Anda di halaman 1dari 4

87, Inovtek, Volume 4, Nomor 2, Oktober 2014, hlm.

87 - 90

DESAIN KAPASITOR SHUNT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAYA


DI KAMPUS POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS
Khairudin Syah, Muharnis, Jefri Lianda
Prodi Teknik Elektro
Politeknik Negeri Bengkalis
Kampus Politeknik Negeri Bengkalis, Jalan Bathin Alam, Sei. Alam, 28651
Telp (+62)766-7008877, Fax. (+62)766-8001000
Email: khairudinsyah@polbeng.ac.id, muharnis_74@yahoo.co.id, jefri@polbeng.ac.id

Abstrak

Beban listrik di Politeknik Negeri Bengkalis selalu meningkat baik itu beban tiga fasa maupun satu fasa sehingga
kualitas daya menurun. Daya reaktif mempengaruhi turunnya faktor daya sehingga penelitian ini akan menyelesaikan
masalah ini dengan pemasangan kapasitor shunt di sistem kelistrikan Politeknik Negeri Bengkalis. Penelitian ini
dimulai dengan mengambil data pengukuran sendiri. Dilanjutkan dengan mengolah data pengukuran mengunakan
perhitungan dan software simulator. Kapasitansi kapasitor shunt akan peneliti injeksi ke sistem kelistrikan Politeknik
Negeri Bengkalis. Tujuan dari penelitian adalah untuk memperbaiki kualitas daya dengan meningkatkan faktor daya.
Penelitian ini diakhiri dengan membandingan data sebelum dan setelah pemasangan kapasitor shunt dengan
peningkatan faktor daya dari 0,88 menjadi 0,91. Terjadi penurunan daya aktif setelah pemasangan kapasitor bank
sebesar 110 watt dari 5,9 kwatt menjadi 5,79 kwatt.

Kata kunci : Bengkalis, reaktif, kapasitor shunt, simulator

Abstract

Electric load at State Polytechnic of Bengkalis (Polbeng) keeps increasing both for three-phase and single-phase
electric power. It causes the power quality keeps going down. Reactive power causes the decreasing of power factor.
Therefore, this research will solve the power problem by installing a shunt capacitor on the electrical system
available at State Poliytechnic of Bengkalis. This research was started by taking self-measuring data. Then, the data
was calculated using simulator calculation and software. The capacity of shunt capacitor was then injected into the
electrical system. The purpose of this research is to improve the power quality by increasing the power factor. This
research was ended by comparing the data after and before installing with the increase of power factor from 0.88
into 0.91. After the installation of shunt capacitor, it found that a decrease on active power happened after the
installation of capacitor bank of 110 watt (from 5.9 kwatt into 5.79 kwatt).

Keywords : Bengkalis, reactive, shunt capasitors, simulator

PENDAHULUAN ngan daya, drop tegangan dan tingginya kon-


Kualitas daya yang baik merupakan hal sumsi daya reaktif. Peneliti sangat tertarik
yang sangat penting dalam proses penya- untuk membahas bagaimana caranya mengu-
luran energi listrik. Ciri-ciri kualitas daya rangi konsumsi daya reaktif tanpa mengu-
listrik yang baik adalah tegangan harus tetap, rangi beban, meningkatkan faktor daya, se-
frekuensi harus konstan, bentuk gelombang hingga akan meningkatkan kualitas tegangan
harus sinusoidal dan faktor daya harus men- dan akan mengurangi pemakaian arus serta
dekati unity. Peningkatan beban yang ber- mengurangi biaya rekening listrik. Penelitian
sifat induktif dapat mengakibatkan pada pe- ini akan mengunakan hasil data pengukuran
nurunan faktor daya, peningkatan rugi-rugi primer berupa data tegangan, arus, daya ak-
jaringan, penurunan tegangan khususnya pa- tif, daya reaktif dan faktor daya. Hasil peng-
da ujung saluran, dan regulasi tegangan yang ukuran tersebut akan diolah baik secara ana-
memburuk. Politeknik Negeri Bengkalis me- lisa persamaan maupun software simulasi.
miliki kualitas daya yang kurang baik, hal Hasil perhitungan kapasitansi kapasitor shunt
ini dapat dibuktikan dengan ketidakseimba- akan simulasi dengan mengunakan power si-
Desain Kapasitor Shunt..….. 88

mulator. Selanjutnya peneliti akan memasa- pakan sudut pergeseran fasa, semakin besar
ng kapasitor shunt di sistem kelistrikan Po- sudutnya, semakin besar Daya Semu (S),
liteknik Negeri Bengkalis. Penelitian ini dan semakin besar pula Daya Reaktif (Q),
akan membandingan data primer sebelum sehingga faktor dayanya (cos θ) semakin
dan setelah pemasangan kapasitor shunt. kecil. Daya reaktif adalah daya yang hilang,
atau daya rugi-rugi sehingga semakin besar
TINJAUAN PUSTAKA sudutnya atau semakin kecil faktor dayanya
Menurut Asy’ari, dkk (2011), permasala- maka rugi-ruginya semakin besar.
han utama dalam system kelistrikan adalah
muncul kualitas tegangan yang tidak baik.
Jika tegangan sistem terlalu tinggi/rendah se-
hingga melawati batas-batas toleransi maka
akan mengganggu dan selanjutnya merusak
peralatan konsumen. Beban sistem bervariasi
dan besarnya berubah-ubah sepanjang wak-
tu. Bila beban meningkat maka tegangan di- Gambar 1. Segi tiga daya
ujung penerimaan menurun dan sebaliknya
bila beban berkurang maka tegangan di
ujung penerimaan naik. Faktor lain yang ikut Beban sebagaian besar memiliki faktor
mempengaruhi perubahan tegangan sistem daya tertinggal, pada dasarnya saat beban
adalah rugi daya yang disebabkan oleh ada- puncak daya reaktif yang dibutuhkan beban
nya impedansi seri penghantar saluran, rugi meningkat dan dapat lebih besar dari yang
daya ini menyebabkan jatuh tegangan. Kon- dibangkitkan oleh sistem. Kekurangan daya
sumen yang letaknya jauh dari titik pelayan- reaktif ini akan menyebabkan penurunan te-
an akan cenderung menerima tegangan rela- gangan pada ujung penerimaan dimana kon-
tif lebih rendah, bila dibandingkan dengan sumen terhubung. Tegangan ujung peneri-
tegangan yang diterima konsumen yang le- maan ini akan semakin rendah apabila jarak
taknya dekat dengan pusat pelayanan. konsumen ke pusat pelayanan cukup jauh.
Perubahan tegangan pada dasarnya dise- Apabila penurunan tegangan yang terjadi
babkan oleh adanya hubungan antara tegang- melebihi batas toleransi yang diijinkan, ma-
an dan daya reaktif. Jatuh tegangan dalam ka secara teknis akan mengakibatkan ter-
penghantar sebanding dengan daya reaktif ganggunya kinerja peralatan listrik konsu-
yang mengalir dalam penghantar tersebut. men seperti berbagai jenis lampu, alat-alat
Berdasarkan hubungan ini maka tegangan pemanas dan motor-motor listrik. Berdasar-
dapat diperbaiki dengan mengatur aliran da- kan hubungan tegangan dan daya rekatif
ya reaktif. tersebut, maka tegangan dapat diperbaiki de-
Perbandingan antara besar daya aktif ngan mengatur aliran daya reaktif. Kapasitor
dengan daya semu disebut faktor daya (cos pada sistem daya listrik menimbulkan daya
θ), θ adalah sudut yang dibentuk antara daya reaktif, sehingga pemasangannya pada sis-
aktif dan daya semu. Faktor daya ini terjadi tem distribusi menjadikan losses akibat alir-
karena adanya pergeseran fasa yang disebab- an daya reaktif pada saluran dapat dikurangi
kan oleh adanya beban induktif / kumparan sehingga kebutuhan arus menurun dan tega-
dan atau beban kapasitif. Dalam teori listrik ngan mengalami kenaikan.
arus bolak-balik penjumlahan daya dilaku- Menurut Satriya (2008) bahwa banyak
kan secara vektoris, yang dibentuk vektor- usaha yang telah dilakukan dalam menen-
nya merupakan segitiga siku-siku, yang di- tukan letak dan kapasitas kapasitor. Suatu
kenal dengan segitiga daya. Sudut θ meru- metode yang digunakan untuk menyelesai-
89, Inovtek, Volume 4, Nomor 2, Oktober 2014, hlm. 89 - 90

kan permasalahan peletakkan kapasitor seba- teknik Negeri Bengkalis Hal ini dapat di-
gai sebagai kompensasi daya reaktif, penem- lihat pada Tabel 1 di bawah ini.
patan kapasitor shunt pada suatu jaring dis-
tribusi dengan menggunakan program apli- Tabel 1. Hasil Pengukuran Kualitas daya
kasi. tahap 1
Kapasitor ini terhubung paralel pada ja- L1 L2 L3
ringan maupun langsung pada beban, dengan Daya Aktif kW 6,5 1,7 11,5
tujuan untuk perbaikan faktor daya, sebagai Daya Semu kVA 11,7 4,1 12,3
pengatur tegangan maupun untuk mengura- Daya
ngi kerugian daya dan tegangan pada jari- kVar 9,8 3,7 4,3
Reaktif
ngan. Dengan anggapan tegangan sisi beban
Faktor
dipertahankan konstan, maka arus reaktif ya- 0,56 0,42 0,94
Daya
ng mengalir pada saluran akan berkurang.
Hal ini menyebabkan berkurangnya penuru- Arus A 50 19 55
nan tegangan pada saluran, sehingga diper- Tegangan V 232 220 224
Sumber : data olahan (2014)
lukan tegangan sumber yang tidak berbeda
jauh dengan tegangan terima. Berkurangnya PEMBAHASAN
arus reaktif yang mengalir pada saluran akan Dari hasil pengukuran tabel 1 dapat diten-
memberikan penurunan rugi-rugi daya dan tukan faktor daya rata-rata sebesar 0,64.
rugi-rugi energi. Data inilah yang digunakan untuk menen-
tukan besar kapasitansi kapasitor shunt yang
HASIL DAN PEMBAHASAN akan di gunakan untuk memperbaiki kualitas
daya. Faktor daya rata-rata pf1 pada peng-
HASIL ukuran ini sebesar 0,64, dan faktor dayap pf2
Penelitian ini dilakukan untuk mengana- yang diinginkan sebesar 0,9 dengan te-
lisa faktor kerja di kampus Politeknik Negeri gangan sebesar 225 volt. Daya aktif rata-rata
Bengkalis dengan menggunakan perhitungan P sebesar :
kualitas daya. Sebelum melakukan perhitu-
ngan maka peneliti akan mengambil data 4,9 0,44 0,56
primer misalnya pengukuran tegangan, arus P  5,9 Kw
3
beban, pengukuran faktor daya, dan pengu-
Q  P (tan cos1 - tan cos 2 )
-1 -1
kuran daya. Data-data tersebut akan diguna-
kan sebagai elemen utama dalam penentuan Q  6570(tan cos 0,64-1 - tan cos 0,9-1 )
kualitas daya yang akan diperbaiki, sehingga
diperoleh nilai kapasitansi dari kapasitor Q  6570 (tan 50 , 2 - tan 25,8)
shunt. Q  6570 ( 1,2 - 0,5 )  6570 x 0,7
Hasil perhitungan akan disimulasikan de-
ngan mengunakan software power world. Ha-  4599 Var
sil simulasi kapasitansi akan di injeksikan ke V2 2252 50625
XC     11
sistem distribusi Politeknik Negeri Bengka- Q 4599 4599
lis, selanjutnya membandingankan hasil se-
belum dan sesudah pemasangan kapasitor Besar kapasitansi dari kapasitor shunt yang
shunt. akan digunakan adalah :
1 1
Data pengukuran sebelum pemasangan C  
kapasitor shunt tahap 1 digunakan untuk me- XC  2  3,14  50 11  314
nghitung besar kapasitansi kapasitor shunt 1
C  298  300 Farad
yang dihubungkan ke sistem kelistrikan Poli- 3454
Desain Kapasitor Shunt..….. 90

Tabel 2. Sebelum Pemasangan Kapasitor 1.2


Bank
1
L1 L2 L3 Total Pf Setelah
Daya Aktif kW 4,9 0,44 0,56 5,9 0.8 pemasang
Daya an
kVA 5,1 0,47 0,75 6,32 0.6
Semu Kapasitor
Daya 0.4 Shunt
kVar 1,49 0,17 0,49 2,15
Reaktif 0.2
Faktor
0,98 0,93 0,75 0,88 0
Daya
Arus A 22,6 2,1 3,3 28
Tegangan V 226,8 225,8 227,9 226,8 Gambar 2. Grafik Perbandingan Faktor daya
Sumber : data olahan (2014) sebelum dan sesudah pemasangan kapasitor
shunt
Tabel 2 memperlihatkan data pembeban-
an di gedung C kampus Politeknik Negeri Gambar 2 memperlihatkan peningkatan fak-
Bengkalis yang diukur menggunakan alat tor daya setelah pemasangan kapasitor shunt
ukur power quality meter. Sistem pembagian dari 0,88 menjadi 0,91.
beban yang tidak seimbang pada masing-ma-
sing fasa. Pengukuran ini dilakukan sebelum KESIMPULAN
pemasangan kapasitor shunt. Faktor daya ya- Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa
ng diukur sebesar 0,88 dengan daya aktif se- faktor kerja di kampus Politeknik Negeri Be-
besar 5,9 kW. ngkalis dengan menggunakan perhitungan
kualitas daya. Penelitian ini diakhiri dengan
Tabel 3. Setelah Pemasangan Kapasitor membandingan data sebelum dan setelah pe-
Bank masangan kapasitor shunt dengan pening-
L1 L2 L3 Total katan faktor daya dari 0,88 menjadi 0,91.
Hasil pemasangan kapasitor shunt mem-
Daya Aktif kW 4,81 0,43 0,55 5,79
peroleh penurunan daya aktif setelah pema-
Daya
kVA 4,95 0,43 0,71 6,09 sangan kapasitor bank sebesar 110 watt dari
Semu
5,9 kwatt menjadi 5,79 kwatt.
Daya
kVar 1,17 0,5 0,44 2,11
Reaktif DAFTAR PUSTAKA
Faktor
0,97 0,99 0,78 0,91
Daya Asy’ari, H (2011) Perbaikan jatuh tegangan
Arus A 21,8 1,9 3,1 26,8 dan rekonfigurasi beban Pada panel
Tegangan V 227,2 225,5 227,5 226,7 utama prambanan, Semantik, Vol. 1, No.
Sumber : data olahan (2014) 1, pp. ISBN 979-26-0255-0, 2011.
Satriya,N.,P (2008) Memperbaiki Profil
Tabel 3 menunjukan data pembebanan di Tegangan Di Sistem Distribusi Primer
gedung C kampus Politeknik Negeri Beng- Dengan Kapasitor Shunt, Teknologi
kalis setelah pemasangan kapasitor shunt. Elektro, Vol, 7 No, 1, pp. 45-
Faktor daya yang diukur sebesar 0,91 de-
ngan daya aktif sebesar 5,79 kW. Adanya
peningkatan faktor daya dari 0,88 menjadi
0,91 dan penghematan daya aktif sebesar
110 watt.