Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PENDAHULUAN GAGAL GINJAL AKUT DI

RUANG ICU RUMAH SAKIT ISLAM BANJRMASIN

DISUSUN OLEH :

NAMA : BELLA ALDILA ERLIDA


NPM : 1614201120641
KELAS : S1 KEPERAWATAN VII (7) A

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
TA.2018
ANALISIS JURNAL PICO
PROBLEM (P)
Perawat sering tidak menggunakan komunikasinya dengan baik kepada pasien
terutama pasien dengan gangguan jiwa karena perawat merasa taku ataupun
kurang cocok dengan pasien contohnya perawat laki-laki dengan pasien
perempuan , begitu juga sebaliknya dengan perawat perempuan terhadap pasien
laki laki

INTERVENTION (I)
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah
penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigma, strategi, dan implementasi
model kualitatif. Perspektif, strategi, dan model yang dikembangkan sangat,
sehingga ada anggapan bahwa penelitian kualitatif adalah banyak hal untuk uang
orang. Proses penelitian kualitatif, siklus penelitian dimulai dengan memilih
sebuah proyek penelitian. Maka dilanjutkan dengan mengajukan pertanyaan yang
berkaitan dengan proyek penelitian, dan mengumpulkan data yang berhubungan
dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan objek penelitian. Setelah
mengumpulkan data, catatan data yang dikumpulkan dikompilasi dan dianalisis.
Proses ini berlangsung berulang-ulang beberapa kali, itu tergantung pada ruang
lingkup dan kedalaman yang dibutuhkan dari pertanyaan penelitian. Jenis
penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode ini dirancang untuk
mengumpulkan informasi tentang kondisi yang ditemukan selama tempat studi
take. Tujuan utama dari menggunakan jenis penelitian ini adalah untuk
menggambarkan karakteristik situasi yang berjalan pada saat penelitian dan
memeriksa sebab-sebab dari suatu gejala tertentu. Penelitian deskriptif bertujuan
untuk mengumpulkan data rinci yang sebenarnya menggambarkan gejala yang
ada, mengidentifikasi masalah atau memeriksa kondisi atau praktik, serta
menentukan apa yang dilakukan oleh orang lain dalam menghadapi masalah yang
sama dan belajar dari pengalaman mereka untuk menetapkan rencana dan
keputusan pada masa depan. metode deskriptif juga dapat diartikan sebagai upaya
untuk menjelaskan variabel untuk variabel atau konsep konsep, satu per satu,
sebagai prosedur problemsolving yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan
subjek dan objek penelitian (bisa orang, lembaga, masyarakat dan lain-lain) pada
saat penelitian berlangsung berdasarkan fakta-fakta yang muncul atau karena
mereka.

COMPARISON (C)
Menurut jurnal “The Use of Therapeutic Communication Symbol to Motivate
Patient’s Healing “menyatakan bahwa komunikasi yang paling baik adalah
komunikasi terapeutik yaitu untuk menarik perhatian pasien dengan gangguan
jiwa maupun pasien yang berada dirumah sakit agar pasien bisa menumbuhkan
rasa percayanya kepada kita dan mampu berinteraksi dengan perawat dengan baik
dan menumbuhkan rasa saling percaya antara perawat maupun dokter dengan
pasien.
Sedangkan menurut “Research Article The Impact of Nursing Characteristics and
the Work Environment on Perceptions of Communication ´adalah komunikasi
sangat penting untuk berkolaborasi sesama tenaga kesehatan di rumah sakit,
Komunikasi antara tim kesehatan sangat penting untuk perawatan pasien yang
optimal dan mengurangi resiko terjadinya kesalahan kerja dalam menjalankan
tugas sebagai perawat ataupun tenaga medis lainnya

OUTCOME (O)
komunikasi yang paling baik adalah komunikasi terapeutik yaitu untuk menarik
perhatian pasien dengan gangguan jiwa maupun pasien yang berada dirumah sakit
agar pasien bisa menumbuhkan rasa percayanya kepada kita dan mampu
berinteraksi dengan perawat dengan baik dan menumbuhkan rasa saling percaya
antara perawat maupun dokter dengan pasien.

KESIMPULAN
Komunikasi adalah suatu jembatan untuk kita berinteraksi sesama manusia begitu
juga dengan perawat maupun tenaga kesehatan yang lain komunikasi sangat
berperan penting dalam menjalankan asuhan keperawatan dan management
keperawatan dirumah sakit, karena dari komunikasi kita bisa lebih dekat
mengenal pasien sehingga pasien merasa lebih nyaman dan percaya kepada kita
dan disitulah muncul motivasi ita sebagai perawat untuk meyakinkan pasien
bahwa pasien bisa melewati dan menghadapi penyakitnya karena seorang pasien
sangat butuh motivasi untuk sembuh baik dari keluarga maupu dari perawat
sebagai tenaga kesehatan, komunikasi juga sangat berperan penting dalam
menjalankan asuhan keperawatan atau dalam melakukan tindakan keperawatan
sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara perawat yang satu dengan yang
lainnya agar menghindari atau mengurangi resiko kesalahan kerja , maka dari itu
komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi tenaga kesehatan ataupun yang
lainnya karena komunikasi adalah salah satu jembatan kita memperat tali
silaturahmi dan juga sebagai media untuk membangun rasa saling percaya antar
satu dengan yang lainnya .