Anda di halaman 1dari 4

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA

RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA


Nomor: /SK.3.2/I/2015

Tentang :

KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY


KOMPROHENSIF (PONEK)

Menimbang : a. bahwa Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta perlu


untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui
peningkatan mutu secara berkesinambungan
b. bahwa dalam rangka meningkatkan efekstifitas, efisiensi dan
kelancaran pelaksanaan tugas serta untuk meningkatkan mutu
pelayana, maka dipandang perlu menetapkan kebijakan pelayanan
obstetri neonatal emergency komprohensif (ponek).
c. bahwa sehubungan dengan pernyataan pada butir a dan b tersebut
di atas, maka dipandang perlu ditetapkan kebijakan pelayanan
obstetri neonatal emergency komprohensif (ponek) di Rumah
Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan Keputusan
Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Mengingat : 1. Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor :


233/KEP/I.0/D/2013 tanggal 9 Shafar 1435 / 12 Desember 2013
tentang Penetapan Direktur Utama dan Direktur Bidang Rumah
Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Masa Jabatan 2013 –
2017

Memperhatikan : 1. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan
2. Undang-Undang Republik Indonesia No 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit
3. Undang-Undang Republik Indonesia no 29 Tahun 2004 tentang
Praktek Kedokteran
4. Peraturan Menteri kesehatan No 012 Tahun 2012 tentang
Akreditasi Rumah Sakit
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
147/Menkes/Per/I/2010 tentang Perizinan Rumah Sakit
MEMUTUSKAN

Menetapka : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RS PKU MUHAMMADIYAH


YOGYAKARTA TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTETRI
NEONATAL EMERGENCY KOMPROHENSIF (PONEK)

Pertama : Menetapkan Kebijakan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprohensif


(Ponek)

Kedua : Memberlakukan Kebijakan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency


Komprohensif (Ponek) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebagaimana
terlampir bersama Surat Keputusan ini sebagai pedoman dalam pelaksanaan
pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari
ternyata terdapat hal-hal yang perlu penyempurnaan akan diadakan perbaikan dan
penyesuaian sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Yogyakarta
Pada tanggal : Januari 2015.

Direktur Utama,

dr. H. Joko Murdiyanto, Sp. An. MPH


NBM : 867.919

Tembusan :

1. Direksi.
2. Unit Terkait.
3. Arsip
Lampiran SK Nomor : /SK.3.2/I/2015

KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY


KOMPREHENSIF (PONEK)
RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

1. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di RS PKU Muhammadiyah


Yogyakarta meliputi pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal fisiologis,
Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal resiko tinggi, Pelayanan Ginekologis,
dan Perawatan intensif Neonatal level IIB.
2. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal mengacu kepada buku pedoman
penyelenggaraan PONEK 24 Jam di Rumah sakit .
3. Penyelenggaraan pelayanan obstetri neonatal emergency komprehensif
dilaksanakan 24 jam perhari,7 hari perminggu.
4. Dalam meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan pelayanan obstetri neonatal
emergency komprehensif RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta meningkatkan
kemampuan SDM melalui pendidikan dan pelatihan.
5. Semua bayi yang lahir di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dilakukan Inisiasi
Menyusui Dini dan penerapan ASI Eksklusif kecuali karena indikasi medis
6. Semua bayi yang lahir di PKU dilakukan rawat gabung kecuali karena indikasi
medis
7. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan perawatan metode
kanguru pada bayi berat lahir rendah (BBLR).
8. Dalam meningkatkan pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal, RS PKU
Muhammdiyah Yogyakarta adalah Rumah Sakit rujukan dan menjalin kerjasama
dengan pelayanan kesehatan lainnya dengan sistem regionalisasi
9. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta memberikan keringanan biaya atas
perawatan/tindakan/rujukan kasus resiko tinggi dan kasus darurat obstetrik dan
neonatal bagi penderita yang tidak mampu.
10. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta melaksanakan sistem monitoring dan
evaluasi pelaksanaan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Sayang Bayi.
11. Penyelenggaraan pelayanan adekuat untuk nifas, rawat gabung, membantu ibu
menyusui yang benar, dengan cara mengajarkan cara , posisi, dan perlekatan yang
benar, mengajarkan ibu cara memerah ASI bagi bayi yang tidak bisa menyusu
langsung dari ibu tidak memberikan ASI perah melalui botol.

12. Pelayanan antenatal, edukasi, konseling kesehatan maternal dan neonatal serta
konseling ASI.

Ditetapkan di : Yogyakarta
Pada tanggal : Januari 2015

Direktur Utama,

dr. H. Joko Murdiyanto, Sp. An. MPH


NBM : 867.919