Anda di halaman 1dari 6

I.

PENDAHULUAN
Terdapat 24,3 juta orang dengan demensia di seluruh dunia dengan jumlah kasus
baru 4,6 juta pertahunnya. Demensia adalah penurunan fingsi kognitif dan non
kognitif berupa perilaku dan psikologis dari penderitanya. Demensia merupakan
salah satu penyebab utama dari ketergantungan fungsional bagi orang diatas 65
tahun dan salah satu penyebab utama dari institusionalisasi lansia. ADL
merupakan salah satu masalah utama untuk pasien, dimana terdapat hubungan
antara keparahan BPSD, level dependensi ADL, dan beban dari caregiver. Studi-
studi sebelumnya tidak menunjukkan hasil yang sama untuk mencari hubungan
olahraga dengan perubahan ADL. Forbes et al. (2008)mendapatkan bukti yang
tidak cukup untuk merekomendasikan olahraga untuk menaikkan ADL. Bürge et
al. (2012) menunjukkan bukti lemah antara pengaruh olahraga pada ADL pada
orang dengan demensia sedang dan berat. Rao et al. (2014) menujukkan bahwa
olahraga aerobic dan kekuatan berpengaruh terhadap ADL pada orang dengan
demensia Alzheimer. Rao et al menunjukkan bahwa manfaat olahraga yang paling
utama adalah pada kognisi dan mobilitas.
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari program olahraga
terhadap ADL pasien dengan demensia sedang atau berat dengan BPSD di rumah
sakit. Hipotesis penelitian ini adalah dengan 4 minggu olahraga setiap hari yang
meliputi latihan kekuatan, berjalan, dan latihan keseimbangan bisa dilakukan di
bangsal psikiatrik, dan efektif untuk menjaga atau meningkatkan ADL yang
diukur dengan Barthel Index (BI) dan Functional Independence Measure (FIM))
pada pasien dengan demensia sedang dan berat dibandingkan dengan grup
kontrol.
Olahraga yang dipilih sesuai dengan program yang dicetuskan oleh
Rolland et al. (2000; 2007) yang meliputi latihan kekuatan, fleksibilitas, berjalan,
dan keseimangan yang sudah dipakai di panti-panti jompo pada populasi
demensia sedang dan berat

II. Pertanyaan Klinis


Apakah olahraga berpengaruh terhadap ADL pada lansia dengan demensia sedang
sampai berat yang dirawat di bangsal.

1
III. Formulasi Pertanyaan Klinis dalam PICO Penelusuran Bukti
Population Intervention Comparison Outcome
Senam yang
disertai dengan
Sesi interaksi
music yang
Lansia dengan sosial yang
melatih Mempertahankan atau
demensia sedang durasi dan
kekuatan, meningkatkan kapasitas
atau berat yang frekuensinya
keseimbangan, ADL
MRS karena BPSD sama tanpa
dan berjalan
latihan fisik
selama 4
minggu

IV. Relevansi PICO Pertanyaan Klinis dengan PICO Jurnal


PICO Pertanyaan Klinis Jurnal yang diperoleh
Lansia dengan demensia
1. Grup Olahraga: 78
P sedang atau berat yang
2. Grup Kontrol: 82
MRS karena BPSD
Olahraga meliputi jongkok dengan level yang
berbeda (atau jongkok-berdiri berulang dari
kursi), menaikkan kaki kesamping dalam posisi
berdiri, dan mengangkat jari-jari kaki. Peserta
diminta untuk meniru latihan fleksibilitas
Senam yang disertai sederhana
dengan music yang melatih Peserta didorong untuk berjalan cepat sampai
I kekuatan, keseimbangan, mencapai nafas sedang tetapi tidak sampai
dan berjalan selama 4 kelelahan
minggu Tujuannya adalah untuk mencapai intensitas
sedang, seperti yang direkomendasikan untuk
pasien usia lanjut. Program latihan dilakukan
dengan satu kelompok paling banyak empat
peserta yang melakukan lima sesi latihan per
minggu, setiap sesi berlangsung 30 menit.

2
Program aktivitas social (menonton video
dengan topic yang berbeda atau bermain
bersama) dipimpin oleh perawat, pembantu
Sesi interaksi sosial yang
keperawatan atau ahli terapi okupasi. Durasi sesi
C durasi dan frekuensinya
sama dengan yang ada dari program latihan.
sama tanpa latihan fisik
Kedua program, latihan fisik, dan sosial kegiatan
yang diadakan di luar bangsal diadakan pada
jadwal waktu yang sama
Kapasitas ADL dinila sebelum dilakukan
intervensi. Setelah intervensi dan dua minggu
kemudian menggunakan BI dengan sepuluh item
untuk skor total antara 0 dan 20 (Collin et al.,
1988), dan FIM dengan 18 item dengan skor
total antara 7 dan 126.
Nilai rata-rata ADL dari grup intervensi sedikit
Mempertahankan atau menurun seiring waktu, sedangkan skor ADL
O meningkatkan kapasitas pada grup kontrol secara signifikan menurun
ADL dibandingkan dengan skor awal. Perbedaan
keseluruhan antar kelompok tidak signifikan.
Namun, perbedaan signifikan ditemukan untuk
item mobilitas. Penurunan kemandirian dalam
ADL, CG mengalami penurunan yang lebih
bermakma daripada EG. Perubahan yang
signifikan terihat pada item yang berhubungan
dengan mobilitas.

V. Desain Penelitian, Fokus dan Worksheet yang Digunakan untuk Telaah


Kritis dari Jurnal yang Diperoleh
Desain Penelitian : Prospective, Observational
Fokus Jurnal : Terapi
Worsheet : Terapi

3
VI. Telaah Kritis Jurnal yang Diperoleh
Validitas
Telaah Validitas
RAMMBO Worksheet Jawaban sesuai Worksheet
Terapi
Recruitment Apakah kita Lokasi
mengetahui Bagian dari Switzerland yang berbahasa prancis (empat rumah
kelompok pasien sakit) dan Belgium (satu rumah sakit)
ini (lokasi, Kriteria Inklusi :
kriteria Pasien yang dirawat di ruang akut psikogeriatrik, memiliki
inklusi/eksklusi)? diagnosis demensia menurut CIM-10, Clinical Dementia Rating
(CDR) stadium ≥ 2 (demensia sedang hingga berat) dan mampu
berjalan setidaknya 6 m, baik sendiri maupun dibantu oleh alat
bantu jalan atau satu orang.
Kriteria Eksklusi
Pasien yang dinilai berisiko bila mengikuti program latihan, pasien
yang harapan hidupnya diperkirakan kurang dari empat minggu,
pasien yang menderita kondisi muskuloskeletal yang tidak
memungkinkan mengikuti program latihan, atau pasien yang baru-
baru ini terdiagnosis hemiplegi. Kriteria eksklusi selama penelitian
adalah pasien yang menolak untuk berpartisipasi dalam penelitian
(atas permintaan pasien atau wali sah mereka), kerusakan somatik
atau kejiwaan yang memerlukan perawatan berkelanjutan atau
intensif yang tidak sesuai dengan kelanjutan penelitian atau pasien
meninggal dunia
Allocation Apakah Ya
penelitian
Dilakukan
secara random?
Maintenance Apakah hasil Ya
evaluasi
dibandingkan

4
antara intervensi
dan kompasrasi?
Measurement Apakah metode Ya
Blinding pengukuran yang 1) BI
Outcome digunakan 2) Fmi
objektif?

Importancy
Telaah Importancy Jawaban sesuai Worksheet
Terapi Terapi
Apakah kemaknaan Ya
statistik dan
kemaknaan klinis
dari hasil penelitian
tergambar dengan
baik?

Applicability
No. Telaah Applicability Jawaban
1 Apakah PICO jurnal yang diperoleh sesuai Ya
PICO pertanyaan klinis?
2 Apakah pasien anda cukup mirip dengan Ya
pasien dalam penelitian?
3 Apakah indeks dalam penelitian ini dapat Ya
diterapkan untuk manajemen pasien di
lingkungan anda?
4 Apakah outcomes penelitian ini penting bagi Ya
pasien anda?

5
5 Apakah potensi manfaat lebih besar dibanding Ya
potensi merugikan bila indeks ini diaplikasikan
pada pasien anda?
6 Apakah hasil penelitian ini dapat Ya
diintegrasikan dengan nilai-nilai serta harapan
pasien anda?

VII. Kesimpulan
Skor ADL pada orang tua dengan demensia sedang sampai berat berkurang selama
perawatan.Program olahraga tersebut menunda penurunan mobilitas tetapi tidak punya
pengaruh signifikan terhadap skor ADL.

Kesimpulan dari telaah kritis jurnal ini adalah sebagai berikut:


1. Penelitian yang dilaporkan dalam jurnal tersebut VALID.
2. IMPORTANCY dalam penelitian tersebutTERGAMBARdalam jurnal.
3. Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal tersebutbersifat
APPLICABLEuntuk pasien.