Anda di halaman 1dari 2

 Torsi = putaran yang mempunyai kekuatan putar

 Kenapa harus di hubungsingkatkan? Agar Timbul Arus yang mengalir pada konduktor
 Ke untungan Resistan Ectra = Dapat Mengubah Torsi Pada Keceptan
 Sisipan Resistan Extra = Arus yang mengalir pada kumparan Rotor dengan di akses Melalui
sikat, dan dapat di ukur.
 Kenapa di sebut motor INDUKSI = tegangan rotor di INDUKSI pada kumparan rotor, tidak di
hubungkan secara fisik, dengan kawat ( Tidak Diberi DC volt untuk bekerja)
 Sedangkan GENERATOR memerelukan DC sebagai RENOVER(Penggerak Mula) untuk
menggerakkan rotor dan mengeluarkan Teg AC.
 Motro INDUKSI =
1. Rotor Sangkar = rotor yang memilki sederetan batang2 konduktor yang terletak di dalam
Alur dan ujung2 konduktor di hubungsingkat, oleh cincin hubung singkat.
2. Rotor Belitan = rotor yang mempunyai kumparan 3 phasa yang mirip dengan stator, ke 3
kumparan rotor itu terhubung BINTANG dan pada ujung2 kumparan rotor itu di IKAT,
dengan slip ring pada poros motor , kumparan motor di hubungsingkat dengan BRUSHER.
Dan menempel pada SLIP RING
 Hanya pada motor INDUKSI terdapat SLIP RING.
 Terdapat 2 cara mengubah moto menjadi GENERATOR.
1. Putaran di naikkan melebihi kecepatan semula
2. Pemasangan Kapasitor.
 PLUGGING = untuk memberhentikan motor INDUKSI dengan membalikkan 2 phasa nya
 Keberadaan arus starting yang tinggi dapat di turunkan dengan SWITCHING tegangan
Supplay (Motor Sangkar)
 Rotor belitan = tidak memerlukan arus yang tinggi denganmenggunakan Resistansi.

Resistarting : 1. Untuk menurunkan ARUS. 2 : Menaikkan Torsi.

1. Perbedaan motor AC dan motor DC yang paling utama menurut saya adalah motor
DC memiliki komutator sedangkan motor AC pada umumnya tidak. biasanya motor AC
menggunakan slippring. komutator disini berfungsi sebagai jembatan arus antara supply
dengan rotor. seperti namanya DC = Direct Current, jadi timbulnya arus pada rotor adalah
langsung diperoleh dari sumber.
2. Yang jelas Supply motor AC dengan sumber AC ( Alternating Current ) sedangkan
motor DC di supply dengan sumber DC ( Direct Current ).
3. Motor AC biasanya digunakan untuk torsi rendah ( misal motor, pompa, kompresor
dll ) sedangkan motor DC untuk penyalaan torsi tinggi ( misal derek, katrol, Mesin bubut,
Drills dll ).
4. Kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan ( perlu inverter ) jika kecepatan
menurun pasokan daya juga menurun. Sedangkan motor DC lebih mudah dikendalikan tanpa
mempengaruhi kualitas pasokan daya (pengaturan tegangan dan arus medan (gulungan
shunt))

Jenus kutup pada generator sinkron terdiri dari

1. Silent Poles : kutub yang keluar dari permukaan rotor


2. Non silent poles : kutub yang terdapat pada rotor dengan permukaan rata dan kutub nya
terbatas 2 atau 4 kutub

Cara kerja generator sinkron: arus DC dialirkan kekumparan rotor yang menghasilkan medan magnet
rotor, rotor lalu di di putar oleh penggerak mula (primer mover) lalu menghasilkan medan magnet
putar ini menginduksi tegangan 3 phasa.