Anda di halaman 1dari 4

TINJAUAN TEORI

PENGERTIAN
Sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan karena adanya
peningkatan kadar gula darah akibat kekurangan insulin (Brunner dan Suddarth, 2002).
Diabetes Mellitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh
kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. ( Smeltzer,2002 : 1220 )
Diabetes militus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh
kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi. Glukosa secara normal
bersirkulasi dalam jumlah tertentu dalam darah. Glukosa dibentuk dihati dari makanan
yang dikonsumsi.

Etiologi
Faktor penyebab diabetes mellitus:
1. Faktor keturunan
2. Gaya hidup
3. Obesitas/ kegemukan
4. Penuan
5. Infeksi

Tanda dan Gejala DM


1. Adanya tanda-tanda klasik hiperglikemi
 polidipsi (banyak minum)
 poliuri (banyak kencing)
 polipagi (banyak makan)

2. Kelemahan tubuh
3. Kesemutan/ rasa gatal
4. Gatal-gatal pada kulit
5. Luka yang tidak sembuh-sembuh
Komplikasi
Gangguan pada mata
Gangguan pada syaraf
Gangguan pada pembuluh darah
Gangguan pada otak
Gangguan pada ginjal

Penanganan
Penanganan untuk menjegah terjadinya DM adalah:
1. Kontrol kadar gula darah yang teratur
2. Olah raga yang teratur/ latihan gerak
3. Minum obat secara teratur
4. Makanan sesuai diit

Cara mengendalikan DM
Caranya adalah dengan makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur, serta
menggunakan obat-obatan bila diperlukan. Kadar gula darah harus dikendalikan sebaik
mungkin dan terus menerus untuk mencegah timbulnya komplikasi.

GIZI
Adalah zat penting dalam makanan yang berhubungan dengan kesehatan tubuh.

ZAT – ZAT GIZI PENTING


1. KARBOHIDRAT
Digunakan untuk: memenuhi kebutuhan energi tubuh pembentukan sel sel baru.
Sumber : beras, ubi-ubian, kentang, jagung roti dll. Anjuran konsumsi bagi penderita
diabetes 60 – 70%.
2. PROTEIN
Diperlukan untuk:
 Menunjang pertumbuhan
 Mengatur proses tubuh
Anjuran konsumsi pada diabetes 10 – 15%
3. LEMAK
Berguna untuk :
 Memberikan energi
Sumber lemak : kacang – kacangan , minyak, susu.

PRINSIP PENGELOLAAN MAKANAN BAGI DIABETES


Menggunakan prinsip 3 J
 JUMLAH KALORI
bagi penderita yang tidak mempunyai masalah BB : BB X 30 bagi yang
menjalankan olahraga ditambah sekitar 300-an kalori
 JADWAL MAKANAN
bagi penderita diabetes dianjurkan lebih sering dengan porsi sedang.
disamping jadwal makan utama pagi, siang, malam dianjurkan porsi makanan
ringan diantara waktu tersebut ( selang waktu sekitar 3 jam ).

 JENIS MAKANAN
 makanan yang perlu dibatasi :
makanan berkalori dan berlemak tinggi missal :nasi, daging berlemak, jeroan,
kuning telur, es krim, sosis, cake cokelat, dendeng, makanan, gorengan.
 makanan yang di anjurkan :
makanan dengan karbohidrat berserat missal :kacang- kacangan sayuran, buah
segar seperti : papaya, apel, tomat, salak, semangka.terlalu manis tidak
dianjurkan seperti sawo,jeruk,nanas, rambutan, durian, nangka, anggur,dll.

ANJURAN BAGI PENDERITA DM


 Makanlah secara teratur , sesuai dengan ukuran porsi makanan.
 Atur penggunaan makanan sumber karbohidat komplek
 Makanlah aneka ragam sayuran sebanyak sebanyak-sebanyaknya

CONTOH MENU SEHARI


Waktu dan Menu
Pagi : nasi,telur dadar,tumis kacang panjang, pisang rebus.
Selingan Siang : Nasi,pepes ikan, tumis kacang merah,sayur asam, papaya,
Pisang
Selingan Malam : Nasi, semur ayam, tahu goring, sup bayam, lalap
ketimun,sambel papaya

Kebutuhan Kalori
Data = 152cm BB total = 152 – 100
= 52 Kg ( a )
BB aktual = 47 Kg Kurus
Jenis Kelamin = Wanita
Kalori Basal = Laki laki = 30 Kal/Kg, Wanita 25 Kal/Kg ( c)
= 52 x 25
= 1300 (c)
Aktifitas = Sedang
Umur =70 tahun
Perhitungan Kalori
Kalori Basal = a x b = 52 x 25 = 1300 kalori (c)
Koreksi
Umur  40 tahun - 5 % x c = -5/100 x 1300 = - 65 kalori
Aktifitas sedang + 30 % x c = + 30/100 x 1300 = 390 kalori
Kurus + 20 % x c = +20/100 x 1300 = 260 kalori +
Total kebutuhan 1.885kalori