Anda di halaman 1dari 3

RUMAH SAKIT

PKU MUHAMMADIYAH KOMUNIKASI ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN


KARANGANYAR

No. Dokumen No. Revisi Halaman


04.PO.99 0 1/3

Tanggal terbit Ditetapkan :

STANDAR PROSEDUR 04-04-2016


OPERASIONAL Dr.Aditiya Nurcahyanto
Direktur
P ENGERTIAN Komunikasi adalah proses tercapainya kesamaan pengertian antara
individu yang bertindak sebagai sumber dan individu yang bertindak
sebagai penerima, meliputi kemampuan berbicara, mendengar, melihat
dan kemampuan kognitif.
TUJUAN 1. Memberikan informasi yang jelas kepada pasien
2. Agar apa yang ingin disampaikan dapat dimengerti dengan baik
KEBIJAKAN Komunikasi yang efektif diseluruh RS PKU Muhammadiyah
Karanganyar dengan bahasa yang mudah difahami (Lampiran
Kebijakan Pelayanan RS PKU Muhammadiyah Karanganyar SK No :
090/III.6.AU/RS PKU/U/IV/2016, Tentang Kebijakan Komunikasi
Efektif )
PROSEDUR A. Persiapan,petugas
1. Periksa kerapihan pakaian seragam
2. Periksa kelengkapan atribut
B. Pelaksanaan
1. Memberi salam ( Assalamu’alaikum wr.wb) dengan ramah
kepada pasien pada saat datang
2. Bertanya kepada pasien mengenai keluhan dan apa yang
dirasakan pasien. Melalui pertanyaan tersebut dokter dapat
membantu pasien untuk menyatakan keinginan dan kebutuhan
serta mengekspresikan perasaan pasien. Cara bertanya yang
efektif yaitu:
RUMAH SAKIT
PKU MUHAMMADIYAH KOMUNIKASI ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN
KARANGANYAR

No. Dokumen No. Revisi Halaman

04.PO.99 0 2/3

PROSEDUR a. Gunakan nada suara yang menunjukkan minat, perhatian


dan keramahan.
b. Gunakan kata-kata yang dapat dimengerti oleh pasien.
c. Ajukan satu pertanyaan dan tunggu jawabannya dengan
penuh perhatian.
d. Gunakan kata-kata seperti “lalu?”, “dan”, “oh?”. Karena
kata-kata tersebut dapat meningkatkan keinginan pasien
untuk lebih banyak bicara. Hindari pertanyaan
“mengapa?” karena dapat menimbulkan kesan mencari
kesalahan.
e. Gunakan pertanyaan-pertanyaan terbuka, misalnya
“Ceritakan...”, “Bagaimana...” karena sangat bermanfaat
untuk membina hubungan yang baik dengan pasien dan
dapat mengorek hal-hal yang terkait dengan penyakitnya.
3. Setelah pasien selesai menyatakan keluhan dan kebutuhannya,
berikanlah informasi dengan jelas sehingga dapat dimengerti
oleh pasien dan dapat membantu pasien dalam mengambil
keputusan.
4. Bantuan diberikan ketika pasien yang mengalami kesulitan
dalam mengambil keputusan atau dalam menentukan sikap.
Dalam hal ini dokter memberikan bantuan agar pasien dapat
memecahkan permasalahannya dengan mudah.
5. Dokter memberikan penjelasan kepada pasien tentang
keputusan yang telah dipilihnya. Misalnya, bila pasien
memilih salah satu metode KB atau jenis tindakan tertentu,
berikan penjelasan tentang pilihannya tersebut berikut dengan
efek samping.
RUMAH SAKIT
PKU MUHAMMADIYAH KOMUNIKASI ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN
KARANGANYAR

No. Dokumen No. Revisi Halaman

04.PO.99 0 3/3

6. Bila dirasa perlu, berikan kesempatan pada pasien untuk


PROSEDUR datang kembali.
7. Tutup dengan Salam (assalamu’alaikum,wb.wb)

C. Hal yang harus diperhatikan


1. Terimalah pasien apa adanya dan perlakukan secara individual
2. Ulangi hal-hal yang telah didengar sehingga pasien tahu
bahwa dokter memahaminya
3. Duduklah dengan nyaman, sedikit condong kedepan, hindari
gerakan-gerakan yang dapat mengganggu jalannya
komunikasi dan pandanglah pasien ketika dia berbicara.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Rawat jalan
3. Staf Medis
4. Penunjang Medis