB LED LCD Proyektor Mini Permainan Video _ Putih-Intl .