Anda di halaman 1dari 31

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pendidikan merupakan sebuah jenjang yang dilalui para peserta didik yang
mulai diarahkan serta dibimbing untuk menjalani proses kehidupan ketahapan
yang lebih baik dengan metode-metode pendidikan tertentu sesuai dengan standar
yang ada. Pendidikan tidak hanya sebatas untuk menjadikan seseorang tumbuh
pintar dari sisi keilmuan, namun pendidikan juga berfungsi untuk mendidik
seseorang dalam beragam sisi, termasuk pengembangan karakter. Pendidikan
awal dari perjalanan seseorang untuk meraih sesuatu dengan berada dilandasan
yang tepat. Pendidikan juga bisa berarti gerbang untuk mengejar semua impian
manusia, maka setiap orang harus menjadikan pendidikan sebagai fase untuk
mereka berbenah guna bisa merealisasikan bentuk kehidupan dimasa depan
sebagaimana yang dicita-citakannya. Melalui pendidikan tersebut, seseorang akan
memiliki wawasan yang luas yang bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia
(SDM). Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu dalam artian SDM yang
berkarakter dan berkompeten dalam suatu bidang kehidupan akan meningkatkan
kualitas suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan mendapatkan peran yang
sangat penting untuk dapat memajukan suatu bangsa di era globalisasi ini.

Untuk meraih SDM yang berkualitas, pendidikan telah menjadi bagian


hidup setiap orang. Sebagian orang yang menjalani pendidikan adalah para
generasi muda bangsa. Karena generasi mudalah merupakan harapan bangsa dan
mereka pula yang akan meneruskan bangsa menuju yang lebih baik atau
meneruskan cita-cita bangsa. Sehingga, generasi muda memiliki peran lebih
dominan di dalam kegiatan pendidikan. Berkenaan mengenai hal tersebut,
berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Hal
tersebut merupakan salah satu tujuan Nasional yang harus dicapai oleh bangsa
Indonesia. Untuk itu Pemerintah telah melakukan pemetaan dalam upaya
mengelompokkan sekolah-sekolah berdasarkan kemampuannya. Selain itu, dalam
upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, ada lembaga Nasional yang
menampung mengenai hal pendidikan. Lembaga tersebut adalah Lembaga
Pengembangan Tenaga Kependidikan (LPTK). Lembaga inilah yang melahirkan
calon-calon tenaga pendidik atau guru yang diharapkan mampu menjadi guru
profesional dalam menjalani tugas-tugasnya.

Salah satu Lembaga Pengembangan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang


ada di Bali adalah Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) yang berada di
kota Singaraja. Lembaga ini memiliki tujuan yaitu dapat mencetak tenaga
pendidik yang handal dan profesional serta siap pakai seiring dengan
perkembangan zaman. Demi mewujudkan tujuan tersebut, melalui Lembaga
Program Pengembangan Lapangan (LPPL) yang ada di UNDIKSHA, mahasiswa
UNDIKSHA yang nergelut dalam bidang pendidikan yang baru menginjak
Semester 3 ditugaskan untuk melaksanakan Program Pengembangan Lapangan
Awal (PPL-Awal) sebagai syarat sebelum mengikuti mata kuliah program micro-
teaching dan PPL-Real. Di sini mahasiswa sebagai calon guru diharapkan
mampu menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam rangka
pembentukan profesionalisme guru sesuai dengan tuntutan era mutu seperti yang
diamanatkan UU Sisdiknas.

Pelaksanaan PPL-Awal Penulis lakukan di sekolah yang memiliki standar


mutu yang baik, yaitu SMA Negeri 1 Gianyar yang beralamat di Jl. Ratna No. 1,
Gianyar. Dengan demikian, selama melakukan kegiatan PPL –Awal, Penulis
dapat memperoleh informasi tentang unsur fisik dan nonfisik sekolah, dan
mengenal proses pembelajaran di kelas. Selain itu, pelaksanaan kegiatan PPL
Awal yang berlangsung selama dua minggu di rancang dari kegiatan penjajagan
dan penetapan sekolah latihan, observasi, baik itu observasi lingkungaan fisik
maupun guru model, yang dilanjutkan dengan pengamatan kegiatan
pembelajaran,sampai dengan tahap penyusunan laporan. Dengan melaksanakan
kegiatan ini, Penulis dapat memiliki gambaran dan bekal sebelum menggeluti
profesi sebagai tenaga pendidik di masyarakat.
1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dibuat, Penulis dapat merumuskan


beberapa masalah, yaitu:
1. Bagaimana keadaan lingkungan fisik dan non fisik SMA Negeri 1 Gianyar
dalam menunjang kelangsungan proses belajar mengajar?
2. Bagaimana pola sikap tingkah laku siswa SMA Negeri 1 Gianyar dalam
mengikuti kegiatan didalam maupun diluar kelas?
3. Bagaimana perencanaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar di SMA
Negeri 1 Gianyar?
1.3 Tujuan

1.3.1 Tujuan PPL-Awal secara umum


Untuk mengkondisikan (mengakrabkan) mahasiswa sebagai calon guru
dengan seluruh perikehidupan sekolah secara nyata.

1.3.2 Tujuan PPL awal secara khusus


Tujuan khusus dari PPL-Awal yaitu agar mahasiswa mengetahui secara
langsung dan cermat tentang :

1. Kehidupan sosial budaya sekolah beserta tata tertibnya;


2. Keadaan fisik sekolah: sarana dan prasarana sekolah/kelas serta
penataannya;
3. Perangkat administrasi sekolah/kelas;
4. Program ekstra dan ko-kurikuler yang dikembangkan sekolah;
5. Persiapan dan pelaksanaan proses belajar mengajar yang berlangsung
sehari-hari;
6. Karakteristik siswa, guru, dan pegawai di sekolah; dan
7. Situasi dan kondisi lingkungan sekolah.
BAB II

KEGIATAN YANG DILAKUKAN SELAMA ORIENTASI

2.1 Kegiatan yang Dirancang

Penulis menyerahkan surat pengantar ke SMA Negeri 1 Gianyar pada


tanggal 18 Juli 2013. Penulis melaksanakan PPL-Awal dari tanggal 17 Juli 2013
sampai dengan 3 Agustus. Namun, disela-sela pelaksanaan PPL-Awal ada
berbagai kesibukan dari pihak sekolah di awal tahun ajaran 2012/2013, seperti
penerimaan siswa baru, diikuti dengan Masa Orientasi Siswa dari tanggal 15 Juli
2013 sampai dengan 17 Juli 2013 dan berbagai kegiatan serangkaian HUT
sekolah yang dilaksanakan dari tanggal 26 Juli 2013 sampai dengan 30 Juli 2013,
maka Penulis melakukan kegiatan PPL-Awal ini sedikit terhambat. Sebelum
melakukan orientasi dan observasi, Penulis membuat rancangan kegiatan tersebut
agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan terarah. Adapun
rancangan kegiatan PPL-Awal di SMA Negeri 1 Gianyar adalah sebagai berikut.

Tabel 1. Rancangan Kegiatan PPL-Awal


No Waktu Kegiatan Nara Sumber Keterangan

1. 2 Juli 2013 Menjajagi dan - Kepala Datang


menetapkan sekolah Sekolah langsung
latihan dengan
membawa
surat
pengantar

2. 17 - 18 Juli 1. Melaporkan dan - Kepala Tempat


2013 memperkenalkan diri, Sekolah sekolah latihan
menjelaskan maksud beserta
dan tujuan PPL-Awal jajarannya
kepada kepala sekolah
dan jajarannya
- Guru
2. Menyerahkan surat-
pembimbing
surat & instrumen
PPL-Awal kepada
Kepala Sekolah dan
mengkonsultasikan
program kerja
3. 24 - 27 Juli 1. Observasi/orientasi - Kepala Mengacu pada
2013 awal di lingkungan Sekolah instrumen dan
sekolah kondisi di
lapangan
- Guru
pembimbing

- Siswa
4. 25 Juli - 3 1. Mengenal lingkungan - Kepala Mengacu pada
Agustus fisik dan non fisik Sekolah panduan
2013 sekolah instrumen dan
2. Wawancara langsung kondisi
- Guru
dengan kepala sekolah lapangan
Pembimbing
dan guru pamong
3. Mengkonsultasikan
program kerja. - Siswa
4. Observasi kehidupan
sosial budaya di
- Guru sejenis
sekolah
5. Observasi ke ruang
kelas/siswa dalam
kelas
6. Mengenal proses
belajar mengajar,
mengamati cara guru
membuka dan
menutup pelajaran
7. Observasi terhadap
pola tingkah laku
siswa di luar atau di
dalam kelas
8. Mengenal
ekstrakurikuler
sekolah
9. Meminta lembar
evaluasi yang telah
diisi guru pamong
10.Menyerahkan piagam
kepada Kepala
Sekolah dan Guru
Pamong sekaligus
mohon diri pada akhir
kegiatan
5. 4 – 13 1. Menyusun laporan - Kepala Mengacu pada
Agustus secara bertahap Sekolah dan format latihan
2013 2. Mengadakan jajarannya
klarifikasi, diskusi,
pendalaman,
- Guru
pemahaman atas
Pembimbing
temuan di lapangan
6. 23 – 27 1. Batas waktu
September penyerahan laporan
2013 akhir PPL-Awal ke
LPPL, sesuai
ketentuan yang
ditetapkan.

2.2 Cara Mengumpulkan Data

Dibutuhkan beberapa strategi atau metode dalam pencarian data yang


dikumpulkan dalam kegiatan PPL-Awal agar mendapatkan hasil yang
memuaskan. Pada saat melakukan kegiatan berburu data dalam kegiatan PPL-
Awal ini, ada beberapa cara yang dapat dilaksanakan sesuai dengan tuntunan dan
tuntutan instrumen dan program kerja yang telah disiapkan agar Penulis
memperoleh informasi yang lengkap dan tepat,. Adapun metode yang penulis
gunakan di antaranya:

2.2.1 Metode Observasi

Metode observasi merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan


dengan melakukan pengamatan secara langsung di lapangan. Metode
pengumpulan data ini dilakukan dalam mengamati sekaligus mencatat temuan
unsur fisik dan non fisik sekolah, pengamatan tingkah laku siswa, guru, pegawai
dan hal-hal lain yang terkait. Selain itu, penulis juga harus mencatat segala
sesuatu yang berguna dalam penyusunan laporan akhir PPL-Awal sebagai hasil
observasi yang dilakukan di sekolah latihan.

2.2.2 Metode Wawancara

Metode wawancara merupakan cara pengumpulan data yang dilakukan


dengan cara mewawancarai nara sumber, seperti kepala sekolah, guru, pegawai,
siswa, dan pihak-pihak lain yang dapat memberikan informasi untuk memperoleh
data yang diperlukan terkait dengan penyusunan laporan akhir PPL-Awal. Dalam
wawancara ini, berbagai informasi yang didapat, dicatat dan disusun dengan
memadukan beberapa hal yang terkait didalamnya.

2.2.3 Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi yaitu suatu cara pengumpulan data yang dilakukan


dengan cara mencatat atau mengambil foto dari hal-hal yang diperlukan daru data
yang sudah ada ataupun dapat dicatat secara langsung dengan melihat objeknya.

2.2.4 Metode Diskusi

Metode diskusi ini dilakukan setelah menemukan masalah dalam proses


pengumpulan data dan dipandang perlu untuk didiskusikan untuk memperoleh
penjelasan yang lebih tepat seperti cara pembuatan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) dan silabus. Penulis menggunakan metode ini ketika
berdiskusi dengan guru pembimbing tentang penyusunan RPP dan silabus.

2.2.5 Metode Pustaka

Metode pustaka merupakan cara yang digunakan untuk mengumpulkan


data dengan mencatat data-data dari buku-buku yang dapat memberikan informasi
terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan PPL-Awal. Metode
ini dapat digunakan ketika mencari data-data statistik sekolah, seperti luas
sekolah, jumlah pegawai, jumlah guru dan jumlah siswa dan data tentang buku-
buku yang ada di perpustakaan.
BAB III
TEMUAN DAN PEMBAHASAN

3.1 Temuan Selama Orientasi dan Observasi

Dari pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, diskusi, dan


pustaka selama orientasi dan observasi yang telah dilakukan, Penulis
mendapatkan beberapa hasil temuan yang dapat menunjang aspek fisik maupun
non fisik yang diperlukan dalam penyusunan laporan PPL awal ini.

3.1.1 Unsur Fisik dan Non-Fisik Sekolah

Setelah melaksanakan kegiatan orientasi PPL-Awal di SMA Negeri 1


Gianyar dengan mengacu pada instrumen yang telah disediakan, maka diperoleh
data sebagai berikut:

1. Nama sekolah : SMA Negeri 1 Gianyar


2. Alamat : Jalan Ratna No. 1 Gianyar
3. Status sekolah : Negeri
4. Luas tanah : 10.000 m2
a ) Luas bangunan : 3.580 m2

b ) Luas pekarangan : 6.170 m2

c ) Luas kebun : 250 m2

5. Jumlah ruang kelas : 26 kelas


a ) Kelas X :
b ) Kelas XI :
c ) Kelas XII :
6. Ukuran ruang kelas : 63 m2
7. Bangunan lain yang ada
a. Ruang Kepala Sekolah : 20 m2
b. Ruang Guru : 126 m2
c. Ruang Tata Usaha : 66 m2
d. Perpustakaan : 120 m2
e. Ruang UKS : 110,5 m2
f. Ruang Kesenian : 96 m2
g. Ruang BK : 56 m2
h. Padmasana : 25 m2
i. Ruang Osis : 63 m2
j. Ruang Belajar Agama Islam : 45 m2
k. Lab Kimia : 72 m2
l. Lab Fisika : 72 m2
m. Ruang TRRC : 135 m2
n. Lab Komputer : 63 m2
o. Ruang Multimedia : 63 m2
p. Gedung Bulu Tangkis/GOR : 120 m2
q. Ruang Workshop : 140 m2
r. Kamar Mandi/Toilet : 10 m2
s. Toilet Khusus Wanita : 10 m2
t. Toilet Guru : 10 m2
u. Kamar Ganti : 20 m2
v. Pos Satpam : 16 m2
w. Lab Biologi : 100 m2
x. Gedong : 24 m2
y. Ruang Gong : 24 m2
3.2 Pembahasan

3.2.1 Keadaan Lingkungan Fisik dan Non-Fisik


1. Lapangan Olahraga
SMA Negeri 1 Gianyar mempunyai lapangan olahraga untuk menunjang
kegiatan olahraga yang dilakukan siswa. Salah satunya terletak di sebelah selatan
sekolah yang luasnya 1070 m2. Sebenarnya lapangan tersebut bukan sepenuhnya
hak milik SMA Negeri 1 Gianyar, tetapi lapangan tersebut merupakan lapangan
umum yang sering digunakan oleh masyarakat di sekitar Desa Pekraman Tegal
Tugu. Lapangan tersebut terdiri atas lapangan basket dan lapangan sepak bola,
dengan rincian lapangan basket seluas 13 x 16 m dan lapangan sepak bola mini
seluas 40 x 70 m. Biasanya pihak sekolah menggunakan lapangan ini untuk
berbagai kegiatan, seperti kegiatan pelajaran olahraga, upacara bendera, latihan
baris-berbaris, tempat orientasi siswa baru, tempat melakukan kegiatan
ekstrakurikuler, dan kegiatan lainnya.

Selain itu di dalam areal sekolah juga ada sebuah gedung olahraga (GOR)
yang luasnya 187 m2. Di dalam gedung tersebut terdapat lapangan bulu tangkis
yang sering digunakan oleh pihak sekolah untuk latihan bulu tangkis. Selain itu,
gedung ini digunakan juga untuk praktek ekstra kurikuler tari, dan kegiatan yang
lain. Ada pula sebuah lapangan Cricket mini seluas 15 m2 sebagai tempat latihan
bagi siswa dan ada juga sebuah lapangan tenis meja indoor.

2. Lingkungan Sekolah
a. Jenis bangunan sekitar sekolah:
- Sebelah Utara : perumahan penduduk
- Sebelah Timur : sungai dan Pura Tukad Cangkir
- Sebelah Selatan : SMA Dwijendra dan lapangan
- Sebelah Barat : Polsek Gianyar dan SD N 2 Gianyar
b. Kondisi Lingkungan Sekolah
SMA Negeri 1 Gianyar memilki tempat, fasilitas yang memadai untuk
belajar. Selain itu, SMA Negeri 1 Gianyar juga ditunjang oleh sarana dan
prasarana yang memadai sehingga membuat suasana belajar menjadi kondusif.
Letak sekolah yang strategis dan cukup jauh dari keramaian kota dapat
menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Taman yang dimiliki oleh
SMA Negeri 1 Gianyar sangat rindang dan sejuk yang akan menjadi
pendukung kenyamanan suasana belajar ditambah pula ada berbagai tanaman
obat di skitar lingkungan sekolah. Kebersihan sekolah juga terjaga dengan
tidak adanya sampah yang berserakan dan adanya banyak tempat sampah di
setiap sudut sekolah agar warga sekolah dapat menjaga kebersihan sekolah.

3. Denah lingkungan fisik sekolah terlampir

4. Ruang Kelas Belajar Siswa

Ruang kelas yang dimiliki SMA Negeri 1 Gianyar sebanyak 26 ruang


kelas. Adapun rincian dari ruang kelas SMA Negeri 1 Gianyar sebagai berikut.

a. Kelas X sebanyak 9 kelas

b. Kelas XI sebanyak 9 kelas

c. Kelas XII sebanyak 8 kelas

Ruang kelas yang terdapat di SMA Negeri 1 Gianyar memiliki fasilitas-


fasilitas yang memadai sebagai penunjang pembelajaran di kelas. Adapun fasilitas
ruang kelas sebagai berikut.

1. Papan Tulis. Papan tulis merupakan salah satu media pembelajaran yang
sangat penting, dalam menunjang proses pembelajaran, tanpa papan tulis
guru akan sulit memberikan materi yang akan diajarkan. Papan tulis
tersebut digunakan oleh guru sebagai tempat untuk menyampaikan materi
pelajaran di kelas dan siswa pun dapat dengan leluasa melihat ataupun
mencatat materi yang diuraikan oleh guru pada papan tulis karena ukuran
dari papan tulis itu sendiri cukup besar dan dapat dilihat oleh semua siswa
yang ada di kelas. Papan tulis yang digunakan adalah white board lengkap
dengan penghapusnya.
2. Papan Administrasi, Papan data administrasi kelas merupakan papan yang
berisi data administrasi suatu kelas. Data administrasi kelas yang
dimaksud berupa nama-nama siswa, tempat/tanggal lahir, jenis kelamin,
nomor absen, NIS (Nomor Induk Siswa), perangkat kelas, wali kelas,
jadwal pelajaran, tata tertib, dan data administrasi lainnya dari kelas yang
bersangkutan. Selain itu, papan ini juga berisi tempat absen yang
digunakan untuk mengabsen siswa yang tidak mengikuti pelajaran.
Adapun rincian sebagai berikut.
a. Papan absen. Papan ini digunakan untuk menulis nama-nama siswa
di kelas yang berhalangan hadir pada hari tersebut.
b. Papan struktur. Papan ini digunakan untuk menempel struktur
kepengurusan kelas, berisi nama-nama siswa yang bertugas menjadi
pengurus kelas yaitu ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris I,
sekretaris II, bendahara I, dan bendahara II. Pada setiap kelas di
SMA Negeri 1 Gianyar terdapat satu struktur kelas yang berisi nama,
jabatan, dan foto pengurus kelas. Papan ini juga digunakan
menempel tata tertib siswa.
c. Daftar piket, digunakan untuk mengetahui nama-nama siswa yang
bertugas membersihkan kelas setiap hari secara bergantian.
3. Meja belajar dan kursi, meja digunakan sebagai tempat meletakkan
berbagai perlengkapan belajar yang dibawa oleh siswa dan tempat untuk
menulis di kelas dan kursi sebagai tempat untuk duduk bagi siswa.
Jumlah dari meja kursi pada umumnya tergantung dari jumlah siswa di
kelas tersebut.
4. Meja guru dan kursi guru, meja guru digunakan sebagai tempat
meletakkan segala perlengkapan yang dibawa oleh guru, kursi guru
sebagai tempat duduk guru. Biasanya hanya ada masing-masing 1 buah
meja dan kursi untuk guru.
5. Denah kelas, berisi denah berupa nama dan tempat duduk siswa di kelas,
digunakan untuk mengetahui nama dan tempat duduk siswa sehingga
memudahkan komunikasi antar guru dan siswa.
6. Jurnal kelas, digunakan untuk mengabsen kehadiran guru.
7. Pelangkiran, digunakan sebagai tempat menghaturkan canang/sesajen
setiap sebelum proses pembelajaran berlangsung.
8. Jam dinding, taplak meja, bendera, saklar, lampu, korden, vas bunga
sebagai aksesoris penunjang.
9. Gambar Garuda Pancasila, gambar Presiden dan Wakil Presiden, gambar
Pahlawan, gambar Dewa-dewi.
10. Berbagai hiasan dinding, hiasan ini akan menambah keindahan serta
kerapian kelas sehingga suasana kelas menjadi lebih menarik dan
menyenangkan.
11. Berbagai skema dan gambar yang terkait dalam materi pelajaran seperti
skema peredaran darah dan sebagainya.
12. Alat-alat kebersihan seperti sapu ijuk, sapu lidi, kemoceng, serok, yang
digunakan siswa dikelas tersebut untuk membersihkan kelasnya.
13. Tempat sampah, digunakan untuk membuang sampah, yang diletakkan
diluar ruang kelas.
14. 2 unit komputer beserta mejanya, digunakan untuk menunjang proses
belajar mengajar, sekaligus tempat siswa belajar menggunakan
komputer agar terbiasa menggunakan barang berteknologi di tengah arus
globalisasi sekarang ini.
15. 1 buah LCD proyektor lengkap dengan layarnya yang digunakan guru
dan siswa saat proses belajar ataupun presentasi.
16. 1 unit TV beserta DVD, tempat siswa menonton acara TV apabila
sedang jam istirahat sebagai sarana hiburan.
17. 1 unit sound/speaker, berfungsi apabila guru mengumumkan sesuatu
dari ruang guru agar terdengar ke semua kelas, walaupun kelas siswa
jauh dari sumber suara.
18. Mading, digunakan untuk menampung kreasi siswa, dan menaruh foto-
foto siswa sebagai rasa kebersamaan dan kekeluargaan di kelas.
19. Rak helm, digunakan untuk menaruh helm yang dibawa siswa dikelas
tersebut, yang biasanya diletakkan di pojok belakang kelas.
20. Vas bunga sebagai penghias meja guru agar kelas semakin lebih indah.

5. Perpustakaan
Perpustakaan merupakan salah satu bagian terpenting bagi setiap sekolah
untuk menunjang proses pendidikan dan merupakan gudang ilmu. Untuk itu,
setiap sekolah sudah seharusnya memiliki perpustakaan, sebagai sarana
penunjang proses belajar mengajar. Perpustakaan SMA Negeri 1 Gianyar terletak
di sebelah timur ruang OSIS yang memiliki luas 120 m2. Koordinator perpustakan
dipercayakan kepada Drs. I Nengah Karpu yaitu salah satu guru mata pelajaran
Bahasa Indonesia. Perpustakaan di SMA N 1 Gianyar dikelola oleh 4 petugas
antara lain: 1 orang koordinator, 1 orang teknisi, 1 orang pegawai tetap, dan 1
orang pegawai honorer. Perpustakaan di SMA Negeri 1 Gianyar terbuka bagi
semua warga sekolah yang ingin berkunjung. Selain itu juga untuk lebih
memperketat dan mempermudah pengelolaan pada saat warga sekolah
berkunjung, ada beberapa tata tertib yang telah dibuat dan dipatuhi oleh semua
pengunjung perpustakaan, antara lain sebagai berikut:

Tata Tertib Perpustakaan

1. Perpustakaan dibuka setiap hari sekolah sampai pukul 12.30 Wita.


2. Setiap siswa yang datang ke perpustakaan wajib mengisi buku kunjungan.
3. Siswa yang membawa tas, buku, atau alat-alat lainnya hendaknya menitipkan
barang-barang tersebut pada tempat yang disediakan.
4. Setelah selesai membaca buku, surat kabar, majalah atau bahan bacaan
lainnya hendaknya ditaruh kembali di tempat semula dengan baik.
5. Semua siswa wajib menjaga kebersihan dan kerapian bahan bacaan yang ada
di perpustakaan.
6. Setiap siswa hanya boleh meminjam buku maksimal 2 buah.
7. Lama meminjam buku hanya 7 hari.
8. Setiap meminjam buku harus menggunakan kartu milik sendiri.
9. Bila buku yang dipimjam hilang, harus diganti dengan buku yang lainnya.
10. Jadwal meminjam buku

- Kelas X hari Senin dan Kamis


- Kelas XI hari Selasa dan Jumat
- Kelas XII hari Rabu dan Sabtu

Perpustakaan SMA Negeri 1 Gianyar yang cukup luas mampu


menampung ribuan buku yang beragam dari segi jenis maupun bidang ilmunya.
Semua buku tersusun rapi di dalam lemari dan rak-rak yang telah tersedia dan
dikelompokkan sesuai dengan jenis bukunya. Berdasarkan data terakhir yang
dimiliki oleh Perpustakaan SMA Negeri 1 Gianyar, jumlah buku yang ada di
perpustakan terdiri atas judul dan eksemplar. Adapun jumlah masing-masing
jumlah buku menurut jenisnya adalah sebagai berikut:

DATA BUKU PERPUSTAKAAN SMA N 1 GIANYAR

No. Klasifikasi Buku Kode Jumlah Jumlah


Judul Eksemplar
1. Karya Umum 000-099 58 141
2. Filsafat 100-199 55 144
3. Agama 200-299 203 366
4. Ilmu Pengetahuan Sosial 300-399 365 764
5. Bahasa 400-499 184 483
6. Ilmu Pasti dan Alam 500-599 299 984
7. Teknologi 600-699 186 669
8. Seni, Rekreasi, dan Sport 700-799 385 385
9. Kesusasteraan 800-899 1190 1190
10. Sejarah dan Geografi 900-999 301 379
11. Referen 145 563
Jumlah 3371 6068

Adapun pengelompokan buku di perpustakaan SMA Negeri 1 Gianyar


adalah menurut klasifikasi bukunya, yaitu:

1. FIKSI 9. SENI KREASI


2. KARYA UMUM 10. SEJARAH DAN GEOGRAFI
3. FILSAFAT 11. KESUSASTRAAN
4. AGAMA 12. REFRENSI
5. IPS 13. KLIPING
6. BAHASA 14. MAJALAH
7. ILMU PASTI 15. KORAN
8. TEKNOLOGI

Sarana dan prasarana yang ada di perpustakaan SMA Negeri 1 Gianyar


memiliki peran yang penting dalam menunjang segala aktifitas yang lancar.
Adapun sarana dan prasarana yang dimaksud, yaitu:
Jumlah Keadaan Barang
No Nama Barang
Barang Baik Kurang Baik

1 Grafik peminjaman buku 1 √ -

2 Tata tertib 1 √ -

3 Struktur organisasi perpustakaan 1 √ -

4 Papan pengumuman 1 √ -

Statistik peminjaman juli – juni


5 (2011 – 2012) (kelas X, XI, XII, 1 √ -
Guru)

Statistik buku yang dipinjam juli


6 – juni (2011 – 2012) (kelas X, 1 √ -
XI, XII, Guru)

7 Statistik pengunjung √ -

8 Komputer 3 √ -

9 Meja baca 13 √ -

10 Kursi 44 √ -

11 Rak penitipan barang/tas 1 √ -

12 Televisi 1 √ -

13 Tempat koran 2 √ -

14 Rak buku referensi 3 √ -

15 Rak buku majalah 1 √ -


16 Rak buku kliping 1 √ -

17 Rak buku bacaan 12 √ -

18 Foto presiden, wakil presiden, @1 √ -


dan garuda pancasila

19 Globe 1 √ -

20 Meja pegawai 1 √ -

21 Pelangkiran 1 √ -

22 Jam dingding 1 √ -

23 Hiasan dingding 6 √ -

24 Vas bunga 5 √ -

25 Lampu neon 10 √ -

26 Kipas angin 4 √ -

27 Stop kuntak 2 √ -

28 Lemari barang 1 √ -

29 Speaker 1 √ -

30 Tape deck + earphone 2 √ -

31 Tape radio 1 √ -

32 Kotak kartu buku 2 √ -

33 Rak catalog 1 √ -

34 Kaset bahasa inggris 42 √ -


35 Didactron edvanced E. 10 √ -

36 Kotak brosur 1 √ -

37 Stampel 3 √ -

38 Gunting 4 √ -

39 Penggaris 2 √ -

40 Pisau 1 √ -

41 Gulungan Kabel 5 √ -

42 Tempat sampah 6 √ -

43 Microphone+kabel+cuk 1 √ -

44 Video VHS 1 1 √ -

45 Casset video 16 √ -

46 Video kaset rewin 1 √ -

47 Slogan 4 √ -

48 Sapu 4 √ -

49 Pot plastik 4 √

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, tidak begitu banyak siswa


yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke perpustakaan dikarenakan oleh
waktu istirahat yang singkat sehingga siswa kekurangan waktu untuk berkunjung
ke perpustakaan. Biasanya siswa yang berkunjung k perpustakaan sebagian besar
memilih untuk meminjam buku yang ada di perpustakaan daripada membacanya
langsung di perpustakaan. Selain itu, pemanfaatan perpustakaan sebagai tempat
pembelajaran oleh guru masih kurang, karena menurut petugas perpustakaan,
guru jarang menugasi siswa untuk mencari informasi mengenai materi pelajaran
ke perpustakaan, hanya guru bahasa yang menugasi siswa ke perpustakaan untuk
meresensi sebuah buku.
Struktur organisasi perpustakaan, data pengunjung, data peminjaman buku, dan
data pengembalian buku terlampir.

6. Ruang Laboratorium
Ruang laboratorium merupakan salah satu bagian yang penting sebagai
penunjang kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Gianyar. Ruangan ini
digunakan oleh guru dan murid untuk melakukan kegiatan pratikum atau
eksperimen yang berkaitan dengan pelajaran. SMA Negeri 1 Gianyar memiliki 3
jenis laboratorium, yaitu laboratorium IPA, laboratorium komputer, dan
laboratorium bahasa. Semua laboratorium tersebut memiliki fasilitas yang sangat
memadai untuk menunjang proses belajar mengajar. Semuanya dikelola oleh
laboran di masing-masing laboratorium.

Adapun tugas pokok pengelola lab (laboran) antara lain:

1. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium.


2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium.
3. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium.
4. Memelihara dan mengontrol perbaikan alat-alat laboratorium.
5. Inventarisasi dan pengadministrasian peminjam alat-alat laboratorium.
6. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium

Adapun tugas-tugas laboran lainnya adalah:

1. Membuat frekuensi penggunaan laboratorium


2. Membuat jadwal praktek
3. Penggunaan ruang laboratorium
4. Membuat kartu stok lab
5. Membuat arsip pembelian alat dan bahan
6. Membuat arsip peminjaman alat-alat lab.

Struktur kepengurusan pengelolaan masing-masing ruang laboratorium


terlampir.

Adapun laboratorium yang terdapat di SMA Negeri 1 Gianyar sebagai berikut.

a. Laboratorium IPA (Fisika, Kimia, Biologi)


Laboratorium IPA terdiri dari 3 ruangan yaitu laboratorium Fisika,
laboratorium Kimia, dan Laboratorium Biologi. Ketiga ruangan laboratorium ini
letaknya saling berdampingan sehingga sangat strategis dan tentunya
mempermudah kerja dan tugas dari laboran yang sehari – harinya bertugas dalam
mengelola laboratorium ini. Fasilitas penunjang praktikum di laboratorium IPA
sudah sangat memadai untuk keperluan belajar. Laboratorium IPA ditata rapi oleh
laboran. Tiap fasilitas diletakan di rak-rak yang terjejer di belakang dan disetiap
sisi lab. Untuk bahan - bahan kimia yang berbahaya ditempatkan pada tempat
khusus yang aman. Kebersihannya pula sering terjaga sehingga siswa nyaman
melakukan pratikum di laboratorium. Inventaris alat-alat yang ada di laboratorium
IPA sebagai berikut:
 Lab. Fisika

Jumlah Keadaan Barang

NO. NAMA BARANG Barang Kurang Rusak Ket.


Baik
(Satuan) Baik Berat

1 Bangku siswa 38 38

2 Meja praktikum siswa 10 10

3 Papan tulis 1 1

4 Televisi 1 1
5 VCD 1 1

6 Pemadam kebakaran 1 1

7 Jam dinding 1 1

8 Rak kayu 3 3

9 Rak nempel bawah 14 14

10 Rak gantung 7 7

11 Meja demontrasi 1 1

12 Meja pegawai 1 1

13 Bangku pegawai 1 1

14 Sapu ijuk 2 2

15 Serok sampah 1 1

16 Pelangkiran 1 1

17 Lampu 10 10

18 Komputer 1 1

19 Salon 2 2

20 Kipas gantung 1 1

21 Kipas duduk 1 1

22 Struktur lab.IPA 1 1

23 PPPK 1 1

24 Lemari kayu 1 1

25 Bak air 9 8 1

26 Layar 1 1

27 LCD 1 1
 Lab. Kimia

Jumlah Keadaan Barang

NO. NAMA BARANG Barang Kurang Rusak Ket.


Baik
(Satuan) Baik Berat

1 Bangku siswa 38 38

2 Meja praktikum siswa 10 10

3 Papan tulis 1 1

4 Rak nempel bawah 14 14

5 Rak gantung 6 6

6 Keranjang sampah 1 1

7 Serok sampah 1 1

8 Kipas angin 1 1

9 Lemari zat-zat 1 1

10 Lampu 10 10

11 Rak kayu tempat alat 4 4

12 Lemari kayu 1 1

13 Meja pegawai 1 1

14 Jam dinding 1 1

15 PPPK 1 1

16 Bak air 9 5 1 3

17 Layar 1 1

18 LCD 1 1
 Lab. Biologi
Jumlah Keadaan Barang

NO. NAMA BARANG Barang Kurang Rusak Ket.


Baik
(Satuan) Baik Berat

1 Bangku Siswa 40 40

2 Meja Praktikum Siswa 10 10

3 Papan Tulis 1 1

4 Jam Dinding 1 1

5 Rak Kayu 5 5

6 Rak Nempel 4 4

7 Lemari Kayu 2 2

8 Lemari tempat Zat 1 1

9 Meja Guru 1 1

10 Bangku Guru 3 3

11 Bak Air 8 7 1

12 Layar 1 1

13 LCD 1 1

14 Serok Sampah 1 1

15 Sapu duk 2 2

16 Kemoceng 1 1

17 Lampu 8 8

18 Komputer 1 1
Berdasarkan data hasil observasi, fasilitas-fasilitas yang ada di
Laboratorium IPA di SMA Negeri 1 Gianyar sudah sangat memadai sehingga
layak sebagai tempat pratikum siswa dan guru. Untuk menjaga agar alat-alat yang
ada di laboratorium tetap terjaga, pihak sekolah khususnya laboran yang bertugas
dalam pengelolaan laboratorium IPA senantiasa melakukan perawatan terhadap
alat – alat praktikum dan invetaris laboratorium lainnya agar tetap awet dan dapat
dipergunakan dalam jangka waktu yang lama serta berusaha melengkapi alat –
alat yang dirasa kurang dan penggantian terhadap alat – alat yang telah rusak.

Pada saat melakukan praktikum biasanya guru membagi siswa dalam


beberapa kelompok. Hal ini dilakukan guru untuk menghemat pengunaan bahan,
tanpa mengurangi keterampilan siswa menggunakan alat dan melakukan
praktikum. Maksudnya, kelompok yang dibentuk oleh guru anggotanya tidak
terlalu banyak, sehingga masing-masing siswa masih dapat aktif bekerja dalam
kelompok. Para siswa biasanya tertib dalam melakukan praktikum terutama
praktikum yang menggunakan bahan-bahan berbahaya. Namun, ada beberapa
siswa yang masih bermain-main didalam melakukan praktikum. Menanggapi hal
tersebut, Lab IPA pun memiliki tata tertib, baik itu untuk guru ataupun siswa itu
tersendiri agar dapat menghindarkan siswa dari hal-hal yang tidak diinginkan
seperti penggunaan bahan-bahan kimia yang berbahaya.

Untuk Tata Tertib, Program Kerja, Jadwal, dan frekuensi penggunaan


laboratorium IPA Lab. IPA terlampir

7. Laboratorium Komputer dan Ruang Multimedia


SMA Negeri 1 Gianyar memiliki sebuah ruang laboratorium komputer
yang terletak di lantai dua di atas ruang TRRC dan memiliki sebuah ruang
multimedia yang terletak d sebelah ruang laboratorium komputer. Laboratorium
komputer dan ruang multimedia ini dikelola oleh laboran yang sekaligus bertugas
sebagai tenaga pengajar atau guru dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK).

Struktur kepengurusan Lab. Komputer dan Ruang Multimedia terlampir

Adapun tugas pokok laboran adalah sebagai berikut.

 Mengelola kebersihan dan perawatan alat-alat yang ada di lab.


 Mempersiapkan siswa yang akan mengikuti Olimpiade Komputer
 Membuat majalah Malini
 Bertugas mengajar mata pelajaran TIK baik dengan metode pembelajaran
pratek ataupun teori untuk menambah wawasan siswa tentang Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK).
Laboratorium komputer merupakan ruangan yang berisi komputer yang
digunakan sebagai tempat belajar TIK (Teknologi, Informasi, dan komunikasi).
Sedangkan ruangan multimedia berisi fasilitas internet sehingga siswa dan guru
mudah mencari informasi. Fasilitas yang ada di dua ruangan tersebut cukup
lengkap. Di ruangan laboratorium komputer terdapat LCD proyektor serta
komputer biasa Pentium III. Sedangkan ruang multimedia juga tidak kalah
lengkapnya. Disini tersedia komputer, LCD proyektor beserta layarnya, AC, dan
semuanya tersusun rapi di dalam ruangan yang bersih dan nyaman berlantaikan
karpet. Semua alat-alat tersebut terawat dengan baik berkat jasa dari laboran.
Fasilitas yang terdapat di Laboratorium Komputer dan Ruang Multimedia secara
lebih terperinci adalah sebagai berikut.

FASILITAS YANG TERSEDIA DI RUANG LAB. KOMPUTER

No Nama Barang Jumlah Barang

1 Komputer 40 unit
2 Kursi 42

3 Papan Tulis 1

4 Speaker 1

5 LCD Proyektor 1

6 Layar Proyektor 1

7 Gambar presiden, wakil presiden dan burung garuda 1 set

8 Lemari 1

9 Jam dinding 1

10 Pelangkiran 1

11 Lampu 6

12 Sapu 2

13 Keset 1

14 Meja Guru 2

FASILITAS YANG TERSEDIA DI RUANG MULTIMEDIA

No Nama Barang Jumlah Barang

1 Meja Komputer 17

2 Kursi 17
3 Komputer 17 Unit

4 Headphone 17

5 LCD Proyektor 1

6 Layar Proyektor 1

7 Papan tulis 1

8 AC 2

9 Jam dinding 1

10 Scaner 1

11 Gambar Presiden, wakil presiden dan burung garuda 1 set

12 Televisi 1

13 Akses Internet 17 titik

14 Handycam 1

15 Sound Sistem 1

16 Web Camera 17

17 VCD / DVD player 1

18 Tape recorder / wearless 1 set

19 Kamera digital 1

20 Plangkiran 1

21 Kalender 1
22 Sapu dan Serok 1

23 Vacum Cleaner 1 set

24 CD Pembelajaran 62

25 Foto pahlawan 3

26 Papan pengumuman 1

27 Speaker 1

28 Hub Jaringan 1

Ruang multimedia SMA Negeri 1 Gianyar sudah dilengkapi dengan akses


internet 256 kbps. Layanan internet ini memberikan manfaat bagi siswa-siswi
SMA Negeri 1 Gianyar, mereka mempunyai kesempatan dan tempat untuk
mencari informasi guna menambah wawasan mereka. Selain itu, di SMA N 1
Gianyar juga memiliki layanan WiFi yang memudahkan siswa untuk mengakses
internet apabila terjadi sedikit gangguan dengan jaringan internet yang tersedia.

Ruang multimedia ini terkadang digunakan pula untuk pratek pelajaran


TIK oleh para siswa. Komputer yang tersedia dapat dipinjam oleh siswa dalam
menunjang tugas-tugas dengan seizin dari petugas.

Kelengkapan sarana di Laboratorium Komputer pun sudah sangat


memadai karena ditunjang oleh penataan Lab. yang baik. Upaya sekolah untuk
menanggulangi fasilitas yang rusak adalah dengan jalan membeli dan
memperbaiki yang masih dapat diperbaiki. Dan biasanya untuk membeli ataupun
memperbaiki fasilitas di ruang Laboratorium Komputer ada anggaran dari
RAPBS SMA NEGERI 1 GIANYAR.
8. Laboratorium Bahasa