Anda di halaman 1dari 2

A.

Pengertian
Anemia merupakan keadaan di mana masa eritrosit dan/atau masa hemoglobin yang
beredar tidak memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh.

Secara laboratoris, anemia dijabarkan sebagai penurunan kadar hemoglobin serta


hitung eritrosit dan hematokrit di bawah normal.

Buku Ajar Asuhan Keperawatan Dengan Gangguan Sistem Hematologi hal. 37

B. Penyebab
1. Anemia akibat gangguan pembentukan sel darah merah
Anemia akibat gangguan pembentukan sel darah merah terjadi jika jumlah besi tiak
adekuat atau tidak dapat di akses, atau kekurangan asam folat, vitamin B12, atau
globulin. Produksi sel darah merah juga dapat tidak mencukupi jika mengalami
penyakit sumsum tulang, seperti yang terjadi pada leukimia, setelah terpajan radiasi,
atau penyakit sumsum tulang lainnya. Defisiensi eritropoietin, yang dapat terjadi pada
gagal ginjal, juga dapat menyebabkan penurunan produksi sel darah merah. Anemia
akibat gangguan pembentukan sel darah merah dapat menyebabkan sel darah merah
berukuran terlalu kecil (mikrositik) atau terlalu besar (makrositik), dan kandungan
hemoglobin yang secara abnormal rendah (hipokromik)
2. Anemia akibat perdarahan atau lisis yang mendadak atau kronis
Anemia yang disebabkan perdarahan mendadak, perdarahan yang lambat dan kronis
menyebabkan penurunan jumlah total sel darah merah dalam sirkulasi. Anemia jenis
ini dapat berhubungan dengan peningkatan persentase sel darah merah imatur
(retikulosit) dalam sirkulasi. Sel darah merah normal mampu hidup sekitar 120 hari.
Destruksi atau hilangnya sel darah merah yang terjadi sebelum 100 hari bersifat
abnormal.

Anemia Umum
Jenis Anemia Umum Penyebab Temuan Laboratorium
Normositik Perdarahan akut Penurunan Hct
Anemia sel sabit Penurunan Hemoglobin
Malaria MCV tidak berubah
Anemia aplastik MCHC tidak berubah
Talasemia Zat besi normal
Anemia akibat penyakit Feritin normal
kronis
Mikrositik Defisiensi zat besi Penurunan Hct
Perdarahan kronis lambat Penurunan Hemoglobin
Anemia dalam kehamilan Penurunan status zat besi
(kecuali sideroblastik)
Penurunan feritin
Penurunan MCV
MCHC turun atau tidak
berubah
Anemia Megaloblastik Defisiensi asam folat Penurunan Hct
Defisiensi vitamin B Penurunan Hemoglobin
Peningkatan MCV
MCHC normal

Buku Saku Patofisiologi Corwin hal. 410-411

C. Penatalaksanaan Medis Secara Umum


http://nabiungkangkung.blogspot.com/2013/03/anemia.html