Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA

KAK

PENYUSUNAN IDENTIFIKASI INFRASTRUKTUR PERUMAHAN KAWASAN


PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN SERUYAN ZONA 1 DI 4 (EMPAT)
KECAMATAN DI KABUPATEN SERUYAN

I. LATAR BELAKANG
Permukiman suatu desa/kelurahan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dimana mereka
bertempat tinggal dan berinteraksi sosial dengan sesama. Kebutuhan pokok manusia akan permukiman suatu
desa/kelurahan yang menyebabkan kawasan desa/kelurahan selalu menjadi embrio perkembangan pada
awal masa pertumbuhan suatu wilayah. Melihat bahwa kawasan desa/kelurahan merupakan hal yang sangat
penting bagi masyarakat di suatu wilayah maka sangat tepat jika kawasan desa/kelurahan dijadikan sebagai
salah satu mata rantai dalam pengembangan wilayah selain pertumbuhan ekonomi dan peningkatan
kesejahteraan rakyat.Setelah kawasan desa/kelurahan terbangun selanjutnya infrastruktur dibangun sebagai
komponen dasar untuk menjaga, menyebarkan, dan menyimpan segala kebutuhan di dalam desa/kelurahan.
Di Indonesia infrastruktur merupakan suatu hak dasar masyarakat yang sangat diperlukan untuk mendukung
kehidupan masyarakat. Infrastruktur diperlukan agar masyarakat dapat hidup dengan nyaman dalam
lingkungan yang sehat dan bersih, bergerak dengan mudah setiap waktu sehingga dapat hidup dengan sehat
dan berinteraksi dengan baik dengan sesama demi mempertahankan kehidupannya.
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan desa/kelurahan juga ikut bertambah.
Kebutuhan akan lahan desa/kelurahan kontras dengan harga lahan yang saat ini semakin tinggi sehingga
masyarakat berpenghasilan rendah kesulitan dalam mencari desa/kelurahan yang layak dan mengakibatkan
makin banyaknya suatu desa/kelurahan kumuh. Menghadapi fenomena tersebut, Pemerintah mengusahakan
pembangunan kawasan desa/kelurahan dengan harga yang terjangkau oleh penduduk berpenghasilan
rendah. Tetapi apakah pembangunan kawasan desa/kelurahan dengan harga yang terjangkau tersebut telah
terpenuhi infrastrukturnya dengan baik sehingga memenuhi keperluan penduduk. Untuk itulah kebijakan
pemerintah mengenai pengembangan kawasan desa/kelurahan ini perlu untuk dikaji lebih dalam. Selain itu
karena kebutuhan tinggi maka sering terjadi pengalihan fungsi lahan non budidaya termasuk hutan menjadi
kawasan Permukiman desa/ kelurahan, seperti halnya yang terjadi di Kalimantan Tengah.
Dengan kondisi beberapa prasarana dan sarana di wilayah Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Pertanahan Kabupaten Seruyan diantaranya : Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur,
Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya belum sepenuhnya terpenuhi dan tingkat
kebutuhan bervariasi tergantung kondisi geografis, budaya maupun kebiasaan atau norma masyarakat yang
ada di wilayah perumahan. Disamping itu akan berpengaruh terhadap kelancaran arus permukiman dan
menghambat kelancaran berbagai aktifitas sehari-hari masyarakat itu sendiri. Untuk itu perlu adanya suatu
pendataan/identifikasi yang akan menjadi kebutuhan prasarana dan sarana didalam permukiman. Data

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 1
tersebut diidentifikasi kemudian dijadikan sebagai database untuk program perbaikan dan peningkatan
seluruh prasarana dan sarana permukiman yang ditindak lanjuti pada program penanganan selanjutnya.
Sehingga dirasa perlu adanya kegiatan identifikasi terhadap seluruh prasarana dan sarana yang ada di
Perumahan Perumahan, Kawasan Permukiman dan PertanahanKabupaten Seruyan diantaranya Kecamatan
Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya.

II. TUJUAN DAN SASARAN


 Tujuan dari Pekerjaan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
Kabupeten Seruyan Zona 1 di 4 (empat) Kecamatan Kabupaten Seruyan adalah:
 Mengidentifikasi dan memetakan desa/kelurahan yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu
Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan
Kecamatan Seruyan Raya;
 Mengidentifikasi infrastruktur perumahan yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu Kecamatan
Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan
Seruyan Raya;
 Mengidentifikasi infrastruktur lingkungan yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu Kecamatan
Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan
Seruyan Raya;
 Mengidentifikasi fasilitas sarana umum (FSU) yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu Kecamatan
Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan
Seruyan Raya;
 Mengidentifikasi kawasan pertanahan (kawasan rawan banjir, kawasan rawan longsor, sumber
mata Air dan potensi pembuatan embung untuk daerah kering) yang masuk dalam 4 Kecamatan
yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan
Kecamatan Seruyan Raya.
 Sasaran dari Pekerjaan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
Kabupaten Seruyan Zona 1 di 4 (empat) Kecamatan Kabupaten Seruyan adalah:
 Tersusunnya identifikasi infrastruktur perumahan yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu
Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan
Kecamatan Seruyan Raya;
 Tersusunnya identifikasi infrastruktur lingkungan permukiman yang masuk dalam 4 Kecamatan
yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan
Kecamatan Seruyan Raya;
 Tersusunnya identifikasi fasilitas sarana umum (FSU) yang masuk dalam 4 Kecamatan yaitu
Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan
Kecamatan Seruyan Raya;

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 2
 Tersusunnya identifikasi kawasan pertanahan (kawasan rawan banjir, kawasan rawan longsor,
sumber mata air dan potensi pembuatan embung untuk daerah kering) yang masuk dalam 4
Kecamatan yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau
Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya.

III. SUMBER DANA DAN PEDOMAN PELAKSANA


Untuk pelaksanaan Pekerjaan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan
Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 di 4 (empat) Kecamatan Kabupaten Seruyan ini diperlukan biaya ..

IV. RUANG LINGKUP KEGIATAN


1. RUANG LINGKUP WILAYAH
Berdasarkan kriteria wilayah perencanaan, maka Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan
Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 Tahun 2018 diarahkan pada 4 (empat) Kecamatan
di Kabupaten Seruyan yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau
Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya.

2. RUANG LINGKUP MATERI


Ruang lingkup materi penyusunan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan
Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 ini adalah :
1. Tersusunnya identifikasi infrastruktur perumahan di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Seruyan Hilir,
Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya;
2. Tersusunnya identifikasi infrastruktur lingkungan permukiman di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan
Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan
Seruyan Raya;
3. Tersusunnya identifikasi fasilitas sarana umum (FSU) di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Seruyan
Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan
Raya;
4. Tersusunnya identifikasi kawasan pertanahan (kawasan rawan banjir, kawasan rawan longsor,
sumber mata air dan potensi pembuatan embung untuk daerah kering serta hal lain yang berkaitan
dengan pertanahan) di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir
Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Raya.

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 3
3. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Lingkup kegiatan dalam penyusunan kegiatan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan
Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 ini adalah sebagai berikut:
 Kegiatan Identifikasi Data Awal.
 Kegiatan Penyusunan Laporan Pendahuluan.
 Kegiatan Survey dan Pengumpulan Data.
 Kegiatan Pengolahan Data.
 Penyusunan Album Peta.
 Kegiatan diskusi dan pembahasan.

V. METODE PENGUMPULAN DATA


Pokok-pokok lingkup pekerjaan pengumpulan data pada penyusunan Identifikasi Infrastruktur
Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 ini adalah sebagai berikut:
• Persiapan personil dan peralatan, serta penyusunan program kerja;
• Melakukan pengumpulan dan kompilasi data sekunder (data-data dan laporan pendukung terkait
dengan persebaran dan kondisi desa/kelurahan termasuk sampel gambar dan peta serta laporan studi
yang mendukung kajian);
• Melakukan observasi ke lapangan dan pengumpulan data primer (observasi kondisi wilayah; diskusi dan
wawancara; dan sebagainya).

VI. PELAKSANAAN KEGIATAN


Pelaksanaan Kegiatan penyusunan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan
Pertanahan Zona 1 ini dipercayakan pada pihak ketiga dalam hal ini adalah konsultan yang berkompeten,
berkaitan dengan hal tersebut konsultan berkewajiban melakukan:
1. Koordinasi dengan Tim Teknis dan instansi terkait.
2. Survey lokasi di lapangan.
3. Penyusunan dokumen.
4. Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan kegiatan berdasarkan ketentuan perjanjian yang
ditetapkan.

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 4
VII. OUTPUT KEGIATAN
Hasil output kegiatan terdiri dari soft copy dan hard copy, yaitu:
1. Informasi infrastruktur perumahan antara lain :
a. RTLH : Jumlah total (rusak ringan, sedang dan berat);
b. Rumah tangga yang bersanitasi;
c. BNBA : By name by addres;
d. Status kepemilikan (rumah dan tanah) berupa SKT, KTP, Foto pemilik rumah, kartu keluarga (KK);
e. Foto rumah;
f. Penghasilan;
g. Surat pernyataan bermaterai kaitan dengan aset yang dimiliki;
h. Listrik rumah;
i. Telepon;
j. PDAM;
k. Data BACKLOG;
l. RLH (rumah layak huni) dengan prasarana dan utilitas dan RLH tanpa prasarana air bersih;
m. Rumah Tangga pengguna air bersih.
2. Informasi rumah berdasarkan status kepemilikan tempat tinggal ;
a. Milik sendiri;
b. Kontrak/sewa;
c. Bebas sewa/numpang;
d. Dinas;
e. Lainnya.
3. Informasi fisik bangunan rumah dan fotonya :
a. Rumah tapak;
b. Rumah panggung;
c. Rumah terapung;
d. Rumah susun.
4. Informasi desa belistrik :
a. PLN;
b. Non PLN.
5. Informasi infrastruktur lingkungan permukiman (pemetaan dan titik koordinat) meliputi :
a. Gorong-gorong;
b. Jembatan;
c. Box Culvert;
d. Drainase;
e. Jalan lingkungan;
f. Lingkungan permukiman kumuh.
Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)
Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 5
6. Informasi FSU ( Fasilitas Sarana Umum) meliputi :
a. Pemakaman;
b. Pertamanan/kawasan hijau;
c. Persampahan;
d. Penerangan Jalan Umum;
7. Informasi kawasan pertanahan meliputi :
a. Status tanah :
- Jenis hak atas surat (- sertifikat HP – sertifikat HGP);
- Luas tanah berdasarkan hak;
- Sengketa tanah beberapa kasus;
- Tanah ulayat / tanah adat.
b. Kawasan rawan banjir :
- Luasan areal kena banjir;
- Ketinggian banjir;
- Lokasi dimana rawan banjir;
- Penyebab dan perlakuan/penanganan;
- Berapa KK yang terdampak;
- Fasilitas publik apa yang ada di situ;
- Ketinggian genangan air (buat tanggul atau relokasi).
c. Kawasan rawan longsor :
- Desa;
- Lokasi;
- Ketinggian tebing tanah;
- Jenis tanah rawan abrasi.
d. Perangkingan tingkat kerusakan tanah (ringan, sedang, dan berat) total seluruhnya.
e. Penyelesaian kasus tanah negara.
f. Penyelesaian izin lokasi.
8. Informasi sumber mata air.
9. Informasi potensi pembuatan embung untuk daerah kering.
10. Survei lapangan dilengkapi foto dokumentasi lapangan.
11. Sumber data sekunder harus jelas disebutkan sumbernya.

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 6
VIII. KEBUTUHAN TENAGA AHLI
Tenaga ahli yang dibutuhkan untuk kegiatan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman
dan Pertanahan Zona 1 ini adalah:
1. Team Leader Ahli Perencanaan Wilayah sebanyak 1 orang, kualifikasi minimal S1 Teknik Perencanaan
Wilayah/Planologi dengan pengalaman minimal 3 tahun dan/atau minimal S2 Teknik Perencanaan
Wilayah/Planologi atau yang lain (memiliki sertifikat keahlian) dengan Pengalaman minimal 1 tahun,
mempunyai tugas untuk mengkoordinir seluruh pekerjaan mulai awal – akhir;
2. Tenaga Ahli Sipil sebanyak 1 orang dengan latar belakang pendidikan S-1 Teknik Sipil (memiliki
sertifikat keahlian) dan berpengalaman minimal 3 tahun, mempunyai tugas menganalis aspek
infrastruktur yang ada;
3. Tenaga Ahli Tanah sebanyak 1 orang, kualifikasi minimal S-1 Jurusan Tanah dengan pengalaman
minimal 3 tahun, mempunyai tugas menganalis jenis tanah yang ada;
4. Tenaga Ahli Lingkungan sebanyak 1 orang dengan latar belakang pendidikan S-1 Teknik Lingkungan
atau yang lain (memiliki sertifikat keahlian) dan berpengalaman minimal 3 tahun, mempunyai tugas
menganalisa aspek Lingkungan wilayah desa/kelurahan;
5. Tenaga Ahli Pemetaan sebanyak 1 orang, kualifikasi minimal S-1 Teknik Sipil atau yang lain (memiliki
sertifikat keahlian) dengan pengalaman minimal 3 tahun, mempunyai tugas menganalisa aspek
geografis wilayah desa/kelurahan;
6. Tenaga Ahli Sosial/Ekonomi sebanyak 1 orang, kualifikasi minimal S-1 Sosial/Ekonomi dengan
pengalaman minimal 3 tahun, mempunyai tugas menganalisa aspek sosial ekonomi ditinjau dari wilayah
desa/kelurahan.

JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI


WAKTU PELAKSANAAN (Bulan) JUMLAH
No. PENUGASAN Ket.
I II III IV V VI TENAGA

I TENAGA AHLI

1. Team Leader 1 org -

2. Ahli Sipil 1 org -

3. Ass. Ahli Sipil 1 org -

4. Ahli Tanah 1 org -

5. Ahli Sosial / Ekonomi 1 org -

6. Ahli Lingkungan 1 org -

7. Ass. Ahli Prasarana Lingkungan 1 org -

8. Ahli Pemetaan 1 org -

9. Ass. Ahli Pemetaan 1 org -

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 7
IX. FORMAT PENYAJIAN DAN DISKUSI
Sesuai dengan tahapan kegiatan, maka keluaran (sistematika pelaporan) dalam pelaksanaan
penyusunan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Zona 1 ini dapat
dijabarkan sebagai berikut:
1. Laporan Pendahuluan, dibuat dalam rangka persiapan pekerjaan survey berisikan latar belakang
pekerjaan, tujuan dan sasaran, lingkup pekerjaan, metode dan pendekatan pekerjaan, jadwal
pelaksanaan kegiatan maupun instrumen-instrumen survey yang akan digunakan dilapangan.
Adapun spesifikasi buku laporan pendahuluan adalah sebagai berikut:
Judul buku : Laporan Pendahuluan
Jumlah buku : 10 Eksemplar
Ukuran buku : A4
Pengetikan : 1.5 spasi, pada kertas HVS putih polos
2. Laporan Antara, merupakan sebuah buku yang berisi penjelasan-penjelasan mengenai hasil – hasil
survey lapangan, identifikasi, analisis, dan lain-lain.
Adapun spesifikasi buku laporan antara adalah sebagai berikut:
Judul buku : Laporan Antara
Jumlah buku : 10 Eksemplar
Ukuran buku : A4
Pengetikan : 1.5 spasi, pada kertas HVS putih polos
3. Laporan Draft Akhir, merupakan laporan akhir sementara untuk dilakukan konsultasi dan diskusi untuk
mendapatkan masukan demi penyempurnaan dari laporan ini.
Adapun spesifikasi buku laporan draft akhir adalah sebagai berikut:
Judul buku : Laporan Draft Akhir
Jumlah buku : 10 Eksemplar (peta dicetak warna)
Ukuran buku : A4
Pengetikan : 1.5 spasi, pada kertas HVS putih polos
4. Laporan Akhir, merupakan penyempurnaan dari laporan draft laporan akhir setelah mendapat masukan
dari peserta diskusi dan ditinjau dari pendekatan planologis masih relevan dilakukan perubahan-
perubahan.
Adapun spesifikasi buku laporan akhir adalah sebagai berikut:
Judul buku : Laporan Akhir
Jumlah buku : 10 Eksemplar (peta dicetak warna)
Ukuran buku : A4
Pengetikan : 1.5 spasi, pada kertas HVS putih polos

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 8
5. Laporan Executive Summary, merupakan ringkasaan dari laporan akhir. Adapun spesifikasi album
peta adalah sebagai berikut:
Judul buku : Laporan Executive Summary
Jumlah buku : 10 Eksemplar
Ukuran buku : A4
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada pelaporan kegiatan, maka dibutuhkan kegiatan diskusi
yang diharapkan pihak pelaksana pekerjaan/pemberi pekerjaan mendapatkan masukan berbagai
informasi/data yang belum tercakup dalam tahapan/proses kegiatan sebelumnya, serta pihak pelaksana
pekerjaan/pemberi pekerjaan mendapatkan koreksi guna perbaikan kualitas dan kuantitas data yang telah
didapat sebelumnya, serta usulan rencana. Tahapan diskusi/pembahasan laporan yang dilakukan pada
kegiatan ini antara lain terdiri dari:
a. Laporan Pendahuluan.
b. Laporan Antara.
c. Laporan Draft Akhir.

X. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN


Jangka waktu pelaksanaan kegiatan Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan
Pertanahan Zona 1 ini ditetapkan 180 (seratus delapan puluh) hari kalender atau 6 (enam) bulan terhitung
setelah ditandatanganinya SPMK.

XI. PENUTUP
1. Setelah menerima kerangka acuan kerja (KAK), konsultan hendaknya segera memberikan tanggapan
agar dapat diperoleh persamaan persepsi untuk terselenggaranya kegiatan ini.
2. Berkaitan dengan hal tersebut konsultan segera menyusun program yang jelas dan terinci.
3. Apabila perlu dapat diadakan perubahan dan tambahan sepanjang menunjang terselenggaranya

Kerangka Acuan Kerja (K.A.K)


Identifikasi Infrastruktur Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan Zona 1 9