Anda di halaman 1dari 5

I.

PENDAHLUAN

A. Latar Belakang

Provinsi Lampung merupakan jalur akses utama antara pulau Jawa dan

Sumatera. Semua kegiatan yang menggunakan jalur darat dari pulau Jawa ke

pulau Sumatera atau sebaliknya harus melalui provinsi Lampung. Hal ini

diperkirakan akan meningkatkan jumlah pendatang ke Provinsi Lampung

sehingga fasilitas seperti hotel sangat diperlukan.

Dengan meningkatnya kebutuhan fasilitas hotel, menyebabkan para pengusaha

mulai melirik bisnis di sector perhotelan. Dimana hotel di masa saat ini tidak

hanya berfungsi sebagai sarana akomodasi tempat menginap, tetapi dapat pula

digunakan sebagai tempat pertemuan seminar, konferensi, loka karya dan

kegiatan lain semacam itu.

Selain itu, pembangunan hotel juga dapat menambah lapangan pekerjaan

diantaranya jasa perhotelan, transportasi, industri sandang dan pangan, hiburan

dan lain sebagainya, yang dapat membantu pemerintah untuk mensejahterakan

rakyat.

Melihat peluang dan manfaat yang diberikan, maka dibangunglah Hotel Grand

Mercure Lampung dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi pemilik,

warga sekitar, dan negara. Juga diharapkan dapat memberi kenyamanan bagi
para pendatang yang sekedar berkunjung, menggunakan fasilitas atau

menginap di Hotel Grand Mercure Lampung.

B. Tujuan Proyek

Tujuan diadakannya proyek pembangunan Hotel Grand Mercure di Bandar

Lampung adalah sebagai berikut:

1. Memenuhi kebutuhan sarana akomodasi tempat menginap yang aman,

nyaman dan strategis bagi para pendatang yang berkunjung ke kota Bandar

Lampung.

2. Menciptakan lapangan kerja baru dan pengembangan industri perhotelan

dan pariwista di Bandar Lampung.

3. Mengingkatkan pendapatan daerah.

C. Tujuan Kerja Praktik

Adapun tujuan dilaksanakannya kerja praktik adalah sebagai berikut:

1. Memenuhi salah satu syarat akademik dalam menyelesaikan program studi

S-1 Teknik Sipil di Universitas Lampung.

2. Memperkenalkan kepada mahasiswa Teknik Sipil Universitas Lampung

mengenai seluk beluk dunia kerja yang akan dihadapi setelah

menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi.

3. Memperoleh pengetahuan dan pengalaman dengan pengamatan langsung

di lapangan.

4. Membandingkan pengetahuan teoritis yang diperoleh di perkuliahan

dengan pelaksanaan di lapangan.


D. Ruang Lingkup Pengerjaan

Ruang lingkup pekerjaan pada proyek pembangunan Hotel Grand Mercure

Lampung adalah sebagai berikut:

1. Pekerjaan Struktur

a. Pekerjaan kolom

b. Pekerjaan balok, pelat beton bertulang

c. Pekerjaan pembesian dan pengecoran

E. Batasan Masalah

Mengingat waktu kerja praktik yang terbatas yaitu dari tanggal 6 September

sampai dengan 6 Desember 2018 meliputi pekerjaan dari lantai 6 mezz hingga

pekerjaan lantai 8, maka dalam laporan ini tidak dijelaskan secara lengkap

seluruh proses pelaksanaan proyek. Pembahasan pada laporan kerja praktik ini

dibatasi pada:

1. Teknik Pengawasan di lapangan, meliputi:

a. Pengawasan terhadap mutu beton, baja dan sambungan kopler.

b. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan kolom, balok, dan pelat.

2. Teknik pelaksanaan di lapangan, meliputi:

a. Pekerjaan kolom

b. Pekerjaan balok, pelat beton bertulang

c. Pekerjaan pembesian dan pengecoran


F. Metode Pelaksanaan Kerja Praktik

Metode pelaksanaan keja praktik yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Pengamatan langsung di lapangan

2. Penjelasan dari pembimbing kerja praktik di lapangan

3. Tanya jawab dengan pengawas lapangan di lokasi proyek

4. Tanya jawab dengan beberapa pekerja lapangan

5. Pengamatan terhadap data-data dan dokumen proyek

6. Konsultasi dengan dosen pembimbing kerja praktik

7. Perbandingan pekerjaan lapangan dengan literatur

8. Dokumentasi terhadap pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan di proyek

G. Sistematika Penulisan Laporan

Adapun sistematika penulisan laporan kerja praktik pada proyek Pembangunan

Hotel Grand Mercure Lampung terdiri dari:

BAB I : PENDAHULUAN

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang latar belakang proyek

pembangunan Hotel Grand Mercure Lampung serta hubungannya

dengan tujuan pelaksanaan proyek, maksud dan tujuan kerja

praktik, ruang lingkup kerja praktik, metode pengumpuan data

dan sistematika penulisan.


BAB II : GAMBARAN UMUM PROYEK

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang lokasi proyek, data

umum proyek, fungsi dan fasilitas bangunan, manajemen proyek,

kontrak dan struktur organisasi.

BAB III : MATERIAL DAN PERALATAN

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang material dan peralatan

yang digunakan di lapangan selama kegiatan kerja praktik

berlangsung dan sesuai batasan masalah yang ada.

BAB IV : PELAKSANAAN PEKERJAAN

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang pelaksanaan pekerjaan

proyek di lapangan selama proses kerja praktik berlangsung dan

sesuai batasan masalah yang ada.

BAB V : TUGAS KHUSUS

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang tugas khusus yang

diberikan oleh dosen pembimbing serta penyelesaian dari tugas

khusus tersebut.

BAB VI : PENUTUP

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang kesimpulan dan saran

dari hasil pengamatan yang diperoleh selama kegiatan kerja

praktik berlangsung.