Anda di halaman 1dari 11

FRM.ADA.

08

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)


PROGRAM STUDI D-IV KEBIDANAN KEDIRI
JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES MALANG

MATA KULIAH KODE BOBOT SEMESTER DIREVISI DIBUAT


MK SKS
Asuhan
BD. 4 SKS 5 (Lima)
Kegawatdaruratan Januari 2019 Januari 2019
6.306 (T=2 ; P=2) Reguler
Maternal Neonatal
PENANGGUNG JAWAB MATA KULIAH KETUA PROGRAM STUDI SARJANA SAINS TERAPAN
KEBIDANAN KEDIRI

OTORISASI
Susanti Pratamaningtyas, M.Keb
Rahajeng Siti Nur Rahmawati, M.Keb.
NIP. 19760115 200212 2001
NIP. 19810505 200312 2 003

Capaian Mata Kuliah ini untuk mencapai capaian pemberi layanan (LO)BD. 4.1.7
Pembelajaran MK KU1 : Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di
bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
KU2 : Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur
KU3 : Mampu menyusun hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan
mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
KU4 : Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan keselamatan dan
keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya.
KU5 : Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama didalam maupun di luar lembaganya
KU6 : Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap
penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
KU7 : Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mengelola
pengembangan kompetensi kerja secara mandiri
KU8 : Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan
mencegah plagiarism

KK4 : Mampu melakukan deteksi dini kelainan pada kehamilan, persalinan, pasca persalinan, bayi baru lahir, bayi dan balita, dan
penanganan awal kegawatdaruratan, serta melakukan rujukan kepada profesional lain yang relevan
KK7 : Mampu mencatat dan mendokumentasikan asuhan kebidanan (butir 1-6) sesuai sistem rekam medis yang berlaku
KK8 : Mampu berkomunikasi teknis dan prosedural secara verbal dan non-verbal dengan perempuan, keluarganya, dan
masyarakat, serta teman sejawat untuk meningkatkan kesehatan perempuan, ibu, dan anak
KK9 : Mampu melaksanakan promosi kesehatan reproduksi yang sudah dirancang institusi
KK10 : Mampu melaksanakan upaya pencegahan infeksi dalam asuhan kebidanan
KK11 : Mampu melakukan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) khususnya pada kasus-kasus maternal dan neonatal

P5 : Menguasai konsep biokimia dalam sistem reproduksi


P6 : Menguasai konsep psikologi dalam kesehatan ibu dan anak
P8 : Menguasai konsep teoritis kehamilan
P9 : Menguasai konsep teoritis persalinan
P10 : Menguasai konsep teoritis nifas dan menyusui
P11 : Menguasai konsep tentang kesehatan bayi dan tumbuh kembang balita
P12 : Menguasai konsep pemberdayaan masyarakat
P13 : Menguasai konsep kesehatan reproduksi

Deskripsi Bahan Deskripsi Bahan Kajian:


Kajian dan Pokok Pada mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari konsep kegawat daruratan maternal neonatal, penilaian kondisi klien dengan
Bahasan kegawatdaruratan, penanganan kegawatdaruratan pada kasus maternal, BBL dan neonatal yang relevan, yang meliputi : Asuhan
kegawatdaruratan pada kehamilan muda, Asuhan kegawatdaruratan pada kehamilan lanjut, Asuhan kegawatdaruratan pada
persalinan kala I, II, III dan IV, Asuhan kegawat daruratan pada pasca persalinan, Asuhan kegawatdaruratan pada BBL & neonates,
Asuhan kegawat daruratan pada ibu nifas. Kolaborasi dan rujukan pada kasus yang memerlukan penanganan di luar kewenangan,
problem solving pada kasus kegawt daruratan maternal neonatal dan pendokumentasian asuhan kebidanan pada kasus
kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan metode SOAP.
Pokok Bahasan
Pokok Bahasan pada Mata kuliah ini adalah :
1. Konsep kegawat daruratan maternal neonatal
2. Penilaian kondisi klien dengan kegawatdaruratan
3. Penanganan kegawatdaruratan pada kasus maternal ,BBL dan neonatal yang relevan, yang meliputi :
A. Asuhan kegawatdaruratan pada kehamilan muda
B. Asuhan kegawatdaruratan pada kehamilan lanjut
C. Asuhan kegawatdaruratan pada persalinan kala I, II, III dan IV
D. Asuhan kegawat daruratan pada pasca persalinan
E. Asuhan kegawatdaruratan pada BBL & neonatus
F. Asuhan kegawat daruratan pada ibu nifas
4. Kolaborasi dan rujukan pada kasus yang memerlukan penanganan di luar kewenangan
5. Problem solving pada kasus kegawt daruratan maternal neonatal
6. Pendokumentasian asuhan kebidanan pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan metode SOAP

1. David, (2002). Resucitation of the Newborn a Practical Approach. Butterword Heinemann.


2. DepartemenKesehatan, (2008). PedomanManajemenPelayananObstetri Neonatal EmergensiKomprehensif 24 jam di Tingkat
Kabupaten/Kota. Jakarta
Pustaka 3. Saifuddin , (2006). BukuPanduanPraktisPelayananKesehatan Maternal dan Neonatal.
YayasanBinaPustakaSarwonoPrawiroharjo. Jakarta
4. Sulaeman, (2005). ObstetriPatologiIlmukesehatanReproduksi. Edisi 2. EGC. Jakarta
5. Varney, (1997). Varney’s Midwifery. Jones and Barlett Publishing.
6. Wiknjosastro, (2009). IlmuKebidanan. YayasanBinaPustakaSarwonoPrawiroharjo. Jakarta

Software Hardware
Media Pembelajaran  Slide presentasi  Notebook/PC
 Video player  LCD Projector
 Browsing internet  White board
Tim Dosen
1.Susanti Pratamaningtyas, M.Keb.
2. Ira Titisari, SSiT, M.Kes.
3.Triatmi Andri Yanuarini, M.Keb
4. Rahajeng Siti Nur R, M.Keb.
(PJMK)
Assessment
UTS : 20 %
UAS : 20 %
Penugasan : 20 %
Praktikum : 40 %
TM KEMAMPUAN BAHAN KAJIAN BENTUK & METODE WAKTU PENGALAMAN KRITERIA & INDIKATOR BOBOT DOSEN
KE/ AKHIR YG PEMBELAJARAN BELAJAR BELAJAR DALAM BENTUK PENILAIAN
MG DIHARAPKAN (MENIT) DISKRIPSI TUGAS PENILAIAN
KE
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1 Mahasiswa dapat Konsep dasar gawat darurat : Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun Kriteria: Ketepatan 1/30* Susanti
menjelaskan a. Pengertian Kuliah, Tugas BT : 1x60’ ringkasan tentang Ketepatan dan menjelaskan 60% Pratamanin
konsep kegawat Kegawatdaruratan Metode Pembelajaran BM :1x60’ pengertian penguasaan tentang gtyas,
daruratan b. Tanda dan gejala Ceramah, tugas kegawatdaruratan, konsep kegawat M.Keb.
maternal neonatal kegawatdaruratan kelompok tanda dan gejala Bentuk daruratan
c. Penyebab kegawatdaruratan,
180 n penilaian: maternal
kegawatdaruratan penyebab i Bentuk Tes: neonatal
kegawatdaruratan.
t UTS
Bentuk non-tes
-Tulisan
Makalah
-Presentasi

2 Mahasiswa Penilaian kasus gawat darurat Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 1/30* Susanti
mampu : Kuliah BT : 1x60’ kasus penilaian Ketepatan melakukan 60% Pratamanin
melakukan a. Penilaian awal Metode Pembelajaran BM :1x60’ kondisi klien laporan studi penilaian gtyas,
penilaian kondisi kegawatdaruratan Studi Kasus dengan kasus kondisi klien M.Keb.
klien dengan b. Cara penanganan awal, kegawatdaruratan Bentuk dengan
kegawatdaruratan dan merujuk maternal neonatal penilaian: kegawatdarurata
maternal neonatal secaracepat, tepat dan Bentuk Tes: n maternal
aman UTS neonatal
Bentuk non-tes
-Laporan studi
kasus
-Presentasi

3 Penilaian awal Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/32* Susanti
kegawatdaruratan Praktikum penilaian awal Ketepatan dan Demonstrasi 60% Pratamanin
Cara penanganan awal, dan Metode Pembelajaran kegawatdaruratan penguasaan Penilaian awal gtyas,
merujukansecaracepat, Demonstrasi, simulasi Cara penanganan Bentuk kegawatdarurata M.Keb.
tepatdanaman awal, dan penilaian: n
merujukansecarac -Chek list Cara
epat, tepatdan penanganan
aman awal, dan
merujukansecar
acepat, tepat dan
aman

4-6 Mahasiswa Asuhan kegawat daruratan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30 * Susanti
mampu pada kehamilan Tm. I : Kuliah BT : 1x60’ kasus Asuhan Ketepatan melakukan 60% Pratamanin
melakukan 1) Abortusimminens Metode Pembelajaran BM :1x60’ kegawat daruratan Bentuk Asuhan kegawat gtyas,
penanganan kasus 2) Abortusinsipiens Studi Kasus pada kehamilan penilaian: daruratan pada M.Keb.
kegawatdaruratan 3) Abortusinkomplit Tm. I Bentuk Tes: kehamilan Tm. I
pada kehamilan 4) Abortuskomplit UTS
5) KET Bentuk non-tes
6) Molahidatidosa -Tulisan studi
kasus
-Presentasi

7 Vacuum ekstraksi Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/30* Susanti
Praktikum Vacuum ekstraksi Kemampuan melakukan 60% Pratamanin
Metode Pembelajaran melakukan tindakan gtyas,
Demonstrasi, simulasi tindakan Vacuum M.Keb.
Vacuum ekstraksi
ekstraksi
Bentuk
penilaian:
-Chek list

8 Vacuum ekstraksi Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/30* Susanti
Praktikum Vacuum ekstraksi Kemampuan melakukan 60% Pratamanin
Metode Pembelajaran melakukan tindakan gtyas,
Simulasi tindakan Vacuum M.Keb.
Vacuum ekstraksi
ekstraksi
Bentuk
penilaian:
-Chek list
9
Vacuum ekstraksi Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/30* Susanti
Praktikum Vacuum ekstraksi Kemampuan melakukan 60% Pratamanin
Metode Pembelajaran melakukan tindakan gtyas,
Simulasi tindakan Vacuum M.Keb.
Vacuum ekstraksi
ekstraksi
Bentuk
penilaian:
-Chek list

10- Menjelaskan asuhan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30*
11 Kegawatdaruratan pada Kuliah BT : 1x60’ kasus asuhan Ketepatan melakukan 60%
kehamilan Tm. II dan III: Metode Pembelajaran BM :1x60’ Kegawatdaruratan laporan studi asuhan asuhan
1) Pre eklamsi Studi Kasus padakehamilan kasus Kegawatdarurat
2) Eklamsi Tm. II dan II Bentuk anpadakehamila Ira Titisari,
3) Plasentaprevia penilaian: n Tm. II dan II S.SiT,
4) Solusioplasenta Bentuk Tes: M.Kes
UTS
Bentuk non-tes
-Laporan studi
kasus
-Presentasi

12- Mahasiswa Menjelaskan asuhan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30 *
14 mampu Kuliah BT : 1x60’ kasus asuhan Ketepatan melakukan 60%
melakukan
kegawatdaruratan pada Metode Pembelajaran BM :1x60’ Kegawatdaruratan laporan studi asuhan asuhan
penanganan kasus kala I dan II: Studi Kasus pada kehamilan kasus Kegawatdarurat
kegawatdaruratan 1) Pre eklamsi Tm. II dan II Bentuk anpadakehamila Ira Titisari,
pada persalinan 2) Eklamsi penilaian: n Tm. II dan II S.SiT,
3) Plasenta previa Bentuk Tes: M.Kes
4) Solusio plasenta UTS
5) Distosia bahu Bentuk non-tes
6) Ruptur uteri -Laporan studi
7) Persalinan Sungsang kasus
-Presentasi

15- Pemberian MgSO4 dan Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 2/30*
17 distosia bahu Praktikum Pemberian Kemampuan melakukan 60%
Metode Pembelajaran MgSO4 dan melakukan tindakan
Demonstrasi, simulasi distosia bahu tindakan Pemberian Ira Titisari,
Pemberian MgSO4 dan S.SiT,
MgSO4 dan distosia bahu M.Kes
distosia bahu
Bentuk
penilaian:
-Chek list
18
Persalinan sungsang Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/30* Triatmi
Praktikum Persalinan Kemampuan melakukan 60% Andri
Metode Pembelajaran sungsang melakukan tindakan Yanuarini,
Demonstrasi, simulasi tindakan Persalinan M.Keb
Persalinan sungsang
sungsang
Bentuk
penilaian:
-Chek list

19- Persalinan sungsang Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 2/30 * Triatmi
20 Praktikum Persalinan Kemampuan melakukan 60% Andri
Metode Pembelajaran sungsang melakukan tindakan Yanuarini,
Simulasi tindakan Persalinan M.Keb
Persalinan sungsang
sungsang
Bentuk
penilaian:
-Chek list

UTS 20%
21- Menjelaskan asuhan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30* Rahajeng
22 kegawatdaruratan pada Kuliah BT : 1x60’ kasus asuhan Ketepatan melakukan 60% SNR,
persalinan kala III dan IV: Metode Pembelajaran BM :1x60’ Kegawatdaruratan laporan studi asuhan asuhan M.Keb.
1) Retensio plasenta Studi Kasus pada persalinan kasus Kegawatdarurat
2) Sisaplasenta kala III dan IV Bentuk an pada
3) Atonia uteri penilaian: persalinan kala
4) Laserasi jalan lahir Bentuk Tes: III dan IV
UAS
Bentuk non-tes
-Laporan studi
kasus
-Presentasi
23
Manual plasenta dan Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 1/30* Rahajeng
Penanganan perdarahan Praktikum Manual plasenta Kemampuan melakukan 60% SNR,
(KBI,KAA, dan KBE dan Metode Pembelajaran dan Penanganan melakukan tindakan M.Keb.
kondom kateter) Demonstrasi, simulasi perdarahan tindakan Manual plasenta
(KBI,KAA, dan Manual dan Penanganan
KBE dan kondom plasenta dan perdarahan
kateter) Penanganan (KBI,KAA, dan
perdarahan KBE dan
(KBI,KAA, kondom kateter)
dan KBE dan
kondom
kateter)Bentu
k penilaian:
-Chek list
22-26 Manual plasenta dan Bentuk Pembelajaran P:1x170’ Melakukan Kriteria: Ketepatan 2/30* Rahajeng
Penanganan perdarahan Praktikum Manual plasenta Kemampuan melakukan 60% SNR,
(KBI,KAA, dan KBE dan Metode Pembelajaran dan Penanganan melakukan tindakan M.Keb.
kondom kateter) Demonstrasi, simulasi perdarahan tindakan Manual plasenta
(KBI,KAA, dan Manual dan Penanganan
KBE dan kondom plasenta dan perdarahan
kateter) Penanganan (KBI,KAA, dan
perdarahan KBE dan
(KBI,KAA, kondom kateter)
dan KBE dan
kondom
kateter)Bentu
k penilaian:
-Chek list

27- Mahasiswa Menjelaskan asuhan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30* Rahajeng
28 mampu kegawatdaruratan pada masa Kuliah BT : 1x60’ kasus asuhan Ketepatan melakukan 60%
melakukan nifas: Metode Pembelajaran BM :1x60’ Kegawatdaruratan laporan studi asuhan asuhan
SNR,
penanganan kasus 1) Metritis Studi Kasus pada masa nifas kasus Kegawatdarurat M.Keb.
kegawatdaruratan 2) Peritonitis Bentuk an pada masa
pada masa nifas 3) Infeksipayudara penilaian: nifas
4) Infeksinifas : Bentuk Tes:
tromboplebitis UAS
Bentuk non-tes
-Laporan studi
kasus
-Presentasi
29- Mahasiswa Menjelaskan asuhan Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun studi Kriteria: Ketepatan 2/30 * Triatmi
31 mampu kegawatdaruratan neonatus Kuliah BT : 1x60’ kasus asuhan Ketepatan melakukan 60% Andri
melakukan pada kasus: Metode Pembelajaran BM :1x60’ Kegawatdaruratan laporan studi asuhan asuhan Yanuarini,
penanganan kasus 1. Asfiksia Studi Kasus pada neonatus kasus Kegawatdarurat M.Keb
kegawatdaruratan 2. BBLR Bentuk an pada
pada BBL dan 3. Prematur penilaian: neonatus
neonatus 4. Hipotermia Bentuk Tes:
5. Hipoglikemia UAS
6. Hiperbilirubinemia Bentuk non-tes
7. Kejang -Laporan studi
8. Infeksi neonates kasus
-Presentasi

32- Mahasiswa Prinsip melakukan rujukan : Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menyusun Kriteria: Ketepatan 1/30*
33 mampu a. Konsep dasar merujuk Kuliah, Tugas BT : 1x60’ ringkasan tentang Ketepatan dan menjelaskan 60%
melakukan b. Persiapan merujuk Metode Pembelajaran BM :1x60’ prinsip melakukan penguasaan tentang prinsip
melakukan c. Rujukan dini dan Ceramah, tugas rujukan : konsep melakukan
rujukan pada berencana kelompok dasa merujuk, Bentuk rujukan
Ira Titisari,
kasus kegawat persiapan 181 n penilaian:
S.SiT,
daruratan merujuk, rujukan
i Bentuk Tes:
M.Kes
dini dan t UAS
berencana. Bentuk non-tes
-Tulisan
Makalah
-Presentasi

34- Mahasiswa Menjelaskan manajemen Bentuk Pembelajaran TM : 1x50’ Menganalisis Kriteria: Ketepatan 2/30* Triatmi
35 manganalisis kebidanan pada ibu dan BBL/ Kuliah, Tugas BT : 1x60’ problem solving Ketepatan dan manganalisis 60% Andri
problem solving neonatus dg kegawat Metode Pembelajaran BM :1x60’ dalam asuhan penguasaan problem solving Yanuarini,
dalam asuhan daruratan dg metoda SOAP: Ceramah, tugas kebidanan pada dalam asuhan M.Keb
kebidanan dengan 1.1 Melakukan pengkajian kelompok studi kasus ibu dan BBL/ Bentuk kebidanan
menggunakan pada kasus maternal dan neonatus dengan
182 n penilaian: dengan
manajemen SOAP neonatal : data kegawat daruratan
i Bentuk Tes: menggunakan
subyektif, obyektif dg metoda SOAPt UAS manajemen
1.2 Melakukan analisa data : Bentuk non-tes SOAP
menegakkan diagnosa -Laporan
dan masalah manganalisis
1.3 Melakukan problem
penatalksanaan sesuai solving dalam
kebutuhan asuhan
1.4 Melakukan kebidanan
pendokumentasian dg dengan
SOAP menggunakan
manajemen
SOAP
-Presentasi

UAS : 20 %

Kediri, Januari 2019


Ketua Program Studi Sarjana Sains Terapan Kebidanan Kediri PJMK

(Susanti Pratamaningtyas, M.Keb) (Rahajeng Siti Nur Rahmawati, M.Keb)


NIP. 19760115 200212 2001 NIP. 19810505 200312 2003