Anda di halaman 1dari 3

Nama : Desi Natalia Trianesa Kelas : GM 1A

NIM : 3321801021 Mapel : Agama Kristen

Laporan Kegiatan Philadelphia


Pada hari sabtu tanggal 15 september 2018 kami mengadakan kegiatan philadelphia
yang bertema “serve with heart share with love” yang berarti melayani dengan kasih memberi
dengan cinta. Adapun tujuan diadakan kegiatan philadelphia ini agar mahasiswa/i politeknik
negeri batam mampu mengasihi sesama dalam melayani dengan hati. Kegiatan ini kami
lakukan di pulau selat desa dimana disana penduduknya masih sedikit yang kira-kira hanya
terdiri dari 30 kk. Perjalanan menuju pulau selat desa menggunakan bus dan kapal roro. Kami
sangat bersyukur selama perjalanan kami tidak memiliki hambatan yang berarti seperti cuaca
yang buruk dan kendaran yang mogok.

Selama di pulau selat desa kami banyak sekali melakukan kegiatan yang pertama itu
adalah ibadah bersama. Jadi saat kami sudah nyampe di pulau selat desa kami berkumpul dan
melaksanakan ibadah dulu sebelum melakukan kegiatan yang lain. Selama ibadah semua
berjalan lancar dan ada firman Tuhan juga yang disampaikan oleh hambanya mengenai kasih.
Selesai ibadah kami melaksanakan kegiatan kami selanjutnya yang dibagi menjadi goro dan
pembuatan TPA oleh panitia dan volunteer, pemberian materi olahan ikan / daur ulang untuk
orang tua, dan belajar doa serta merawat kebersihan diri untuk anak-anak.

Disini saya kedapatan dibagian gotong royong. Jadi, kami yang kedapatan gotong-
royong harus membersihkan sampah yang ada di pulau selat desa. Sampah di pulau selat desa
lumayan banyak juga dan kami membersihkan sampah itu sampai dibawah panggung
rumahnya lalu sampah itu kami kumpulkan dan akan dibawa oleh abang-abangnya ke TPA
dan disana sampahnya akan dibakar. Setelah selesai goro kami istirahat sebentar untuk
minum jadi habis istirahat kami disuruh ngumpul lagi untuk makan bersama. Jadi, selama
makan bukan cuma kami aja yang makan tetapi penduduk disana makan bersama juga.
Kenapa? Karena penduduk disana tidak ada yang pergi melaut karena jika ada tamu yang
datang atau melakukan kegiatan para nelayan harus ada di pulau tersebut jadi kami para
panitia dan volunteer berinisiatif menyediakan makanan untuk dimakan sama penduduk
disana.

Setelah semuanya selesai makan kami lanjut ke acara selanjutnya yaitu sekolah
minggu dan cerita alkitab anak-anak, ada seminar napza untuk remaja dan pemberian materi
kesehatan dan cek tensi untuk orang tua. Kalau disini saya dapat bagian sekolah minggu.
Disitu kami dikumpulkan semua bareng anak-anak di pulau selat desa. Anak-anak pulau selat
desa disuruh untuk duduk didepan dan yang memimpin acara tersebut kakak panitia. Di
kegiatan ini kami menonton dua video tentang menghormati orang tua dan pengampunan.
video tersebut menceritakan seorang anak yang sedang bermain di luar dan ibunya sedang
mengepel lantai setelah mengepel ibunya meyuruh anaknya untuk melepas sepatu saat mau
masuk kerumah tapi anak tersebut tidak mendengarkan ibunya dan malah mengotori
rumahnya dengan masuk menggunakan sepatu sehingga waktu ayahnya melihat hal tersebut
langsung menasehati anaknya untuk taat kepada perintah orang tua. Sedangkan video kedua
menceritakan tentang seorang anak yang bertengkar dengan kakaknya karena adeknya
melakukan kesalahan dan malah menyalahkan adeknya dengan mengingat semua kesalahan
adeknya sehingga pada waktu itu ayahnya datang dan menanyakan apa saja kesalahan yang
dilakukan adeknya dan menulisnya setelah itu ayahnya menuliskan setiap kesalahan
kakaknya dan menyuruh untuk menghitung kesalahannya. Di video tersebut ayahnya
menyuruh kita untuk saling mengampuni dan jangan mengingat kesalahan orang lain saja.

Jadi, melalui video yang ditampilkan tersebut, kakak pemimpin kegiatan mengajarkan
adek-adek pulau selat desa untuk taat kepada orang tua, tidak boleh berantam, harus saling
mengasihi dan mengampuni. Selain itu, kakak MC dan PIC mengajari cara memaafkan
dengan saling salam dan bilang maafkan aku ya trus saling peluk. Trus diakhir kegiatan
kakak MC bertanya kepada adik" nya ciapa disini yang sering membantu orang tuanya dan
tidak pernah bertengkar? Nanti kalau adek-adeknya berani dan bisa ngelakuin apa yang
disuruh bakalan dikasih hadiah sma kakak MC nya.

Habis kegiatan itu, kami lanjut ke kegiatan belajar ceria untuk anak-anak dan remaja.
Di kegiatan ini, belajar ceria dibagi jadi dua yaitu anak-anak dan remaja. Lalu Anak-anak
dibagi lagi jadi TK, SD kelas 1-3, dan 4-6 sedangkan remaja dicampur dari SMP - SMA
dikarenakan jumlah anak remaja disana kurang. Di kegiatan ini saya dapat bagian anak-anak
yang teka. Jadi disitu kami mengajari adiknya untuk mewarnai walaupun adeknya kurang
pandai mewarnai tapi kami senang karena adiknya mau mencoba meskipun saat mewarnai
kemana-mana dan warnanya berantakan tapi itu sudah lebih baik karena adeknya mau untuk
diajarkan.

Kami juga mengajak adiknya bercerita. adeknya lucu banget dan sifat nya kadang
dewasa apalagi saat dia diganggu sama kawannya waktu kami lagi main games dan dia bilang
ke saya kalau temannya suka gangguin dia. Disitu saya menyuruh kawannya dan dia untuk
maaf-maafan seperti yang diajarkan tadi dan mereka sudah bisa menerapkan cara meminta
maaf kepada temannya dengan bersalaman dan bilang maafkan aku trus mereka pelukan deh.
Walaupun itu masih disuruh dan masih harus selalu diingatin saya sudah bangga kepada
mereka karena mau mendengarkan saya dan mereka anak-anaknya pada lucu dan ada yang
masih suka malu-malu sama saya. Ada juga kalau saya ngomong mereka hanya cuma senyum
sama diam-diam aja kalau saya nanya.

Seusai belajar kami main games, untuk anak-anak main joget balon dan remaja main
takraw dan volunteer diwajibkan bermain bareng anak pulau selat desa. Permainan balon ada
6 tim dan saya di tim pertama. Waktu tim kami main, balon kami saat sampai ujung masih
bagus tapi tiba mau kembali balon kami hampir jatuh, jadi sebelum jatuh saya meyuruh adek-
adek yang didepan saya pelan-pelan dan bolanya tidak jatuh tapi ketika mau mendekati garis
finish balonnya malah jatuh dan kami jadi kalah. Walaupun demikian melalui games ini kami
diajarkan menjalin kerjasama diantara kelompok dan saling menjaga satu dengan yang lain
agar balonya tidak jatuh.
Setelah lelah bermain games kami berkumpul untuk coffe break dan pembagian
hadiah untuk orang orang yang menang main gemes. Adapun coffe break yang diberikan
seperti minum teh dan makan roti bolu yang perbungkus. Sesudah itu, kami melakukan
ibadah penutup di ibadah penutup ada kata sambutan dari PD-Elshaddai, Selat Desa dan
pemberian kenang-kenangan dari PD-Elshaddai untum penduduk selat desa. Setelah selesai
itu kami mempersiapkan diri untuk pulang.

Melalui kegiatan tersebut banyak hal yang kami dapati disana. Kami bisa saling
berbagi kasih, saling mempererat persaudaran dengan penduduk sana, kami juga senang
dapat bermain dengan anak anak disana dan menolong mereka untuk mmbangun TPA dan
membersihkan sampah disana sehingga tempat disana jadi kelihatan lebih bersih. Pembuatan
TPA yang dilaksanakan disana sudah dibuat dihari sebelum kami datang oleh kakak
panitianya yang menginap disana dan jadi pada hari sabtunya. Walaupun terasa sedih untuk
berpisah tapi kami tidak akan pernah melupakan orang-orang disana. Dan kami bersyukur
karena Tuhan masih memberikan tempat yang layak dimana kami untuk bersekolah atau
berbelanja tak perlu jauh-jauh untuk menyeberang lagi sedangkan orang pulau sana untuk
bersekolah dan untuk keperluan sehari hari saja harus menyebrang dulu menggunakan
perahu.

Setelah semuanya sudah beres kami pulang kembali ke Poltek Batam sebelum pulang
kami ada foto bareng dan salam-salaman sama anak pulau selat desa. Setelah itu kami balek
menggunakan kapal dan bus yang kami gunakan sebelumnya. Dan akhirnya kami tiba di
Politeknik negeri Batam.